Sebanyak 218 item atau buku ditemukan

Manajemen Peningkatan Kinerja Guru Konsep, Strategi, dan Implementasinya

Salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah adalah guru. Peran guru sangatlah penting, sebab di dalamnya terdapat upaya dan aktivitas guru itu sendiri dalam menciptakan proses pembelajaran yang baik dan terarah kepada sasaran. Guru harus sadar bahwa dalam melaksanakan tugasnya, mereka selalu dituntut untuk bersunggung-sungguh dan tanggap terhadap perubahan-perubahan dan perkembangan yang terjadi di masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Hal tersebut dimaksudkan agar wawasan mereka bertambah, serta kemampuan atau kompetensinya di bidang pendidikan semakin meningkat, tidak hanya kemampuan mengajar di kelas tetapi juga mampu tampil di tengah-tengah masyarakat dalam rangka membimbing dan memberikan pandangan-pandangan yang bermanfaat dari segi moral maupun spiritual. Tuntutan yang paling mendesak saat ini adalah akan diberlakukannya era perdagangan bebas ASEAN (AFTA) tahun 2016. Suatu era persaingan pasar bebas, bukan hanya dari aspek ekonomi dan perdagangan saja tetapi dari dunia pendidikan yang menawarkan institusi serta tenaga sumber daya pendidik yang bersaing dan andal dari kawasan ASEAN, yang relatif kualitas pendidikannya lebih tinggi. Untuk itu kompetensi guru dituntut lebih baik lagi. Kompetensi guru berpengaruh dalam meningkatkan kinerja guru. Dengan guru mempunyai kompetensi, maka kinerja guru pun cenderung akan meningkat ke arah yang lebih baik. Keunggulan sumber daya manusia merupakan kunci daya saing, karena inilah yang akan menentukan siapa yang mampu menjaga kelangsungan, perkembangan dan kemenangan dalam persaingan. Dalam buku ini dijelaskan bagaimana upaya peningkatan kinerja guru, sebagai salah satu upaya menjaga kelangsungan dan kemenangan dalam persaingan tersebut, yang ditinjau dari tataran konsep, strategi dan implementasinya, sehingga bagi mereka yang berkecimpung dalam dunia pendidikan, terutama kepala sekolah, sangat penting untuk memiliki buku ini guna dijadikan rujukan dalam peningkatan kinerja guru tersebut. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup

Salah satu unsur penting dalam penyelenggaraan pendidikan di sekolah adalah guru.

Metodologi Penelitian Kualitatif dalam Ilmu Sosial, Pendidikan, Kebudayaan dan Keagamaan

Penelitian dalam bidang sosial, pendidikan, kebudayaan dan keagamaan memiliki puluhan tawaran metodologis. Namun demikian, tidak dapat dielakkan adanya pengaruh kuat dari pendekatan dalam penelitian kuantitaif atau kualitatif. Dalam penelitian ilmu sosial, pendekatan kuantitatif dan kualitatif sudah berkembang sekitar tahun 1960-an sehingga para pakar tidak lagi mempersoalkannya. Bahkan, terdapat kecenderungan adanya kesesuaian metodologis terhadap topik penelitian meskipun tidak dimungkiri sebagian pakar khususnya di Indonesia masih terpetak-petak dalam kubu kuantitaif dan kubu kualitatif. Sering kali pakar kuantitatif dalam bidang ilmu-ilmu sosial menjadi fanatik dan bertolak belakang dengan kubu kualitatif yang menganggap pendekatan kualitatif sebagai penelitian yang tidak obyektif, subyektif, tidak representatif, dan tidak reliable. Buku yang terdiri atas delapan bab ini akan mengajak pembaca memahami seluk beluk metodologi penelitian kualitatif dalam ranah pendidikan, sosial, kebudyaan dan keagamaan. Buku ini akan lebih jauh mengulas metode penelitian kualitatif sebagai salah satu tipe penelitian yang tidak kalah populer dan kredibel dengan tipe kuantitatif.

Penelitian dalam bidang sosial, pendidikan, kebudayaan dan keagamaan memiliki puluhan tawaran metodologis.

Metodologi Penelitian Pendidikan ( Kualitatif, Kuantitatif dan Mixed Method )

Buku ini terdiri dari 5 (lima) bab, yaitu pendahuluan, penelitian kuantitatif, penelitian kualitatif, penelitian kombinasi, dan proposal penelitian. Penelitian kuantitatif membahas tentang pengertian, studi pustaka, kerangka berpikir, hipotesis, metode-metode, proses penelitian, populasi dan sampel, teknik sampling, instrumen dan skala pengukuran, dan analisis data. Penelitian kualitatif membahas tentang pengertian, landasan teori, rumusan masalah, tujuan penelitian, ciri-ciri, karakteristik, kerangka berpikir, metode-metode, populasi dan sampel, instrumen dan teknik penelitian, teknik analisis data, dan validitas dan reliabilitas. Penelitian kombinasi membahas tentang konsep dasar dan model-model penelitian kombinasi. Proposal penelitian membahas tentang pengertian, unsur-unsur penting, proposal penelitian kuantitatif, proposal penelitian kualitatif, dan proposal skripsi.

Buku ini terdiri dari 5 (lima) bab, yaitu pendahuluan, penelitian kuantitatif, penelitian kualitatif, penelitian kombinasi, dan proposal penelitian.

Pengantar Studi Islam Interdisipliner

Islam merupakan agama samawi yang bukan sekedar berisikan ajaran keagamaan yang menjurus pada ritual persembahan serta menuntut penegakan syari‘at. Tetapi menurut fakta sejarah peradaban Islam telah lama mengalami perkembangan menjadi sebuah disiplin ilmu. Karena segala hal yang berhubungan dengan Islam ini sangat menarik untuk dijadikan objek studi, dunia Barat sejak lama menyimpan hasrat besar untuk memahami eksistensi, kecenderungan, gejolak dan arah agama besar yang sejak lama telah menunjukkan pesonanya ini melalui kajian-kajian serius yang dilakukan para Islamolog, orientalis dan belakangan Islamisis baik yang jujur maupun tendesius, yang agak obyektif atau subyektif, yang agak netral maupun yang bertujuan mendistrosi dan mengaburkan pengertian Islam atau yang ―murni demi kepentingan ilmu.‖ Dalam kajiannya itu, dunia Barat kemudian menyebutnya Islamic Studies. H.A.R Gibb menyatakan “Islam is indeed much more than a system of theology, it is a complete civilization ungkapan Gibb ini tercatat dalam bukunya Wither Islam? A Survey of Modern Movements in the Moslem World. Dengan demikian, pesatnya perkembangan studi Islam disebabkan agama ini tidak hanya memainkan perannya sebagai ajaran teologi dan spiritual belaka namun juga yang terkenal adalah peradaban yang lengkap. Dan Gerhard Endress menulis bahwasanya selain penelitian sejarah, studi Islam telah mantap sebagai disiplin keilmuan. Sebuah disiplin ilmu adalah sebuah perkembangan yang tak mungkin dihindari sebagai kekuatan sejarah. Melalui tradisi kesarjanaan yang panjang di Barat, menurut Edward Said, studi Islam, tradisi akademik tentang ketimuran atau gambaran tentang Timur telah direkonstruksi dan didominasi oleh konsepsi-konsepsi Barat yang ia sebut orientalism. Melaui orientalisme, Barat telah mengukuhkan dominasi sosial, politik dan kebudayaan selama berabad-abad atas dunia Timur. Karenanya, Timur dianggap ada karena usaha-usaha kesarjanaan Barat. ―The Orient was almost a European invetions, and had been since antiquity a place of romance, exotic being, haunting memories and landscape, remarkable experiences.” Dominasi ini baik di Amerika maupun di Eropa tampak pada perhatian Barat yang menaruh minatnya yang tinggi tentang keislaman dan ketimuran. Pada abad ke-20, minat dan dominasi itu ditunjukkan oleh pendirian Departement of Islamic Studies, Religious Studies atau Asian Studies di berbagai universitas di Barat baik di Amerika Serikat, Eropa dan Australia. Universitas-universitas seperti University of California of Los Angelos (UCLA), Chicago University, Princeton University, Columbia University, Harvard University, Yale University, Temple University, Ohio State University di Amerika Serikat; Faculty of Islamic Studies University of McGill di Kanada; SOAS London University di Inggris; Sorbone University di Perancis; Flinders University, Monash University dan Autsralian National Universtiy di Australia, menyediakan dan menyelenggarakan kajian-kajian keislaman dalam berbagai aspeknya atau studi kawasan dunia Islam dengan segala fasilitas perpustakaan yang lengkap dan metodologi yang lebih maju dibanding di negara-negara Muslim sendiri. Studi Islam (Islamic Studies), terlepas dari kecurigaan yang muncul, Buku ini akan mengulas secara lebih sistematis tentang studi Islam, agama, urgensi, tujuan, ruang lingkup, pembidangannya, dan bertujuan melakukan pendekatan atau kajian-kajian keislaman secara metodologis-akademis dan dari berbagai sudut pandang seperti fenomena Islam. Selain itu hal-hal yang berkenaan dengan sosial kebudayaan dan terutama aspek kesejarahan Islam dalam panggung peradaban dunia dan Indonesia hingga tema Islam Nusantara Berkemajuan meski belum secara holistic dibahas akan tetapi cukup dapat memantik semangat mahasiswa untuk melakukan kajian/studi lanjutan.

