Dr. Koento Wibisono I. Pendahuluan Berbicara tentang ideologi dan
pengusahaan ilmu, apalagi dikaitkan dengan pengaruh ideologi terhadap
ilmuwan dan implikasinya terhadap pengusahaan ilmu hukum, mengundang kita
untuk berhadapan dengan masalah yang amat rumit dan luas. Betapa tidak !
Karena mau tidak ... '^Makalah pada Diskusi Pusat Penelitian dan Pengabdian
Masyarakat Fakultas Hukum, UH, Yogyakarta, 27 Desember 1984. II. Masalah
Fundamental Dalam Ilmu ...
Bahasa itu suatu kegiatan ("speechract"), atau lebih tepat lagi : suatu pergaulan,
suatu komunikasi konkrit. Bahasa itu bukan suatu hal yang terpisah dari diriku
sendiri, melainkan adalah aku sendiri dalam pergaulan dan komunikasi sadar ...
Strategi Pembudayaan Nilai-nilai Pancasila dalam menguatkan semangat ke-Indonesia-an
Pancasila sebagai ideologi negara dan bangsa memiliki kesejarahannya sendiri. Sejak perumusan di BPUPKI hingga masa paska Reformasi, telah muncul berbagai tafsir dan penjabaran strategis atas nilai-nilai Pancasila. Pada masanya, tafsir Pancasila pernah terseret dalam pertentangan ideologis yang nyaris memecah belah bangsa, sebagaimana terjadi pada masa Konstituante hingga tragedi bangsa di tahun 1946/ Belajar dari konflik ideologi di masa sebelumnya, rezim Orde Baru kemudian mengedepankan pembangunan ekonomi dengan menekan secara kuat konflik-konflik ideologis dengan menggunakan jargon Pancasila dala sebagai azas tunggal. Lepas dari represi ideologis dengan tafsir tunggalnya, bangsa Indonesia masuk dalam euforia kebebasan, yang juga berimbas pada terpinggirkannya Pancasila dalam wacana kehidupan bernegara dan berbangsa. Bahkan sampai pada detik ini kemerdekaan yang kita peroleh masih bersifat "semu". Secara prinsipal, bangsa ini masih terjajah dalam semua bidang baik politik, pendidikan, ekonomi dan kebudayaan.