Sebanyak 588 item atau buku ditemukan

Kumpulan Esai Anak-Anak Sungai

Sketsa Masyarakat Bantaran Sungai Dalam Perspektif Bimbingan dan Konseling

Buku ini menggambarkan kondisi sosial masyarakat di sepanjang bantaran sungai. Penulis memilih Pulau Kalimantan sebagai tempat yang cocok untuk menggambarkan situasi dan kondisi. Selain itu, Pulau Kalimantan merupakan pulau yang memiliki banyak sungai dan tergolong besar. Kondisi sosial masyarakat di bantaran sungai mayoritas memiliki etos kerja yang tinggi dan sikap terbuka.

Buku ini menggambarkan kondisi sosial masyarakat di sepanjang bantaran sungai.

Bimbingan Dan Konseling (Bagi Guru Dan Calon Guru Mata Pelajaran)

Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin hari semakin canggih dan tidak bisa diprediksi oleh akal manusia tentang apa yang akan terjadi. Bimbingan dan Konseling sebagai mata kuliah yang wajib diterima oleh seluruh mahasiswa keguruan dan ilmu pendidikan yang tidak mengambil program studi bimbingan dan konseling dengan harapan bisa menjadi katalisator dalam mengantisipasi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mengarah kepada dampak negatifnya. Untuk mencapai hal tersebut, para mahasiswa keguruan dan ilmu pendidikan non program studi bimbingan dan konseling diberikan ilmu layanan bimbingan dan konseling melalui mata kuliah Bimbingan dan Konseling bagi Guru Mata Pelajaran. Bimbingan Dan Konseling (Bagi Guru Dan Calon Guru Mata Pelajaran) ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

F. Landasan Religius Landasan religius dalam layanan bimbingan dan konseling ditekankan pada tiga hal pokok, yaitu: (a) manusia sebagai makhluk Tuhan; (b) sikap yang mendorong perkembangan dari perikehidupan manusia berjalan ke arah dan ...

Bimbingan Konseling Di SD (Mendampingi Siswa Meraih Mimpi)

Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar sejatinya adalah kemampuan dan keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang pendidik karena merupakan bagian dari sebuah kompetensi pedagogik. Oleh sebab itu, Bimbingan dan Konseling menjadi salah satu mata kuliah wajib pada Program Studi PGSD di Universitas Kuningan yang learning outcome-nya adalah mahasiswa mampu menguasai konsep tentang karakteristik perkembangan peserta didik di sekolah dasar (baik perkembangan fisik, psikologis, dan sosial); Menguasai konsep dan teknik evaluasi proses dan evaluasi hasil pembelajaran di sekolah dasar; dan Mampu menerapkan layanan bimbingan penyuluhan di sekolah dasar untuk memecahkan permasalahan yang terkait dengan perilaku siswa dalam pembelajaran secara mandiri sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku. Bimbingan Konseling Di SD (Mendampingi Siswa Meraih Mimpi) ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Bimbingan Konseling Di SD (Mendampingi Siswa Meraih Mimpi) ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Bimbingan Konseling Anak Berkebutuhan Khusus

Bimbingan Konseling Anak Berkebutuhan Khusus, merupakan salah satu mata kuliah wajib di Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Khusus. Sebagai mata kuliah wajib, bahkan pula di Program Studi PAUD dan PGSD, maka kajian yang luas dan dalam tentang Bimbingan Konseling Anak Berkebutuhan Khusus (BK ABK) diharapkan dapat dikuasai oleh mahasiswa calon guru. Pemahaman yang baik terhadap materi ini dapat mengantar mahasiswa pada kepemilikan kompetensi yang profesional dalam penanganan Anak Berkebutuhan Khusus. Bimbingan Konseling Anak Berkebutuhan Khusus ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Bimbingan Konseling Anak Berkebutuhan Khusus, merupakan salah satu mata kuliah wajib di Program Studi Bimbingan Konseling dan Pendidikan Khusus.

