Sebanyak 53 item atau buku ditemukan

KONSELING LINTAS BUDAYA

Budaya dipelajari dengan berbagai cara dan dari sumber yang berbeda. Pada umumnya, budaya itu disebarkan secara tidak sadar melalui observasi dan imitasi. Berbicara budaya, tak terlepas dari komunikasi. Tidak ada batasan antara budaya dan komunikasi sehingga ada istilah “Budaya adalah komunikasi dan komunikasi adalah budaya”. Hal ini karena ketika Anda mempelajari budaya Anda melalui komunikasi dan pada saat yang sama komunikasi merupakan refleksi budaya Anda. Memahami budaya, keunikan klien merupakan langkah awal bagi konselor untuk melakukan konseling. Konseling lintas budaya memiliki arti hubungan konseling pada budaya yang berbeda antara konselor dan klien. Dalam praktik sehari-hari, konselor tentunya akan berhadapan dengan klien yang berbeda latar belakang sosial budayanya. Perbedaan budaya itu bisa mengenai nilai-nilai, keyakinan, perilaku, dan sebagainya. Perbedaan ini muncul karena antara konselor dan klien berasal dari budaya yang berbeda. Penyusunan bahan ajar konseling lintas budaya ini untuk memfasilitasi calon konselor untuk mempelajari, mendalami serta meningkatkan kemampuan dalam menyelenggarakan hubungan konseling pada budaya yang berbeda.

Penyusunan bahan ajar konseling lintas budaya ini untuk memfasilitasi calon konselor untuk mempelajari, mendalami serta meningkatkan kemampuan dalam menyelenggarakan hubungan konseling pada budaya yang berbeda.

AKUNTANSI BIAYA

Akuntansi biaya adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan penyajian biaya biaya dan kerugian-kerugian yang terjadi mulai dari pembuatan barang/jasa sampai pada penjualan, pengiriman barang, jasa, serta pengambilan keputusan terhadap hasil hasilnya. Biaya-biaya yang dimaksud adalah yang diukur dalam satuan mata uang.

Akuntansi biaya adalah proses pencatatan, penggolongan, peringkasan, dan penyajian biaya biaya dan kerugian-kerugian yang terjadi mulai dari pembuatan barang/jasa sampai pada penjualan, pengiriman barang, jasa, serta pengambilan keputusan ...

AKUNTANSI BIAYA

Akuntansi adalah spesialisasi dalam akuntansi, serta akuntansi keuangan, akuntansi pemerintah, akuntansi pajak dan sebagainya. Fitur utama yang membedakan akuntansi biaya dari akuntansi lain adalah penelaahan data. Akuntansi biaya memeriksa data biaya untuk diklasifikasikan, dicatat, dianalisis, dan dilaporkan dalam laporan biaya produksi. Al. Haryono Jusup (2011:4) “menyatakan bahwa akuntansi adalah suatu sistem informasi yang mengukur aktivitas bisnis, mengolah data menjadi laporan, dan mengkomunikasikan hasilnya kepada para pengambil keputusan”. Definisi akuntansi menurut American Institute of Certified Public Accounting (AICPA) dalam Harahap (2007) “mendefinisikan akuntansi sebagai seni pencatatan, pengklasifikasian dan pengikhtisaran dengan cara tertentu dalam istilah moneter, transaksi dan peristiwa yang umumnya merupakan peristiwa keuangan. sifatnya termasuk menafsirkan hasil”. Sementara itu, Charles T. Horngren. Dan Walter T. Horrison menyatakan bahwa “akuntansi adalah suatu sistem informasi yang mengukur aktivitas bisnis, mengolah data menjadi laporan, dan mengkomunikasikan hasilnya kepada para pengambil keputusan.” Secara garis besar, itu diklasifikasikan menjadi 2 jenis, yaitu akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen. Akuntansi biaya bukanlah jenis akuntansi yang terpisah dari kedua jenis akuntansi tersebut, melainkan merupakan bagian dari keduanya.

Fitur utama yang membedakan akuntansi biaya dari akuntansi lain adalah penelaahan data. Akuntansi biaya memeriksa data biaya untuk diklasifikasikan, dicatat, dianalisis, dan dilaporkan dalam laporan biaya produksi.

PROBLEM BASED LEARNING

Dalam dunia pendidikan, ada beberapa metode pembelajaran yang banyak digunakan di dalam kelas. Salah satunya adalah Problem Based Learning atau yang biasa disebut dengan Pembelajaran Berbasis Masalah. Sesuai dengan namanya, Pembelajaran Berbasis Masalah merupakan salah satu metode pembelajaran inovatif yang lebih memfokuskan pad a pemecahan masalah. Pemecahan masalah digunakan sebagai cara untuk mengembangkan kompetensi peserta didik. Pembelajaran berbasis masalah melatih peserta didik mempelajari konten pengetahuan dan mengatasi masalah dalam kehidupan nyata. Hadirnya buku Problem Based Learning menjadi salah satu cara yang dapat digunakan oleh para pendidik dalam usaha membantu peserta didik agar menjadi kompeten dalam memecahkan masalah dan menghadapi tantangan ke depan.

Hadirnya buku Problem Based Learning menjadi salah satu cara yang dapat digunakan oleh para pendidik dalam usaha membantu peserta didik agar menjadi kompeten dalam memecahkan masalah dan menghadapi tantangan ke depan.