Sebanyak 178 item atau buku ditemukan

Psikologi Perkembangan

Psikologi perkembangan merupakan ilmu yang mempelajari tingkah laku manusia yang dimulai dengan periode masa bayi, masa kanak-kanak/pra sekolah, masa sekolah, masa remaja sampai periode adolesense menjelang dewasa. Buku Psikologi Perkembangan sangat penting dipelajari oleh para calon guru/pendidik agar mereka dapat memilih dan memberikan materi pendidikan dan pembelajaran yang sesuai dengan kebutuhan anak didik berdasarkan tingkat perkembangannya. Selain itu, diharapkan dapat memilih metode pembelajaran juga penggunaan bahasa yang sesuai dengan tingkat perkembangan pemahaman siswa.

... pertumbuhan dan perkembangan anak dalam proses belajar di sekolah dan juga mengamati proses perkembangan anak termasuk bagaimana anak tersebut berinteraksi di rumah dan masyarakat. Dalam psikologi perkembangan ini yang dibahas adalah ...

Ekonomi Manajerial

Kemampuan manajerial sangat berpengaruh terhadap suatu nilai perusahaan dan kulitas laba. Peran manajerial sangat penting dalam kegiatan operasional suatu perusahaan dikarenakan investor berpatokan pada nilai perusahaan dan kualitas laba untuk menanamkan modalnya. Sehingga pihak manajemen perlu mencari bagaimana cara dalam meningkatkan nilai perusahaan dan kualitas laba. Kemampuan manajerial yang baik bagi suatu perusahaan akan berdampak sangat baik terhadap kelangsungan hidup perusahaan. Perusahaan akan mampu meningkatkan kualitas perusahaan dan mempertahankan kegiatan operasionalnya dalam jangka waktu yang panjang.

Kemampuan manajerial sangat berpengaruh terhadap suatu nilai perusahaan dan kulitas laba.

DASAR METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF

Metode analisis data kualitatif menggunakan triangulasi sebagai metode pengumpulan data, analisis data secara mendalam, dan pelaporan hasil. Ini digunakan untuk mengajar siswa tentang prinsipprinsip penelitian terbuka. Penelitian kualitatif lebih menekankan kekhususan daripada generalisasi. Dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data tidak tunduk pada kontrol teoritis melainkan dipengaruhi oleh fakta-fakta yang kemudian disajikan dalam penelitian lapangan. Karena itu, analisis data mendalam dilakukan. Berdasarkan fakta-fakta yang disajikan dan kemudian dipertimbangkan, sebuah teori atau hipotesis dapat dikembangkan. Akibatnya, dalam penelitian kualitatif, Anda menganalisis data untuk membuat hipotesis, tetapi dalam penelitian kuantitatif, Anda menganalisis data untuk menantang hipotesis.

Metode analisis data kualitatif menggunakan triangulasi sebagai metode pengumpulan data, analisis data secara mendalam, dan pelaporan hasil.

Manajemen Pendidikan

Manajemen pendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan untuk mengelola dan mengatur segala aspek yang terkait dengan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Dalam konteks pendidikan, manajemen memiliki peran yang sangat penting karena dapat mempengaruhi kualitas pendidikan yang diberikan kepada peserta didik. Perencanaan merupakan langkah awal dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus membuat rencana yang detail dan terstruktur mengenai tujuan pendidikan, sumber daya yang tersedia, strategi pembelajaran, serta evaluasi yang akan dilakukan. Perencanaan yang matang dapat membantu pihak-pihak terkait untuk mengambil keputusan yang tepat dalam pelaksanaan pendidikan. Pelaksanaan pendidikan merupakan tahap lanjutan dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus mampu mengimplementasikan rencana yang telah dibuat. Hal ini meliputi pemilihan metode dan strategi pembelajaran yang tepat, penggunaan sumber daya dengan efektif, serta memastikan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Pihak-pihak terkait juga harus memastikan bahwa semua proses pembelajaran berlangsung secara teratur dan terkoordinasi dengan baik. Evaluasi merupakan tahap terakhir dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus mengevaluasi hasil pendidikan yang telah dicapai. Evaluasi ini dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti ujian, tes, atau observasi. Tujuan dari evaluasi adalah untuk mengevaluasi keberhasilan dan kekurangan dalam proses pendidikan, serta memberikan umpan balik yang dapat digunakan untuk perbaikan ke depan. Manajemen pendidikan yang baik dapat memberikan banyak manfaat, antara lain adalah meningkatkan kualitas pendidikan, memaksimalkan sumber daya yang tersedia, dan memastikan keterlibatan aktif semua pihak terkait. Oleh karena itu, manajemen pendidikan seharusnya menjadi fokus utama dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Manajemen pendidikan memiliki berbagai fungsi yang penting untuk memastikan pendidikan yang diberikan berkualitas dan efektif. Ada lima fungsi utama dalam manajemen pendidikan, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, pengarahan, dan evaluasi. Perencanaan Fungsi perencanaan mencakup proses penyusunan rencana, strategi, dan tujuan pendidikan yang harus dicapai. Perencanaan ini meliputi pengelolaan sumber daya manusia, anggaran, infrastruktur, program, serta metode dan teknik pembelajaran yang digunakan dalam proses pendidikan. Pengorganisasian Fungsi pengorganisasian berkaitan dengan pengaturan dan penempatan sumber daya manusia, fasilitas, dan peralatan pendidikan. Hal ini meliputi pengorganisasian proses pembelajaran, penentuan jadwal, penentuan kurikulum, dan penempatan tenaga pengajar. Pengendalian Fungsi pengendalian berkaitan dengan pengawasan terhadap proses pembelajaran dan evaluasi terhadap hasil pembelajaran. Pengendalian juga meliputi penilaian terhadap kinerja tenaga pengajar dan penggunaan sumber daya. Pengarahan Fungsi pengarahan berkaitan dengan pengelolaan hubungan antara tenaga pengajar, peserta didik, dan pihak-pihak terkait lainnya. Hal ini meliputi komunikasi antara pihak-pihak terkait, koordinasi, dan pemberian arahan terhadap proses pembelajaran. Evaluasi Fungsi evaluasi berkaitan dengan pengukuran dan penilaian terhadap hasil pembelajaran. Evaluasi ini meliputi penilaian terhadap kemajuan belajar peserta didik, penilaian terhadap kinerja tenaga pengajar, dan penilaian terhadap penggunaan sumber daya. Artinya, manajemen pendidikan memiliki fungsi-fungsi yang sangat penting untuk memastikan kualitas pendidikan yang diberikan. Dengan melaksanakan fungsi-fungsi tersebut dengan baik, maka pendidikan yang diberikan akan menjadi efektif dan efisien, serta dapat mencapai tujuan yang diinginkan.

Manajemen pendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan untuk mengelola dan mengatur segala aspek yang terkait dengan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.

Manajemen Pendidikan

Manajemen pendidikan merupakan aspek kunci dalam mengelola sistem pendidikan dengan efektif dan efisien. Dalam upaya untuk mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi semua peserta didik, pemahaman yang mendalam tentang konsep, prinsip, dan praktik manajemen pendidikan sangatlah penting.

Manajemen pendidikan merupakan aspek kunci dalam mengelola sistem pendidikan dengan efektif dan efisien.

Pengembangan Masyarakat Berbasis Komunitas

Pembangunan harus berlangsung secara terus menerus. Pembangunan merupakan salah satu fungsi pemerintahan yang harus dijalankan selain fungsi pengaturan, pelayanan, dan pemberdayaan. Namun pembangunan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga bersifat non-fisik (terutama terkait dengan kualitas SDM), sehingga seluruh unsur penyelenggara pemerintahan, yaitu unsur legislatif dan yudikatif, yang melahirkan berbagai produk kebijakan dalam berbagai bidang kehidupan. Kebijakan-kebijakan yang dilahirkan tentunya diharapkan mampu mengangkat harkat hidup seluruh rakyat Indonesia, termasuk lahirnya produk-produk hukum serta implementasinya, yang tidak berpihak pada kepentingan orang-orang yang mempunyai kekuasaan, baik kedudukan maupun materi, tetapi seharusnya berpihak pada kebenaran dan realita yang ada. Pembangunan menurut Siagian (2008:4) biasanya didefinisikan sebagai “Suatu rangkaian usaha untuk mewujudkan pertumbuhan dan perubahan secara terencana dan sadar yang ditempuh atau dilaksanakan oleh suatu negara/ bangsa menuju modernitas dalam rangka pembinaan bangsa.

