Sebanyak 369 item atau buku ditemukan

PROSIDING SEMINAR NASIONAL PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN KEBIJAKAN DAERAH 2021

Buku Praktik Pengenalan Lapangan Prodi IAP merupakan wahana bagi mahasiswa untuk mendekatkan diri ke masyarakat,mengaplikasikan seluruh pengetahuan yang telah mereka peroleh selama pertemuan di kelas. Tantangan yang dihadapi, bukan saja mempraktikkan keseluruhan teori, tetapi juga kemampuan komunikasi agar bisa memperoleh berbagai informasi permasalahan pembangunan dan kebijakan yang menjadi dasar mereka untuk mengevaluasi dan kemudian memformulasikannaya dalam bentuk rekomendasi sebagai kebermanfaatan seorang akademisi maupun praktisi kelak

Buku Praktik Pengenalan Lapangan Prodi IAP merupakan wahana bagi mahasiswa untuk mendekatkan diri ke masyarakat,mengaplikasikan seluruh pengetahuan yang telah mereka peroleh selama pertemuan di kelas.

JIHAD DAN TERORISME

Membongkar Kesalahpahaman Tentang Jihad dan Kaitannya dengan Terorisme

Apa sebenarnya hakikat jihad? Apa pula terorisme? Adakah hubungan antara jihad dengan terorisme? Buku ini menjawab persoalan tersebut secara komprehensif. Sebagai sebuah karya ilmiah yang berasal dari Tesis penulis, buku ini dengan piawai membongkar kesalahpahaman terhadap konsep jihad yang ada dalam al-Qur’an dan Sunnah, baik di kalangan non muslim maupun umat Islam sendiri. Penulis secara gamblang menjelaskan kelemahan metodologis dalam memahami konsep jihad. Pendekatan kajian yang banyak digunakan, seperti kaidah: ‘Āmm-Khāṣṣ, Muṭlaq-Muqayyad, Nāsikh-Mansūkh, dan al-Mansa’ dalam merumuskan konsep jihad, telah menimbulkan kesalahpahaman dan bahkan dapat mengarah kepada radikalisme. Dengan menggunakan pendekatan sejarah, buku ini berusaha meluruskan persepsi kita tentang jihad sesuai dengan prinsip Islam itu sendiri. Tidak diragukan lagi, buku yang ditulis dengan bahasa sederhana dan amat kaya dengan literatur ini sangat penting dibaca oleh semua kalangan, baik tokoh agama dan intelektual, maupun masyarakat awam, muslim dan non muslim. Dengan membaca buku ini, pandangan kita tentang jihad dan terorisme akan berubah.

... Islam hingga hari ini. 5.6.4.3. Etika Terhadap Perjanjian Damai Perjanjian damai disyari'atkan dalam Islam jika memang memang membawa kebaikan dan wajib dipatuhi selama isi perjanjian tersebut tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip Islam ...

Hukum Tata Negara

Saat ini, ilmu hukum, khususnya Hukum Tata Negara, mengalami gejolak dinamis yang menarik perhatian. Dinamika ketatanegaraan di Indonesia, yang tak lepas dari unsur politik, memberikan momentum penting bagi perkembangan hukum tata negara. Dalam konteks ini, penulis, sangat tepat menyajikan tulisan ilmiahnya berjudul “Hukum Tata Negara” sebagai respons terhadap dinamika ketatanegaraan yang semakin kompleks. Melalui tulisan ini, diharapkan kita dapat memperoleh pemahaman yang lebih mendalam tentang perjalanan hukum tata negara di Indonesia. Saya yakin bahwa tulisan ini akan menjadi sumber pengetahuan yang berharga, khususnya dalam kalangan akademikus, yang mampu menjadi landasan diskusi dan perdebatan konstruktif. Setelah membaca tulisan ilmiah ini, diharapkan bahwa pembaca akan memandangnya sebagai bahan bacaan kritis yang dapat diperdebatkan. Dalam era Pancasila yang dihadapkan pada perkembangan dunia yang cenderung sekular, pemahaman mendalam terhadap Hukum Tata Negara menjadi semakin penting. Semoga tulisan ilmiah ini tidak hanya memberikan wawasan, tetapi juga memotivasi untuk terus mendalami dan menggali hukum tata negara demi keberlanjutan kehidupan berbangsa dan bernegara.

... negara Islam merasa tidak terima dan tetap menginginkan Indonesia sebagai negara islam , dan akhirnya banyak muncul pemberontakan - pemberontakan di daerah . Mereka juga menganggap bahwa kebijakan yang diambil oleh pemerintah pusat ...

