Sebanyak 500 item atau buku ditemukan

METODOLOGI PENELITIAN

Buku dengan judul Metodologi Penelitian dapat selesai disusun dan berhasil diterbitkan. Kehadiran Buku Metodologi Penelitian ini disusun oleh para akademisi dan praktisi dalam bentuk buku kolaborasi. Walaupun jauh dari kesempurnaan, tetapi kami mengharapkan buku ini dapat dijadikan referensi atau bacaan serta rujukan bagi akademisi ataupun para profesional mengenal Metodologi Penelitian. Sistematika penulisan buku ini diuraikan dalam tiga belas bab yang memuat tentang pengantar metodologi penelitian, pendekatan penelitian, rancangan penelitian, populasi dan sampel, pengumpulan data, validitas dan reliabilitas, analisis data kualitatif, analisis data kuantitatif, diskusi dan kesimpulan, implikasi dan rekomendasi, etika penelitian, pengelolaan waktu dan sumber daya dalam penelitian, dan penulisan laporan hasil penelitian.

... Ekonomi Syariah Universitas Ibn Khaldun tahun 2008 dan Program Doktoral Prodi Hukum Islam Universitas Islam Negeri ... PENELITIAN Dr. I Made Darsana. 239 ` PENGELOLAAN WAKTU DAN SUMBER DAYA DALAM PENELITIAN.

MERDEKA BELAJAR

Merdeka Belajar merupakan program kebijakan baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Kabinet Indonesia Maju, Nadiem Anwar Makarim. Esensi kemerdekaan berpikir, menurut beliau, pembelajaran harus didahului oleh para guru sebelum mereka mengajarkannya pada siswa-siswi. Beliau menyebut, dalam kompetensi guru di level apa pun, tanpa ada proses penerjemahan dari kompetensi dasar dan kurikulum yang ada, maka tidak akan pernah ada pembelajaran yang terjadi. Adapun konsep dari Merdeka Belajar adalah: 1) Dihapuskannya Ujian Nasional (UN) yang digantikan Asesmen Kompetensi Minimum dan Survei Karakter. 2) Pelaksanaan Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN) yang dikembalikan kepada pihak sekolah. 3) Membentuk siswa yang kompeten, cerdas untuk SDM bangsa, dan berbudi luhu

Merdeka Belajar merupakan program kebijakan baru Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia (Kemendikbud RI) yang dicanangkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Kabinet Indonesia Maju, Nadiem Anwar Makarim.

DASAR METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF

Metode analisis data kualitatif menggunakan triangulasi sebagai metode pengumpulan data, analisis data secara mendalam, dan pelaporan hasil. Ini digunakan untuk mengajar siswa tentang prinsipprinsip penelitian terbuka. Penelitian kualitatif lebih menekankan kekhususan daripada generalisasi. Dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data tidak tunduk pada kontrol teoritis melainkan dipengaruhi oleh fakta-fakta yang kemudian disajikan dalam penelitian lapangan. Karena itu, analisis data mendalam dilakukan. Berdasarkan fakta-fakta yang disajikan dan kemudian dipertimbangkan, sebuah teori atau hipotesis dapat dikembangkan. Akibatnya, dalam penelitian kualitatif, Anda menganalisis data untuk membuat hipotesis, tetapi dalam penelitian kuantitatif, Anda menganalisis data untuk menantang hipotesis.

Metode analisis data kualitatif menggunakan triangulasi sebagai metode pengumpulan data, analisis data secara mendalam, dan pelaporan hasil.

Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan

Buku ini membahas materi-materi pokok tentang dasar-dasar manajemen pendidikan dengan harapan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman secara komprehensif mengenai pengertian dan ruang lingkup manajemen pendidikan, filosofis manajemen pendidikan, unsur-unsur pokok manajemen pendidikan, praktik manajemen pendidikan, peran manajemen dalam organisasi, kajian administrasi pendidikan, operasional manajemen pendidikan, manajemen pendidikan berbasis sekolah, pengendalian mutu manajemen pendidikan, filsafat manajemen pendidikan, pengawasan pendidikan, komprehensif perencanaan pendidikan, organisasi pendidikan, dan evaluasi pendidikan.

