Sebanyak 6 item atau buku ditemukan

Pengembangan Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar

Buku Ajar

“Pengembangan Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar” merupakan salah satu mata kuliah keahlian pada Prodi PGSD untuk membekali calon guru dalam memilih, mengembangkan, menentukan, memanfaatkan dan mengelola berbagai media dan sumber belajar untuk menunjang optimalisasi proses dan produk pembelajaran. Dalam buku ini mengkaji tentang konsep pemerolehan dan pembelajaran bahasa, kurikulum sebagai landasan pembelajaran, dikaitkan dengan materi pembelajaran. Hal tersebut mutlak membutuhkan aneka media dan sumber belajar yang relevan serta pengembangannya, khususnya dalam setting persekolahan. Dengan demikian, ruang lingkup buku ini meliputi konsep pemerolehan dan pembelajaran bahasa, perkembangan kurikulum, pengembangan materi, sumber belajar, dan media pembelajaran serta penerapannya dalam pembelajaran bahasa Indonesia di SD. Garudhawaca.

... bahasa menunjukkan bangsa” tidak hanya berarti bahasa menunjukkan asal penutur bahasa, tetapi juga menggambarkan ... sastra dapat menjadi sarana efektif dalam pembentukan karakter. Dalam paradigma modern, banyak pakar pendidikan ...

Teori Pembelajaran Bahasa

Suatu Catatan Singkat

Buku ini merupakan gambaran umum mengenai teori belajar, khususnya belajar bahasa, baik bahasa pertama, kedua, juga bahasa asing. Semoga dengan kehadiran buku ini turut serta mempunyai andil dalam pembelajaran bahasa. Tidak banyak buku yang secara sengaja dan secara mendalam membahas teori-teori belajar bahasa yang pernah berkembang, dari tradisional sampai pada perkembangan yang paling mutakhir. Di sini, kami mencoba memadukan apa yang telah ada sebelumnya, tanpa mengurangi isi ataupun muatan yang memang secara spesifik harus ada, pengetahuan tentang teori.

Guru harus berperan aktif dalm menentukan semua latihan dan materi pelajaran
di kelas karena pendidik mengetahui semua jawaban atas semua pertanyaan
yang diajukan. Sedangkan siswa hanya memberi respon pada rangsangan yang
diberikan. d. Siswa dianjurkan untuk berinteraksi secara lisan atau tulisan
sebelum mereka menguasai pola-pola kalimat yang lebih banyak. e. Jika pada
tahap awal siswa tidak atau belum mengerti makna dari kalimat-kalimat yang
ditirunya, ...

Puisi Cinta Tanpa Tanda Baca

“Hampir semua daya ciptanya direpresentasikan dalam nuansa kaca hablur, bukan kaca bening. Karenanya, perlu perenungan mendalam bagi pembaca untuk memaknai pesan dalam puisi-puisinya. Dalam sejumlah bait dari judul judul puisi karya Andri, dapat dtemukan irama, penggantian arti (displacing), penyimpangan arti (distorting), penciptaan arti (creating of meaning). Ini semua karena nuansa kaca hablur yang dipresentasikan secara kuat. Dan, di sinilah letak kekuatan antologi puisi Andri ini.” demikian pendapat Dr. Hj. Andayani, Mpd : Dosen Pascasarjana UNS, atas karya Andri ini.

... mengingat bahwa bukan hanya potret dalam album saja sebagai kenangan.
Ini pun bisa. Dengan segala kerendahan hati, inilah dari manusia tiada apa-
apanya. Hidup sebagai 'bujang benalu bagi inangnya' (Sugito Setiawan &
Supadmi) ...

Sekilas Tentang Bahasa Indonesia

Catatan mengenai kebijakan bahasa, kaidah ejaan, pembelajaran sastra, penerjemahan dan BIPA

Secara ringkas buku ini membahas mengenai kebijakan dan perencanaan bahasa, politik bahasa Indonesia. Di dalamnya juga membahas mengenai pedoman kaidah, tata tulis ilmiah dalam berbagai selingkung. Selain itu, juga turut disinggung mengenai pembelajaran sastra (fiksi, puisi, dan drama) serta dibumbui dengan pedoman penerjeman, baik ideologi, teknik-metode, sampai evaluasi terjemahan. Terakhir, dibahas pula mengenai BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing). Garudhawaca.

Secara ringkas buku ini membahas mengenai kebijakan dan perencanaan bahasa, politik bahasa Indonesia.

Catatan Ringkas Stilistika

Buku ini merupakan sekuel dari buku yang terbit bersamaan, tapi berbeda pangsanya, yaitu Pengkajian Prosa Fiksi. Struktur pembentuk fiksi yang sengaja dipisahkan dari babonnya. Meskipun buku ini berdiri sendiri, dalam pengkajiannya tidak akan terlepas dari analisis struktur pada umumnya. Selain itu, ‘stilistika’ sebagai ilmu tidak hanya berpatokan pada jenis fiksi saja, melainkan lebih umum-kompleks, dengan prosedur-langkah kajian yang bisa jadi sama. Sudah pasti kajian stilistika tidak hanya terbatas pada wilayah fiksi saja, pun demikian pada ranah nonfiksi secara umum juga bisa.

Putra kedua dari pasangan guru ndeso, Sugito Setiawan – Supadmi. Pendidikan
dasar dan menengah ditamatkan di SDN 1 Margodadi, SMP Kartikatama, dan
SMAN 2 Metro, lulus 2001. Pada tahun yang sama melanjutkan studi S1 di Prodi
 ...

Pengkajian Prosa Fiksi

Buku ini ditulis untuk dijadikan sebagai bahan bacaan, pegangan, buku ajar bagi mahasiswa jurusan bahasa-sastra, guru bahasa dan sastra, dan atau pembaca lainnya yang berminat untuk dapat menambah pengetahuan dan wawas-an tentang hal-hal yang berkaitan dengan pengkajian prosa fiksi. Kehadiran buku ini dapat dianggap sebagai penambah khasanah keramaian teori apresiasi/kajian prosa fiksi. Hanya sayang, yang beredar sampai seberang nusa dan antara tidak banyak. Buku ini adalah sebuah usaha untuk membuat teori fiksi menjadi mudah dipahami dan menarik bagi sebanyak mungkin pembaca. Seperti yang coba diung-kapkan oleh buku ini, sebenarnya tidak ada ‘teori fiksi, dalam artian yang sebangun pada suatu teori teori tertentu atau kecenderungan yang muncul dari “tokoh, ahli, teori, paham tertentu” atau terapan pada fiksi apapun juga. Tidak satu pun dari bab per bab yang disebutkan dalam buku ini, mulai dari bagian pertama Bab I – III memuat pengantar, pendekatan, dan kajian fiksi; bagian kedua Bab IV – VIII berisi struktur intrinsik : tema, alur, tokoh, latar, sudut pandang, stilistika (untuk subbab ini dibahas pada buku yang berbeda); hingga bagian ketiga buku ini atau yang terakhir Bab IX berisi unsur ekstrinsik fiksi yang terbatas pada Nilai Pendidikan (religius, moral, budaya); yang benar-benar berurusan dengan tulisan ‘teori fiksi’ saja. Buku ini dicoba disusun dengan menggunakan bahasa yang lugas, pengertian dan sintesis dari teori-teori yang “terbaca dan terjangkau”, disertai contoh aplikatif dari beberapa karya yang barangkali fenomenal dan penting pada masanya. Kata yang tercetak dari teori untuk menjadi jenis bahasa ‘biasa’ yang selalu tersedia secara alamiah bagi semua orang, pun merupakan teori fiksi tertentu. Sepa-tutnya dipahami, teori apresiasi fiksi terbentuk lebih oleh impuls demokratis (bebas, manasuka-arbitrer) ketimbang elitis, sangkil. Pada titik ini, semoga ada dalam tingkat keterbacaan yang tidak membosankan bagi pembaca.

Putra kedua dari pasangan guru ndeso, Sugito Setiawan – Supadmi. Pendidikan
dasar dan menengah ditamatkan di SDN 1 Margodadi, SMP Kartikatama, dan
SMAN 2 Metro, lulus 2001. Pada tahun yang sama melanjutkan studi S1 di Prodi
 ...