Pembangunan harus berlangsung secara terus menerus.

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pengambilan keputusan merupakan suatu proses yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Setiap harian, kita dihadapkan pada berbagai pilihan yang memerlukan pertimbangan dan evaluasi. Oleh karena itu, kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat dan efektif menjadi sangat penting dalam mencapai tujuan dan meraih kesuksesan.

Pengambilan keputusan merupakan suatu proses yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia.

Manajemen Sumber Daya Manusia

Lingkungan yang makin kompleks dan menantang, yang ditransformasikan oleh faktor-faktor seperti globalisasi, pengembangan teknologi, penyebaran teknologi baru yang makin cepat, hingga pengembangan dan penggunaan pengetahuan, mewarnai bentangan abad ke-21 ini. Faktor-faktor ini telah menimbulkan perubahan drastis dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Tak terelakkan pula, perubahan lingkungan yang kompleks dan dinamis itu akan mempengaruhi kemampuan organisasi, khususnya organisasi bisnis, untuk berkompetisi dan mempertahankan daya saingnya. Kemampuan ini, pada gilirannya, akan sangat ditentukan oleh mutu sumber daya manusia atau modal insani (human capital) yang dimiliki. Singkatnya, untuk mencapai tujuan-tujuannya, sebuah organisasi harus memiliki individu-individu dengan kompetensi unggul, yang tersedia pada saat dan tempat yang tepat. Ini diwujudkan melalui aktivitasaktivitas manajemen sumber daya manusia, yang secara ringkas dapat dikatakan sebagai upaya pendayagunaan sumber daya manusia. Efektivitas Implementasi strategi organisasi terutama bergantung pada manajemen sumber daya insani yang merasakan kepuasan kerja dan bekerja secara memuaskan. Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian dari manajemen umum yang memusatkan perhatian pada unsur manusia dalam organisasi.

Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian dari manajemen umum yang memusatkan perhatian pada unsur manusia dalam organisasi.

METODOLOGI PENELITIAN

Buku ini membahas tentang BAB I KONSEP DASAR PENELITIAN BAB 2 PERUMUSAN MASALAH PENELITIAN BAB 3 TINJAUAN PUSTAKA BAB 4 KERANGKA KONSEP, VARIABEL, HIPOTESIS DAN DEFINISI OPERASIONAL BAB 5 RANCANGAN ATAU DESAIN PENELITIAN BAB 6 POPULASI DAN SAMPEL BAB 7 PENGUMPULAN DATA BAB 8 PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA BAB 9 ETIKA PENELITIAN DAN PLAGIARISME BAB 10 LAPORAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI

Buku ini membahas tentang BAB I KONSEP DASAR PENELITIAN BAB 2 PERUMUSAN MASALAH PENELITIAN BAB 3 TINJAUAN PUSTAKA BAB 4 KERANGKA KONSEP, VARIABEL, HIPOTESIS DAN DEFINISI OPERASIONAL BAB 5 RANCANGAN ATAU DESAIN PENELITIAN BAB 6 POPULASI DAN ...

BUKU AJAR METODOLOGI PENELITIAN

Buku ini merupakan materi pembelajaran mata kuliah Metodologi Penelitian. Melaluinya diharapkan, mahasiswa dapat menjelaskan keterkaitan ilmu pengetahuan dan pendekatan ilmiah, perbedaan pendekatan ilmiah dan non ilmiah, cara berfikir ilmiah, perbedaan penelitian kuantitatif dan kualitatif, dan etika penelitian. Alasan Mempelajari Metodologi Penelitian secara umum dimaknakan sebagai alat atau cara dimana kita melakukan fungsi-fungsi atau aktivitas. Alasan lainnya adalah dalam rangka menemukan atau memperoleh cara terbaik dan sesuai untuk menghasilkan suatu pengetahuan yang baru dan reliable.

Buku ini merupakan materi pembelajaran mata kuliah Metodologi Penelitian.