Sebanyak 4 item atau buku ditemukan

Sejarah Peradaban Islam

Arab hingga Nusantara

Berbicara tentang sejarah bermakna bercerita tentang masa lalu, sebab sejarah adalah peristiwa, kejadian atau riwayat yang benar-benar terjadi pada masa lalu. Benarkah sejarah tak pernah bohong?, sejarah tidak pernah berbohong, sebab sejarah dibuktikan dengan peninggalan budaya[1]. Oleh sebab itu sejarah, baru bisa disebut sebagai sejarah, apabila ia meninggalkan bukti masa lalunya. Tanpa bukti maka sejarah tersebut hanya akan menjadi dongeng belaka. Mengapa orang perlu belajar tentang sejarah?, Bukankah orang harus melihat ke masa depannya bukan kebelakang (masa lalu)?. Perlu dipahami bahwa sejarah bukan hanya sekedar peristiwa, kejadian atau riwayat masa lalu, yaa,. memang ia terjadi pada masa lalu akan tetapi sejarah adalah teropong masa depan. Orang yang meninggalkan sejarahnya bermakna ia merusak masa depannya, orang yang melupakan sejarahnya bermakna ia tidak bisa melihat ke masa depannya. [1] Wujud kebudayaan merupakan bentuk yang dihasilkan oleh pemikiran kebudayaan. Adapun wujud kebudayaan menurut J.J. Hoenigman, ada tiga wujud kebudayaan, yakni: Pertama, Gagasan yaitu wujud kebudayaan yang berupa gagasan, ide, nilai, norma, peraturan, dan lain sebagainya. Sifatnya abstrak, tidak dapat diraba, disentuh dan bukan barang yang nyata. Jika gagasan ini dalam bentuk tulisan, maka lokasi dari kebudayaan tersebut berada dalam karangan-karangan atau tulisan-tulisan. Misalnya: kitab kuno, prasati dan lain sebagainya. Kedua, Aktivitas yaitu tindakan atau aktivitas manusia yang berasal dari pemikiran kebudayaan. Wujud kedua ini sering disebut dengan sistem sosial, terdiri dari aktivitas-aktivitas manusia yang sering berinteraksi. Sifatnya nyata, terjadi di sekeliling kita sehari-hari, dapat diamati dan didokumentasikan. Misalnya: sistem adat, sitem kemasyarakatan dan lain sebagainya. Ketiga, Artefak yaitu wujud fisik berupa hasil aktivitas atau karya manusia dalam masyarakat yang berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, didokumentasikan serta sifatnya wujud konkret. Misalnya: Patung, bangunan dan lain sebagainya.

Berbicara tentang sejarah bermakna bercerita tentang masa lalu, sebab sejarah adalah peristiwa, kejadian atau riwayat yang benar-benar terjadi pada masa lalu.

Aliran dan Pemikiran Filsafat Pendidikan

Pendidikan memerlukan filsafat sehingga peran Filsafat pendidikan harus mampu memberikan pedoman kepada para perencana pendidikan, dan orang-orang yang bekerja dalam bidang pendidikan. Filsafat pendidikan terdiri dari apa yang diyakini seseorang mengenai pendidikan, merupakan sekumpulan prinsip yang membimbing tindakan professional seseorang. Inilah mengapa para calon pendidik menjadi penting mempelajari Filsafat Pendidikan. Buku ini merupakan pengantar bagi mahasiswa/i yang ingin mendalami lebih jauh berkenaan dengan filsafat pendidikan. Semoga buku ini dapat memberikan kemudahan bagi pembaca dan semoga ada berkahnya bagi penyusun.

Pendidikan memerlukan filsafat sehingga peran Filsafat pendidikan harus mampu memberikan pedoman kepada para perencana pendidikan, dan orang-orang yang bekerja dalam bidang pendidikan.

Kurikulum Pendidikan Islam Nonformal

(Aqidah, Ilmu al-Qur’an, Ilmu Hadits, Ushul Fiqih, Praktik Ushul Fiqih)

Kebanyakan majlis-majlis dalam pelaksanaannya hanya terfokus pada komponen isi atau materi pelajaran saja. Memang ada majlis atau studi club dalam proses pengembangan isi atau bahan materi dilakukan dengan prosedur dan proses penelitian, mudzakrah, kajian literatur klasik dan kontemporer, akan tetapi komponen tujuan, metode dan evaluasi juga sangat penting dirumuskan (dituliskan) karena antara tujuan, bahan materi, metode dan evaluasi adalah komponen dasar yang saling keterkatian. Oleh sebab itu, buku ini menawarkan 5 bidang pelajaran yang telah dikemas menjadi kurikulum yang sangat sistematis berdasarkan hasil penelitian yang panjang.

Kebanyakan majlis-majlis dalam pelaksanaannya hanya terfokus pada komponen isi atau materi pelajaran saja.

PHYLOSOPHY OF PAN : Menulis dalam Perspektif Islam

Salam, Pena yang menusuk di atas selembar kertas putih dapat menembus tujuh lapis bumi, merobek tujuh lapis langit, mengaduk awan putih menjadi hitam. Pena sangat halus dapat memetamorfosis mata yang sebelumnya jernih menjadi berkaca bahkan tidak jarang membuat seseorang menangis tapi kadang, pena juga sangat kejam ia dapat menyayat-nyayat hati orang yang membacanya. Pena dapat menyihir orang menjadi pemberontak namun juga bisa membuat orang menjadi loyal. Ada banyak alasan yang menyemangati setiap orang menulis, akan tetapi seorang penulis sejati memiliki alasan yang sejati pula. Tulisan adalah alat atau media untuk berdilaog dengan pembaca, mengajarkan ilmu kebaikan, mengantarkan pembaca kepada ma’rifatullah dan diperuntukkan untuk kemaslahatan kehidupan dunia dan akhirat baik untuk dirinya dan orang lain. Banyak orang yang berkeinginan untuk menjadi penulis. Apalagi jika ia seorang guru, dosen atau mahasiswa. Keinginan untuk menulis kerap kali muncul dalam hati akan tetapi dengan berlalunya waktu tulisan belum juga dibuat. Saya ingin mengetuk hati anda melalui Philosophy of Pen ini. Melakukan renungan-renungan, analisa-analisa dan dengan membaca tuntas isi buku ini saya jamin anda akan mengetahui dan menyadari bahwa anda adalah pena yang memiliki tugas untuk menulis; menuliskan diri anda, menuliskan apa yang anda lihat, apa yang anda dengar dan apa yang anda fikirkan. Sehingga pada akhirnya anda akan sampai pada satu kesimpulan manis bahwa menulis itu mudah dan menyenangkan. Menulis tidak hanya sekedar menusukkan mata pena di atas kertas putih atau menekan jari-jari tangan secara sistematis pada tombol-tombol huruf keyboar laptop atau komputer anda, akan tetapi jauh dari pada itu dalam perspektif Islam menulis adalah cara berdialog dengan Tuhan. Anda seolah-olah sedang menulis amanat dari Tuhan untuk disampaikan kepada setiap orang yang membacanya, dan setiap kata yang anda tulis jika benar-benar berbanding lurus dengan niat karena Allah Subahanahu wata’ala tanpa dibarengi dengan nafsu kematerian, ingin terkenal atau ingin dianggap pintar, maka setiap kata itu akan menjadi do’a bagi anda. Menjadi pahala yang terus mengandung dan melahirkan pahala-pahala baru yang tidak akan pernah putus. Akan tetapi jika salah menempatkan niat, mengajarkan hal buruk maka alamat diri sungguh binasa, mengalir pula dosa yang mengandung dan melahirkan dosa-dosa baru yang tidak akan putus pula. Mungkin uang, ketenaran dan pujian anda dapatkan. Akan tetapi semakin orang membaca dan mengamalkannya semakin memenuhi tabungan dosa anda. Saya ingin mengajak anda berdialog dengan Philosophy of Pen, anggaplah ia teman baru anda, walaupun mungkin anda lebih tua darinya. Rendahkanlah hati anda walaupun sangat-sangat mungkin anda sudah berbakat dalam menulis buku. Banyak orang yang telah menjadi penulis, telah menerbitkan 2, 5 atau 7 buku, akan tetapi salah menempatkan niat dalam menulis, menulis dengan niat untuk mendapatkan uang, ketenaran dan tidak mengikuti etika dalam menulis. Oleh sebab itu menuliskan dalam perspektif Islam bukanlah untuk mendapatkan pujian sehingga membangkit-kan sifat keriyaan dalam diri akan tetapi menulis untuk mengantarkan seseorang yang membacanya mengingat Allah, mengajarkan kebaikan-kebaikan, menyel-amatkan keimanan dan diperuntukkan pula untuk kemashlahatan kehidupan dunia dan akhirat orang yang membacanya. Semoga buku ini dapat memberikan kemudahan bagi anda untuk menjadi seorang penulis yang baik dan semoga melimpah berkah dan keridhaan Allah Subahanahu wata’ala, sehingga dapat memberikan kemanfaatan pula bagi kami penyusun, Amin ya Rabbal ‘aalamiin.

Anwar, Kurniawan. "Paradigma dan Perkembangan Penelitian Pendidikan,"
Jurnal Ikatan Mahasiswa Indragiri, II (Oktober, 2010), hal. 32-43. Perhatian:
halaman yang dimaksud di daftar pustaka ini adalah halaman dari awal sampai
akhir tempat artikel berada dalam jurnal/majalah ilmiah, bukan halaman yang
dikutip. Artikel dari Koran/Majalah Nama pengarang artikel (dibalik). ”Judul
artikel,” Nama media, tanggal dan tahun terbit. Idris, Ahmad. “Benturan Islam dan
Modernitas,” ...