Sebanyak 22 item atau buku ditemukan

Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya, Vol. 4 No. 2 (2019)

WAWASAN: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya is a peer-reviewed journal which is published by Ushuluddin Faculty UIN Sunan Gunung Djati Bandung incorporate with the scholars association: Asosiasi Studi Agama Indonesia (ASAI) publishes biannually in June and December. This Journal publishes current original research on religious studies and Islamic studies using an interdisciplinary perspective, especially within Islamic Theology (Ushuluddin) studies and its related teachings resources: Religious studies, Islamic thought, Islamic philosophy, Quranic studies, Hadith studies, and Islamic mysticism. WAWASAN: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya published at first Vol. 1, No. 1, 2016 biannually in January and July. However, since Vol. 2 No. 1, 2017, the journal’s publication schedule changed biannually in June and December. Reviewers will review any submitted paper. Review process employs a double-blind review, which means that both the reviewer and author identities are concealed from the reviewers, and vice versa.

“Manuskrip Al-Qur'an Dari Sulawesi Barat Kajian Beberapa Aspek Kodikologi.” Suhuf: Jurnal Pengkajian AlQuran Dan Budaya 7, no. 1 (2014): 101–23. https://doi.org/10.22548/shf.v7i1.123. Albab, Ahmad Ulil. “Keragaman Manuskrip Al-Qur'an ...

Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya, Vol. 4 No. 1 (2019)

WAWASAN: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya is a peer-reviewed journal which is published by Ushuluddin Faculty UIN Sunan Gunung Djati Bandung incorporate with the scholars association: Asosiasi Studi Agama Indonesia (ASAI) publishes biannually in June and December. This Journal publishes current original research on religious studies and Islamic studies using an interdisciplinary perspective, especially within Islamic Theology (Ushuluddin) studies and its related teachings resources: Religious studies, Islamic thought, Islamic philosophy, Quranic studies, Hadith studies, and Islamic mysticism. WAWASAN: Jurnal Ilmiah Agama dan Sosial Budaya published at first Vol. 1, No. 1, 2016 biannually in January and July. However, since Vol. 2 No. 1, 2017, the journal’s publication schedule changed biannually in June and December. Reviewers will review any submitted paper. Review process employs a double-blind review, which means that both the reviewer and author identities are concealed from the reviewers, and vice versa.

Ali Sodikin in his article Antropologi alQur'an; Model Dialektika Wahyu dan Budaya explains the appearance of socio religion institutions in local tradition is resourcing from the culture in pre-Islam symbolically, but the content ...

Nonrequired Reading

Prose Pieces

A selection of short prose pieces by the Polish poet incorporates the author's reflections on an eclectic array of books, ranging from titles on cooking, yoga, gardening, and home repair to volumes on opera and world literature.

" As readers of her poems would expect, the prose pieces collected here are fresh and unexpected, wise and whimsical.

O demoníaco na literatura

O tema do demoníaco nos incita sempre a chegar a ultrapassar a fronteira do pensamento, nesta linha tênue entre o teológico, o literário e o filosófico, num movimento em busca de novas e diferentes formas de criar e desenvolver o pensamento e expressar as culturas. O presente livro é um exercício de reflexão sobre este tema e muitas fronteiras a ele subjacentes nas interfaces entre a literatura e religião e/ou literatura e teologia.

O tema do demoníaco nos incita sempre a chegar a ultrapassar a fronteira do pensamento, nesta linha tênue entre o teológico, o literário e o filosófico, num movimento em busca de novas e diferentes formas de criar e desenvolver o ...

Alphaville hotel

Followed by 'A tale without a name'

A writer grappling with his characters – or is it the other way around? – in an impish homage to Jean-Luc Godard and Anna Karina. Followed by 'A tale without a name', a layered short story plugged into the age of the internet and human incommunicability. With these two short fictions, Wiwat Lertwiwatwongsa, a noted film critic, takes pole position in cutting-edge Thai writing.

With these two short fictions, Wiwat Lertwiwatwongsa, a noted film critic, takes pole position in cutting-edge Thai writing.

A Treasury of Virtues

Sayings, Sermons, and Teachings of Ali, with the One Hundred Proverbs, attributed to al-Jahiz

A Treasury of Virtues is a collection of sayings, sermons, and teachings attributed to ‘Ali ibn Abi Talib (d. 40H/661AD), cousin and son-in-law of the Prophet Muhammad, first Shi’a Imam and fourth Sunni Caliph. ‘Ali was an acknowledged master of Arabic eloquence and a renowned sage of Islamic wisdom. Through proverbs and aphorisms, sermons and speeches, prayers and supplications, epistles and contracts, testimonials and homilies, verse and dialogues, it provides instruction on how to be a decent human being. And it combines these ethical teachings with religious exhortations and preparation for eternal life in the hereafter. Moreover, the lessons of the text are clothed in the cadenced parallelisms of a consummate oral culture, and the vivid metaphors of the Arabian desert. Appealing to the addressee’s higher nature, they also beguile his aesthetic sensibilities, integrating art and edification in an exquisite package of verbal ingenuity. Of the many compilations of ‘Ali’s words, A Treasury of Virtues arguably possesses the broadest compass of genres, and the largest variety of themes. The shorter One Hundred Proverbs is also a compilation of ‘Ali’s words. Attributed to al-Jahiz (“the father of Arabic prose”), it has a celebrity status in its own category and its pithy one-liners are quotable quotes of the finest order. This volume presents the first English translation of both these important texts, with a new critical edition based on several original manuscripts.

