Sebanyak 12 item atau buku ditemukan

Etika Bisnis Islam: Meneladani Etos Kerja Nabi dan Rasul

Dalam Islam, norma dan etis sebenarnya telah menyatu dalam setiap aktivitas, termasuk bisnis. Dalam konteks ini, aktivitas bisnis tidak bisa dipisahkan dengan etika, karena: pertama, bisnis tidak bebas nilai; kedua, bisnis merupakan bagian dari sistem sosial; ketiga, aplikasi etika bisnis identik dengan pengelolaan bisnis secara profesional. Mata kuliah ini mengkaji tentang diskursus seputar etika bisnis menurut perspektif Islam. Pembahasannya meliputi konsep dan hakekat etika dan bisnis, prinsip-prinsip etika bisnis Islam hingga praktek bisnis yang telah dicontohkan oleh para Nabi dan Rasul. Buku ini sangat penting bagi untuk memperluas pengetahuan tentang etika bisnis Islam, terutama penekanan atas aspek etika dan etos kerja yang telah dicontohkan oleh Nabi dan Rasul. Buku ini terdiri dari 11 BAB: BAB I Pengembangan Bisnis dan Wilayah Halal Haramnya Bisnis dalam Islam. BAGIAN II Kewajiban Bekerja. BAB ke III-XI. Contoh Perilaku Etis Dari Para Nabi dan Rasul.

Dalam Islam, norma dan etis sebenarnya telah menyatu dalam setiap aktivitas, termasuk bisnis.

Perkembangan Peserta Didik Terintegrasi dengan Nilai-nilai Keislaman

Beberapa tujuan mempelajari perkembangan peserta didik, antara lain (1) mempunyai gambaran yang nyata tentang potensi peserta didik, (2) dapat mengembangkan dan menempatkan peserta didik sesuai dengan potensi, (3) dapat merespon perilaku peserta didik secara tepat, (4) membantu mengenali adanya penyimpangan yang terjadi pada diri peserta didik, (5) menentukan pendekatan, metode, dan strategi pembelajaran yang tepat, dan (6) untuk membantu memahami diri sendiri sehingga dapat berperilaku secara tepat. Buku ini disusun dalam rangka memenuhi kebutuhan minimal para mahasiswa sebagai calon guru, serta menyediakan bahan ajar yang sesuai dengan tuntutan kurikulum. Aspek yang dikaji dalam buku ini terdiri dari tujuh bab. Bab 1 tentang hakikat perkembangan peserta didik. Bab 2 mengenai periode dan tugas perkembangan. Bab 3 tentang faktor-faktor yang memengaruhi perkembangan peserta didik. Bab 4 tentang peran orang tua dalam membentuk kualitas tumbuh kembang anak. Bab 5 mengenai teori perkembangan dan implikasinya dalam pembelajaran. Bab 6 mengenai karakteristik perkembangan anak usia sekolah dasar dan pembelajaranya. Bab 7 tentang hambatan perkembangan peserta didik.

... Pendidikan Nondikotomik: Humanisme Religius sebagai Paradigma Pendidikan Islam. Yogyakarta: Gama Media. Muhammad Irham, Novan Ardy Wiyani. 2013. Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: Ar-Ruzzmedia. Mustofa, Muahammad Tabrono dan Arif. 2011 ...

EKONOMI PEMBANGUNAN (Teori dan Tantangan di Negara Berkembang)

Buku Ekonomi Pembangunan: Teori dan Praktik di Negara Berkembang ini merupakan sedikit sumbangsih yang dapat penulis berikan untuk dapat menambah ketersediaan khazanah buku ajar ekonomi pembangunan. Kebutuhan adanya buku ajar ekonomi pembangunan, mendorong penulis menyusun buku ini. Materi dalam buku ajar ini, terdiri dari teori-teori terkait pembangunan ekonomi dan berbagai masalah yang mungkin dihadapi negara berkembang. Oleh karena itu, harapannya mampu mengakomodir semua materi yang dibutuhkan mahasiswa program studi strata satu dan akademisi yang membutuhkan untuk proses pengajaran. Buku ini dilengkapi dengan bahan diskusi yang dapat digunakan untuk lebih meningkatkan keaktifan dan pemahaman mahasiswa.

Buku Ekonomi Pembangunan: Teori dan Praktik di Negara Berkembang ini merupakan sedikit sumbangsih yang dapat penulis berikan untuk dapat menambah ketersediaan khazanah buku ajar ekonomi pembangunan.

Islam, Ilmu & Kebudayaan

Agama Islam adalah salah satu agama dunia yang besar jumlah penganutnya saat ini. Diperkirakan hampir seperempat penduduk dunia sekarang ini adalah Muslim dari berbagai kelompok etnis dan suku bangsa. Namun demikian, sebagaimana dikatakan Al Farugi (w. 1327/1986), umat Islam mewakili kelompok masyarakat yang paling tidak beruntung (the most unhappy). Meskipun memiliki jumlah penganut paling banyak, sumber daya alam paling kaya, dan warisan sejarah paling besar, masyarakat Muslim merupakan bagian dari masyarakat dunia paling goyah dan paling lemah dilihat dari segi sosial-budaya, ekonomi, politik dan iptek. Umat Islam tidak mampu memproduksi apa yang mereka butuhkan atau apa yang mereka konsumsi. Mereka tidak mampu mengolah sumber daya alamnya yang kaya karena kekurangan penguasaan ilmu dan teknologi. Islam dalam sejarahnya pernah menjadi obor terutama dalam perkembangan ilmu. Untuk itu umat islam perlu menggali kembali makna agama islam itu sendiri sebagai agama pembebasan dan etos pokok yang dahulu pernah menjadi faktor perkembangan dan kemajuannya yang cepat dan belajar dari kesalahan-kesalahan yang menyebabkan keterbelakangan pada zaman ini.

Bila kita beralih dari ilmu-ilmu pada umumnya ke dalam cabang tertentu lebih spesifik seperti ilmu ekonomi, ... tinggi terkini di lingkungan Asosiasi Ekonomi Amerika bersikap sangat kritis terhadap teori ekonomi makro dan mikro yang ...

Studi Hukum Islam Kontemporer Bagian Dua

Hukum adalah salah satu elemen ajaran yang penting dalam agama Islam. Dalam istilah agama ini hukum disebut syariah atau fikih. Tetapi kedua kata itu tidak memiliki pengertian yang sama dengan kita menyebut dan mengenal “hukum dalam kehidupan sehari-hari kita. Pengertian hukum yang kita kenal sehari-hari dan lebih khusus dalam ilmu hukum merujuk kepada sekumpulan norma yang disebut norma hukum. Di antara ciri norma hukum itu adalah bahwa ia ditegakkan dengan dukungan kekuasaan dan karenanya bersifat memaksa. Sementara pengertian hukum yang terkandung dalam syariah atau fikih selain mencakup norma hukum juga mencakup norma agama, norma susila dan norma sosial yang diajarkan agama Islam. Jadi pengertian hukum yang terkandung dalam syariah atau fikih jauh lebih luas dan lebih cair dari pengertian hukum yang kita kenal dalam keseharian kita. Tentu masih banyak perbedaan yang lain. Terbitnya buku ini tentu saja sangat membantu bagi pembaca yang ingin mengkaji hukum Islam kontemporer lebih dalam sebagai bacaan yang menarik dan memberikan gambaran jelas.

Hukum adalah salah satu elemen ajaran yang penting dalam agama Islam.

Pengembangan Kecerdasan Majemuk dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Khasanah Islam dan Neurosains

Buku Pengembangan Kecerdasan Majemuk dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD): Khasanah Islam dan Neurosains ini membahas temuan Howard Gardner bahwa setiap manusia memiliki setidaknya sembilan jenis kecerdasan, yakni linguistik, matematis-logis, visual-spasial, kinestetik, musikal, interpersonal, intrapersonal, naturalistik, dan kecerdasan eksistensial atau spiritual. Setiap jenis kecerdasan dibahas dalam satu bab. Kecerdasan majemuk itu sendiri merupakan kajian neurosains bidang psikologis yang dapat dimanfaatkan dalam konteks pendidikan, termasuk pendidikan anak usia dini. Jadi, tanpa membahasnya dalam perspektif neurosains, kecerdasan majemuk secara otomatis menjadi kajian neurosains. Pembahasan setiap jenis kecerdasan diperkaya dengan khasanah Islam, sehingga tidak hanya kecerdasan eksistensial atau kecerdasan spiritual yang senapas dengan Islam, melainkan seluruh jenis kecerdasan. Sekadar contoh, kecerdasan linguistik dalam pandangan Islam merupakan kecerdasan Nabi Sulaiman AS, yang dalam Al-Qur’an disebutkan mampu berkomunikasi dengan binatang, bahkan semut, jin, dan malaikat, di samping sesama manusia. Oleh karena itu, guru dan orang tua tidak boleh berpandangan bahwa anak hanya perlu dikembangkan salah satu jenis kecerdasannya yang menonjol sebab jika hanya satu jenis kecerdasan yang dikembangkan, maka anak tersebut akan menjadi kuper keilmuan. Akan tetapi, orang tua dan/atau guru juga tidak boleh terlalu ambisius untuk mengembangkan seluruh kecerdasan majemuk pada setiap anak didik dengan sama baiknya. Ambisi ini mungkin ada baiknya karena hendak menjadikan anak multitalenta, tetapi risikonya justru semua jenis kecerdasan akan gagal dikembangkan.

Buku Pengembangan Kecerdasan Majemuk dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD): Khasanah Islam dan Neurosains ini membahas temuan Howard Gardner bahwa setiap manusia memiliki setidaknya sembilan jenis kecerdasan, yakni linguistik, matematis ...

Mendeskripsikan Kepribadian Melalui Teknik Non-Proyektif

Menjelajahi kepribadian tak ubahnya seperti menelusuri hutan rimba yang pekat dan tersembunyi. Serba tak diketahui namun menggugah keinginan untuk selalu menguak misterinya. Kepribadian tidak mudah untuk dipahami, termasuk oleh diri sendiri. Psikologi hadir sebagai sarana untuk membantu mengungkapkan pernik-pernik kepribadian seseorang. Melalui tes kepribadian diharapkan muncul informasi mengenai kecen- derungan perilaku seseorang, berdasar pola yang dimiliki. Setiap orang, termasuk pembelajar di perguruan tinggi, memiliki kecenderungan arah perilaku yang dimanifestasikan melalui tes kepribadian. Teknik non proyektif merupakan salah satu cara yang dapat membantu mengungkap profil kepribadian seseorang atau sekelompok orang, dengan prosedur tertentu. Buku ini menguraikan tentang profil kepribadian sekelompok pembelajar di perguruan tinggi, dengan memanfaatkan alat tes Edwards Personal Preference Schedule, Perception And Preference Inventory, dan Myers-Briggs Type Indicator. Hasil kajian ketiga alat tes tersebut menunjukkan, pengukuran kepribadian memang dapat dilakukan dengan menggunakan teknik non proyektif seperti EPPS, PAPI dan MBTI.

Menjelajahi kepribadian tak ubahnya seperti menelusuri hutan rimba yang pekat dan tersembunyi.

Usaha Pemberian Layanan yang Optimal Guru BK pada Masa Pandemi Covid-19 (Antologi Esai Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia)

Antologi Esai ini disusun oleh mahasiswa praktikan berdasarkan hasil kegiatan PLP I atas bimbingan dosen pembimbing lapangan. Kegiatan PLP I ini dirancang dalam dua capaian, yaitu (1) membangun Jati diri pendidik dengan mengenal kultur sekolah, struktur organisasi sekolah dan tata kelola sekolah, peraturan dan tata tertib sekolah, dan kegiatan-kegiatan di sekolah. (2) Membangun jati diri pendidik dengan mengetahui praktik proses pembelajaran dan karakteristik siswa. Berdasarkan kegiatan tersebutlah mahasiswa praktikan menyusun esai sebagai respon dan kemampuan memberikan pendapat terhadap dunia pendidikan. Antologi ini diharapkan dapat menjadi motivasi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi diri dalam berlatih melatih menulis karya tulis ilmiah sebagai calon seorang pendidik.

Antologi Esai ini disusun oleh mahasiswa praktikan berdasarkan hasil kegiatan PLP I atas bimbingan dosen pembimbing lapangan.

Usaha Pemberian Layanan yang Optimal Guru BK pada Masa Pandemi Covid-19 (Antologi Esai Mahasiswa Bimbingan dan Konseling)

Antologi Esai ini disusun oleh mahasiswa praktikan berdasarkan hasil kegiatan PLP I atas bimbingan dosen pembimbing lapangan. Kegiatan PLP I ini dirancang dalam dua capaian, yaitu (1) membangun Jati diri pendidik dengan mengenal kultur sekolah, struktur organisasi sekolah dan tata kelola sekolah, peraturan dan tata tertib sekolah, dan kegiatan-kegiatan di sekolah. (2) Membangun jati diri pendidik dengan mengetahui praktik proses pembelajaran dan karakteristik siswa. Berdasarkan kegiatan tersebutlah mahasiswa praktikan menyusun esai sebagai respon dan kemampuan memberikan pendapat terhadap dunia pendidikan. Antologi ini diharapkan dapat menjadi motivasi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi diri dalam berlatih melatih menulis karya tulis ilmiah sebagai calon seorang pendidik.

Pelaksanaan PLP 1 di SMP Muhammadiyah 1 Godean, kami sebagai mahasiswa yang melaksanakan PLP 1 di sekolah tersebut mendapatkan informasi bahwa di sekolah SMP Muhammadiyah 1 Godean terdapat kegiatan budaya religius yang selalu dikerjakan ...

Psikologi Pendidikan dan Pembelajaran

Psikologi pendidikan dan pembelajaran menawarkan sejumlah gagasan segar untuk memberikan daya rangsang bahwa, psikologi pendidikan Islam merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari; di manapun dan kapanpun berada. Karena dengan mempelajari dan mendalami dengan seksama, kita akan terbawa arus, menjadikan hidup kita akan teratur dipengaruhi oleh mindset apa yang sedang kita baca, kita pikirkan dan kita rasakan, sehingga menjadi habbit, yakni tindakan yang kita lakukan secara berulang-ulang, baik itu sadar ataupun tidak sadar, akan menjadi kebiasaan dalam hidup.

Psikologi pendidikan dan pembelajaran menawarkan sejumlah gagasan segar untuk memberikan daya rangsang bahwa, psikologi pendidikan Islam merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari; di manapun dan kapanpun berada.