Sebanyak 30 item atau buku ditemukan

Strategi marketing pembiayaan KPR pada bank tabungan negara KCS padang

Koleksi tersedia di lantai 2

Sejarah Peradaban Islam

Arab hingga Nusantara

Berbicara tentang sejarah bermakna bercerita tentang masa lalu, sebab sejarah adalah peristiwa, kejadian atau riwayat yang benar-benar terjadi pada masa lalu. Benarkah sejarah tak pernah bohong?, sejarah tidak pernah berbohong, sebab sejarah dibuktikan dengan peninggalan budaya[1]. Oleh sebab itu sejarah, baru bisa disebut sebagai sejarah, apabila ia meninggalkan bukti masa lalunya. Tanpa bukti maka sejarah tersebut hanya akan menjadi dongeng belaka. Mengapa orang perlu belajar tentang sejarah?, Bukankah orang harus melihat ke masa depannya bukan kebelakang (masa lalu)?. Perlu dipahami bahwa sejarah bukan hanya sekedar peristiwa, kejadian atau riwayat masa lalu, yaa,. memang ia terjadi pada masa lalu akan tetapi sejarah adalah teropong masa depan. Orang yang meninggalkan sejarahnya bermakna ia merusak masa depannya, orang yang melupakan sejarahnya bermakna ia tidak bisa melihat ke masa depannya. [1] Wujud kebudayaan merupakan bentuk yang dihasilkan oleh pemikiran kebudayaan. Adapun wujud kebudayaan menurut J.J. Hoenigman, ada tiga wujud kebudayaan, yakni: Pertama, Gagasan yaitu wujud kebudayaan yang berupa gagasan, ide, nilai, norma, peraturan, dan lain sebagainya. Sifatnya abstrak, tidak dapat diraba, disentuh dan bukan barang yang nyata. Jika gagasan ini dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan tersebut berada dalam karangan-karangan atau tulisan-tulisan. Misalnya: kitab kuno, prasati dan lain sebagainya. Kedua, Aktivitas yaitu tindakan atau aktivitas manusia yang berasal dari pemikiran kebudayaan. Wujud kedua ini sering disebut dengan sistem sosial, terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang sering berinteraksi. Sifatnya nyata, terjadi di sekeliling kita sehari-hari, dapat diamati dan didokumentasikan. Misalnya: sistem adat, sitem kemasyarakatan dan lain sebagainya. Ketiga, Artefak yaitu wujud fisik berupa hasil aktivitas atau karya manusia dalam masyarakat yang berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, didokumentasikan serta sifatnya wujud konkret. Misalnya: Patung, bangunan dan lain sebagainya.

Berbicara tentang sejarah bermakna bercerita tentang masa lalu, sebab sejarah adalah peristiwa, kejadian atau riwayat yang benar-benar terjadi pada masa lalu.

DESAIN PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF JENJANG MI/SD (Dari Konvensional Menuju Kontekstual yang Fungsional)

Buku yang ada di hadapan para pembaca budiman ini terdiri dari 8 bab yang mengkaji tentang pembelajaran tematik, diberi judul Desain Pembelajaran Tematik Integratif Jenjang MI/SD. Pada bagian awal atau bab pertama mengulas tentang historisitas pembelajaran tematik yang mendeskripsikan bahwa pembelajaran tematik bukanlah hal baru dalam pengembangan kurikulum di Indonesia, sebab cikal-bakal dan mula-mula sudah ada sejak kurikulum sebelumnya; KBK dan KTSP, hanya saja proses penyempurnaannya terus berlangsung ketika dicanangkan dan ditetapkan kurikulum 2013, melalui peraturan pemerintah dan permendikbud yang terus mengalami pengembangan hingga revisi ketiga di tahun 2016. Pada bagian ini juga dikemukakan bahwa pembelajaran tematik adalah alternatif perubahan atau inovasi pembelajaran dari konvensional menuju kontekstual yang fungsional.

Buku yang ada di hadapan para pembaca budiman ini terdiri dari 8 bab yang mengkaji tentang pembelajaran tematik, diberi judul Desain Pembelajaran Tematik Integratif Jenjang MI/SD.

STUDI ILMU PENDIDIKAN Ditinjau dari Model, Pendekatan, Strategi, Kebijakan Pendidikan dan Studi Pemikiran Tokoh

Pembelajaran. MI/SD. Eka Tusyana Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia tidak dapat dipisahkan dari upaya peningkatan kualitas pendidikan yang ...

Aliran dan Pemikiran Filsafat Pendidikan

Pendidikan memerlukan filsafat sehingga peran Filsafat pendidikan harus mampu memberikan pedoman kepada para perencana pendidikan, dan orang-orang yang bekerja dalam bidang pendidikan. Filsafat pendidikan terdiri dari apa yang diyakini seseorang mengenai pendidikan, merupakan sekumpulan prinsip yang membimbing tindakan professional seseorang. Inilah mengapa para calon pendidik menjadi penting mempelajari Filsafat Pendidikan. Buku ini merupakan pengantar bagi mahasiswa/i yang ingin mendalami lebih jauh berkenaan dengan filsafat pendidikan. Semoga buku ini dapat memberikan kemudahan bagi pembaca dan semoga ada berkahnya bagi penyusun.

Pendidikan memerlukan filsafat sehingga peran Filsafat pendidikan harus mampu memberikan pedoman kepada para perencana pendidikan, dan orang-orang yang bekerja dalam bidang pendidikan.

Kurikulum Pendidikan Islam Nonformal

(Aqidah, Ilmu al-Qur’an, Ilmu Hadits, Ushul Fiqih, Praktik Ushul Fiqih)

Kebanyakan majlis-majlis dalam pelaksanaannya hanya terfokus pada komponen isi atau materi pelajaran saja. Memang ada majlis atau studi club dalam proses pengembangan isi atau bahan materi dilakukan dengan prosedur dan proses penelitian, mudzakrah, kajian literatur klasik dan kontemporer, akan tetapi komponen tujuan, metode dan evaluasi juga sangat penting dirumuskan (dituliskan) karena antara tujuan, bahan materi, metode dan evaluasi adalah komponen dasar yang saling keterkatian. Oleh sebab itu, buku ini menawarkan 5 bidang pelajaran yang telah dikemas menjadi kurikulum yang sangat sistematis berdasarkan hasil penelitian yang panjang.

Kebanyakan majlis-majlis dalam pelaksanaannya hanya terfokus pada komponen isi atau materi pelajaran saja.

ANALISIS PENERAPAN PSAK SYARIAH 102 TENTANG AKUNTANSI MURABAHAH DI KOPERASI PEGAWAI NEGERI SYARIAH KEMENTERIAN AGAMA (KEMENAG) KABUPATEN TANAH DATAR

Tersedia Pada Ruang Karya Ilmiah Lantai 2

Al Ittijahatu Al haditsah Fi Tadrisi Al Lughah Al 'Arabiyah

Istiratijiyah Al-Najahi Fi Ta'lim Al- Lughah Al-Tsanawiyah