Sebanyak 7 item atau buku ditemukan

Perkembangan Sejarah Fisika Dari Masa Ke Masa : Diungkap Melalui 165 Pertanyaaan

PEDOMAN PRAKTIKUM PRAKTIK BIMBINGAN DAN KONSELING PRIBADI SOSIAL

Praktik Bimbingan dan Konseling Pribadi-Sosial merupakan mata kuliah wajib bagi seluruh mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling dan merupakan prasyarat bagi pemrograman mata kuliah PPL BK Mikro. Mata kuliah Praktik Bimbingan dan Konseling Pribadi-Sosial merupakan kegiatan pemberian pengalaman latihan terstruktur kepada mahasiswa tentang cara memberikan layanan Bimbingan dan Konseling bidang Pribadi-Sosial kepada konseli. Kegiatan praktikum dilakukan di ruang laboratorium program studi Bimbingan dan Konseling. Praktik Bimbingan dan Konseling Pribadi-Sosial sebagai kegiatan praktik mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling dimulai dengan memberikan latihan terstruktur kepada mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan menyusun instrumen need assessment. Hasil analisis data dari instrumen need assessment yang telah diperoleh dari responden digunakan sebagai dasar latihan terstruktur penyusunan Program Semester Layanan Bimbingan dan Konseling. Selanjutnya mahasiswa melakukan latihan terstruktur menyusun rencana pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling (RPL BK) untuk layanan bimbingan dan konseling bidang pribadi dan sosial. Berdasarkan RPL BK yang telah disusun akan digunakan sebagai dasar melaksanakan layanan bimbingan dan konseling dengan menerapkan berbagai jenis layanan yang ada, misalnya layanan bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, konseling kelompok, konseling individu dan sebagainya

Praktik Bimbingan dan Konseling Pribadi-Sosial merupakan mata kuliah wajib bagi seluruh mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling dan merupakan prasyarat bagi pemrograman mata kuliah PPL BK Mikro.

PENERAPAN STRATEGI INKUIRI DAN METODE TALKING STICK TERHADAP AKTIVITAS BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PAI DAN BUDI PEKERTI DI SMP N 2 SUNGAYANG

TERSEDIA PADA RUANG KARYA ILMIAH LANTAI 2

Ibu dan Sang Jagoan

Penelitian menunjukkan, lebih banyak kasus komplikasi (gangguan) yang terjadi pada janin laki-laki ketimbang janin perempuan. Anak laki-laki lebih rentan terkena Sizofrenia dan retardasi mental. Disinyalir ada 200 penyakit genetik yang hanya menyerang laki-laki dan tidak pada perempuan. Anak laki-laki dua kali lebih banyak menderita autism dan enam kali lebih banyak mengalami gangguan konsentrasi. Anak laki-laki lebih banyak menderita gagap, kesulitan bicara dan dyslexia. Anak laki-laki enam kali lebih banyak mengalami gangguan belajar, tiga kali lebih banyak menderita kecanduan, empat kali lebih banyak mengalami gangguan emosi. Satu berbanding empat, perempuan dibanding laki-laki yang gagap. Kelak, saat dewasa lebih banyak laki-laki yang mengalami kasus transgender dibanding perempuan. Bayi laki-laki membutuhkan lebih lama kemelekatan dengan ibunya karena ada beberapa area dalam otaknya yang membutuhkan waktu berkembang lebih lama ketimbang anak perempuan. Bagaimana seorang anak laki-laki memelihara dan mengembangkan natur kelelakiannya di tengah dekapan ibu? Haruskah anak lelaki lebih sering bersama ayahnya dibandingkan dengan ibu? Haruskah anak laki-laki dijauhkan dari kasih sayang ibu demi menjaga unsur maskulinitasnya? Apa urgensi peran ibu dalam mendampingi anak laki-lakinya tumbuh? Buku ini akan mengupas tuntas pola asuh ibu terhadap anak lelaki. Terutama pengasuhan spiritual ibu terhadap anak laki-lakinya

(Pengasuhan spiritual seorang Ibu kepada anak laki-lakinya) Dian Noviyanti
IndScript Creative © 2015 Dian Noviyanti & IndScript Creative Hak Cipta
dilindungi Undang-Undang Diterbitkan pertama kali oleh Penerbit Kelompok PT
Anggota ...

Anak-anak Kita, Pengukir Peradaban

Pengasuhan atau pola asuh erat kaitannya dengan karakter orang tua. Pendekatan ala teori perilaku (behaviorism) menonjolkan “perlakuan fisik"" yang bisa diukur, bisa dilihat, dan bersiiat eksternal. Anak baru mau patuh bila diberi hukuman pada perilaku yang tidak diharapkan. Anak akan termotivasi belajar bila diberi hadiah (reward). Pengalaman batin, kesadaran, inspirasi, kasih sayang, motivasi intrinsik, dan semua hal yang menjadi blue-print khas insaniah seolah dinafikan begitu saja. Tugas orang tua mengawal anak-anak tumbuh memang tidak ringan. Kadang kita menyesali dan menangis sedih ketika melihat betapa banyak tindakan kita yang menyakiti hati mereka. Betapa sering kita mengabaikan sinyal-sinyal kebutuhan mereka. Betapa cepat waktu berlalu sampai tahu-tahu semua itu terpola menjadi karakter. Tanpa sadar kita mengulang-ulang kesalahan yang sama, padahal kita benci bila anak melakukan kesalahan berulang-ulang.

Anak-Anak Kita, Pengukir Peradaban Dian Noviyanti & Indscript Creative © 2014
Dian Noviyanti & Indscript Creative Hak Cipta dilindungi Undang-Undang
Diterbitkan pertama kali oleh Penerbit PT Elex Media Komputindo Kelompok ...

The Prophet; Kisah Hikmah 25 Nabi Allah

Apa yang terlintas dalam pikiran saat membaca kisah para nabi? Sekadar menggugurkan kewajiban untuk membaca sejarah mereka sajakah? Bagaimana kita memandang keistimewaan masing-masing nabi dan perannya terhadap umat? Apakah nabi yang menampakkan mukjizat paling banyak, lebih istimewa dibanding nabi lain? Kenapa ada kisah nabi yang demikian mendominasi Al-Qur’an, sebaliknya ada nabi yang hanya disebut namanya tanpa dijelaskan kiprahnya seperti apa? Al-Qur’an memang kitab yang tak pernah henti untuk digali lebih dalam. Jika memang kisah para nabi akan menguatkan fu’admu, maka kisah ini tidak bisa dilihat sebagai sekadar sejarah apalagi hafalan. Banyak dimensi hikmah yang jika digali dan dipahami akan menjadi mata air yang menghidupkan qalbu. Untuk sampai pada dimensi hikmah, kita gali dulu datanya, kronologisnya, bahkan kapan masa nabi tersebut dihadirkan. Semoga dengan mempelajari secara mendetail, tergali pula hikmahnya yang akan membawa kesegaran bagi qalbu dan menguatkan fu’ad kita. Kisah kenabian ini akan membantu mengilustrasikan peta perjalanan seorang hamba untuk kembali kepada Tuhan. Selalu ada pola yang terulang di setiap zaman, dengan bobot dan dimensi yang berbeda.

Apa yang terlintas dalam pikiran saat membaca kisah para nabi?