Sebanyak 291 item atau buku ditemukan

PANDUAN PELATIHAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN MORAL MENGGUNAKAN TEKNIK KLARIFIKASI NILAI UNTUK SISWA SMA

Panduan ini dirancang dan disusun untuk menyediakan bahan layanan bidang Bimbingan dan Konseling khususnya bidang bimbingan pribadi yang sesuai dengan Standar Kompetensi Kemandirian Peserta Didik (SKKPD) yang telah ditetapkan oleh Abkin. Salah satu kompetensi yang harus dicapai oleh siswa SMA adalah kemampuan siswa mengenal keragaman sumber norma yang berlaku di masyarakat, kemampuan siswa menghargai keragaman sumber norma sebagai rujukan pengambilan keputusan, dan kemampuan untuk berperilaku atas dasar keputusan yang mempertimbangkan aspek etis. Berdasarkan hal tersebut, penulis mengembangkan panduan Pelatihan pengambilan keputusan moral menggunakan teknik klarifikasi nilai yang dapat digunakan sebagai bentuk pencegahan terjadinya penyimpangan moral di Kabupaten Trenggalek. Keterampilan pengambilan keputusan moral sangat diperlukan bagi siswa SMA. Pada umumnya, siswa SMA di Indonesia berusia 15-18 tahun, dimana usia tersebut merupakan masa krisis dan sedang mengalami perkembangan pada gaya pengambilan keputusan yang lebih banyak dipengaruhi oleh lingkungan. Panduan ini dapat digunakan pada jenjang kelas X, XI, dan XII dengan persyaratan siswa bersedia menjalani pelatihan tanpa adanya paksaan; siswa memiliki kemampuan dalam aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik; dan siswa telah menjalani tes kemampuan pengambilan keputusan moral. Selain syarat tersebut, siswa diwajibkan berkomitmen penuh dalam menjalani pelatihan karena pelatihan ini dilaksanakan selama 7 pertemuan dengan kegiatan yang padat. Panduan ini disusun dengan mengikutsertakan penggunaan berita koran, cerita narasi bergambar, dan penyajian film. Penggunaan tiga media ini dimaksudkan untuk mencegah kebosanan yang terjadi pada saat pelatihan dan melatih siswa untuk terampil mengambil keputusan dari berbagai fenomena yang ditampilkan dalam bentuk media yang berbeda.

Panduan ini dirancang dan disusun untuk menyediakan bahan layanan bidang Bimbingan dan Konseling khususnya bidang bimbingan pribadi yang sesuai dengan Standar Kompetensi Kemandirian Peserta Didik (SKKPD) yang telah ditetapkan oleh Abkin.

Metodologi Penelitian Kesehatan dan Keperawatan

buku ini disusun untuk memberikan materi yang lengkap mata kuliah metodologi penelitian bagi mahasiswa kesehatan dan keperawatan yang meliputi tentang konsep dan prinsip penelitian, prosedur dan tatacara melakukan penelitian, sumber-sumber masalah penelitian keperawatan, pengumpulan data dan pengembangan alat ukur, teknik analisis data, penyusunan proposal penelitian, etika penelitian, serta penulisan laporan penelitian.

buku ini disusun untuk memberikan materi yang lengkap mata kuliah metodologi penelitian bagi mahasiswa kesehatan dan keperawatan yang meliputi tentang konsep dan prinsip penelitian, prosedur dan tatacara melakukan penelitian, sumber-sumber ...

Psikologi Pendidikan Islam

Belajar adalah suatu proses perkembangan pola pikir manusia dari yang tidak tahu menjadi tahu, dari yang kurang baik menjadi baik, dari yang bodoh menjadi pintar atau cerdas. Sehingga makna belajar adalah proses transfer of knowledge. Yaitu memberikan informasi mengenai ilmu pengetahuan. Sehingga beberapa informasi keilmuan diharapkan peserta didik bukan hanya mengasah kecerdasan atau wawasan saja, melainkan kompetensi afektifnya. Kompetensi afektif pada prosesnya perlu adanya bantuan pendampingan dari pendidik hingga pembiasaan. Pembiasaan yang terprogram haruslah direncanakan dan dilaksanakan secara masif. Buku psikologi pendidikan Islam ini hadir sebagai referensi bagi mahasiswa hingga guru. Dalam hal ini adalah guru BK maupun guru mata pelajaran. Dengan pendekatan keislaman, psikologi yang mana tolak ukur dari keilmuan ini adalah tingkah laku manusia, memberikan cita-cita tersendiri bagi pencetak generasi selanjutnya menjadi output yang religious dan berintegritas. Keberadaan guru BK sangat urgen. Alih-alih menjadi sahabat bagi peserta didik, di tangan guru BK dan kerjasama dari guru mata pelajaran lainnya memberikan harapan bagi peserta didik agar sekolah dapat menjadi menyenangkan dan tempat yang nyaman dalam menangani kesulitan belajar dan permasalahan dalam pendidikan itu sendiri.

Pembiasaan yang terprogram haruslah direncanakan dan dilaksanakan secara masif. Buku psikologi pendidikan Islam ini hadir sebagai referensi bagi mahasiswa hingga guru. Dalam hal ini adalah guru BK maupun guru mata pelajaran.

Belajar dari Covid-19: Perspektif Sosiologi, Budaya, Hukum, Kebijakan dan Pendidikan

Pandemi Covid-19 saat ini telah melahirkan new normal (tatanan baru) yang mengharuskan seluruh masyarakat, termasuk orang tua beradaptasi dalam mendidik anak. Anak yang telah menempuh pendidikan mulai sekolah menengah sampai perguruan tinggi merupakan kelompok remaja yang memiliki berbagai dinamika, sebagai akibat dari perkembangan psikologisnya sehingga mencari berbagai bentuk norma dalam diri maupun masyarakat. Kehadiran negara menjadi sebuah keharusan untuk meredam kecemasan warga negaranya dalam hal pemahaman tentang status pendemi virus corona (Covid-19), melalui peran membuat kebijakan, edukasi, pencegahan dan penanganannya. Peran negara secara edukatif mejadi langkah awal sebagai sumber informasi dan pengetahuan yang sahih agar warga negara secara mindset tidak terpasung oleh berita hoaks. Selanjutnya langkah pencegahan dan penanganan menjadi kebijakan yang dikuatkan dengan membuat regulasi yang dapat dipertanggungjawabkan aktualisasinya dalam hal pelayanan publik yang akuntabel. Penulisan buku ini dilakukan secara berkolaborasi yang ditulis selama dua minggu sejak 20 Juni sampai 5 Juli 2020. Sebagai perwujudan Tri Dharma Perguruan Tinggi, beberapa dosen dari berbagai institusi melakukan kajian-kajian terhadap permasalahan khusus pada bidang Sosiologi, Budaya, Hukum, Kebijakan dan Pendidikan untuk menghasilkan solusi demi kemaslahatan Bersama. Buku ini membahas: 1. Menakar Diri Di Era New Normal 2. Manifestasi Modal Sosial dalam Membangun Imunitas Sosial Menghadapi Pandemi Covid-19 3. Peran Orang Tua Dalam Mencegah Perilaku Menyimpang Remaja di Masa Pandemi Covid-19 4. Gerakan Gotong Royong Melawan COVID-19 5. Aspek Hukum Pandemik Covid-19: Asimilasi dan Hukum Acara 6. Menakar Kebijakan Virus Corona (Covid-19) 7. Partisipasi Masyarakat Dalam Implementasi Kebijakan MenghadapiPandemi Covid 19 8. Transisi Normal Baru dalam Pendidikan 9. Inovasi Pembelajaran Era Covid-19 dan Problematikanya 10. Transformasi Media dan Metode Pembelajaran pada Masa PandemiCovid-19 11. Model Pembelajaran Daring Pada Pendidikan Dasar Di Madrasah 12. Kreatif Memanfaatkan Teknologi Dalam Proses Belajar-Mengajar DiMasa Pandemi Covid-19 13. Keterampilan Kepala Sekolah Menggunakan Platform Pendidikan Berbasis Teknologi Untuk Kegiatan Manajerial Di Era Pandemi Covid-19 14. Manajemen Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring) di Masa PandemiCovid-19 Metamorfosis Supervisi Pendidikan Di Masa Pandemi Covid-19

Pandemi Covid-19 saat ini telah melahirkan new normal (tatanan baru) yang mengharuskan seluruh masyarakat, termasuk orang tua beradaptasi dalam mendidik anak.

Pemahaman Masyarakat Terhadap Lembaga Keuangan Syariah (Studi Pada Kenagarian Sisawah Kecamatan Sumpur Kudus Kabupaten Sijunjung)

Tersedia pada ruang karya ilmiah lantai 2

Manajemen Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini

Dilengkapi dengan Manajemen Perpustakaan dan Ekstrakurikuler

Pendidikan Anak Usia Dini merupakan pendidikan yang paling fundamental. Dimana menyiapkan anak usia 0-6 tahun agar siap memasuki pendidikan selajutnya. Dalam hal ini pengembangan manajemen pendidikan anak usia dini sangat diperlukan. Untuk perencanakan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan dalam sebuah lembaga PAUD. Hal tersebut tidak terlepas dari perhatian seluruh komponen yang terlibat di dalamnya. Proses pendidikan anak usia dini memerlukan pengelolaan yang efektif dan efisien serta perlu didukung oleh kepemimpinan pendidikan yang baik. Buku ini hadir untuk menjawab dan memenuhi kebutuhan tersebut. Dengan buku ini diharapkan seluruh komponen yang terlibat pada pendidikan anak usia dini lebih memahami betapa pentingnya manajemen untuk pengembangan pendidikan anak usia dini. Dalam buku ini terdiri dari 11 bab yang membahas tentang Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini, Manajemen Pendirian PAUD, Manajemen Kurikulum PAUD (dokumen I), Manajemen Kurikulum PAUD (dokumen II), Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Sarana Prasarana, Manajemen Ekstrakurikuler I, Manajemen Ekstrakurikuler II, Manajemen Pembiayaan PAUD, Manajemen Pemasaran PAUD, Manajemen Perpustakaan PAUD.

Pendidikan Anak Usia Dini merupakan pendidikan yang paling fundamental. Dimana menyiapkan anak usia 0-6 tahun agar siap memasuki pendidikan selajutnya. Dalam hal ini pengembangan manajemen pendidikan anak usia dini sangat diperlukan.

RELEVANSI SYARAT KEPALA NEGARA MENURUT PANDANGAN AL-FARABI DENGAN SISTEM KETATANEGARAAN DI INDONESIA

tersedia pada ruang karya ilmiah lantai 2