Beirut: Dar al—Kitab al—'Arabi, [198s]Amidi, al— ((1. 550/1155). Ghurar al-hikam
wa—durar al—kalim. Sidon: Matba'at al—'Irfan, 1931. Bahrani, Maytham al— ((1.
679/1280). Sharh al—'alim al—rabbaniKamal al—Din Maytham ibn 'Ali ibn ...

Rafillus

Rafilus mati dua kali. Kemarin dia mati. Hari ini, tanpa pernah hidup kembali, dia mati lagi. Dia berkaki dua, berjalan seperti manusia biasa, akan tetapi langkah-langkah kakinya menimbulkan derap bagaikan kendaraan berat. Budi Darma meminjam suara Tiwar untuk menuliskan hidup Rafilus dan tokoh-tokoh ajaib lainnya. Budi Darma membongkar tiap sudut pikiran manusia. Menghadirkan hal-hal absurd yan gtak terpikirkan oleh kebanyakan orang. Rafilus dengan segala keunikannya menjadi cermin akan keragaman psikologis manusia—polos sekaligus kompleks. ENDORSEMENT “Dalam kisah manusia magis bernama Rafilus, niscaya kita temukan benderang mutiara-mutiara perenungan.” —Dee Lestari, penulis “Budi Darma—seorang pengarang cerdas, teliti, sekaligus ‘nakal’—menggambarkan kompleksitas dengan ketelatenan yang nyaris mengerikan.” —Intan Paramadhita, penulis “Prosa-prosa Budi Darma adalah dunia jungkir balik. Kejam, absurd, dan menakutkan.” —Nirwan Dewanto, sastrawan “Inilah novel pertama Indonesia yang nyaris sekali tidak menggunakan dialog.” —Maman S. Mahayana, kritikus sastra [Mizan, Noura Publishing, Nourabooks, Novel, Sastra, Indonesia]

Sementara Adam dan Hawa dilemparkan dari Firdaus, permusuhan di muka
bumi memang sudah terbayang. Terhadap manusia dan ular, bersabdalah
Tuhan: 'Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dengan manusia,
antara ...

Analisis struktur novel Indonesia modern, 1980-1990

Literary criticism of Indonesian modern novels, 1980-1990.

Literary criticism of Indonesian modern novels, 1980-1990.

Psikologi Sastra

Karya, Metode, Teori, dan Contoh Kasus

Sebuah karya sastra merupakan kisahan yang senantiasa bergumul dengan para tokoh fiksional yang diciptakan oleh si pengarang. Agar ceritera lebih menarik, si pengarang kerap kali menampilkan perilaku para tokoh dengan kepribadian yang tidak lazim, aneh, atau abnormal, sehingga menimbulkan berbagai perasaan bagi para pembaca. Tidak jarang para pembaca bertanya-tanya, mengapa si tokoh berperilaku demikian, apa yang terjadi pada dirinya, apa penyebabnya, dan apa pula akibat dari semua ini. Bahwasanya masalah perilaku mungkin saja terkait dengan masalah kejiwaan, maka kisahan semacam ini dapat merupakan masalah psikologis. Oleh karena itu, dalam buku yang merupakan hasil penelitian tentang karya-karya sastra Inggris dan Amerika yang bermutu ini, penulis menampilkan beberapa kasus para tokoh fiksional yang mencerminkan konsep-konsep yang terdapat dalam Psikologi Sastra. Para tokoh dimaksud terdapat dalam karya-karya sastra Inggris dan Amerika ciptaan Nathaniel Hawthorne, Eugene O'Neil, Theodore Dreiser, dan D.H. Lawrence. dalam buku ini dibahas pula para tokoh yang mencerminkan beberapa konsep yang terdapat dalam Psikologi Sastra, misalnya konsep-konsep: Oedipus Complex, Electra Complex, Naluri Kematian, rasa Bersalah, Agresivitas, Halusinasi, Konflik Batin, rasa Malu, dan sebagainya. Selain itu, dibahas pula pencerminan Teori Kebutuhan Bertingkat dari Abraham Maslow yang mencakup kebutuhan fisiologis, rasa aman, rasa memiliki dan dicintai, rasa harga diri, dan aktualisasi diri. Selama ini telaah karya sastra melalui pendekatan Psikologi Sastra sering diperdebatkan karena kerap kali hakikat sastra menjadi hilang, telaah sastra seakan-akan menjadi telaah Psikologi. Oleh karena itu, agar telaah sastra psikologis tidak meninggalkan hakikat analisis suatu karya sastra, maka pencerminan berbagai konsep psikologi di atas perlu disampaikan melalui metode perwatakan yang biasa digunakan dalam telaah sastra. Metode-metode tersebut misalnya, telling (langsung), showing(tidak langsung), gaya bahasa bahasa (figurative language): simile, matafor, personifikasi, , dan sudut pandang (point of view). Pembahasan dalam buku ini dapat dijadikan bahan acuan bagi para peneliti, karena paparannya cukup jelas dan terperinci, sehingga buku ini akan bermanfaat bagi para peneliti yang berminat menganalisis suatu karya sastra dalam bahasa apapun.

Oleh karena itu, dalam buku yang merupakan hasil penelitian tentang karya-karya sastra Inggris dan Amerika yang bermutu ini, penulis menampilkan beberapa kasus para tokoh fiksional yang mencerminkan konsep-konsep yang terdapat dalam ...