Hukum Tata Negara dan Sistem Politik

Kombinasi Presidensial dengan Multipartai di Indonesia

Buku Pemerintah dengan judul Hukum Tata Negara dan Sistem Politik : Kombinasi Presidensial dengan Multipartai di Indonesia karya Dody Nur Andriyan. Topik, judul, isi, materi, yang diangkat oleh Sdr. Dody dalam buku ini adalah hal yang sangat aktual dan faktual serta akan selalu menjadi permasalahan aktual dalam bidang ketatanegaraan terutama di Indonesia. Di dalam buku ini di lakukan pula perbandingan dengan ketatanegaraan Indonesia di masa lampau berdasarkan konstitusi yang pernah dan sedang berlaku (UUD 1945, UUD Sementara 1950, Konstitusi RIS dan UUD 1945 Amandemen I-IV), perbandingan dengan pengalaman negara lain yang menerapkan kombinasi presidensial dengan parlementer dan yang tentu patut diapresiasi adalah usaha penulis untuk mencoba merumuskan solusi masa depan terkait problematika kombinasi sistem presidensial dan multipartai di Indonesia.

... negara bagi negara yang akan dibentuk. Dengan kata lain, saat itu yang ingin dibicarakan adalah mengenai Philosofiche grondslag. Inilah yang memancing perdebatan panjang tentang alternative dasar negara: Islam atau Kebangsaan ...

Negara Paripurna (2024)

“Sangatlah melegakan dan membanggakan bahwa dalam keterpurukan yang sedang dialami oleh bangsa kita, muncul seorang intelektual muda, Yudi Latif, yang mampu menjabarkan dan memperkaya Pancasila sampai pada akar-akar sejarahnya. Buku ini patut disebarluaskan dan dijadikan bacaan wajib bagi setiap warga negara Indonesia.” –Kwik Kian Gie– Ekonom, Penggerak Pendidikan dan Mantan Menteri Koordinator Perekonomian “Buku ini menunjukkan posisi dan kelas Yudi Latif sebagai intelektual-aktivis yang memiliki panggilan moral-intelektual tinggi untuk memantapkan Pancasila sebagai jati diri bangsa Indonesia dengan pendekatan ilmiah. Saya yakin buku ini akan menjadi karya klasik yang selalu bisa jadi rujukan siapa pun yang ingin mengenal dan mendalami jati diri bangsa Indonesia. Buku ini wajib dimiliki dan dibaca oleh para aktivis sosial, politisi, dan penyelenggara pemerintahan.” –Prof. Dr. Komaruddin Hidayat– Mantan Rektor UIN Syarif Hidayatullah Jakarta “Dalam buku Negara Paripurna ini, Yudi Latif tidak hanya menunjukkan keluasan pengetahuan namun juga kejernihan dan ketajaman seorang intelektual merdeka yang dilahirkan bangsa ini. Membaca buku ini, kita disadarkan bahwa para pendiri bangsa, dengan keluasan wawasan, ketulusan niat, kesungguhan mencapai yang terbaik serta tanggung jawabnya kepada nusa dan bangsa, telah mewariskan kepada kita suatu dasar falsafah dan pandangan hidup negara yang begitu visioner. Sebuah buku yang bisa menjadi lentera untuk memandu bangsa ini keluar dari kegelapan dan keterpurukan.” –Prof. Dr. Ahmad Syafii Maarif– Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah dan Pendiri Maarif Institute “Yudi Latif mampu menafsirkan Pancasila secara kontekstual dan sarat dengan napas pluralisme dan inklusivisme. Ketuhanan Yang Maha Esa dia ‘reword’ menjadi Ketuhanan yang Berkebudayaan. Pancasila menjadi begitu hidup! Buku ini sungguh wajib dibaca oleh berbagai kalangan profesi, dihayati, dan kemudian kita jalani dalam kehidupan sehari-hari.” –Sudhamek AWS– Ketua Majelis Buddhayana Indonesia

“Sangatlah melegakan dan membanggakan bahwa dalam keterpurukan yang sedang dialami oleh bangsa kita, muncul seorang intelektual muda, Yudi Latif, yang mampu menjabarkan dan memperkaya Pancasila sampai pada akar-akar sejarahnya.

Community Empowerment

Teori dan Praktik Pemberdayaan Komunitas

Pemberdayaan merupakan entry point bagi munculnya kemandirian suatu komunitas. Sementara salah satu paradigma pembangunan bertautan dengan orientasi menuju pemberdayaan komunitas. Jadi, sudah menjadi suatu keniscayaan jika pembangunan hendaknya mampu mewujudkan masyarakat yang sejahtera berkeadilan sekaligus berdaya. Untuk itu, seringkali dibutuhkan peran fasilitator dan/atau pendamping, baik dari kalangan akademisi, pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), maupun dari lembaga-organisasi lokal yang ada, dalam berbagai program pemberdayaan. Studi kasus yang ditinjau dalam buku ini adalah pemberdayaan komunitas pesisir. Dengan keunikan kawasan pesisir dan struktur sosiokultur masyarakatnya, maka keberhasilan pemberdayaan ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu kepemimpinan, sinkronisasi kebijakan antarsektor dan wilayah, ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas, eksistensi institusi lokal dan kader-kader pemberdayaan untuk kontinuitas program, serta koordinasi dan komitmen dari stakeholders yang terlibat, termasuk partisipasi dari masyarakat sebagai penerima manfaat. Selain itu, pendekatan nilai-nilai kearifan lokal dalam suatu komunitas akan mempermudah perubahan mindset dan pola perilaku yang diharapkan dalam suatu (program) pemberdayaan. Memang, terkesan klise jika melihat sekilas tentang diskursus pemberdayaan. Apalagi pemberdayaan pada komunitas pesisir salah satunya, karena cukup banyak buku yang membahas dan menyoalnya. Tapi, klise tidaknya sebuah penilaian atau persepsi sangat tergantung dari bagaimana sebuah diskursus dikupas, dianalisis, dan diolah dari fakta-fakta terbaru di lapangan. Adanya fakta-fakta baru di lapangan inilah saya kira yang menjadi salah satu kekuatan dari buku ini.

Pemberdayaan merupakan entry point bagi munculnya kemandirian suatu komunitas.

Kebijakan Sosial

Teori dan Praktik

Buku ini mengajak pembaca untuk menjelajahi landasan teoritis dan implementasi praktis dari kebijakan sosial dalam konteks zaman yang terus berubah. Dengan cermat membedah teori-teori utama yang membentuk fondasi kebijakan sosial dan membawa kita melintasi pengetahuan mendalam tentang bagaimana suatu kebijakan memengaruhi masyarakat dan individu. Tidak hanya berfokus pada aspek teoritis, buku ini turut menyajikan studi kasus yang menggambarkan bagaimana kebijakan sosial diimplementasikan dalam praktek sehari- hari. Dengan menggali berbagai pendekatan dan strategi, pembaca diajak untuk memahami kompleksitas pelaksanaan kebijakan sosial di berbagai tingkatan pemerintahan dan masyarakat baik di Indonesia maupun negara-negara lain. “Kebijakan Sosial: Teori dan Praktik” bukan hanya panduan bagi para akademisi dan peneliti, tetapi juga sumber inspirasi bagi praktisi kebijakan, pemerintah, dan masyarakat sipil. Buku ini membuka pintu untuk diskusi mendalam tentang bagaimana kebijakan sosial dapat menjadi instrumen efektif dalam membentuk masyarakat yang lebih adil dan berkeadilan.

Buku ini mengajak pembaca untuk menjelajahi landasan teoritis dan implementasi praktis dari kebijakan sosial dalam konteks zaman yang terus berubah.

Studi Analisis Kebijakan Publik

Alkamdullilaahirabbil‘alamiin, puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, atas tersusunnya buku “Studi Analisis Kebijakan Publik” Buku ini disusun sebagai pedoman bagi, mahasiswa, pelaku kebijakan dalam mempelajari analisa kebijakan publik dalam mewujudkan sistem pemerintah yang baik (good gaverment) di suatu negara (Indonesia). Buku pedoman belajar ini tentunya masih jauh dari sempurna. Untuk itu kami sangat terbuka untuk menerima segala bentuk masukan yang bersifat membangun. Semoga tersusunnya buku ini dapat bermanfaat untuk belajar mengajar, juga dapat digunakan dalam pembuatan kebijakan pendidikan politik di kemudian hari.

Alkamdullilaahirabbil‘alamiin, puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, atas tersusunnya buku “Studi Analisis Kebijakan Publik” Buku ini disusun sebagai pedoman bagi, mahasiswa, pelaku kebijakan dalam mempelajari analisa ...

Mata Air Keteladanan

Buku ini menawarkan keteladanan tokoh-tokoh berkarakter, terkategorisasi dalam kelima sila masing-masing. Tokoh-tokoh seperti Bung Karno, Bung Hatta, Sjafruddin Prawiranegara, merekalah sebagian contoh sumber mata air keteladanan Pancasila dalam perbuatan. Pembinaan dan pengembangan karakter tidak hanya dalam pengetahuan, tetapi dalam perbuatan. Merekalah sosok-sosok yang menghargai perbedaan, manusiawi dan santun, mencintai tanah airnya, demokratis, adil dan solider. [Mizan, Expose, Politik, Sosial, Kebudayaan, Sejarah, Pancasila, Tanah Air, Dewasa, Indonesia]

Tokoh-tokoh seperti Bung Karno, Bung Hatta, Sjafruddin Prawiranegara, merekalah sebagian contoh sumber mata air keteladanan Pancasila dalam perbuatan.