Sebanyak 2903 item atau buku ditemukan

DASAR METODOLOGI PENELITIAN KUALITATIF

Metode analisis data kualitatif menggunakan triangulasi sebagai metode pengumpulan data, analisis data secara mendalam, dan pelaporan hasil. Ini digunakan untuk mengajar siswa tentang prinsipprinsip penelitian terbuka. Penelitian kualitatif lebih menekankan kekhususan daripada generalisasi. Dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data tidak tunduk pada kontrol teoritis melainkan dipengaruhi oleh fakta-fakta yang kemudian disajikan dalam penelitian lapangan. Karena itu, analisis data mendalam dilakukan. Berdasarkan fakta-fakta yang disajikan dan kemudian dipertimbangkan, sebuah teori atau hipotesis dapat dikembangkan. Akibatnya, dalam penelitian kualitatif, Anda menganalisis data untuk membuat hipotesis, tetapi dalam penelitian kuantitatif, Anda menganalisis data untuk menantang hipotesis.

Metode analisis data kualitatif menggunakan triangulasi sebagai metode pengumpulan data, analisis data secara mendalam, dan pelaporan hasil.

Dasar-Dasar Manajemen Pendidikan

Buku ini membahas materi-materi pokok tentang dasar-dasar manajemen pendidikan dengan harapan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman secara komprehensif mengenai pengertian dan ruang lingkup manajemen pendidikan, filosofis manajemen pendidikan, unsur-unsur pokok manajemen pendidikan, praktik manajemen pendidikan, peran manajemen dalam organisasi, kajian administrasi pendidikan, operasional manajemen pendidikan, manajemen pendidikan berbasis sekolah, pengendalian mutu manajemen pendidikan, filsafat manajemen pendidikan, pengawasan pendidikan, komprehensif perencanaan pendidikan, organisasi pendidikan, dan evaluasi pendidikan.

Buku ini membahas materi-materi pokok tentang dasar-dasar manajemen pendidikan dengan harapan dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman secara komprehensif mengenai pengertian dan ruang lingkup manajemen pendidikan, filosofis manajemen ...

Buku Ajar Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling

Buku Ajar Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling ini disusun sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan mendalamnya tentang ilmu bimbingan dan konseling. Buku ini dapat digunakan oleh pendidik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di bidang ilmu bimbingan konseling dan diberbagai bidang Ilmu terkait lainnya. Buku ini dapat digunakan sebagai panduan dan referensi mengajar mata kuliah ilmu dasar-dasar bimbingan dan konseling dan juga dapat menyesuaikan dengan Rencana Pembelajaran Semester tingkat Perguruan Tinggi masing-masing. Secara garis besar, buku ajar ini pembahasannya mulai dari pengantar dan kosep dasar bimbingan dan konseling, sejarah bimbingan dan konseling, landasan bimbingan dan konseling, fungsi dan pendekatan bimbingan dan konseling, prinsip-prinsip bimbingan dan konseling, jenis-jenis layanan bimbingan dan konseling. Selain itu materi mengenai kualifikasi dan kompetensi konselor dan problematika dalam pelayanan bimbingan konseling juga di bahas secara mendalam. Buku ajar ini disusun secara sistematis, ditulis dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, dan dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

Buku Ajar Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling ini disusun sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan mendalamnya tentang ilmu bimbingan dan konseling.

MANAJEMEN HUMAS PADA LEMBAGA PENDIDIKAN

Lembaga pendidikan memiliki peran yang sangat strategis sebagai bagian dari upaya mencapai tujuan pendidikan nasional, selanjutnya yang menjadi salah kunci sukses sebuah lembaga pendidikan berhasil menjalankan tugas dan perannya adalah terdapatnya kemampuan lembaga pendidikan dalam membina hubungan baik antara lembaga pendidikan dengan lingkungan atau masyarakatnya. Oleh karena itu, lembaga pendidikan yang tidak dapat memanfaatkan dan melibatkan bidang hubungan masyarakat dalam pengelolaan lembaga pendidikannya, akan tertinggal karena tidak mampu menyerap dan menyebarkan informasi yang strategis baik bagi institusi atapun bagi masyarakat lingkungannya (Public). Aktifitas Hubungan masyarakat pada lembaga pendidikan secara substasi dapat dimakani sebagai sarana komunikasi dua arah atau dikenal dengan istilah two way traffic communication antara lembaga pendidikan dengan masyarakatnya, sekaligus sebagai bentuk upaya yang dilakukan oleh lembaga pendidikan dalam rangka menjalin simbiosis dan sinergi demi tercapainya proses pendidikan dan pencapaian tujuan pendidikan yang lebih baik. Selain itu, hubungan masyarakat juga dapat dimaknai sebagai upaya untuk membangun hubungan baik dan kesepahaman (Mutual understanding) antara lembaga pendidikan dengan masyarakatnya (Public), salah satunya dilakukan melalui proses pelibatan masyarakat (Public) dalam proses penyelenggaraan pendidikan, seperti dalam bentuk keterbukaan informasi publik, penerimaan saran dan kritik dan hal lain yang berkaitan dengan proses penyampaian informasi positif dari lembaga pendidikan kepada masyarakat atau sebaliknya dari masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Dengan demikian untuk menjembatani kepentingan kedua pihak tersebut diperlukan satu bidang khusus yang membidangi aktifitas hubungan masyarakat dikelola dengan baik, professional, efektif dan efisien demi tercapainya tujuan organisasi lembaga Pendidikan, dan yang paling strategis adalah terciptanya hubungan baik dan kesepahaman (Mutual understanding) antar stakeholders, yang terdiri dari pimpinan lembaga pendidikan, pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik dan masyarakat sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Lembaga pendidikan memiliki peran yang sangat strategis sebagai bagian dari upaya mencapai tujuan pendidikan nasional, selanjutnya yang menjadi salah kunci sukses sebuah lembaga pendidikan berhasil menjalankan tugas dan perannya adalah ...

Buku Ajar Manajemen Pendidikan

"Buku Ajar Manajemen Pendidikan" ini disusun sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan mendalamnya tentang ilmu manajemen pendidikan. Buku ini dapat digunakan oleh pendidik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dibidang ilmu manajemen pendidikan dan diberbagai bidang Ilmu terkait lainnya. Selain itu, buku ini juga dapat digunakan sebagai panduan dan referensi mengajar mata kuliah manajemen pendidikan dan menyesuaikan dengan Rencana Pembelajaran Semester tingkat Perguruan Tinggi masing-masing. Secara garis besar, buku ajar ini pembahasannya mulai dari konsep dasar manajemen pendidikan, fungsi-fungsi administrasi dan manajemen pendidikan, ruang lingkup adm dan manajemen pendidikan, supervisi pendidikan, kepemimpinan pendidikan. Selain itu materi mengenai manajemen kurikulum, manajemen peserta didik, manajemen konflik dan manajemen strategi peningkatan mutu pendidikan juga dibahas secara mendalam. Buku ajar ini disusun secara sistematis, ditulis dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, dan dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

"Buku Ajar Manajemen Pendidikan" ini disusun sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan mendalamnya tentang ilmu manajemen pendidikan.

Buku Ajar Manajemen Pendidikan

Buku Ajar Manajemen Pendidikan ini disusun sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan mendalamnya tentang ilmu pendidikan. Buku ini dapat digunakan oleh pendidik dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran di bidang ilmu manajemen pendidikan dan diberbagai bidang Ilmu terkait lainnya. Buku ini dapat digunakan sebagai panduan dan referensi mengajar mata kuliah manajemen pendidikan dan menyesuaikan dengan rencana pembelajaran semester tingkat Perguruan Tinggi masing-masing. Secara garis besar, buku ajar ini pembahasannya mulai dari konsep dasar manajemen pendidikan, fungsi manajemen pendidikan, fungsi perencaaan, fungsi pengawasan. Selain itu buku ini juga membahas materi penting lainnya seperti kepemimpinan pendidikan dan supervisi pendidikan dan pengajaran. Buku ajar ini disusun secara sistematis, ditulis dengan bahasa yang jelas dan mudah dipahami, dan dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran.

Buku Ajar Manajemen Pendidikan ini disusun sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan mendalamnya tentang ilmu pendidikan.

Manajemen Pendidikan Islam

Buku ini di kemukakan bahwa derasnya arus informasi teknologi dan komunikasi membawa perubahan yang signifikan terhadap dunia pendidikan khususnya lembaga pendidikan Islam. Implikasi negatif dari perubahan menuntut lembaga pendidikan untuk lebih responsif dalam menyikapinya, mengingat perubahan menjadi karakteristik utama dunia pendidikan termasuk lembaga pendidikan Islam. Buku ini di susun oleh sejumlah akademisi dan praktisi sesuai dengan kompetensi masing-masing. Buku ini terdiri dari 16 bab yaitu: konsep dasar manajemen pendidikan Islam, kerangka konseptual manajemen pendidikan Islam, fungsi manajemen lembaga pendidikan Islam, manajemen pendidikan madrasah, manajemen kurikulum pendidikan Islam, manajemen bimbingan dan konseling dalam pendidikan Islam, manajemen pengelolaan kelas, peran masyarakat dalam manajemen pendidikan Islam, manajemen peningkatan mutu lembaga pendidikan Islam, konsep kepemimpinan dalam manajemen pendidikan Islam, manajemen pengembangan pesantren berbasis riset integrasi-interkoneksi, manajemen sarana dan prasarana pendidikan, supervisi pendidikan Islam, model komunikasi pendidikan Islam, manajemen strategis pendidikan Islam, pengawasan sekolah dan madrasah. Mengingat mata kuliah Manajemen Pendidikan Islam ada di berbagai perguruan tinggi khususnya fakultas keguruan dan ilmu pendidikan

Mengingat mata kuliah Manajemen Pendidikan Islam ada di berbagai perguruan tinggi khususnya fakultas keguruan dan ilmu pendidikan

Manajemen Pendidikan

Manajemen pendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan untuk mengelola dan mengatur segala aspek yang terkait dengan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Dalam konteks pendidikan, manajemen memiliki peran yang sangat penting karena dapat mempengaruhi kualitas pendidikan yang diberikan kepada peserta didik. Perencanaan merupakan langkah awal dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus membuat rencana yang detail dan terstruktur mengenai tujuan pendidikan, sumber daya yang tersedia, strategi pembelajaran, serta evaluasi yang akan dilakukan. Perencanaan yang matang dapat membantu pihak-pihak terkait untuk mengambil keputusan yang tepat dalam pelaksanaan pendidikan. Pelaksanaan pendidikan merupakan tahap lanjutan dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus mampu mengimplementasikan rencana yang telah dibuat. Hal ini meliputi pemilihan metode dan strategi pembelajaran yang tepat, penggunaan sumber daya dengan efektif, serta memastikan keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran. Pihak-pihak terkait juga harus memastikan bahwa semua proses pembelajaran berlangsung secara teratur dan terkoordinasi dengan baik. Evaluasi merupakan tahap terakhir dalam manajemen pendidikan. Pada tahap ini, pihak-pihak terkait harus mengevaluasi hasil pendidikan yang telah dicapai. Evaluasi ini dapat dilakukan melalui berbagai cara, seperti ujian, tes, atau observasi. Tujuan dari evaluasi adalah untuk mengevaluasi keberhasilan dan kekurangan dalam proses pendidikan, serta memberikan umpan balik yang dapat digunakan untuk perbaikan ke depan. Manajemen pendidikan yang baik dapat memberikan banyak manfaat, antara lain adalah meningkatkan kualitas pendidikan, memaksimalkan sumber daya yang tersedia, dan memastikan keterlibatan aktif semua pihak terkait. Oleh karena itu, manajemen pendidikan seharusnya menjadi fokus utama dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Manajemen pendidikan memiliki berbagai fungsi yang penting untuk memastikan pendidikan yang diberikan berkualitas dan efektif. Ada lima fungsi utama dalam manajemen pendidikan, yaitu perencanaan, pengorganisasian, pengendalian, pengarahan, dan evaluasi. Perencanaan Fungsi perencanaan mencakup proses penyusunan rencana, strategi, dan tujuan pendidikan yang harus dicapai. Perencanaan ini meliputi pengelolaan sumber daya manusia, anggaran, infrastruktur, program, serta metode dan teknik pembelajaran yang digunakan dalam proses pendidikan. Pengorganisasian Fungsi pengorganisasian berkaitan dengan pengaturan dan penempatan sumber daya manusia, fasilitas, dan peralatan pendidikan. Hal ini meliputi pengorganisasian proses pembelajaran, penentuan jadwal, penentuan kurikulum, dan penempatan tenaga pengajar. Pengendalian Fungsi pengendalian berkaitan dengan pengawasan terhadap proses pembelajaran dan evaluasi terhadap hasil pembelajaran. Pengendalian juga meliputi penilaian terhadap kinerja tenaga pengajar dan penggunaan sumber daya. Pengarahan Fungsi pengarahan berkaitan dengan pengelolaan hubungan antara tenaga pengajar, peserta didik, dan pihak-pihak terkait lainnya. Hal ini meliputi komunikasi antara pihak-pihak terkait, koordinasi, dan pemberian arahan terhadap proses pembelajaran. Evaluasi Fungsi evaluasi berkaitan dengan pengukuran dan penilaian terhadap hasil pembelajaran. Evaluasi ini meliputi penilaian terhadap kemajuan belajar peserta didik, penilaian terhadap kinerja tenaga pengajar, dan penilaian terhadap penggunaan sumber daya. Artinya, manajemen pendidikan memiliki fungsi-fungsi yang sangat penting untuk memastikan kualitas pendidikan yang diberikan. Dengan melaksanakan fungsi-fungsi tersebut dengan baik, maka pendidikan yang diberikan akan menjadi efektif dan efisien, serta dapat mencapai tujuan yang diinginkan.

Manajemen pendidikan merupakan suatu proses yang bertujuan untuk mengelola dan mengatur segala aspek yang terkait dengan pendidikan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi.

MANAJEMEN PENDIDIKAN

Tujuan dari manajemen pendidikan adalah memastikan bahwa sistem dan proses dalam pendidikan yang telah disusun dapat di implementasikan dengan baik, baik dari segi produktivitas, efektivitas ataupun efesiensi. Pengelolaan satuan pendidikan yang efektif dan efisien merupakan syarat utama dalam menciptakan lembaga pendidikan yang bermutu. Dimana mutu pendidikan akan menentukan nasib keberlangsungan sekolah dan harapan bahi bangsa ini. Indonesia menghadapi tantangan persaingan global yang banyak. Untuk mengoptimalkan pencapaian tersebut tentunya diperlukan terobosan inovatif berupa manajemen dalam proses penyelenggaraan administrasi sekolah dari level kebijakan, kelembagaan, hingga level prosedur operasional. Buku ini merupakan satu dari sedikit bahan bacaan di Indonesia yang mengkaji tentang manajemen dalam pendidikan dan dapat dijadikan bahan referensi mahasiswa fakultas keguruan dan ilmu pendidikan, guru, dosen, praktisi dan masyarakat yang mempelajari tentang manajemen pendidikan yang dikemas secara rinci dan padat dalam 9 BAB.

Tujuan dari manajemen pendidikan adalah memastikan bahwa sistem dan proses dalam pendidikan yang telah disusun dapat di implementasikan dengan baik, baik dari segi produktivitas, efektivitas ataupun efesiensi.

Manajemen Pendidikan

Manajemen pendidikan merupakan aspek kunci dalam mengelola sistem pendidikan dengan efektif dan efisien. Dalam upaya untuk mencapai tujuan pendidikan yang berkualitas dan merata bagi semua peserta didik, pemahaman yang mendalam tentang konsep, prinsip, dan praktik manajemen pendidikan sangatlah penting.

Manajemen pendidikan merupakan aspek kunci dalam mengelola sistem pendidikan dengan efektif dan efisien.