C. Model penelitian Hadis Meneliti hadis atau yang biasa disebut takhrijul hadits, merupakan merupakan aktivitas yang ... sebagai bentuk kepedulian akan agama Takhrij sebagian dari ilmu agama yang penting untuk dipelajari dan dikuasai, ...

Statistik Pendidikan

Statistik merupakan ilmu yang mempelajari tentang cara yang digunakan dalam penyusunan, penyajian, analisis, dan interpretasi data yang kuantitatif (berupa angka), sehingga dapat diambil kesimpulan dan makna dari data tersebut. Mahasiswa, guru, dosen, dan peneliti perlu memahami konsep dasar statistik, dan dapat menentukan teknik analisis data yang tepat digunakan, sesuai dengan jenis data dan tujuan yang akan dicapai, serta mampu menggunakan teknik tersebut untuk menganalisis data. Buku ini ditulis untuk membantu para pembaca menganalisis data dengan lebih mudah dan praktis dengan penjelasan langkah-langkah kegiatan yang dilakukan secara bertahap, sehingga lebih mudah dipahami dan diikuti. Setiap prosedur dan teknik analisis yang dijelaskan, selalu diikuti dengan contoh, dan teknik analisis statistik secara praktis, sehingga mudah diikuti. Buku persembahan penerbit Prenada Media Group.

Statistik merupakan ilmu yang mempelajari tentang cara yang digunakan dalam penyusunan, penyajian, analisis, dan interpretasi data yang kuantitatif (berupa angka), sehingga dapat diambil kesimpulan dan makna dari data tersebut.

Teori dan Praktik Pemahaman Individu Teknik Testing

Bagi peserta didik yang cerdas tentu harus dilakukan upaya akselerasi agar dia berkembang sesuai porsinya. Seseorang yang memiliki bakat khusus di bidang tertentu, kepribadian dan minat harus mendapat perlakuan sebagaimana mestinya agar menjadi pendorong proses pertumbuhan dan perkembangan individu. Proses pengembangan ini dikemas dalam suatu pelayanan pendidikan secara umum serta bimbingan dan konseling secara khusus. Memahami komponen psikologis dimaksud merupakan hal yang tidak bisa dianggap remeh, karena sedikit saja salah penafsiran bisa jadi perencanaan langkah pengembangan akan bias, sehingga disusun instrumen khusus agar mendapatkan informasi objektif mengenai kecerdasan, bakat, minat, dan kepribadian individu. Tes psikologis atau yang sering disebut sebagai psikotes disusun untuk membantu memperoleh pemahaman objektif, holistik, dan komprehensif mengenai tipologi kepribadian, tingkat kecerdasan, jenis bakat serta minat untuk membantu konselor dalam menyusun program layanan pendidikan secara umum dan bimbingan konseling secara khusus sebagai upaya fasilitasi perkembangan optimum peserta didik. Satu hal yang mencirikan peserta didik tampil out of the box adalah kreativitasnya, di mana dia bisa tampil beda meskipun mempunyai kecerdasan, bakat, dan minat yang sama dengan siswa lainnya. Buku ini mengurai secara komprehensif perihal pemahaman individu teknik testing tersebut Buku persembahan penerbit Prenada Media

... supervisi, pendidikan, konsulatan bagi karyawan edukatif maupun nonedukatif (membantu malakukan seleksi, penempatan, serta urusan personalia lain), ...

EVALUASI PENDIDIKAN

Evaluasi memiliki peran yang penting dalam proses pembelajaran. Melalui evaluasi yang komprehensif akan dapat diketahui sejauh mana ketercapaian tujuan pembelajaran yang sudah ditetapkan. Untuk itu, pengetahuan tentang evaluasi pendidikan menjadi mutlak diperlukan bagi guru, calon guru, dan praktisi pendidikan. Seiring tuntutan kompetensi yang harus dikuasai siswa, diperlukan juga variasi dalam melakukan evaluasi. Buku ini selain menyajikan kajian teoretis tentang evaluasi, penilaian, pengukuran juga membahas berbagai macam bentuk penilaian yang secara aplikatif digunakan dalam proses pembelajaran. Variasi model penilaian, seperti: portofolio, penilaian proyek, penilaian sikap, penilaian unjuk kerja, dan penilaian diri disajikan tidak hanya secara teoretis tapi juga aplikatif dengan disertai contoh instrumen.

Untuk itu, pengetahuan tentang evaluasi pendidikan menjadi mutlak diperlukan bagi guru, calon guru, dan praktisi pendidikan. Seiring tuntutan kompetensi yang harus dikuasai siswa, diperlukan juga variasi dalam melakukan evaluasi.

Penilaian Otentik dalam Pembelajaran Kurikulum 2013

Penilaian merupakan bagian yang tidak terpisahkan dalam proses pembelajaran. Penilaian harus bersifat komprehensif dan holistik yang mencakup semua aspek dari tujuan pembelajaran. Penilaian dilakukan secara berkesinambungan untuk memperoleh informasi pembelajaran. Dalam melakukan penilaian guru harus memegang teguh prinsip-prinsip dalam standart penilaian otentik yakni keeping track, Checking up, Finding out, Summing up. Penilaian Otentik memiliki relavansi kuat terhadap pendekatan ilmiah dalam pembelajaran sesuai dengan tuntutan Kurikulum 2013. Guru bukan hanya dituntut untuk mengukur hasil kerja siswa tetapi juga proses belajar yang dilalui siswa. Diantara proses Penilaian Otentik ini dapat menggunakan berbagai jenis penilaian diantaranya adalah: 1) tes standart prestasi, 2) tes buatan guru, 3) catatan kegiatan, 4) catatan anekdot, 5) skala sikap, 6) catatan tindakan, 7) konsep pekerjaan, 8) tugas individu, 9) tugas kelompok atau kelas, 10) diskusi, 11) wawancara, 12) catatan pengamatan, 13) peta perilaku, 14) portofolio, 15) kuesioner, dan 16) pengukuran sosiometri. Penilaian Otentik mementingkan penilaian proses dan hasil sekaligus. Dengan demikian, seluruh tampilan siswa dalam rangkaian kegiatan pembelajaran dapat dinilai secara objektif, apa adanya, dan tidak semata-mata hanya berdasarkan hasil akhir (produk) saja. Buku “Penilaian Otentik dalam Pembelajaran Kurikulum 2013" ini wajib dimiliki oleh praktisi pendidikan untuk mengetahui dan melaksanakan penilaian dengan lebih baik.

A. Penilaian Autentik Pada Pembelajaran Definisi Penilaian autentik (Authentic
Assessment) adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk
mengukur pencapaian hasil belajar siswa . Penilaian autentik merupakan
penilaian ...