Penelitian ini dilatar belakangi oleh sebuah fenomena bahwa dalam kegiatan pembelajaran di Sekolah Dasar, guru dituntut harus bisa untuk dapat mengembangkan bahkan memajukan serta meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Karena selama ini siswa hanya diberi pembelajaran dengan metode yang monoton dan konvensional saja, sehingga berdampak dari hasil belajar siswa menurun. Menyikapi permasalahan tersebut perlu dikembangkan sebuah media pembelajaran yang tepat dan efektif. Media Audio visual sebagai salah satu media yang dapat menjadikan pembelajaran yang dilakukan oleh siswa akan lebih efektif dan menyenangkan karena siswa terlibat langsung dalam poses pembelajaran, sehingga diharapkan dengan adanya penerapan media audio visual dalam mata pelajaran Akidah Akhlak mampu meningkatkan hasil belajar siswa. Hasil penelitian selama dua siklus ini menunjukan bahwa hasil belajar siswa khususnya materi akhlak terpuji pada mata pelajaran akidah akhlak dalam penerapan Media Audio Visual, mengalami peningkatan terlihat dari rata-rata nilai sebelum melakukan penerapan adalah 57,45 dan setelah penerapan Audio Visual pada siklus I meningkat dengan rata-rata nilai 69,15 dan pada siklus II Mencapai 77,5. Maka, penggunaan Media Audio Visual dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak khususnya pada materi akhlak terpuji di SD Negeri 33 Lebong.
... Aqidah Akhlak dalam hal materi akhlak terpuji 4. Belum pernah diterapkan pembelajaran menggunakan media audio visual dalam proses pembelajaran Aqidah Akhlak C. Rumusan Masalah Berdasarkan Kesimpulan Masalah di atas maka dapat di ...
Buku ini berisikan bagaimana proses pembelajaran di masa pandemic, dengan menggunakan model pembelajaran yang menarik dan bermanfaat bagi guru dan siswa yaitu dengan menggunakan Problem Based Learning (PBL), dengan menggunakan model ini, dan di inisiasikan kedalam Lembar Kerja Peserta didik (LKPD) akan membimbing para siswa untuk ber kir secara solutif dan memberikan inovasi-inovasi dalam menyelesaikan masalah yang ada di LKPD tersebut. Sehingga siswa tentunya akan memiliki pemikiran yang kreatif dan inovatif serta mandiri.
Buku ini berisikan bagaimana proses pembelajaran di masa pandemic, dengan menggunakan model pembelajaran yang menarik dan bermanfaat bagi guru dan siswa yaitu dengan menggunakan Problem Based Learning (PBL), dengan menggunakan model ini, ...
Dalam dunia pendidikan, ada beberapa metode pembelajaran yang banyak digunakan di dalam kelas. Salah satunya adalah Problem Based Learning atau yang biasa disebut dengan Pembelajaran Berbasis Masalah. Sesuai dengan namanya, Pembelajaran Berbasis Masalah merupakan salah satu metode pembelajaran inovatif yang lebih memfokuskan pad a pemecahan masalah. Pemecahan masalah digunakan sebagai cara untuk mengembangkan kompetensi peserta didik. Pembelajaran berbasis masalah melatih peserta didik mempelajari konten pengetahuan dan mengatasi masalah dalam kehidupan nyata. Hadirnya buku Problem Based Learning menjadi salah satu cara yang dapat digunakan oleh para pendidik dalam usaha membantu peserta didik agar menjadi kompeten dalam memecahkan masalah dan menghadapi tantangan ke depan.
Hadirnya buku Problem Based Learning menjadi salah satu cara yang dapat digunakan oleh para pendidik dalam usaha membantu peserta didik agar menjadi kompeten dalam memecahkan masalah dan menghadapi tantangan ke depan.
Kemampuan manajerial sangat berpengaruh terhadap suatu nilai perusahaan dan kulitas laba. Peran manajerial sangat penting dalam kegiatan operasional suatu perusahaan dikarenakan investor berpatokan pada nilai perusahaan dan kualitas laba untuk menanamkan modalnya. Sehingga pihak manajemen perlu mencari bagaimana cara dalam meningkatkan nilai perusahaan dan kualitas laba. Kemampuan manajerial yang baik bagi suatu perusahaan akan berdampak sangat baik terhadap kelangsungan hidup perusahaan. Perusahaan akan mampu meningkatkan kualitas perusahaan dan mempertahankan kegiatan operasionalnya dalam jangka waktu yang panjang.
Kualitas pembelajaran dapat dilihat dari aktivitas, kreativitas peserta didik dalam proses pembelajaran, dan juga apakah tujuan pembelajaran telah tercapai secara efektif. Namun sebelum itu, pendidik adalah faktor yang sangat penting dalam penyelenggaraan aktivitas dan kreativitas dalam pembelajaran. Kualitas yang dihasilkan pun akan terlihat apabila seorang pendidik dapat memahami dan menerapkan strategi-strategi pembelajaran yang tepat. Dengan memahami konsep strategi pembelajaran maka pendidik tidak hanya sebatas melakukan penyampaian materi atau mengajar saja. Akan tetapi, pendidik juga membuat peserta didik untuk belajar dengan pendekatan student centered, dan dengan berbagai metode atau strategi agar proses pembelajaran dapat bermakna bagi guru dan terutama peserta didik. Buku ajar Strategi Pembelajaran SD ini diperuntukkan bagi mahasiswa Prodi PGSD di semua perguruan tinggi baik negeri maupun swasta dan para guru SD yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Dengan demikian, para mahasiswa dan juga pendidik yang terlibat dapat terinspirasi untuk membelajarkan peserta didik agar menjadi generasi yang kritis, kreatif, dan inovatif.
Buku ajar Strategi Pembelajaran SD ini diperuntukkan bagi mahasiswa Prodi PGSD di semua perguruan tinggi baik negeri maupun swasta dan para guru SD yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.
Buku ini membahas materi-materi pokok tentang dasar-dasar manajemen pendidikan dengan harapan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman secara komprehensif mengenai pengertian dan ruang lingkup manajemen pendidikan, filosofis manajemen pendidikan, unsur-unsur pokok manajemen pendidikan, praktik manajemen pendidikan, peran manajemen dalam organisasi, kajian administrasi pendidikan, operasional manajemen pendidikan, manajemen pendidikan berbasis sekolah, pengendalian mutu manajemen pendidikan, filsafat manajemen pendidikan, pengawasan pendidikan, komprehensif perencanaan pendidikan, organisasi pendidikan, dan evaluasi pendidikan.
Buku ini membahas materi-materi pokok tentang dasar-dasar manajemen pendidikan dengan harapan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman secara komprehensif mengenai pengertian dan ruang lingkup manajemen pendidikan, filosofis manajemen ...
Hubungan masyarakat atau yang lebih dikenal dengan sebutan humas memiliki peran yang penting dalam sebuah lembaga pendidikan atau sekolah. Keberadaannya menjadi trend dalam dunia manajemen di Indonesia, ditandai dengan dibentuknya divisi humas baik dalam perusahan profit maupun non-profit. Demikian juga dalam dunia pendidikan dikenal wakil kepala sekolah bidang humas. Keberadaannya sangat penting karena ia sebagai penghubung bagi sekolah dengan masyarakat dalam memperkenalkan sekolah seperti memperkenalkan program-program unggulan yang akan dicapai, mempromosikan sekolah kepada para pengguna (masyarakat), menunjukkan keberhasilan peserta didik kepada khalayak ramai khususnya pada orang tua peserta didik. Peranan humas sekolah di era revolusi industri 4.0 saat ini sudah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan lembaga pendidikan (sekolah) yang bermutu. Munculnya sekolah-sekolah baru di sebuah lingkungan masyarakat tentunya menjadi tantangan baru dalam mempromosikannya baik di masyarakat sekitar maupun luar. Hal ini juga sekaligus menjadi ancaman bagi sekolah-sekolah lama yang berlokasi tidak jauh dari sekolah baru. Di sinilah humas sekolah dituntut berperan secara profesional bagaimana humas sekolah mampu dalam teknis maupun pengelolaan humas. Secara teknis, humas sekolah wajib memiliki seni kehumasan seperti menulis, mengambil gambar, mengedit, memberikan komentar, membuat event khusus, melakukan kontak telepon dengan media dan menangani produksi komunikasi. Selanjutnya pengelolaan humas sekolah berfokus pada kegiatan yang membantu sekolah dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah terkait kehumasan seperti bagaimana mempromosikan sekolah kepada masyarakat agar masyarakat percaya dan yakin menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut. Disini tergambar bahwa manajer humas mempunyai peran sebagai konsultan, fasilitator komunikasi, dan fasilitator pemecah masalah. Sebagai konsultan, humas sekolah mengemban amanat yang begitu besar dalam menunjang keberlangsungan sekolah, menjaga kualitas sekolah, serta ikut mencarikan solusi atas berbagai masalah yang dihadapi sehingga mendapatkan citra positif dari masyarakat.