Landasan Bimbingan Dan Konseling Islam

Buku ini ditulis bermaksud ingin mengungkapkan secara teoritis landasan bimbingan dan Konseling Islam. Yang meliputi Pengertian Bimbingan dan Konseling, Tujuan dan Bimbingan Konseling, fungsi bimbingan dan Konseling, pendekatan dalam Bimbingan dan Konseling. Rumusan konseling berkarakteristik Islam, yang meliputi Pengertian Konseling Islam, Pemikiran Bimbingan dan Konseling Islam ruang lingkup Bimbingan dan Konseling islam, integrasi Bimbingan Konseling Islam dengan Ilmu Dakwah, hal ini untuk memperjelas pohon ke ilmuan baik ontology, efistemologi dan axiologi kedudukan Bimbingan dan Konseling Islam berada pada Fakultas Dakwah, bukan pada fakultas Tarbiyah dan Pendidikan. Dalam bagian ini dibahs tentang integrasi ilmu dakwah ke bimbingan konseling Islam, hakikat ke ilmuan bimbingan dan konseling islam, dan prospek Bimbinganm dan Konseling imbingan dan konseling islam, prinsip dasar konseling dan konseling islam, tujuan konseling islam. Bagian enam membahas Metode dan Proses Bimbingan Konseling Islam, model-model konseling islam, metode konseling dalam islam, proses konseling Islam

Sebagai Makhluk Religius Konsep konseling tidak ada yang menerangkan manusia sebagai makhluk religius. Sebagai makhluk religius manusia lahir sudah membawa fitrah, yaitu potensi nilai-nilai keimanan dan nilai-nilai kebenaran hakiki.

Bimbingan dan Konseling Perkembangan di Sekolah Teori dan Praktik

Istilah perkembangan berarti serangkaian perubahan progresif yang terjadi sebagai akibat dari proses kematangan dan pengalaman. Seperti yang dikatakan oleh Van den Daele (Hurlock, 1980) bahwa perkembangan adalah perubahan secara kualitatif. lni berarti bahwa perkembangan bukan sekadar penambahan ukuran pada tinggi dan berat badan seseorang atau kemampuan seseorang, melainkan suatu proses integrasi dari banyak stuktur dan fungsi yang kompleks. lndividu yang dimaksud dalam tulisan ini adalah siswa yang melakukan proses pembelajaran. Adapun perkembangan adalah perubahan yang dialami oleh individu menuju tingkat kematangannya yang berlangsung secara sistematis, progresif, dan berkesinambungan, baik mengenai fisik maupun psikisnya. Jadi perkembangan individu di sini adalah perubahan yang dialami oleh siswa menuju tingkat kematangannya yang berlangsung secara sistematis, progresif, dan berkesinambungan, baik fisik maupun psikisnya. Proses perkembangan pada diri individu yang sedang mengalami proses pendidikan perlu dipahami oleh para pendidik. Apakah siswa mengalami perkembangan atau sebaliknya. Oleh karena itu tanggung jawab terhadap perkembangan individu sebagai siswa menjadi bagian dari kehidupan pendidik. Buku Bimbingan dan Konseling Perkembangan di Sekolah Teori dan Praktik ini diterbitkan oleh penerbit deepublish dan tersedia juga versi cetaknya.

Sosialisasi dan penetapan program bimbingan dan konseling kepada sivitas sekolah sebagai bagian dari program pendidikan. d. Penyediaan kelengkapan sarana ...

Teknik Evaluasi Pembelajaran

Kata evaluasi berasal dari bahasa inggris evaluation yang mengandung kata dasar value "nilai". Kata value atau nilai dalam istilah evaluasi berkaitan dengan keyakinan bahwa sesuatu hal itu baik atau buruk, benar atau salah, kuat atau lemah, cukup atau belum cukup, dan sebagainya. Evaluasi dapat diartikan sebagai suatu proses mempertimbangkan suatu hal atau gejala dengan mempergunakan patokan-patokan tertentu yang bersifat kualitatif, misalnya baik-tidak baik, kuat lemah, memadai-tidak memadai, tinggi rendah, dan sebagainya. Suchman memandang evaluasi sebagai sebuah proses menentukan hasil yang telah dicapai beberapa kegiatan yang direncanakan untuk mendukung tercapainya tujuan. Sedangkan Worthen dan Sanders mengemukakan bahwa evaluasi adalah kegiatan mencari sesuatu yang berharga tentang sesuatu: dalam pencarian tersebut, juga termasuk mencari informasi yang bermanfaat dalam menilai keberadaan suatu program, produksi, prosedur, serta alternatif strategi yang diajukan untuk mencapai tujuan yang sudah ditentukan.

5. Menyediakan informasi untuk tujuan bimbingan dan konseling. Informasi diperlukan jika bimbingan dan konseling yang efektif diperlukan, informasi yang berkaitan dengan problem pribadi seperti data kemampuan, kualitas pribadi, adaptasi 15.

Evaluasi Dan Penilaian Dalam Pembelajaran

Secara umum manusia yang tidak mengevaluasi diri maka akan kebablasan hidup dan kehidupannya. Demikian juga pendidikan harus mempunyai arah dan tujuan serta menuju arah dan tujuan itu perlu perbaikan dan peningkatan, itulah makna evaluasi. Kata lain bagi masyarakat Indonesia evaluasi adalah introspeksi, tujuan introspeksi adalah perbaikan dan peningkatan. Itulah semangat yang mendasari bahasan Evaluasi dan Penilaian dalam Pembelajaran sebagaimana judul buku ini. Oleh karena evaluasi adalah introspeksi maka demikian pun tulisan yang ada dibuka ini harus diintrospeksi dan dikoreksi oleh pembaca dalam rangka perbaikan dan peningkatan. Sebagai manusia yang “Dhoif” atau lemah banyak keterbatasan yang dimiliki, oleh karenanya sebagai ikhtiar kesempurnaan buku ini, dengan senang hati menerimanya untuk perbaikan dan peningkatan. Evaluasi Dan Penilaian Dalam Pembelajaran ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak

Evaluasi Dan Penilaian Dalam Pembelajaran ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak

Pengukuran Dan Evaluasi Olahraga (Prosedur Pelaksanaan Tes Dan Pengukuran Dalam Olahraga Pendidikan Dan Prestasi)

Buku ini disusun dengan tujuan untuk memberikan kemudahan dan gambaran kepada para mahasiswa (calon guru), guru, pelatih dan pembina Pendidikan Jasmani dan Olahraga tentang prosedur pengukuran dan evaluasi olahraga. Buku ini berisi konten-konten tentang tes, pengukuran dan evaluasi berbagai komponen kondisi fisik, tes keterampilan cabang-cabang olahraga dan tes psikologi seorang atlet atau olahragawan. Pengukuran Dan Evaluasi Olahraga (Prosedur Pelaksanaan Tes Dan Pengukuran Dalam Olahraga Pendidikan Dan Prestasi) ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak*

Pengukuran Dan Evaluasi Olahraga (Prosedur Pelaksanaan Tes Dan Pengukuran Dalam Olahraga Pendidikan Dan Prestasi) ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak*

Evaluasi Dan Perencanaan Pembangunan Wilayah Dengan Pendekatan Kapabilitas

Bagaimana pembangunan dapat dikatakan berhasil? Apa tolok ukur kesejahteraan masyarakat? Bagaimana kita mengevaluasi keberhasilan sebuah program masyarakat secara spesifik? Pertanyaan-pertanyaan ini selalu menjadi topik pembahasan para ahli dari berbagai disiplin ilmu dan akan terus dicari jawabannya. Berbagai teori seperti Gross Domestic Product hingga Human Development Index rupanya belum mampu menawarkan instrumen pengukuran yang memuaskan. Pada tahun 2000, Amartya Sen mencetuskan gasasan Development as Freedom–pembangunan sebagai pembebas. Amartya Sen sendiri merupakan ekonom yang pernah meraih Nobel Ekonomi pada tahun 1998. Sen menjelaskan bahwa tingkat kebebasan ternyata berkorelasi positif dengan kesejahteraan. Sen menawarkan istilah functioning untuk menggambarkan kebebasan seseorang untuk melakukan atau menjadi sesuatu yang diharapkan. Functioning menurut kamus bahasa Inggris diartikan sebagai ‘berfungsi’. Untuk menggapai functioning, tentunya seseorang harus memiliki kapabilitas atau kemampuan. Meski demikian, masih ada celah dalam teori Sen, yaitu bagaimana mengukur kapabilitas seseorang atau suatu kelompok masyarakat. Buku ini mencoba mengisi celah itu dengan hasil riset intensif di beberapa kecamatan di Kabupaten Magelang yang sebagian besar masyarakatnya adalah petani. Selain bertujuan untuk menemukan metode pengukuran kesejahteraan, diharapkan riset ini juga dapat membuktikan bahwa pendekatan kapabilitas yang ditawarkan Sen bisa menjadi instrumen evaluasi pembangunan. Evaluasi Dan Perencanaan Pembangunan Wilayah Dengan Pendekatan Kapabilitas ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak*

Evaluasi Dan Perencanaan Pembangunan Wilayah Dengan Pendekatan Kapabilitas ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak*