Sebanyak 6 item atau buku ditemukan

Hukum HAM Internasional

Sebuah Pengantar Kontekstual

Pranoto Iskandar adalah Direktur Pendiri the Institute for Migrant Rights, sebuah inisiatif non-pemerintahan yang bergerak dalam promosi dan advokasi hak-hak migran melalui pemanfaatan mekanisme-mekanisme hukum internasional, Cianjur, yang berdiri sejak 2007 dengan co-sponsorship dari the American Society of International Law (ASIL). Beberapa publikasi lainnya meliputi: Memahami Hukum di Indonesia: Sebuah Korelasi antara Politik, Filsafat dan Globallisasi (2011); Hukum Internasional Kontemporer (2006); (editor) Diskursus HAM IMR (2012), Standar Internasional Migrasi Berbasis Ketenagakerjaan, dan Islam, Terrorisme, dan Neo-Imperialisme: Perspektif Hukum Nasional dan Internasional (2003); (penerjemah) Satu Bumi: Etika bagi Era Globalisasi oleh Peter Singer (2012); Globalisasi Yes! oleh Jagdish Bhagwati.

melalui perspektifnya masing-masing. Dari sudut pandangan etika, HAM terdiri
dari proposisi-proposisi keharusan yang berasal dari rasio manusia ketika
berupaya untuk mendapatkan kebenaran yang nyata. Penerapan dan
penegakan precepts etis ini pada tingkat politik nasional dan internasional
membutuhkan pemahaman terhadap hukum lokal dan internasional, khususnya
hukum tata negara dan pidana; bahkan, hukum pidana memiliki pengaruh yang
luar biasa terhadap ...

Hukum Hak Asasi Manusia Internasional

Sebuah Pengantar Kontekstual

Pada saat ini, sentralitas HAM sebagai nilai-nilai etis universal dalam pergaulan mulai dari ranah privat sampai publik sudah tidak dapat diragukan lagi. Ini ditunjukan oleh makin menguatnya aspirasi bagi penerapannya secara universal yang disuarakan mulai dari Organisasi Antar-Pemerintahan (IGOs) sampai aktor-aktor non-pemerintahan (LSM). Berlandaskan pada asumsi tersebut, buku ini mengurai berbagai isu fundamental dalam rezim hukum HAM internasional. Pembahasan menyeluruh dengan menggunakan bahasa yang sederhana atas berbagai isu dalam lingkup diskursus HAM internasional telah menjadikannya tidak hanya mampu memberikan sumbangan terhadap perdebatan akademis tapi juga bagi hal-hal praktis, seperti cara memanfaatkan berbagai mekanisme hukum internasional yang sangat potensial bagi pemajuan promosi dan perlindungan HAM di tingkat nasional. Dengan kata lain, buku ini dapat dimanfaatkan secara langsung oleh para praktisi maupun akademisi yang menekuni bidang sosial dan kemanusiaan, khususnya, hukum, politik, sosiologi, pemerintahan dan hubungan internasional. Sebagai tambahan, buku ini pun memuat beragam situs web yang mendukung studi sendiri lebih lanjut. Pada gilirannya, ia diharapkan dapat menjadi jembatan bagi terciptanya konsistensi antara penegakan HAM di tingkat lokal dengan aspirasi di tingkat global.

Hal ini tidak terlepas dari peran UNSECO sendiri terkait dengan perlindungan
hak-hak kultural.106 Pada tahun 1952, ... Hak Cipta Universal yang di dalamnya
memuat perlindungan bagi penulis atas kepentingan moral dan materialnya.

Standar Internasional Migrasi Ketenagakerjaan Berbasis HAM

Comprises non-binding principles and guidelines for labour migration drawn from relevant international instruments and international and regional policy guidelines, including the International Agenda for Migration Management. Serves as a practical guide to governments and to employers' and workers' organizations with regard to the development, strengthening and implementation of national and international labour migration policies.

Comprises non-binding principles and guidelines for labour migration drawn from relevant international instruments and international and regional policy guidelines, including the International Agenda for Migration Management.

Hukum HAM Internasional

Sebuah Pengantar Kontekstual

Pada saat ini, sentralitas HAM sebagai nilai-nilai etis universal dalam pergaulan mulai dari ranah privat sampai publik sudah tidak dapat diragukan lagi. Ini ditunjukan oleh makin menguatnya aspirasi bagi penerapannya secara universal yang disuarakan mulai dari Organisasi Antar-Pemerintahan (IGOs) sampai aktor-aktor non-pemerintahan (LSM). Berlandaskan pada asumsi tersebut, buku ini mengurai berbagai isu fundamental dalam rezim hukum HAM internasional. Pembahasan menyeluruh dengan menggunakan bahasa yang sederhana atas berbagai isu dalam lingkup diskursus HAM internasional telah menjadikannya tidak hanya mampu memberikan sumbangan terhadap perdebatan akademis tapi juga bagi hal-hal praktis, seperti cara memanfaatkan berbagai mekanisme hukum internasional yang sangat potensial bagi pemajuan promosi dan perlindungan HAM di tingkat nasional. Dengan kata lain, buku ini dapat dimanfaatkan secara langsung oleh para praktisi maupun akademisi yang menekuni bidang sosial dan kemanusiaan, khususnya, hukum, politik, sosiologi, pemerintahan dan hubungan internasional. Sebagai tambahan, buku ini pun memuat beragam situs web yang mendukung studi sendiri lebih lanjut. Pada gilirannya, ia diharapkan dapat menjadi jembatan bagi terciptanya konsistensi antara penegakan HAM di tingkat lokal dengan aspirasi di tingkat global.

Ia menolak ketidaksamaan ekonomi, sosial dan politik yang pada saat itu terjadi
di Prancis. Dikarenakan menurutnya kesuksesan dan kekayaan haruslah
didasarkan pada nilai intrinsik yang dimiliki oleh individu—bukan atas dasar
patronase ...

Hukum HAM Internasional: Sebuah Pengantar Kontekstual

Pada saat ini, sentralitas HAM sebagai nilai-nilai etis universal dalam pergaulan mulai dari ranah privat sampai publik sudah tidak dapat diragukan lagi. Ini ditunjukan oleh makin menguatnya aspirasi bagi penerapannya secara universal yang disuarakan mulai dari Organisasi Antar-Pemerintahan (IGOs) sampai aktor-aktor non-pemerintahan (LSM). Berlandaskan pada asumsi tersebut, buku ini mengurai berbagai isu fundamental dalam rezim hukum HAM internasional. Pembahasan menyeluruh dengan menggunakan bahasa yang sederhana atas berbagai isu dalam lingkup diskursus HAM internasional telah menjadikannya tidak hanya mampu memberikan sumbangan terhadap perdebatan akademis tapi juga bagi hal-hal praktis, seperti cara memanfaatkan berbagai mekanisme hukum internasional yang sangat potensial bagi pemajuan promosi dan perlindungan HAM di tingkat nasional. Dengan kata lain, buku ini dapat dimanfaatkan secara langsung oleh para praktisi maupun akademisi yang menekuni bidang sosial dan kemanusiaan, khususnya, hukum, politik, sosiologi, pemerintahan dan hubungan internasional. Sebagai tambahan, buku ini pun memuat beragam situs web yang mendukung studi sendiri lebih lanjut. Pada gilirannya, ia diharapkan dapat menjadi jembatan bagi terciptanya konsistensi antara penegakan HAM di tingkat lokal dengan aspirasi di tingkat global. Pranoto Iskandar adalah Direktur Pendiri the Institute for Migrant Rights, sebuah inisiatif non-pemerintahan yang bergerak dalam promosi dan advokasi hak-hak migran melalui pemanfaatan mekanisme-mekanisme hukum internasional, Cianjur, yang berdiri sejak 2007 dengan co-sponsorship dari the American Society of International Law (ASIL). Beberapa publikasi lainnya meliputi: Memahami Hukum di Indonesia: Sebuah Korelasi antara Politik, Filsafat dan Globallisasi (2011); Hukum Internasional Kontemporer (2006); (editor) Diskursus HAM IMR (2012), Standar Internasional Migrasi Berbasis Ketenagakerjaan, dan Islam, Terrorisme, dan Neo-Imperialisme: Perspektif Hukum Nasional dan Internasional (2003); (penerjemah) Satu Bumi: Etika bagi Era Globalisasi oleh Peter Singer (2012).

orang tua.92 Sementara itu, dalam hukum pidana Islam diadopsi konsep uang ganti (diyat atau blood money) yang diberikan kepada keluarga korban sebagai penghindar dari pengenaan hukuman mati kepada pelaku pembunuhan, yang juga ditemui ...

Memahami Hukum di Indonesia

Understanding law and legislation in Indonesia.

Beberapa publikasi lainnya meliputi: Hukum HAM Internasional: Sebuah
Pengantar Kontekstual (2010), Hukum Internasional Kontemporer (2006), (editor)
Diskursus HAM IMR (Akan Datang), dan Islam, Terrorisme, dan Neo-
Imperialisme: Perspektif Hukum Nasional dan Internasional (2003). Yudi Junadi
adalah ... oleh Anton Lucas (2009). Selain itu, ia telah menulis banyak artikel di
berbagai media massa internasional dan nasional, termasuk Inside Indonesia,
Bisnis Indonesia, ...