Buku ini membahas materi-materi pokok tentang dasar-dasar manajemen pendidikan dengan harapan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman secara komprehensif mengenai pengertian dan ruang lingkup manajemen pendidikan, filosofis manajemen ...

Manajemen Pendidikan

Manajemen pendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan untuk mengelola dan mengatur segala aspek yang terkait dengan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Dalam konteks pendidikan, manajemen memiliki peran yang sangat penting karena dapat mempengaruhi kualitas pendidikan yang diberikan kepada peserta didik. Perencanaan merupakan langkah awal dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus membuat rencana yang detail dan terstruktur mengenai tujuan pendidikan, sumber daya yang tersedia, strategi pembelajaran, serta evaluasi yang akan dilakukan. Perencanaan yang matang dapat membantu pihak-pihak terkait untuk mengambil keputusan yang tepat dalam pelaksanaan pendidikan. Pelaksanaan pendidikan merupakan tahap lanjutan dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus mampu mengimplementasikan rencana yang telah dibuat. Hal ini meliputi pemilihan metode dan strategi pembelajaran yang tepat, penggunaan sumber daya dengan efektif, serta memastikan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Pihak-pihak terkait juga harus memastikan bahwa semua proses pembelajaran berlangsung secara teratur dan terkoordinasi dengan baik. Evaluasi merupakan tahap terakhir dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus mengevaluasi hasil pendidikan yang telah dicapai. Evaluasi ini dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti ujian, tes, atau observasi. Tujuan dari evaluasi adalah untuk mengevaluasi keberhasilan dan kekurangan dalam proses pendidikan, serta memberikan umpan balik yang dapat digunakan untuk perbaikan ke depan. Manajemen pendidikan yang baik dapat memberikan banyak manfaat, antara lain adalah meningkatkan kualitas pendidikan, memaksimalkan sumber daya yang tersedia, dan memastikan keterlibatan aktif semua pihak terkait. Oleh karena itu, manajemen pendidikan seharusnya menjadi fokus utama dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Manajemen pendidikan memiliki berbagai fungsi yang penting untuk memastikan pendidikan yang diberikan berkualitas dan efektif. Ada lima fungsi utama dalam manajemen pendidikan, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, pengarahan, dan evaluasi. Perencanaan Fungsi perencanaan mencakup proses penyusunan rencana, strategi, dan tujuan pendidikan yang harus dicapai. Perencanaan ini meliputi pengelolaan sumber daya manusia, anggaran, infrastruktur, program, serta metode dan teknik pembelajaran yang digunakan dalam proses pendidikan. Pengorganisasian Fungsi pengorganisasian berkaitan dengan pengaturan dan penempatan sumber daya manusia, fasilitas, dan peralatan pendidikan. Hal ini meliputi pengorganisasian proses pembelajaran, penentuan jadwal, penentuan kurikulum, dan penempatan tenaga pengajar. Pengendalian Fungsi pengendalian berkaitan dengan pengawasan terhadap proses pembelajaran dan evaluasi terhadap hasil pembelajaran. Pengendalian juga meliputi penilaian terhadap kinerja tenaga pengajar dan penggunaan sumber daya. Pengarahan Fungsi pengarahan berkaitan dengan pengelolaan hubungan antara tenaga pengajar, peserta didik, dan pihak-pihak terkait lainnya. Hal ini meliputi komunikasi antara pihak-pihak terkait, koordinasi, dan pemberian arahan terhadap proses pembelajaran. Evaluasi Fungsi evaluasi berkaitan dengan pengukuran dan penilaian terhadap hasil pembelajaran. Evaluasi ini meliputi penilaian terhadap kemajuan belajar peserta didik, penilaian terhadap kinerja tenaga pengajar, dan penilaian terhadap penggunaan sumber daya. Artinya, manajemen pendidikan memiliki fungsi-fungsi yang sangat penting untuk memastikan kualitas pendidikan yang diberikan. Dengan melaksanakan fungsi-fungsi tersebut dengan baik, maka pendidikan yang diberikan akan menjadi efektif dan efisien, serta dapat mencapai tujuan yang diinginkan.

Manajemen pendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan untuk mengelola dan mengatur segala aspek yang terkait dengan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.

Manajemen Sumber Daya Manusia

Lingkungan yang makin kompleks dan menantang, yang ditransformasikan oleh faktor-faktor seperti globalisasi, pengembangan teknologi, penyebaran teknologi baru yang makin cepat, hingga pengembangan dan penggunaan pengetahuan, mewarnai bentangan abad ke-21 ini. Faktor-faktor ini telah menimbulkan perubahan drastis dan mempengaruhi berbagai aspek kehidupan masyarakat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Tak terelakkan pula, perubahan lingkungan yang kompleks dan dinamis itu akan mempengaruhi kemampuan organisasi, khususnya organisasi bisnis, untuk berkompetisi dan mempertahankan daya saingnya. Kemampuan ini, pada gilirannya, akan sangat ditentukan oleh mutu sumber daya manusia atau modal insani (human capital) yang dimiliki. Singkatnya, untuk mencapai tujuan-tujuannya, sebuah organisasi harus memiliki individu-individu dengan kompetensi unggul, yang tersedia pada saat dan tempat yang tepat. Ini diwujudkan melalui aktivitasaktivitas manajemen sumber daya manusia, yang secara ringkas dapat dikatakan sebagai upaya pendayagunaan sumber daya manusia. Efektivitas Implementasi strategi organisasi terutama bergantung pada manajemen sumber daya insani yang merasakan kepuasan kerja dan bekerja secara memuaskan. Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian dari manajemen umum yang memusatkan perhatian pada unsur manusia dalam organisasi.

Manajemen sumber daya manusia merupakan bagian dari manajemen umum yang memusatkan perhatian pada unsur manusia dalam organisasi.

METODOLOGI PENELITIAN

Buku ini membahas tentang BAB I KONSEP DASAR PENELITIAN BAB 2 PERUMUSAN MASALAH PENELITIAN BAB 3 TINJAUAN PUSTAKA BAB 4 KERANGKA KONSEP, VARIABEL, HIPOTESIS DAN DEFINISI OPERASIONAL BAB 5 RANCANGAN ATAU DESAIN PENELITIAN BAB 6 POPULASI DAN SAMPEL BAB 7 PENGUMPULAN DATA BAB 8 PENGOLAHAN DAN ANALISIS DATA BAB 9 ETIKA PENELITIAN DAN PLAGIARISME BAB 10 LAPORAN PENELITIAN DAN PUBLIKASI

Buku ini membahas tentang BAB I KONSEP DASAR PENELITIAN BAB 2 PERUMUSAN MASALAH PENELITIAN BAB 3 TINJAUAN PUSTAKA BAB 4 KERANGKA KONSEP, VARIABEL, HIPOTESIS DAN DEFINISI OPERASIONAL BAB 5 RANCANGAN ATAU DESAIN PENELITIAN BAB 6 POPULASI DAN ...

Modul pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Biologi

Modul Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Biologi SMP Kelas 7 Semester I khusus memuat materi Biologi. Modul pembelajaran terdiri dari 2 modul, yaitu: 1. Modul pertama Klasifikasi Makhluk Hidup, meliputi materi: − Ciri-ciri benda di lingkungan sekitar − Cara mengklasifikasikan makhluk hidup − Pengklasifikasian makhluk hidup 2. Modul kedua: Energi dalam Sistem Kehidupan, meliputi materi: − Konsep energi dan sumber energi − Transformasi energi dalam sel dan metabolisme sel − Respirasi dan fotosintesis − Pencernaan makanan

Modul Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Biologi SMP Kelas 7 Semester I khusus memuat materi Biologi.