Sebanyak 11 item atau buku ditemukan

Studi, mengabdi, dan berprestasi

kesan dan pesan para sahabat untuk setengah abad Prof. Dr. Jimly Asshiddiqie, S.H.

Festschrift in honor of Jimly Asshiddiqie who dedicates his life in Indonesian Constitutional Court.

Festschrift in honor of Jimly Asshiddiqie who dedicates his life in Indonesian Constitutional Court.

Kajian tentang Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia hasil amandemen disahkan 10 Agustus 2002

analisis filosofis dan yuridis

Comments on the Indonesian 1945 Constitution as amended in 2002; philosophical and juridical viewpoints.

Comments on the Indonesian 1945 Constitution as amended in 2002; philosophical and juridical viewpoints.

Prosiding Kongres Pancasila VI

Penguatan, sinkronisasi, harmonisassi, integrasi pelembagaan dan pembudayaan Pancasila dalam rangka memperkokoh kedaulatan bangsa

... hukum yang keseluruhannya mewujudkan sebuah sistem hukum (tata hukum).
Tiap kaedah hukum. 33 Ibid. hlm. 262. 34 Hartati, Pemantapan Pancasila
Sebagai Cita Hukum Negara Di Era Reformasi, (Makalah disampaikan pada
Seminar ...

Psikologi dalam praktek

Psychological perspective on socioeconomic, political, legal, religious, human rights, and military conditions in Indonesia; collected articles.

PERANAN UNIVERSITAS DALAM PENGEMBANGAN KESEHATAN MENTAL
KOMUNITAS Universitas , atau ... berkali - kali universitas dikalahkan oleh
berbagai pengaruh di luar ilmu pengetahuan : agama , rasialisme , ideologi dan
politik .

Prosiding Kongres Pancasila V 2013

Strategi Pembudayaan Nilai-nilai Pancasila dalam menguatkan semangat ke-Indonesia-an

Pancasila sebagai ideologi negara dan bangsa memiliki kesejarahannya sendiri. Sejak perumusan di BPUPKI hingga masa paska Reformasi, telah muncul berbagai tafsir dan penjabaran strategis atas nilai-nilai Pancasila. Pada masanya, tafsir Pancasila pernah terseret dalam pertentangan ideologis yang nyaris memecah belah bangsa, sebagaimana terjadi pada masa Konstituante hingga tragedi bangsa di tahun 1946/ Belajar dari konflik ideologi di masa sebelumnya, rezim Orde Baru kemudian mengedepankan pembangunan ekonomi dengan menekan secara kuat konflik-konflik ideologis dengan menggunakan jargon Pancasila dala sebagai azas tunggal. Lepas dari represi ideologis dengan tafsir tunggalnya, bangsa Indonesia masuk dalam euforia kebebasan, yang juga berimbas pada terpinggirkannya Pancasila dalam wacana kehidupan bernegara dan berbangsa. Bahkan sampai pada detik ini kemerdekaan yang kita peroleh masih bersifat "semu". Secara prinsipal, bangsa ini masih terjajah dalam semua bidang baik politik, pendidikan, ekonomi dan kebudayaan.

... 259 Tara Derifatoni 260 Tasirahwati Univ Muhammadiyah Purwokerto 261
Tedi Candra Yayasan kamandaka 262 Teguh C. Dalyono USD 263 Teja Insyaf
Sukariyadi, Drs., M.Pd. 264 Thoyibi Dion 265 Timbul Mulyono SMA 2 Yogyakarta
 ...