Sebanyak 17 item atau buku ditemukan

MENGENAL ILMU USHUL FIQH DAN KAIDAH FIQH Terjemah as-Sullam

Buku yang ada di hadapan para pembaca ini merupakan terjemahan kitab As-Sullam, juz kedua dari trilogi kitab fiqh dan ushul fiqh karangan Abdul Hamid Hakim. Sebuah risalah sederhana, ringkas, tetapi padat. Saya tergugah untuk menerjemahkan kitab ini, sebab sependek pengetahuan saya, terjemahan kitab ini masih jarang ditemukan di pasaran. Padahal isi kitab ini sangat bagus dan penting bagi para pemula yang ingin mempelajari metodologi hukum Islam, khususnya ushul dan kaidah fiqh. Dalam menerjemahkan kitab ini, saya memadukan antara pendekatan tekstual dan kontekstual. Sebagaimana kita tahu, penerjemahan tekstual menyebabkan gaya bahasa sasaran mengikuti bahasa sumbernya, sehingga terasa aneh, kaku, dan berujung pada kesulitan memahami isi kitab. Sebaliknya, penerjemahan kontekstual acap kali menyebabkan hasil terjemahan jauh dari teks asalnya dan peran penerjemah sering melebihi porsi yang ada dan dimaksudkan dalam teks, sehingga menyebabkan bias makna.

Buku yang ada di hadapan para pembaca ini merupakan terjemahan kitab As-Sullam, juz kedua dari trilogi kitab fiqh dan ushul fiqh karangan Abdul Hamid Hakim.

USHUL FIQH II : Metodologi Istinbat Hukum Ekonomi dan Bisnis Syariah

Buku yang ada di hadapan para pembaca ini amat penting untuk dibaca dan dikuasai. Mengapa? Karena buku ini berisi metodologi dalam merumuskan dan menetapkan hukum Islam, khususnya ekonomi dan bisnis syariah. Tanpa ilmu ushul fiqh, maka mustahil teks Al-Qur’an dan hadis dapat dipahami dalalahnya. Begitu pula fenomena hukum berjalan di masyarakat, apalagi yang berkaitan dengan ekonomi dan bisnis yang sangat dinamis. Kualifikasi hasil ijtihad, di antaranya, ditentukan oleh metode istinbat yang digunakan. Dengan demikian, ushul fiqh merupakan ilmu yang memiliki posisi fundamental, strategis, dan penting bagi para mahasiswa, sarjana, maupun praktisi hukum Islam. Bahkan, bisa dikatakan ushul fiqh adalah inti kajian ilmu syariat atau hukum Islam. Dalam kerangka inilah buku ajar ini hadir sebagai bentuk ikhtiar mengantarkan pembaca, khususnya mahasiswa, agar mampu memahami, menguasai, dan mendalami ushul fiqh.

Djamil, Faturrahman, Filsafat Hukum Islam, Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999. Khallaf, Abdul Wahhab, Ilmu Ushul al-Fiqh, Kuwait: Dar al-Qalam, 1987. Misbahuddin, Ushul Fiqh II, Makassar: UIN Alauddin Press, 2015.

Manajemen Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam

Teori dan Praktik

Kurikulum adalah jantungnya pendidikan yang sangat berpengaruh terhadap pengembangan kompetensi murid, baik kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Dengan kurikulum, lembaga pendidikan Islam dapat memberikan pengalaman belajar bagi murid agar siap menghadapi tantangan pada zamannya, sehingga kurikulum perlu susun dan dikembangkan sesuai kebutuhan murid dan seiring dengan perkembangan sains dan teknologi. Selama ini, banyak lembaga pendidikan Islam yang hanya fokus pada kurikulum ilmu-ilmu keislaman (tradisional) dan kurang mengapresiasi ilmu-ilmu sains-humaniora, sehingga berdampak pada berkurangnya minat masyarakat. Oleh karena itu, manajemen pengembangan kurikulum penting dilakukan oleh lembaga-lembaga pendidikan Islam untuk mengintegrasikan ilmu-ilmu agama dan sains-humaniora agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman dan ditinggal (tidak diminati) oleh masyarakat (generasi) Milineal. Dalam buku ini, ada tiga bab yang dibahas, yaitu (1) pendahuluan yang mengkaji tentang kebijakan otonomi daerah, perkembangan kebijakan kurikulum, tipologi pendidikan Islam, perkembangan lembaga pendidikan Islam, dan urgensi manajemen pendidikan Islam, (2) teori pengembangan kurikulum yang mengkaji tentang konsep kurikulum, teori pengembangan kurikulum, prinsip-prinsip pengembangan kurikulum, pendekatan pengembangan kurikulum, model pengembangan kurikulum, ideologi kurikulum pendidikan Islam, dan (3) praktik pengembangan kurikulum pendidikan Islam di pesantren, madrasah, dan sekolah Islam. Selamat membaca!

Oleh karena itu, manajemen pengembangan kurikulum penting dilakukan oleh lembaga-lembaga pendidikan Islam untuk mengintegrasikan ilmu-ilmu agama dan sains-humaniora agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman dan ditinggal (tidak ...

MADZHAB PERTAMA FILSAFAT ISLAM: FILSAFAT PARIPATETIK (AL-HIKMAH AL-MASSYA’IYAH)

Islam adalah agama yang sangat menghargai akal. Hal ini terbukti banyak ayat al-Qur’an yang mengedepankan pentingnya akal, rasio, atau pikir dengan berbagai derivasinya, seperti kata: afala ta’qilun, afala tatafakkarun, afala yandzurun, dan lain sebaginya. Di samping itu, Islam juga menjunjung tinggi ilmu pengetahuan dari manapun datangnya, sehingga Nabi Saw bersabda, yang artinya: “Tuntutlah kalian ilmu pengetahuan walaupun sampai ke Negeri Cina”. Atas dasar dua aspek ajaran Islam tersebut, ditambah adanya kesadaran umat Islam untuk merasionalkan ajaran ajaran pokok agama Islam, maka sejak awal perkembangannya, umat Islam sudah mengadopsi berbagai ilmu pengetahuan, seperti kedokteran, kimia, fisika, optika, dan sebagainya dari berbagai belahan dunia, terutama dari Yunani dan Romawi. Akhirnya pada abad IX Masehi atau abad ke-3 Hijriyah, umat Islam juga mempelajari filsafat, terutama filsafat Yunani dan Romawi. Selanjut- nya umat Islam melakukan inovasi, seleksi, dan pemaduan dengan ajaran Islam yang fundamental, sehingga melahirkan sebuah struktur pemikiran Islam yang bersifat filosofis-logis di satu sisi, tetapi bersifat relegius-Islami di sisi lain. Pemikiran tersebut menjadi disiplin baru dalam Islam yang dikenal dengan filsafat Islam atau ada yang menyebut filsafat Muslim. Filsafat yang berkembang di dunia Islam pada abad ke-9 Masehi ini dikenal sebagai filsafat Islam Paripatetik atau al-hikmah al-Massyaiyah, karena banyak dipengaruhi oleh pola pikir Aristoteles, dan sekaligus sebagai madzhab pertama dalam sejarah pemikiran filsafat Islam. Buku ini akan membeberkan latarbelakang lahirnya filsafat Islam, kronologi- nya, motivasi kelahirannya, tema-tema sentral pembahasan, dan pokok-pokok pemikiran para tokohnya mulai dari al-Kindi sampai Ibn Rusyd.

Islam adalah agama yang sangat menghargai akal.

METODOLOGI PENELITIAN; KAJIAN TEORITIS DAN PRAKTIS BAGI MAHASISWA

Buku ini merupakan hasil kerja kolaboratif antar dosen dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia, buku ini dibagi dalam 11 bab dan kemudian setiap individu dosen menulis satu bab buku, sehingga setiap penulis akan fokus terhadap bab yang menjadi tanggung jawabnya, sehingga diharapkan akan lahir hasil karya buku ini yang lebih berkualitas.

... Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung pada tahun 2014, dan saat ini sedang
menempuh program Doktor (S3) melalui Beasiswa MORA Kementerian Agama
di UIN STS Jambi pada Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI).

Kuliah Ilmu Dakwah: Pendekatan Tafsir Tematik

Dakwah Islam amar ma'ruf nahi mungkar adalah kewajiban setiap muslim dan kewajiban dakwah Islam harus tetap dilaksanakan seiring dengan perkembangan zaman dan kompleksitas permasalahan dakwah yang sedang dan akan dihadapi. Semakin tinggi tingkat kompleksitas problematika dakwah, semakin tinggi pula kebutuhan tenaga Da'i yang profesional dengan segala kompetensinya yang memadai. Berhasil tidaknya dakwah sangat ditentukan oleh kompetensinya para Da'i, baik secara substansi maupun metodologis, serta keterampilan mengaplikasikan metode dakwah. Di sinilah letak urgensinya belajar tentang dakwah. Oleh karena itu, masyarakat Islam secara umum dan para muballig/Da'i secara khusus, harus memahami tentang dakwah agar dapat melaksanakan tugas dakwah dengan baik dan efektif. Isi buku ini secara garis besar membahas mengenai pengantar dakwah dan sistematika dakwah. Sistematika dakwah memuat sejarah, pengertian, hukum, dan hakekat dakwah. Sistematika dakwah memuat sembilan poin, yakni subjek, obyek, tujuan, metode, materi, manajemen, sarana, media, dan dana dakwah. Pada bab terakhir penulis memberikan contoh Gerakan Dakwah dan Jamaah Dakwah (GDJD) yang menjadi ikon gerakan Muhammadiyah di akar rumput.

... sasaran pokok para da'i dalam berdakwah adalah penyakit masyarakat, yang
dimaksudkan di sini adalah penyakit yang terkait dengan aqidah, ibadah, akhlak,
mu'āmalah dan berbagai prilaku yang mażmūmah, dan karakteristik yang tidak ...

Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam Kontemporer Edisi Pertama

Buku Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam Kontemporer, yang ada di tangan pembaca ini mengupas bagian-bagian penting pemikiran-pemikiran tokoh ekonomi Islam kontemporer dan diperuntukkan untuk menunjang kegiatan pembelajaran yang terkait dengan isu-isu ekonomi Islam, khususnya matakuliah sejarah pemikiran ekonomi Islam kontemporer. Pembahasan dalam buku ini dibagi dalam sebelas bab. Islam memosisikan kegiatan ekonomi sebagai salah satu aspek penting untuk mendapatkan kebahagiaan (falah), sebab tujuan akhir kegiatan ekonomi Islam adalah sebagaimana tujuan syariat Islam itu sendiri (maqashid asy-syariah), yaitu kebahagiaan di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, motif ekonomi dalam Islam merupakan ibadah. Maka, kegiatan ekonomi harus dikontrol dan dituntun agar sejalan dengan ajaran Islam secara keseluruhan (kaffah). *** Persembahan penerbit Kencana (PrenadaMedia)

Huda Effendi, Liberalisasi Teologi Islam; Membangun Teologi Damai dalam
Islam. Yogyakarta: Alenia. ... 2015. Zakat; PerspektifMikro-Makro Pendekatan
Riset. Jakarta: PrenadaMedia Group. Hulwati, 2009. Ekonomi Islam. Jakarta:
Ciputat ...