Sebanyak 2560 item atau buku ditemukan

Metodologi Penelitian Ekonomi Islam

Buku “Metodolgi Penelitian Ekonomi Islam” ini terdiri atas 14 bab. Dimulai dari bahasan yang sederhana. Bab pertama adalah mengenal terlebih dahulu “Karya ilmiah”. Bab 2 adalah “Parafrasa”, agar ketika kita melakukan kutipan bisa lepas dari uji plagiasi. Bab 3 adalah “Latar Belakang”, membahas poin-poin penting yang perlu ada di latar belakang. Bab 4 adalah “Penyusunan Judul dan Abstrak”, isinya agar pembaca bisa melihat arah penelitian dari judul dan abstrak. Bab 5 berisi “Jenis-Jenis Penelitian”, mengarah pada pilihan-pilihan penelitian yang dapat dipilih oleh peneliti. Bab 6 adalah “Kuantitatif dan Kualitatif”, berisi pemahaman terkait jenis penelitian yang sering digunakan. Bab 7 adalah “Teori”, berisi dengan teori yang sering digunakan dalam penelitian ekonomi Islam. Bab 8 adalah “Variabel”, berkaitan dengan pengertian dan jenis-jenis variabel penelitian yang digunakan. Bab 9 “Populasi dan Sampel”, memberi arahan pembaca untuk menentukan populasi dan sampel penelitian kuantitatif. Dilanjutkan Bab 10 dengan “Skala Pengukuran”. Pada bab 11 sampai bab 13 lebih mengarah pada penelitian kualitatif. Bab 11 berjudul “Populasi dan Sampel Kualitatif”, bab 12 adalah “Analisis Data Kualitatif”, bab 13 “Validitas dan Reliabilitas Data Penelitian Kualitatif”. Bab terakhir adalah bab 14 dengan judul “Penyusunan Hasil Penelitian” sebagai akhir dari proses penelitian.

Buku “Metodolgi Penelitian Ekonomi Islam” ini terdiri atas 14 bab.

Metodologi Penelitian Kuantitatif

Banyak pendapat tentang arti penelitian, maka perlu dilakukan pembahasan secara jelas apa sebenarnya penelitian tersebut, sehingga akan mempermudah berbagai pihak mengenal dan memahami tentang penelitian. Penelitian adalah suatu cara guna menyelesaikan permasalahan dengan menekan segala keterbatasan dan ketidaktahuan manusia. Atau dengan pengertian lain bahwa penelitian adalah merupakan suatu pemikiran yang rasional untuk melakukan aktivitas-aktivitas penelitian, mengumpulkan fakta-fakta yang ada dan kemudian memprosesnya sehingga peneliti dapat mengombinasikan dengan menggunakan metode ilmiah, sehingga permasalahan yang ada dan pertanyaan yang tidak terjawab dapat dipecahkan atau diselesaikan. Penelitian sebagai suatu proses ilmiah tentunya menggunakan karakteristik keilmuan yaitu secara rasional, sistematis dan berdasarkan fakta empiris. Rasional artinya dilakukan dengan menggunakan dan dapat diterima oleh akal, empiris artinya sesuai atau berdasarkan realitas, dan empiris artinya memiliki tata urutan tertentu. Mekanisme tersebut merupakan kerangka dasar suatu metode ilmiah. Dan apabila mekanisme tersebut digunakan untuk memecahkan permasalahan, maka hal ini dikenal sebagai penelitian ilmiah. Metodologi Penelitian Kuantitatif ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

Penelitian Kualitatif adalah A. Macam-Macam Metode Penelitian Kualitatif Dalam penelitian kualitatif ada lima ciri utama yang dimilikinya, meskipun pada kenyataannya dalam penelitian kualitatif tidak memperlihatkan semua ciri tersebut.

Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif

Bunga rampai ini disusun oleh sejumlah akademisi dan praktisi sesuai dengan kepakarannya masing-masing. Buku ini diharapkan dapat hadir memberikan kontribusi positif dalam ilmu pengetahuan khususnya terkait dengan Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Sistematika buku Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif ini mengacu pada pendekatan konsep teoritis dan contoh penerapan. Oleh karena itu diharapkan bunga rampai ini dapat menjawab tantangan dan persoalan dalam sistem pengajaran baik di perguruan tinggi dan sejenis lainnya.

Metodologi Penelitian Kualitatif . CV Jejak. Anshori, M., & Iswati, S. (2009). Metodologi Penelitian Kuantitatif. Pusat Penerbitan Dan Percetakan UNAIR (UAP). Harahap, N. (2020). Penelitian Kualitatif. Wal Ashri Publishing.

Fundamental Metodologi Penelitian Kuantitatif (Eksplanatif)

Sistematika penyajian dalam buku menggunakan alur sebagai berikut. Bab 1, sebagai bab pembuka, menyajikan konsep-konsep paling dasar dan fundamental yang menggambarkan hakikat dari penelitian dan sekaligus mendasari pembahasan pada bab-bab selanjutnya. Pada bab ini disajikan pengertian dan peran penelitian kuantitatif dalam pengembangan ilmu pengetahuan, proses lahirnya penelitian kuantitatif dengan metode ilmiah, paradigma positivis dan postpositivis dan implikasinya terhadap pendekatan kuantitatif dan kualitatif, penelitian kuantitatif eksplanatif sebagai representasi metode ilmiah, serta kerangka dasar prosedur yang menunjukkan langkah-langkah sekuensial penelitian kuantitatif eksplanatif. Prosedur dan langkah-langkah sekuensial tersebut penjabaran detailnya disajikan pada bab-bab selanjutnya mulai dari bab 2 sampai dengan bab 9. Bab 2 fokus kepada pembahasan tentang perumusan masalah penelitian, termasuk di dalamnya strategi menemukan masalah, kriteria kelayakan permasalahan penelitian, serta penuangannya ke dalam latar belakang masalah. Pada bab ini juga diperkenalkan bagaimana menganalisis kesenjangan dan kebaruan dalam penelitian untuk memperoleh nilai tambah dari sebuah penelitian yang akan dilakukan. Bab 3 membahas tentang hakikat hipotesis penelitian, pentingnya, serta jenis-jenisnya, dan bagaimana mengembangkannya termasuk apa hubungannya dengan kajian teori dan kerangka konseptual. Selanjutnya, rancangan penelitian, tujuan, dan jenis-jenisnya disajikan pada Bab 4. Bab 5 membahas tentang populasi dan sampel penelitian, konsep kesalahan sampel (sampling error) dan implikasinya, serta teknik-teknik pengambilan dan penentuan ukuran sampel. Fundamental Metodologi Penelitian Kuantitatif (Eksplanatif) ini diterbitkan oleh Penerbit Deepublish dan tersedia juga dalam versi cetak.

posisi jenis penelitian yang menjadi fokus bahasan buku ini yaitu jenis penelitian kuantitatif terutama kuantitatif eksplanatif, dalam ragam penelitian yang ada. Dewasa ini banyak berkembang ragam penelitian sebagai dampak dari ...

Metodologi Penelitian Kuantitatif & Kualitatif dalam Psikologi

Buku ini menyajikan materi yang aslinya merupakan bahan ajar dua mata kuliah metodologi penelitian dalam kurikulum Program S1 Psikologi khususnya di Fakultas Psikologi Universitas Sanata Dharma, yaitu Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Metodologi Penelitian Kualitatif. Semula materi itu akan disajikan dalam dua buku kembar dengan judul sesuai nama mata kuliah, Metodologi Penelitian Kuantitatif dan Metodologi Penelitian Kualitatif. Kami sebut kembar sebab kedua buku itu pada dasarnya membahas pokok yang sama, yaitu seluk-beluk melakukan penelitian di bidang psikologi. Kesamaan itu terletak minimal pada dua hal. Pertama, secara keseluruhan keduanya memiliki struktur dasar yang sama. Kedua, isi uraian tentang hal-hal umum terkait seluk-beluk penelitian, penyusunan proposal dan laporan penelitian di kedua buku pada dasarnya juga sama. Perbedaan baru muncul saat pembahasan mengerucut pada segi-segi yang lebih spesifik terkait jenis dan desain penelitian, serta metode atau tehnik pengumpulan dan analisis data yang bersifat khas terkait masing-masing jenis dan desain penelitian, khususnya kuantitatif versus kualitatif. Sekali lagi, karena pada dasarnya buku ini membahas materi tunggal tentang metodologi penelitian dalam Psikologi, maka kami putuskan untuk menyajikannya dalam sebuah buku. Judul Metodologi Penelitian Kuantitatif & Kualitatif dalam Psikologi kami pilih dipertahankan, semata-mata demi konsisten mengikuti nama dua mata kuliah sebagaimana sudah disinggung

Pertanyaan Penelitian Baik dalam penelitian kuantitatif maupun penelitian kualitatif secara umum dapat dikatakan bahwa pertanyaan penelitian dirumuskan oleh peneliti dalam rangka membantu mempertajam rumusan tujuan penelitiannya.

PENGEMBANGAN BUKU AJAR PAI DAN BUDI PEKERTI BERBASIS ASESMEN KOMPETENSI MINIMUM DI SMP IT INSAN KAMIL BATUSANGKAR

Tersedia di lantai 2

Kriminologi Suatu Pengantar

Edisi Pertama

Bab I sebagai pengantar untuk mengenali kriminologi, baik dari segi pendefenisian, ruang lingkup kriminologi, sejarah perkembangannya, hingga manfaat mempelajari kriminologi. Bab II menguraikan tentang pengertian kejahatan, penggolongan kejahatan, dan analisis statistik kejahatan. Bab III membahas etiologi kejahatan. yakni sebab-sebab kejahatan dari berbagai perspektif (biologis, psikologis, sosiologis dan lain-lain). Bab IV membahas reaksi atas pelanggaran hukum yang menyoroti segi pencegahan sampai penindakan atas kejahatan. Bab V merupakan pengembangan dari babbab sebelumnya, yang bertujuan bahwa setelah dipahami masing-masing ruang lingkup kriminologi dapat menjadi pisau analisis dalam menganalisis fenomena pelacuran. Bab VI diakhiri dengan pembahasan kriminologi kontemporer, yaitu menganalisis kejahatan yang terjadi dewasa ini, suatu kejahatan yang mendapat skala prioritas dalam penanggulangannya (seperti: korupsi, narkotika, terorisme dan cyber crime). Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

merupakan dosa (kejahatan) dari sudut padang umat Islam, namun dalam perspektif hukum bukanlah kejahatan. Pengertian kejahatan dalam dua sudut pandang tersebut memiliki pengaruh dalam perumusan ketentuan pidana, sehingga pada akhirnya ...

Dasar-Dasar Hukum Tata Negara: Suatu Kajian Pengantar Hukum Tata Negara dalam Perspektif Teoritis-Filosofis

Hukum Tata Negara merupakan cabang dari Ilmu Hukum. Dari segi teori, Hukum Tata Negara (staatrecht) dibedakan menjadi 2 (dua) pengertian, yaitu staatrecht in ruimere zin (arti luas), dan staatrecht in engere zin (arti sempit), dimana dalam arti in engere zin inilah Hukum Tata Negara atau verfassungrecht yang dapat dibedakan antara pengertian yang luas dan pengertian yang sempit. Hukum Tata Negara dari segi Istilah biasanya juga dipersamakan dengan istilah law constitutional yang apabila diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Hukum Konstitusi, walaupun ada juga yang membedakan antara Hukum Tata Negara dan Hukum Konstitusi. Hukum Tata Negara juga dapat dipelajari dari segi Hukum Tata Negara positif dan Hukum Tata Negara umum. Hukum Tata Negara positif mempelajari tentang norma-norma dasar yang berlaku di suatu wilayah dan waktu tertentu. Sementara Hukum Tata Negara umum mempelajari segala gejala ilmiah yang berkaitan dengan hukum tata Negara pada umumnya. Hal ini berkaitan pula dengan istilah lehre dan recht pada istilah verfassung yang mengindikasikan bahwa domain akademis Ilmu Hukum Tata Negara sangat luas jangkauan pembahasannya. Buku ini terdiri atas 7 (tujuh) Bab dan dimulai dengan Bab I : Pendahuluan; Bab II : Ilmu Hukum Tata Negara; Bab III : Sumber-sumber Hukum Tata Negara; Bab IV : Konstitusi; Bab V : Lembaga dan Fungsi Kekuasaan Negara; Bab VI : Hak Asasi Manusia dan Kewarganegaraan; dan Bab VII : Partai Politik dan Pemilihan Umum.

Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Azhary, Muhammad Tahir. 2012. Beberapa Aspek Hukum Tata Negara, Hukum Pidana, dan Hukum Islam. Jakarta: Kencana Prenada Media Group. Bahar, Saafroedin, Nannie Hudawati Sinaga, and Ananda B. Kusuma, ...

EKONOMI ISLAM PERSPEKTIF TAFSIR (Studi Tafsir Tematis Ayat-ayat Ekonomi dalam Al Qur’an)

Buku yang hadir di hadapan pembaca merupakan salah satu upaya khidmah yang dimaksud dan diharapkan dapat memberikan sumbangan khazanah keilmuan dalam bidang tafsir tematis dan membantu mahasiswa FEBI ( Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam ) dalam memahami ajaran-ajaran ekonomi sesuai dengan wordview dan epesemologi al-Qur’an.

Larangan monopoli ini didukung oleh banyak hadits, diantaranya : “ Siapa yang melakukan monopli, maka ia berdosa “37 “Orang yang monopli terlaknat, dan orang yang mendatangkan (barang ke pasar) mendapat rizki “38 C. Petunjuk Hukum dan ...