Sebanyak 4 item atau buku ditemukan

LA underlover

Bahkan, andaikata Adam dan Hawa tidak berbuat dosa dan tetap hidup di
Taman Firdaus sana, mungkin manusia tetap akan berbuat khilaf. Apalagi,
manusia telah telanjur dilempar ke muka bumi. Salah satu cacat cela manusia
sejak dulu ...

Bahasa, sastra, dan Budi Darma

kumpulan tulisan menandai 70 tahun Prof. Budi Darma, Ph.D.

Festschrift in honor of Budi Darma, writer and educator in Indonesia.

Jakarta: Pustaka Firdaus. Hartono, Yusuf Susilo 1998 "Apa Tugas Seniman di
Masa Krisis?" Surabaya Post, Kamis, 1998, h. 10 Rowse, A.L. 1963 WiUiam
Shakespeare: A Biography. New York: Harper and Row. Widodo, Hananto 2000 "
HAM ...

Rafillus

Rafilus mati dua kali. Kemarin dia mati. Hari ini, tanpa pernah hidup kembali, dia mati lagi. Dia berkaki dua, berjalan seperti manusia biasa, akan tetapi langkah-langkah kakinya menimbulkan derap bagaikan kendaraan berat. Budi Darma meminjam suara Tiwar untuk menuliskan hidup Rafilus dan tokoh-tokoh ajaib lainnya. Budi Darma membongkar tiap sudut pikiran manusia. Menghadirkan hal-hal absurd yan gtak terpikirkan oleh kebanyakan orang. Rafilus dengan segala keunikannya menjadi cermin akan keragaman psikologis manusia—polos sekaligus kompleks. ENDORSEMENT “Dalam kisah manusia magis bernama Rafilus, niscaya kita temukan benderang mutiara-mutiara perenungan.” —Dee Lestari, penulis “Budi Darma—seorang pengarang cerdas, teliti, sekaligus ‘nakal’—menggambarkan kompleksitas dengan ketelatenan yang nyaris mengerikan.” —Intan Paramadhita, penulis “Prosa-prosa Budi Darma adalah dunia jungkir balik. Kejam, absurd, dan menakutkan.” —Nirwan Dewanto, sastrawan “Inilah novel pertama Indonesia yang nyaris sekali tidak menggunakan dialog.” —Maman S. Mahayana, kritikus sastra [Mizan, Noura Publishing, Nourabooks, Novel, Sastra, Indonesia]

Sementara Adam dan Hawa dilemparkan dari Firdaus, permusuhan di muka
bumi memang sudah terbayang. Terhadap manusia dan ular, bersabdalah
Tuhan: 'Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dengan manusia,
antara ...