Buku ini disusun berangkat dari kepedulian penulis dalam pengembangan disiplin keilmuan yang selama ini digeluti penulis. Dalam ranah kajian hadits, metode tematik merupakan salah satu metode yang sering dilakukan peneliti hadits dalam menyusun penjelasan-penjelasan hadits Nabi. Selama ini materi hadits dianggap sulit dan terkesan eksklusif. Karena penyajiannya yang tidak utuh hanya parsial, sehingga pemahaman yang dihasilkan tidak utuh. Berawal dari redaksi Majalah Gontor Jakarta yang mengkhususkan rubrik hadits pada setiap edisi, maka penulis mendapatkan kesempatan mengisi rubrik tersebut atas permintaan redaksi. Setiap edisi selalu bertemakan tema tertentu yang diusung redaksi sebagai issu masyarakat kontemporer. Maka artikel yang disajikan merupakan kajian hadits tematik dengan tema-tema pilihan secara up to date. Artikel kajian hadits tematik dalam buku ini disajikan dalam bentuk kajian ilmiah populer yang lebih simpel tapi mendalam, dengan penggunaan bahasa sederhana. Hal ini ditempuh untuk memudahkan kalangan masyarakat memahami penjelasan-penjelasan pesan hadits secara mudah. Buku ini tersusun dari kurang lebih 35 artikel kajian hadits tematik yang dikelompokkan menjadi tujuh tema pokok yang terdiri dari tema-tema: Keabadian wahyu al-Qur’an dan Hadits; Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan; Kesalihan Individu dan Sosial; Peran Ulama, Pemuda dan Wanita; Urgensi Kepemimpinan dan Politik; Ekonomi, Budaya, Sosial dan Lingkungan; Urgensi Waktu dan Sejarah. Maka sudah sepatutnya bagi setiap muslim yang ingin lebih banyak mengkaji pemahaman pesan-pesan hadits Nabi, membaca kajian hadits tematik ini. Karena bahasan-bahasannya merupakan akumulasi kebutuhan masyarakat dalam mengarungi kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara.
... Rizal Sukma, Suyoto, dan Jeffrie Geovanie, serta teman-teman komunitas
MAARIF Institute seperti Jusuf Sutanto, Anton Syafriuni, Hery Sucipto, Piet H
Khaidir, Noor Chozin Agham, Ahmad Rofik, Din Wahid, dan masih banyak teman
-teman ...
Merenungkan Hikmah-hikmah Agung di Balik Penciptaan Makhluk-makhluk Allah
Alam semesta ini adalah sekumpulan ayat-ayat keagungan Allah. Apabila manusia benar-benar mencermati dan merenungi semua yang ada pada dirinya, sekelilingnya maka ia akan menyadari bahwa semua itu penuh dengan hikmah dan pelajaran. Dan akhirnya, ia tak punya pilihan kecuali semakin patuh, taat, banyak bersyukur kepada Sang Penciptanya yang Maha Kuasa, Maha Gagah, Maha Bijaksana, Maha Adil lagi Maha Kuasa atas segala sesuatu. Duhai.. betapa dahsyatnya keagungan Allah, tidak ada satupun ciptaan Allah yang sia-sia, yang tidak mengandung makna dan hikmah. Buku persembahan dari penerbit Mirqat (Mirqat Publishing Group) yang berjudul "Ayat-ayat Keagungan" ini akan meneguhkan betapa fakirnya diri ini, bahkan alam raya ini, kepada kasih sayang Allah. Selamat menikmati keagungannya.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman; “Maka terangkanlah kepadaku tentang api yang kalian nyalakan (dari gosokan-gosokan kayu). kaliankah yang
menjadikan kayu itu atau Kamikah yang menjadikannya? Kami menjadikan api
itu untuk ...