Sebanyak 3536 item atau buku ditemukan

SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN

Konsep, Prinsip, dan Aplikasi

Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMDIK) di lembaga pendidikan merupakan suatu keniscayaan. Mendesak untuk dilaksanakan dari segi keharusan regulasi dan tuntutan kebutuhan masyarakat. Dari segi regulasi, karena UU SPN Nomor 20 tahun 2003 dan Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan mengharuskan setiap Institusi pendidikan menggunakan Sistem Imformasi Manajemen Pendidikan (SIMDIK). Para manajer lembaga pendidikan seringkali mendapatkan informasi yang sangat berlimpah, namun informasi tersebut bukan infomasi yang berkualitas atau tidak relevan dengan kebutuhan manajer. Hal ini disebabkan tidak adanya sebuah sistem yang mengelola arus informasi sesuai dengan kebutuhan organisasi. Ketidakakuratan informasi berimplikasi pada rendahnya kualitas keputusan yang diambil oleh para manajer lembaga pendidikan. Untuk itu diperlukan pengembangan SIMDIK secara terarah agar tiap keputusankeputuan organisasi pendidikan ditopang oleh sajian informasi yang berkualitas. Saat ini masih jarang ditemukan referensi tentang pengembangan SIM pendidikan, padahal kebijakan penerapan SIM di lingkungan pendidikan sudah berjalan sering diterbitkannya Peraturan Menteri Pendidikan Nasional (Permendiknas) No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan Pendidikan. Dalam konteks inilah buku “Sistem Informasi Manajemen Pendidikan” ini hadir, membantu para mahasiswa, guru, dan pimpinan beserta tenaga kependidikan lainnya dalam rangka memehami konsep Sintem Infomasi Pendidikan, serta diharkan mampu melakukannya secara efektif dan efisien dalam rangka membangun mutu pendidikan yang efektif yang dapat mengahasilkan lulusan bermutu dan berkualitas, sesuai dengan tuntutan pembangunan dan perkembangan zaman. Buku ini ditulis berdasarkan kebutuhan para mahasiswa, guru, dan kepala sekolah/madarasah beserta tenaga kependidikan lainnya yang terungkap dalam berbagai pertemuan diskusi, seminar, lokakarya dilingkungan Kementerian Pendidkan Kebudayaan (Kemendikbud), serta Kementerian Agama (Kemenag). Secara lebih khusus, buku ini ditujukan untuk para mahasiswa S-1, S-2, dan S-3 program manajemen pendidikan. Buku ini berupaya memformulasikan suatu konsep dan cara praktis kepada para mahasiswa, guru, dan kepala sekolah/madarasah beserta tenaga kependidikan lainnya dalam megelola SIMDIK. Pembahasan dalam buku berisi beberapa tema yang disesuaikan dengan silabus mata kuliah Sistem Informasi Manajemen Pendidikan, Pemaparananya dimulai dengan pendahuluan, kosep dasar SIM hingga strategi pengembangan SIM di sekolah/madrasah. Tema-tema dalam buku ini antara lain: konsep dasar SIM, Konsep pakta dan data informasi, komponen SIM sekolah/madrasah, kemudian berturut, menyajikan SIM Koneksi dan setting Kelembagaan, Ketenagaan, Kesiswaan, Akademik, Keuangan, Sarana dan Falitas, Perpustakaan. Pada bagian akhir dilengkapi dengan Model Strategi Prngrmbangan SIMDIK Madrasah berbasis Website.

Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMDIK) di lembaga pendidikan merupakan suatu keniscayaan.

MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM (Konsep, Prinsip, Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan Islam)

Judul : MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM (Konsep, Prinsip, Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan Islam) Penulis : Dr. Yunus, S.Pd.I, M.Pd.I, Abu Bakar Dja’far, S.Ag., M.A. Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 137 Halaman No ISBN : 978-623-56872-0-9 SINOPSIS BUKU Permasalahan yang dihadapi oleh lembaga pendidikan biasanya terletak pada sumber daya manusia dan sumber daya non manusia, sedangkan pada prosesnya terletak pada proses pembelajaran yang dilakukan di sekolah berdasarkan input yang dimilikinya. Output yang dihasilkan, juga merupakan cerminan dari hasil input hari, proses di lembaga pendidikan. Lembaga pendidikan yang berkualitas adalah lembaga yang dapat mensinergikan input, proses dan output sehingga dapat mewujudkan tujuan pendidikan yang ideal sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. Peningkatkan mutu dan kualitas input, proses dan output, lembaga pendidikan harus selalu merekonstruksi semua lini secara integral, dengan kata lain lembaga pendidikan harus mampu beradaptasi dengan kebutuhan lingkungan, mempertimbangkan efektifitas dan efisiensi dana serta melaksanakannya secara berkesinambungan. evaluasi. Tanpa adanya manajerial dan kepemimpinan yang baik serta kebijakan yang tepat, dapat dipastikan kualitas dan mutu lembaga tersebut tentu akan menurun dan menjadi kurang baik. fasilitas, pembiayaan dan sumber daya manusia juga sangat mendesak karena merupakan titik tolak kualitas atau tidaknya suatu lembaga pendidikan. Penawaran yang dilakukan oleh lembaga pendidikan juga harus memperhatikan kebutuhan masyarakat yang ada dan memberikan keunggulan akademik dan non-akademik yang mendukung keluaran pendidikan untuk memperoleh hasil yang berimplikasi pada kemajuan. Karena input yang baik, proses yang berkesinambungan dan dikelola dengan baik akan menghasilkan output yang baik pula. Salah satu alasan buku ini layak untuk dimiliki karena buku memiliki solutif dalam problem system manajemen pendidikan Islam.

Judul : MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM (Konsep, Prinsip, Ruang Lingkup Manajemen Pendidikan Islam) Penulis : Dr. Yunus, S.Pd.I, M.Pd.I, Abu Bakar Dja’far, S.Ag., M.A. Ukuran : 15,5 x 23 cm Tebal : 137 Halaman No ISBN : 978-623-56872-0-9 ...

Pengembangan Masyarakat Berbasis Komunitas

Pembangunan harus berlangsung secara terus menerus. Pembangunan merupakan salah satu fungsi pemerintahan yang harus dijalankan selain fungsi pengaturan, pelayanan, dan pemberdayaan. Namun pembangunan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga bersifat non-fisik (terutama terkait dengan kualitas SDM), sehingga seluruh unsur penyelenggara pemerintahan, yaitu unsur legislatif dan yudikatif, yang melahirkan berbagai produk kebijakan dalam berbagai bidang kehidupan. Kebijakan-kebijakan yang dilahirkan tentunya diharapkan mampu mengangkat harkat hidup seluruh rakyat Indonesia, termasuk lahirnya produk-produk hukum serta implementasinya, yang tidak berpihak pada kepentingan orang-orang yang mempunyai kekuasaan, baik kedudukan maupun materi, tetapi seharusnya berpihak pada kebenaran dan realita yang ada. Pembangunan menurut Siagian (2008:4) biasanya didefinisikan sebagai “Suatu rangkaian usaha untuk mewujudkan pertumbuhan dan perubahan secara terencana dan sadar yang ditempuh atau dilaksanakan oleh suatu negara/ bangsa menuju modernitas dalam rangka pembinaan bangsa.

Pembangunan harus berlangsung secara terus menerus.

Buku Teknologi Tepat Guna Pengolahan Air Limbah

Buku Teknologi Tepat Guna Pengolahan Limbah : - 100 Halaman - Ukuran 14,5 cm x 21 cm - Berat 150 Gram - Isi Buku : Solusi dan Teknoogi pengolahan masalah Air Limbah di lapangan - Rekomendasi Pembaca : Widyaiswara, Dosen, Guru, Mahasiswa, Sanitarian dan Praktisi Lingkungan - Penulis : Ir Miftahur Rohim,M.Kes (Founder Michosan Center Indonesia) - Konfirmasi Produk : WA 081339451999 dan email : miftarohim@gmail.com

Buku Teknologi Tepat Guna Pengolahan Limbah : - 100 Halaman - Ukuran 14,5 cm x 21 cm - Berat 150 Gram - Isi Buku : Solusi dan Teknoogi pengolahan masalah Air Limbah di lapangan - Rekomendasi Pembaca : Widyaiswara, Dosen, Guru, Mahasiswa, ...

Buku Teknologi Tepat Guna Pengolahan Air

Buku Teknologi Tepat Guna Air Bersih : - 138 Halaman - Ukuran 14,5 cm x 21 cm - Berat 150 Gram -- Isi Buku : Solusi dan teknoogi masalah Air bersih di lapangan - Rekomendasi Pembaca : Widyaiswara, Dosen, Guru, Mahasiswa, Sanitarian dan Praktisi Lingkungan - Penulis : Ir Miftahur Rohim,M.Kes (Founder Michosan Center Indonesia) - Konfirmasi Produk : WA 081339451999 dan email : miftarohim@gmail.com

Buku Teknologi Tepat Guna Air Bersih : - 138 Halaman - Ukuran 14,5 cm x 21 cm - Berat 150 Gram -- Isi Buku : Solusi dan teknoogi masalah Air bersih di lapangan - Rekomendasi Pembaca : Widyaiswara, Dosen, Guru, Mahasiswa, Sanitarian dan ...

Sosiologi Agama: Memahami Perkembangan Agama dalam Interaksi Islam

Secara doktrinal, agama bersifat permanen yang tidak bisa berubah sekalipun terjadi perubahan sosial. Akan tetapi, begitu agama menjadi milik manusia maka tidak bisa dihindari terjadinya tiga aktivitas manusia, yaitu pemahaman, penghayatan, dan pengamalan terhadap agama. Dengan demikian, makna agama yang laten muncul dalam berbagai bentuk baik interpretasi maupun aktualisasi sebagai wujud dari manifes agama. Selanjutnya, agama yang telah diolah manusia sebagai dasar yang membentuk pandangan dunia (world view), maka agama telah berubah posisi dari kebenaran yang absolut menjadi kebenaran yang relatif. Akan tetapi, sering manusia tidak menyadari hal tersebut sekalipun yang mereka sebut kebenaran absolut ajaran agama hanyalah terbatas pada sejumlah simbol sebagai hasil pemahaman. penghayatan, dan pengamalan ajaran agama. Sikap yang demikian cenderung melahirkan konflik di kalangan umat beragama bukan hanya konflik yang bersifat eksternal yaitu antar-umat yang berbeda agama, melainkan juga intemal yaitu antar-penganut dalam satu agama. Tetapi dalam pemahaman agama yang didasari solidaritas spiritualitas, maka perbedaan agama tidak menghalangi mereka untuk hidup dalam suasana ukhuwah antara satu dengan lainnya. Dari fakta sosial, kelihatan bahwa agama dalam persepsi manusia adalah suatu subsistem sosial di antara sekian banyak subsistem sosial lainnya, seperti politik, ekonomi, pendidikan, dan hukum. Dalam kaitan itu, karena agama telah larut berinteraksi dalam berbagai kehidupan sosial, maka agama juga tidak bisa dihindari terlibat dalam proses interaksi dengan berbagai subsistem tersebut. Sebagai hasil dari interaksi itu, maka tidak bisa dihindari terjadinya berbagai realitas saling memengaruhi antarsubsistem sosial. Di antara wujud dari proses interaksi itu adalah muncul gagasan untuk melakukan pemurnian dan pembaruan terhadap interpretasi agama. Pemurnian diperlukan untuk menyaring laten agama dari manifes agama. Demikian juga pembaruan diperlukan untuk mendorong posisi agama sebagai landasan etos kerja menuju kehidupan beragama yang dinamis, kreatif, dan inovatif. Demikianlah pentingnya agama bagi kehidupan manusia dan juga pentingnya subsistem sosial memperkaya pemahaman. penghayatan, dan pengamalan terhadap ajaran agama.

Secara doktrinal, agama bersifat permanen yang tidak bisa berubah sekalipun terjadi perubahan sosial.

Studi Analisis Kebijakan Publik

Alkamdullilaahirabbil‘alamiin, puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, atas tersusunnya buku “Studi Analisis Kebijakan Publik” Buku ini disusun sebagai pedoman bagi, mahasiswa, pelaku kebijakan dalam mempelajari analisa kebijakan publik dalam mewujudkan sistem pemerintah yang baik (good gaverment) di suatu negara (Indonesia). Buku pedoman belajar ini tentunya masih jauh dari sempurna. Untuk itu kami sangat terbuka untuk menerima segala bentuk masukan yang bersifat membangun. Semoga tersusunnya buku ini dapat bermanfaat untuk belajar mengajar, juga dapat digunakan dalam pembuatan kebijakan pendidikan politik di kemudian hari.

Alkamdullilaahirabbil‘alamiin, puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT, atas tersusunnya buku “Studi Analisis Kebijakan Publik” Buku ini disusun sebagai pedoman bagi, mahasiswa, pelaku kebijakan dalam mempelajari analisa ...

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pengambilan keputusan merupakan suatu proses yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Setiap harian, kita dihadapkan pada berbagai pilihan yang memerlukan pertimbangan dan evaluasi. Oleh karena itu, kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat dan efektif menjadi sangat penting dalam mencapai tujuan dan meraih kesuksesan.

Pengambilan keputusan merupakan suatu proses yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia.

Bimbingan dan Konseling dalam Pendidikan

Buku Bimbingan Dan Konseling Dalam Pendidikan. Layanan bimbingan konseling sebenarnya sudah didiskusikan sejak tahun 1962. Peresmian layanan bimbingan konseling di sekolah mulai diberlakukannya kurikulum 1975. Istilah layanan konseling sebelumnya mengalami beberapa perubahan sebelum menjadi bimbingan dan konseling seperti saat ini. Berdasarkan kurikulum 1984 istilah yang digunakan adalah Bimbingan dan Penyuluhan (BP) dengan memasukkan layanan bimbingan karir (Wardati&Jauhar, 2011). Penyebutan BP tidak asing bagi peserta didik tahun 80-an.

Buku Bimbingan Dan Konseling Dalam Pendidikan.

Layanan Bimbingan Kelompok dan Peningkatan Motivasi Belajar

www.mikromediateknologi.com - Motivasi merupakan suatu energi. Keberadaannya mampu mendorong seseorang melakukan aktivitas untuk mencapai tujuan. Motivasi mampu mendorong peserta didik belajar dengan sungguh-sungguh. Tidak adanya motivasi belajar akan mengakibatkan peserta didik tidak semangat dalam belajar, dan kurang optimalnya pencapaian hasil belajar. Buku ini menyajikan layanan bimbingan kelompok. Salah satu pendekatan untuk mengatasi masalah motivasi pada peserta didik. Upaya pemberian bantuan kepada peserta didik melalui kelompok untuk mendapatkan informasi, baik tentang pendidikan, karier, pribadi, dan sosial. Tujuannya agar peserta didik dapat menyusun rencana, membuat keputusan yang tepat, serta memperbaiki dan mengembangkan pemahaman terhadap diri sendiri, orang lain, dan lingkungan.

www.mikromediateknologi.com - Motivasi merupakan suatu energi.