Sebanyak 5 item atau buku ditemukan

HADITS BUDAK PEREMPUAN HITAM (Hadîts al-Jâriyah as-Sawdâ’) DAN PENJELASAN ALLAH ADA TANPA TEMPAT

شرح حديث الجارية السوداء وبيان أن الله تعالى موجود بلا مكان

Kata Pengantar Ada dua metode untuk memaknai ayat-ayat mutasyabihat yang keduanya sama-sama benar: (Pertama): Metode Salaf. Mereka adalah orang-orang yang hidup pada tiga abad hijriyah pertama. Yakni kebanyakan dari mereka mentakwil ayat-ayat mutasyabihat secara global (takwil ijmali), yaitu dengan mengimaninya serta meyakini bahwa maknanya bukanlah sifat-sifat jism (sesuatu yang memiliki ukuran dan dimensi), tetapi memiliki makna yang layak bagi keagungan dan kemahasucian Allah tanpa menentukan apa makna tersebut. (Kedua): Metode Khalaf. Yang disebut dengan Takwil Tafshili. Mereka mentakwil ayat-ayat mutasyabihat secara terperinci dengan menentukan makna-maknanya sesuai dengan penggunaan kata tersebut dalam bahasa Arab. Sebagaimana para Ulama Salaf, para Ulama Khalaf tidak memahami ayat-ayat tersebut sesuai dengan zahirnya. Dalam memahami hadits al-Jariyah, kaum Musyabbihhah --(variannya di zaman sekarang adalah golongan Wahhabi)--, memaknainya dalam makna zahirnya. Mereka meyakini “Allah di atas langit”, atau sebagian mereka mengatakan “bertempat di langit” dengan dasar pemahaman keliru terhadap hadits ini. Musibah terbesar kaum Musyabbihah sesungguhnya adalah karena mereka sangat anti terhadap takwil. Bahkan berkembang di kalangan mereka semacam kaedah --yang mereka buat sendiri-- mengatakan “al-Mu’awwil Mu’ath-thil”; (seorang yang melakukan takwil maka ia menginkari teks-teks syari’at). Kholil Abu Fateh (Al-Asy’ari asy-Syafi’i ar-Rifa’i al-Qadiri)

... Abdillah Muhammad ibn Ahmad al-Anshari al-Qurthubi dalam tafsirnya yang fenomenal; al-Jami' Li Ahkam al-Qur'an, atau yang lebih dikenal dengan Tafsir al-Qurthuni, menuliskan sebagai berikut: <<ls, 4-5,29 4ual-2 459-S su-' J U-* .

HADITS JIBRIL

Penjelasan Hadits Jibril - Memahami Pondasi Iman Yang Enam

Dalam sebuah hadits sahih yang dikenal dengan nama hadits Jibril, Rasulullah bersabda: “Iman adalah engkau beriman kepada Allah, Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, Rasul-rasul-Nya, hari akhir dan Qadar (Ketentuan Allah) yang baik dan buruk”. (HR. al-Bukhari dan Muslim) Dasar-dasar iman yang enam ini wajib di ketahui oleh setiap mukallaf. Seorang mukallaf ialah yang baligh, berakal dan telah mendengar bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah kecuali Allah, dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah. Dasar-dasar iman yang enam ini adalah bagian dari ‘Ilmuddin al-Dharury; artinya termasuk pokok-pokok agama yang wajib diketahui oleh setiap mukallaf.

... عارج في السموات إلى محل كالمحل الذي وصل إليه الرسول محمد ، بل سمع وهو في الطور ، والطور من هذا الأرض ، فيعلم هذا أن الله موجود بلا مكان ، وأن سماع كلامه ليس مشروطا بالمكان ، وأن صفاته ليست متحيزة بالمكان ؛ جعل من 19 Al Jami Li Ahkam ...

Ilmu Fiqh dan Ushul Fiqh

Suatu Pengantar

Manusia adalah makhluk Allah satu-satunya, yang dipilih menjadi khalifah-Nya di muka bumi. Sebagai khalifah, manusia mendapat tugas untuk mengurus, mengatur, dan memelihara bumi dengan segala isinya. Pemilihan ini menunjukkan bahwa kedudukan manusia amat terhormat di antara makhluk-makhluk lainnya. Agar dapat menjalankan tugas dengan baik, manusia oleh Allah diberi perlengkapan berupa akal dan peraturan hidup berupa dîn al-Islam untuk dijadikan pedoman dalam menjalankan tugasnya sebagai khalifah. Tugas hidup manusia adalah untuk mengabdi kepada Allah, dan dalam mengabdi akan dilihat siapa yang lebih baik prestasinya. Agar pengabdiannya sesuai dengan yang dikehendaki Allah, maka manusia harus memahami kehendak Allah. Pemahaman manusia tentang kehendak Allah dalam mengabdi kepada-Nya disebut fiqh. Buku ini memberikan gambaran umum tentang Ilmu Fiqh dan Ushul Fiqh, meliputi pandangan para fuqaha tentang fiqh dan ushul fiqh, faktor-faktor yang melatarbelakangi timbulnya, dan seluruh perkembangannya selama lebih kurang 14 abad. Gambaran ini walaupun bersifat informatif, tetapi merupakan rangkaian cerita yang bermakna, di mana terdapat saling hubungan antara fenomena dan aspek-aspek yang ada dalam suatu sistem yang dinamakan Ilmu Fiqh. Ilmu Fiqh adalah ilmu tentang (atau himpunan) hukum-hukum syara` mengenai perbuatan yang diperoleh dari dalil-dalilnya yang rinci. Sedang Ilmu Ushul al-Fiqh adalah ilmu tentang (atau himpunan) kaidah-kaidah yang diperlukan untuk mengeluarkan hukum-hukum tersebut dari dalil-dalilnya yang rinci. Objek yang menjadi perhatian Ilmu Fiqh adalah perbuatan manusia ditinjau dari segi perlu tidaknya dilakukan menurut penilaian syara`. Karena itu, tujuan mempelajarinya ialah untuk mengetahui perbuatan-perbuatan yang diharuskan melakukan (wajib), dianjurkan (mandub), dibolehkan (mubah), dicegah (makruh), dan dilarang (haram) oleh syara`. Sedang objek yang menjadi perhatian Ilmu Ushul Fiqh adalah dalil-dalil syara` yang menjadi sumber dari mana hukum-hukum itu ditarik, baik yang berupa tuntutan untuk melakukan perbuatan atau meninggalkannya, pilihan antara alternatif-alternatif, ataupun konsekuensi dari suatu perbuatan. Lebih dari itu, Ushul al-Fiqh juga menaruh perhatian pada perumusan kaidah yang diperlukan untuk memahami dan mengeluarkan hukum yang terkandung di dalam dalil-dalil atau sumber-sumber yang rinci.

Buku ini memberikan gambaran umum tentang Ilmu Fiqh dan Ushul Fiqh, meliputi pandangan para fuqaha tentang fiqh dan ushul fiqh, faktor-faktor yang melatarbelakangi timbulnya, dan seluruh perkembangannya selama lebih kurang 14 abad.

Studi Al- Quran Dan Hadis

  • ISBN 13 : 9786021190449
  • ISBN 10 : 9786021190449
  • Judul : Studi Al- Quran Dan Hadis
  • Pengarang : Umi,   Akhmad,   Sumbulah,   Kholil,  
  • Kategori : Qur'an; Ilmu
  • Penerbit : Uin- Maliki Press
  • DDC : 2x1.1
  • Bahasa : Indonesia
  • Edisi : Cet ke-1
  • Penaklikan : xi , 395 hlm .; 23 cm
  • Tahun : 2014
  • Halaman : 0
  • Ketersediaan :
    01.2152024
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    01.2152023
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    01.2152022
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    01.2152021
    (PNJ-001-00062391) Dipinjam sampai 26-12-2017 pada Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    01.2152020
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    01.2152019
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    01.2152018
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    01.2152017
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    01.2152016
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    01.2152015
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21800135
    Tersedia di Perpustakaan Fakultas Usuludin ,Adab dan Dakwah
    0001.21610659
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21610658
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21610657
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21610656
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21610655
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21610654
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21610653
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21610652
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21610651
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.21610650
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar