Sebanyak 2364 item atau buku ditemukan

Strategi Komunikasi Islam dalam Pembinaan karakter Santri

Tersedia di Perpustakaan Utama Lantai 1

  • ISBN 13 : 9786234956696
  • ISBN 10 : 9786234956696
  • Judul : Strategi Komunikasi Islam dalam Pembinaan karakter Santri
  • Pengarang : Ira Kurnia Rahmawati,  
  • Kategori : Dakwah
  • Penerbit : Literasi Nusantara
  • Klasifikasi : 2X7.2
  • Call Number : 2X7.2 IRA s
  • Bahasa : Indonesia
  • Edisi : cet 1 2023
  • Penaklikan : x, 68hlm.; 21 cm
  • Tahun : 2023
  • Halaman : 68
  • Ketersediaan :
    0001.22400215
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400214
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400213
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400212
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400211
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400210
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400209
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400208
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400207
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400206
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar

TEORI & KONSEP DASAR AKUNTANSI DI BERBAGAI SEKTOR

Buku Teori dan Konsep Dasar Akuntansi di Berbagai Sektor merupakan Buku Referensi dalam Bidang Akuntansi yang membahas tentang penerapan akuntansi di berbagai sektor, di dalamnya dijelaskan tentang, Pengantar Akuntansi, Akuntansi Keuangan, Akuntansi Manajemen, Akuntansi Biaya, Akuntansi Audit, Akuntansi Publik, Akuntansi Pemerintah, Akuntansi UMKM, Akuntansi Perbankan, Akuntansi Perpajakan, Akuntansi Koperasi, Akuntansi Pendidikan, Akuntansi Forensik dan Investigasi dan Akuntansi Syariah, sehingga buku ini sangat cocok menjadi bahan bacaan Mahasiswa jurusan akuntansi, Dosen Akuntansi dan seluruh masyarakat yang ingin mempelajari penerapan akuntansi di berbagai sektor.

... ................ C. KONSEP AKUNTANSI PENDIDIKAN............................................. D. SISTEM AKUNTANSI PENDIDIKAN .............................................. 163 164 166 E. LAPORAN KEUANGAN AKUNTANSI PENDIDIKAN ...

Islam Klasik dan Modern Telaah Pemikiran Pendidikan dalam Islam

Buku yang berjudul Islam Klasik dan Modern Telaah Pemikiran Pendidikan dalam Islam merupakan karya dari Dr. Sukatin, M.Pd.I., dkk. Buku ini mengulas mengenai pendidikan pada era Islam klasik dan Islam modern. Pemikiran Islam dalam sejarah perkembangannya, menurut para ahli diklasifikasikan menjadi tiga era: klasik, pertengahan, dan modern. Islam klasik berlangsung sejak zaman jahiliah. Sedangkan Islam modern mencakup pembaharuan dalam Islam itu sendiri. Buku ini terdiri dari beberapa pembahasan, diantaranya: · Pengertian, Ruang Lingkup dan Urgensi Sejarah Pemikiran Islam Klasik dan Modern · Pemikiran dalam Islam: Perkembangan Pemikiran Teologis, Falsafi dan Tasawwuf Dalam Islam · Al-Mu’tazilah, Al-Asy’ariyah dan Pemikirannya · Islam Dan Tantangan Modernism · Pembaharuan Pemikiran Islam Klasik dan Modern dan Tokoh-Tokohnya (Jamaluddin Al Afgani, Muhammad Abduh, Rasyid Ridha) · Muhammadiyah dan Pemikiran Modernisme Islam di Indonesia · NU dan Pemikiran Tradisionalisme Islam di Indonesia · Sekularisme dan Pluralisme Agama · Menguraikan Aspek Pendidikan dalam Bangunan Peradaban Pada Masa Khulafaurrosiddin Spesifikasi Buku : Kategori : Islam Penulis : Dr. Sukatin, M.Pd.I, Zulqarnain, S.Ag., M.Hum.,Ph.D, Dr. Darul Hifni, M.Fil., Amrizal, S.Pd.I.,M.Pd.I, Ermawati, S.Pd.I, [dan 18 lainnya] E-ISBN : 978-623-124-327-0 Ukuran : 15.5x23 cm Halaman : viii, 160 hlm Tahun Terbit : 2024 Penerbit Deepublish adalah penerbit buku yang memfokuskan penerbitannya dalam bidang pendidikan, terutama pendidikan tinggi (universitas dan sekolah tinggi). E-book ini tersedia juga dalam versi cetak. Dapatkan buku-buku berkualitas dengan pilihan terlengkap hanya di Toko Buku Online Deepublish : deepublishstore.com

... Islam dari klasik ke modern mencerminkan adaptasi terhadap perubahan zaman. Dengan menggabungkan nilai-nilai Islam dengan ilmu pengetahuan dan tuntutan kontemporer, pemikiran Islam terus berevolusi. Tantangan dan kontroversi tidak dapat ...

Metodologi Penelitian Hukum

Metode Penelitian Hukum merupakan sebuah ikhtiar untuk mencari kebenaran hukum terhadap permasalahan di dalam hukum. Penelitian hukum merupakan kegiatan untuk menemukan aturan hukum, norma-norma hukum, atau doktrin-doktrin hukum, dengan tujuan untuk menjawab permasalahan hukum yang dihadapi. Hal ini konsisten dengan karakteristik ilmu hukum yang bersifat preskriptif. Berbeda dengan penelitian dalam bidang ilmu pengetahuan yang bersifat deskriptif, yang bertujuan untuk menghasilkan argumen, teori, atau konsep baru sebagai pedoman dalam menyelesaikan masalah yang dihadapi. Besar harapan buku ini dapat menjadi bahan bacaan dan referensi bagi mahasiswa Fakultas Hukum dan Program Pascasarjana, pengajar Metode Penelitian Hukum serta peneliti hukum. Sehingga buku ini dapat memberikan kontribusi pada pengembangan ilmu pengetahuan di bidang akademisi sehingga menjadi buku yang signifikan. Untuk memudahkan pembaca dalam memahaminya, penulis menyusun buku ini dalam beberapa bagian bab. Buku ini terdiri dari tiga belas bab, Pertama Pengertian dan Ruang Lingkup Penelitian Hukum, Kedua Konsep dasar dan Karakteristik Penelitian Hukum, Ketiga Perumusan Masalah dan Hipotesis Penelitian Hukum, Keempat Kajian Pustaka dan Kerangka Teoritis Penelitian Hukum, Kelima Jenis-jenis penelitian Hukum, Keenam Strategi dan Metode Penelitian Hukum, Ketujuh Etika Penelitian Hukum, Kedelapan Penulisan Proposal dan Laporan Penelitian Hukum, Kesembilan Penelitian Hukum Komparatif, Kesepuluh Penelitian Socio Legal, Kesebelas Penelitian Hukum Normatif, Keduabelas Penelitian Hukum Empiris, Ketigabelas, Pengembangan Metode Penelitian Hukum untuk Penelitian masa depan.

... Hukum Universitas Malikussaleh di Bidang Hukum Perdata. Menyelesaikan S1 di Program Studi Hukum Ekonomi Syariah UIN Ar-Raniry dan S2 Magister Ilmu Hukum Konsentrasi Hukum Perdata di Universitas Syiah Kuala. Penulis memiliki pengalaman ...

PROBLEM BASED LEARNING

Dalam dunia pendidikan, ada beberapa metode pembelajaran yang banyak digunakan di dalam kelas. Salah satunya adalah Problem Based Learning atau yang biasa disebut dengan Pembelajaran Berbasis Masalah. Sesuai dengan namanya, Pembelajaran Berbasis Masalah merupakan salah satu metode pembelajaran inovatif yang lebih memfokuskan pad a pemecahan masalah. Pemecahan masalah digunakan sebagai cara untuk mengembangkan kompetensi peserta didik. Pembelajaran berbasis masalah melatih peserta didik mempelajari konten pengetahuan dan mengatasi masalah dalam kehidupan nyata. Hadirnya buku Problem Based Learning menjadi salah satu cara yang dapat digunakan oleh para pendidik dalam usaha membantu peserta didik agar menjadi kompeten dalam memecahkan masalah dan menghadapi tantangan ke depan.

Hadirnya buku Problem Based Learning menjadi salah satu cara yang dapat digunakan oleh para pendidik dalam usaha membantu peserta didik agar menjadi kompeten dalam memecahkan masalah dan menghadapi tantangan ke depan.

Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan

Buku ini membahas materi-materi pokok tentang dasar-dasar manajemen pendidikan dengan harapan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman secara komprehensif mengenai pengertian dan ruang lingkup manajemen pendidikan, filosofis manajemen pendidikan, unsur-unsur pokok manajemen pendidikan, praktik manajemen pendidikan, peran manajemen dalam organisasi, kajian administrasi pendidikan, operasional manajemen pendidikan, manajemen pendidikan berbasis sekolah, pengendalian mutu manajemen pendidikan, filsafat manajemen pendidikan, pengawasan pendidikan, komprehensif perencanaan pendidikan, organisasi pendidikan, dan evaluasi pendidikan.

Buku ini membahas materi-materi pokok tentang dasar-dasar manajemen pendidikan dengan harapan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman secara komprehensif mengenai pengertian dan ruang lingkup manajemen pendidikan, filosofis manajemen ...

MANAJEMEN HUMAS PADA LEMBAGA PENDIDIKAN

Lembaga pendidikan memiliki peran yang sangat strategis sebagai bagian dari upaya mencapai tujuan pendidikan nasional, selanjutnya yang menjadi salah kunci sukses sebuah lembaga pendidikan berhasil menjalankan tugas dan perannya adalah terdapatnya kemampuan lembaga pendidikan dalam membina hubungan baik antara lembaga pendidikan dengan lingkungan atau masyarakatnya. Oleh karena itu, lembaga pendidikan yang tidak dapat memanfaatkan dan melibatkan bidang hubungan masyarakat dalam pengelolaan lembaga pendidikannya, akan tertinggal karena tidak mampu menyerap dan menyebarkan informasi yang strategis baik bagi institusi atapun bagi masyarakat lingkungannya (Public). Aktifitas Hubungan masyarakat pada lembaga pendidikan secara substasi dapat dimakani sebagai sarana komunikasi dua arah atau dikenal dengan istilah two way traffic communication antara lembaga pendidikan dengan masyarakatnya, sekaligus sebagai bentuk upaya yang dilakukan oleh lembaga pendidikan dalam rangka menjalin simbiosis dan sinergi demi tercapainya proses pendidikan dan pencapaian tujuan pendidikan yang lebih baik. Selain itu, hubungan masyarakat juga dapat dimaknai sebagai upaya untuk membangun hubungan baik dan kesepahaman (Mutual understanding) antara lembaga pendidikan dengan masyarakatnya (Public), salah satunya dilakukan melalui proses pelibatan masyarakat (Public) dalam proses penyelenggaraan pendidikan, seperti dalam bentuk keterbukaan informasi publik, penerimaan saran dan kritik dan hal lain yang berkaitan dengan proses penyampaian informasi positif dari lembaga pendidikan kepada masyarakat atau sebaliknya dari masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Dengan demikian untuk menjembatani kepentingan kedua pihak tersebut diperlukan satu bidang khusus yang membidangi aktifitas hubungan masyarakat dikelola dengan baik, professional, efektif dan efisien demi tercapainya tujuan organisasi lembaga Pendidikan, dan yang paling strategis adalah terciptanya hubungan baik dan kesepahaman (Mutual understanding) antar stakeholders, yang terdiri dari pimpinan lembaga pendidikan, pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik dan masyarakat sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Lembaga pendidikan memiliki peran yang sangat strategis sebagai bagian dari upaya mencapai tujuan pendidikan nasional, selanjutnya yang menjadi salah kunci sukses sebuah lembaga pendidikan berhasil menjalankan tugas dan perannya adalah ...

Manajemen Pendidikan

Buku ini merupakan buku yang disusun oleh sejumlah akademisi dan praktisi dibidang pendidikan yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Kami berkolaborasi untuk menghasilkan buku dengan judul “Manajemen Pendidikan”. Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dibidang pendidikan, khususnya manajemen pendidikan. Buku ini terdiri dari 14 bab, yaitu: Konsep dasar manajemen pendidikan, Organisasi lembaga pendidikan, Kurikulum pendidikan, Sarana dan prasarana pendidikan, Manajemen kepemimpinan, Manajemen kelas, Manajemen berbasis sekolah, Manajemen mutu dan akreditasi, Manajemen pembiayaan, Manajemen humas, Tata laksana lembaga pendidikan, Problematika pendidikan Indonesia, Kebijakan pendidikan Indonesia, dan Inovasi pendidikan Indonesia. Buku ini masih jauh dari kata sempurna, oleh karena itu, kami menerima masukan dan saran dari para pembaca terkait penyempurnaan buku ini.

Kami berkolaborasi untuk menghasilkan buku dengan judul “Manajemen Pendidikan”. Buku ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dibidang pendidikan, khususnya manajemen pendidikan.

Manajemen Pendidikan

Manajemen pendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan untuk mengelola dan mengatur segala aspek yang terkait dengan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Dalam konteks pendidikan, manajemen memiliki peran yang sangat penting karena dapat mempengaruhi kualitas pendidikan yang diberikan kepada peserta didik. Perencanaan merupakan langkah awal dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus membuat rencana yang detail dan terstruktur mengenai tujuan pendidikan, sumber daya yang tersedia, strategi pembelajaran, serta evaluasi yang akan dilakukan. Perencanaan yang matang dapat membantu pihak-pihak terkait untuk mengambil keputusan yang tepat dalam pelaksanaan pendidikan. Pelaksanaan pendidikan merupakan tahap lanjutan dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus mampu mengimplementasikan rencana yang telah dibuat. Hal ini meliputi pemilihan metode dan strategi pembelajaran yang tepat, penggunaan sumber daya dengan efektif, serta memastikan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Pihak-pihak terkait juga harus memastikan bahwa semua proses pembelajaran berlangsung secara teratur dan terkoordinasi dengan baik. Evaluasi merupakan tahap terakhir dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus mengevaluasi hasil pendidikan yang telah dicapai. Evaluasi ini dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti ujian, tes, atau observasi. Tujuan dari evaluasi adalah untuk mengevaluasi keberhasilan dan kekurangan dalam proses pendidikan, serta memberikan umpan balik yang dapat digunakan untuk perbaikan ke depan. Manajemen pendidikan yang baik dapat memberikan banyak manfaat, antara lain adalah meningkatkan kualitas pendidikan, memaksimalkan sumber daya yang tersedia, dan memastikan keterlibatan aktif semua pihak terkait. Oleh karena itu, manajemen pendidikan seharusnya menjadi fokus utama dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Manajemen pendidikan memiliki berbagai fungsi yang penting untuk memastikan pendidikan yang diberikan berkualitas dan efektif. Ada lima fungsi utama dalam manajemen pendidikan, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, pengarahan, dan evaluasi. Perencanaan Fungsi perencanaan mencakup proses penyusunan rencana, strategi, dan tujuan pendidikan yang harus dicapai. Perencanaan ini meliputi pengelolaan sumber daya manusia, anggaran, infrastruktur, program, serta metode dan teknik pembelajaran yang digunakan dalam proses pendidikan. Pengorganisasian Fungsi pengorganisasian berkaitan dengan pengaturan dan penempatan sumber daya manusia, fasilitas, dan peralatan pendidikan. Hal ini meliputi pengorganisasian proses pembelajaran, penentuan jadwal, penentuan kurikulum, dan penempatan tenaga pengajar. Pengendalian Fungsi pengendalian berkaitan dengan pengawasan terhadap proses pembelajaran dan evaluasi terhadap hasil pembelajaran. Pengendalian juga meliputi penilaian terhadap kinerja tenaga pengajar dan penggunaan sumber daya. Pengarahan Fungsi pengarahan berkaitan dengan pengelolaan hubungan antara tenaga pengajar, peserta didik, dan pihak-pihak terkait lainnya. Hal ini meliputi komunikasi antara pihak-pihak terkait, koordinasi, dan pemberian arahan terhadap proses pembelajaran. Evaluasi Fungsi evaluasi berkaitan dengan pengukuran dan penilaian terhadap hasil pembelajaran. Evaluasi ini meliputi penilaian terhadap kemajuan belajar peserta didik, penilaian terhadap kinerja tenaga pengajar, dan penilaian terhadap penggunaan sumber daya. Artinya, manajemen pendidikan memiliki fungsi-fungsi yang sangat penting untuk memastikan kualitas pendidikan yang diberikan. Dengan melaksanakan fungsi-fungsi tersebut dengan baik, maka pendidikan yang diberikan akan menjadi efektif dan efisien, serta dapat mencapai tujuan yang diinginkan.

Manajemen pendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan untuk mengelola dan mengatur segala aspek yang terkait dengan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.