Sebanyak 17 item atau buku ditemukan

Pengantar Metodologi Penelitian Hukum

Kajian Penelitian Normatif,Empiris,Penulisan Proposal Laporan Skripsi dan Tesis

Tersedia di Perpustakaan Utama Lantai 1

  • ISBN 13 : 9786236428429
  • Judul : Pengantar Metodologi Penelitian Hukum
  • Sub Judul : Kajian Penelitian Normatif,Empiris,Penulisan Proposal Laporan Skripsi dan Tesis
  • Pengarang : Muhammad Syahrum,  
  • Kategori : Hukum 1
  • Penerbit : DotPlus
  • Klasifikasi : 340
  • Call Number : 340 MUH p
  • Bahasa : Indonesia
  • Edisi : Cet 1 Januari 2022
  • Penaklikan : xii, 328hlm.; 23 cm
  • Tahun : 2022
  • Halaman : 328
  • Ketersediaan :
    0001.22400947
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400946
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400945
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400944
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400943
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400942
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400941
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400940
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400939
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22400938
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Sejarah Lengkap Dunia Abad Pertengahan 500-1400 M

Dari Pemberontakan Odoacer Hingga Runtuhnya Sintesis Thomisme

Tidak seperti versi buku abad pertengahan lain, buku ini membagi periode Abad Pertengahan antara 500-1400 M. Abad Pertengahan Awal (500-1050 M), Abad Pertengahan Tidak seperti versi buku abad pertengahan lain, buku ini membagi periode Abad Pertengahan antara 500-1400 M. Abad Pertengahan Awal (500-1050 M), Abad Pertengahan Tinggi (1050-1300 M), dan Abad Pertengahan Akhir (1300-1400 M). Kebanyakan sejarawan menghitung periode akhir Abad Pertengahan sekitar abad ke-16, yang merupakan gerbang Abad Pencerahan (Age of Enlightenment). Abad Pertengahan merupakan transisi dari zaman Antikuitas ke zaman Modern; Renaissance dan Enlightenment. Periode ini ditandai dengan jatuhnya Romawi barat oleh Odoacer, raja pertama Italia, yang menggulingkan kaisar terakhir, Romulus Augustulus. Jika di masa Renaissance kaum heretik tak lagi dikekang Gereja dan memperoleh kebebasannya mengeksploitasi kecabulan dan ilmu pengetahuan yang melabrak doktrin supranaturalisme atau metafisik yang merujuk “kuasa Tuhan”, maka tahun 1400 M dianggap akhir dari periode Abad Pertengahan. Tahun 1400 M merupakan tahun bangkitnya Renaissance di Italia dengan menguatnya Dinasti Medici di Florence serta pengaruh Kepausan di Dunia Kristen Latin yang mulai memudar. Dominasi Gereja dan Kepausan atas seluruh sendi kehidupan di Eropa Barat waktu itu menjadi acuan atas apa yang dinamakan Abad Pertengahan (Middle Age), sehingga dengan memudarnya pengaruh Kepausan atas Dunia Kristen Latin (Latin Christendom) oleh peristiwa Skisma Besar, kemunculan Kaum Reformis, klaim Paus atas urusan spiritual-sekular yang dianggap menyalahi wasiat Kristus serta adanya kaum klerus (uskup, imam) yang amoral, maka runtuhlah periode Abad Pertengahan (Middle Age).

Terobosan di bidang sains, teknologi, filsafat, ekonomi, dan pemikiran politik yang telah memicu kebangkitkan dunia modern adalah murni pencapaian bangsa Eropa. Selama abad pertengahan, peradaban Eropa secara umumKristen Latin mengalami ...

Ragam Analisis dalam Metode Penelitian

untuk Penulisan Skripsi, Tesis, & Disertasi

Riset kuantitatif adalah riset yang memfokuskan pada pengukuran objektif secara matematis dan statistik untuk mengolah serta menganalisis data yang berupa angka (numerik). Buku Ragam Analisis dalam Metode Penelitian untuk Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi merupakan buku tuntunan untuk melakukan analisis dalam riset kuantitatif. Buku ini lebih berfokus pada bahasan prosedur-prosedur analisis dalam riset kuantitatif yang populer, yaitu Regresi Linier, Analisis Jalur (Path Analysis), Structural Equation Modeling Berbasis Varian (CBSEM), dan Structural Equation Modeling Berbasis Partial Least Square (PLSSEM). Penghitungan dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak SPSS, AMOS, LISREL, dan SMARTPLS. Buku ini bertujuan memberikan pengetahuan dan praktikum tentang berbagai ragam alat analisis. Para peneliti dapat memilih alat analisis yang tepat dalam pengolahan data sesuai tujuan penelitian setelah memahami setiap praktikum pada buku ini. Buku ini juga dapat dijadikan bahan referensi untuk mata kuliah Metode Penelitian.

Buku Ragam Analisis dalam Metode Penelitian untuk Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi merupakan buku tuntunan untuk melakukan analisis dalam riset kuantitatif.

Metode Penelitian dalam Implementasi Ragam Analisis

untuk Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi

Buku Metode Penelitian dalam Implementasi Ragam Analisis merupakan buku tuntunan untuk melakukan analisis dalam riset kuantitatif. Buku ini lebih fokus pada bahasan prosedur-prosedur analisis dalam riset kuantitatif yang popular. Penyusunan buku ini bertujuan memberikan pengetahuan, wawasan, dan pemahaman tentang berbagai ragam alat analisis. Peneliti dapat memilih alat analisis yang tepat dalam pengolahan data sesuai tujuan penelitian setelah memahami teori tentang ragam analisis ini. Buku ini juga dapat dijadikan bahan referensi untuk mata kuliah Metode Penelitian.

Buku Metode Penelitian dalam Implementasi Ragam Analisis merupakan buku tuntunan untuk melakukan analisis dalam riset kuantitatif.

Bahasa Indonesia Ilmiah

untuk Penulisan Laporan, Skripsi, Tesis, dan Disertasi

Kata baku adalah kata resmi yang selayaknya digunakan pada surat-menyurat atau penerbitan resmi, surat kabar, jurnal, karya tulis ilmiah, skripsi, tesis, dan disertasi. Sekalipun Pedoman Umum Ejaan yang Disempurnakan (EYD) dan Pedoman Umum Pembentukan Istilah (PUPI) telah diresmikan lebih dari dua puluh tahun yang lalu. Namun, masih saja penggunaan kata baku diabaikan oleh sebagian besar pema­kai bahasa, termasuk di antaranya dalam penerbitan, pelajar, mahasiswa, guru, dosen, praktisi, media elektronik maupun cetak, biro, iklan, dan masyarakat luas. Mengapa hal itu terjadi? Padahal jelas, EYD dan PUPI mencantum­kan aturan membakukan istilah asing (termasuk bahasa Inggris, Belanda, Spanyol, Cina, Arab dan lain-lain) ke dalam bahasa Indonesia. Pemakaian bahasa atau kata baku Indonesia kini makin mendapat sorotan tajam terutama dari kalangan media massa: Persoalan bahasa dan kata mencuat. Bahkan, sempat menghebohkan saat Pusat Pem­binaan dan Pengembangan Bahasa (Pusat Bahasa) melemparkan sejumlah kata yang dianggap baku. Tentu saja mahasiswa, guru, dosen (pemakai bahasa) kaget ketika mengetahui bahwa kata yang baku adalah keterapilan bukan ketrapilan, jadwal bukan jadual, teknik bukan tehnik, apotek bukan opotik, pikir bukan fikir, paham bukan faham, zaman bukan jaman, Februari bukan Pebruari, nasihat bukan nasehat, November bukan Nopember, produktivitas bukan produktifitas, sistem bukan sistim, pamflet bukan famplet, praktik bukan praktek, apotek bukan apotik, utang bukan hutang, tampak bukan nampak, putra bukan putera, fotokopi bukan photokopy, hakikat bukan hakekat, sportivitas bukan sportifitas, aktivitas bukan aktifitas, pasacasarjana bukan pasca sarjana, izin bukan ijin, positif bukan positive, serta banyak lagi kata baku yang berjumlah lebih dari 1000 kata yang akan dijumpai dalam buku sederhana ini. Buku sederhana ini pula akan menuntun kita dalam membuat karya tulis ilmiah (artikel, laporan, skripsi, tesis, dan disertasi) dengan bahasa Indonesia yang benar.

Buku sederhana ini pula akan menuntun kita dalam membuat karya tulis ilmiah (artikel, laporan, skripsi, tesis, dan disertasi) dengan bahasa Indonesia yang benar.

Gerakan bantuan hukum struktural di Indonesia

studi tentang tipologi gerakan bantuan hukum struktural Yayasan LBH Indonesia : tesis

Legal aid in Indonesia; study in Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia.

Legal aid in Indonesia; study in Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia.