Sebanyak 9 item atau buku ditemukan

Sukses Bertani Buncis

Sayuran Obat Kaya Manfaat

Permintaan produksi sayuran yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sangatlah tinggi, terutama dalam rangka pemenuhan gizi, vitamin, dan juga protein. Keterikatan produsen dan konsumen dapat berpengaruh pada peningkatan kesejahteraan petani dan juga pembeli. Perkembangan penduduk yang secara signifikan mengurangi lahan produksi pertanian berakibat langsung pada kurangnya hasil akhir produk pertanian yang menjadi kebutuhan masyarakat. Keunggulan protein hewani sudah dipatahkan hampir empat dekade lalu. Realitanya sampai sekarang masih ada saja yang beranggapan hewan/daging adalah sumber protein kelas satu. Tanpa menyadari dibalik pendewaan protein hewani adalah biaya super ekstra yang harus ditanggung pengkonsumsinya. Apalagi jika bukan kolesterol dan lemak jenuh, pemicu pembunuh nomor satu di dunia yakni penyakit jantung. Karena tak ada daging yang hanya ada protein tanpa kolesterol dan lemak jenuh. Demikian pula halnya telur, air susu, juga bangsa ikan dan makanan laut lainnya. Kesemuanya sumber protein hewani sekaligus kaya kandungan kolesterol. Sejumlah penelitian penting telah membuktikan bahwa konsumsi protein berlebihan ternyata membawa dampak yang merugikan kesehatan. Terutama berkaitan dengan meningkatnya resiko terhadap berbagai penyakit seperti rapuh tulang, batu ginjal, diabetes, kanker, penyakit jantung dan darah tinggi. Makan daging memang dianjurkan, sebagai sumber protein hewani. Namun, buat seorang vegetarir atau sedang mengurangi makan daging kebutuhan protein tetap harus terpenuhi. Untuk memenuhi kebutuhan protein bisa diperoleh dari aneka buah dan sayuran segar. Terjawablah satu keinginan tersebut dengan mengenal dan mengkonsumsi produk pertanian berupa sayuran Buncis, yang dapat dikonsumsi dengan beberapa manfaat. Para pemulia tanaman telah berusaha memberikan hasil terbaik untuk semua kalangan peminat budidaya tanaman, tidak lain guna memberikan kemudahan bagi para pembudidaya. Saat ini dan tak terhitung tahun kedepan, peluang budidaya tanaman buncis sangatlah menjanjikan hasilnya, baik untuk petani (pembudidaya) maupun untuk lahan yang digunakan untuk berbudidaya. Buncis telah lama menjadi satu diantara komoditas agrobisnis dan agroindustri serta komoditas ekspor. Tanaman yang ber-famili luguminoceae ini memiki beberapa manfaat untuk menjaga kesehatan, dan memiliki peran penting sebagai sumber protein nabati, serta mempertahankan kesuburan tanah.

Permintaan produksi sayuran yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat sangatlah tinggi, terutama dalam rangka pemenuhan gizi, vitamin, dan juga protein.

Islam, Kosmologi Baru dan Agama Baru

Sains itu mempunyai dua muka. Jika kita menganggap bahwa apa yang kita saksikan dalam fenomena sains itu adalah “sebuah kenyataan yang sempurna,” kita akan melihat sains sebagai “hanya” kebenaran inderawi. Sains pernah mengukuhkan bahwa kebenaran mutlak adalah yang didasarkan pada panca-inderawi saja. Pandangan ini disebut “saintisme”. Karena itu, pertanyaannya kini adalah, “Apakah ada sesuatu hakikat yang berada di luar sains?” Saintisme akan menjawab tidak ada. Kebenar-an hanyalah kebenaran material yang bisa dideskrip-sikan melalui hukum-hukum saja. Melawan pandangan saintisme–yang sekarang mulai ditinggalkan orang--sangatlah menarik. Karena, sekarang seseorang bisa melihat “tanda-tanda” bahwa sains bisa membawa kita kepada sesuatu hakikat yang ada di seberang sains, yang disebut hakikat “kesatuan wujud” atau “kesatuan Tuhan”, wahdat al-wujud, manunggaling kawula-Gusti, atau jika kita mengikuti bahasa teologi Islam diistilahkan sebagai hakikat tauhid. Tentu saja, tanda-tanda bukanlah “bukti”, tetapi tetaplah itu merupakan “sesuatu” yang perlu kita perhatikan. Bukankah gejala alam semesta merupakan “ayat” (tanda eksistensi dan kebesaran Tuhan)?. Buku yang penulis sunting dan diolah dari berbagai tulisan para pakar ini, mengemukakan perdebatan dan proses, bagaimana sains dapat mengantarkan seseorang kepada ma’rifatullah?

Sains itu mempunyai dua muka.

Esensial Konseling

Pendekatan Traint and Factor dan Client Centered

Buku ini membahas teori-teori konseling dengan sistematika yang memudahkan mahasiswa jurusan bimbingan konseling maupun konselor sekolah untuk mempelajari dan melaksanakan pendekatan konseling yang dipilih dan digunakannya dengan baik. Adapun sistematika pembahasannya menggunakan pendekatan sebagai berikut: Pertama, dibahas hakekat manusia menurut aliran teori dari pendekatan konseling, yang merupakan pandangan filosofis dari teori tentang hakekat manusia itu sendiri. Dengan demikian mahasiswa bimbingan konseling maupun guru pembimbing/konselor sekolah dapat memahami pandangan teori ini tentang hakekat manusia yang mendasarinya. Kedua, konsep dasar. Konsep dasar ini merupakan konsep pokok atau konsep kunci dari pendekatan konseling tersebut. Ketiga, perkembangan tingkah laku, yang menguraikan tentang hakekat sehat dan hakekat sakit menurut pandangan teori pendekatan konseling yang dibahas. Keempat, kondisi-kondisi pengubahan, yaitu syarat-syarat atau kondisi-kondisi tertentu yang harus dipenuhi untuk memperoleh perubahan tingkah laku yang diharapkan. Dan kelima, mekanisme pengubahan. Mengupas langkah-langkah dalam melaksanakan proses konseling, serta teknik-teknik yang digunakan dalam memecahkan masalah.

Esensial Psikoterapi Teori dan Praktek Para Ahli, Semarang: Dahara Prize
Misiah, Hendryk dan Sexton, Virginia Staudt, 1988. Psikologi Fenomenologi,
Eksistensial dan Humanistik Suatu Survai Historis. Bandung: Eresco Paterson,
CH., 1980. Theories of Counseling and Psychoterapy. New York: Harper and
Row Publisher Prayitno, 2004. Seri Layanan Konseling: Layanan Konseling
Perorangan. Padang: Jurusan Bimbingan Konseling; Fakultas Ilmu Pendidikan;
Universitas Negeri ...

Hadis Asli Hadis Palsu

Studi Kasus Syekh MM Al-A'zami, PhD dalam Mengungkap Otentisitas Hadis

HADIS ASLI HADIS PALSU dikembangkan dari beberapa makalah menyangkut pengetahuan tentang hadis dan sejarah hadis. Dalam buku ini Sholikhin mendasarkan pada studi yang dilakukan Syekh Muhammad Mustafa Al-A’zami, Ph.D atau dikenal dengan MM Azami di dunia barat. A’zami adalah seorang guru besar ilmu Hadis di Universitas King Saudh di Riyadh, Saudi Arabia. Karya A’zami bisa dikatakan monumental setelah ia menulis disertasi yang mematahkan analisis para orientalis barat mengenai otentisitas hadis sebagai benar-benar berasal dari Rasulullah. Dalam buku ini, Sholikhin juga mencantumkan daftar kitab-kitab hadis berdasarkan jaman dan jenis-jenis isinya bahkan mendata peringkat keutamaan atau kualitas hadis yang bisa kita jadikan pedoman lebih lanjut untuk mempelajari hadis. Buku ini sangat penting bagi mahasiswa studi Islam, para ulama atau umat Islam pada umumnya yang ingin memahami hadis agar dapat menentukan bacaan yang tepat mengingat banyak sekali kitab-kitab hadis yang ada namun banyak pula yang mengandung hadis-hadis palsu (maudhu’).

... K. Muhammad Mulyadi (Allahu yarham) dan Marwiyyah, di dukuh Pedut, desa
Wonodoyo, Kec. Cepogo, Kab. Boyolali, Jawa Tengah. Pendidikan keagamaan
sejak masa kecil sampai remaja diasuh langsung oleh ayahnya, yang meliputi
pendidikan al-Qur'an, hadis, akhlak dan fiqih. Pendidikan pesantren ditempuh di
Pondok Pesantren Modern (The Islamic Boarding School) “An-Nida” Salatiga,
sekaligus di Pondok Pesantren Salafiyah Hidayatul Mubtadiin Kalibening
Salatiga.

Puisi Cinta Tanpa Tanda Baca

“Hampir semua daya ciptanya direpresentasikan dalam nuansa kaca hablur, bukan kaca bening. Karenanya, perlu perenungan mendalam bagi pembaca untuk memaknai pesan dalam puisi-puisinya. Dalam sejumlah bait dari judul judul puisi karya Andri, dapat dtemukan irama, penggantian arti (displacing), penyimpangan arti (distorting), penciptaan arti (creating of meaning). Ini semua karena nuansa kaca hablur yang dipresentasikan secara kuat. Dan, di sinilah letak kekuatan antologi puisi Andri ini.” demikian pendapat Dr. Hj. Andayani, Mpd : Dosen Pascasarjana UNS, atas karya Andri ini.

... mengingat bahwa bukan hanya potret dalam album saja sebagai kenangan.
Ini pun bisa. Dengan segala kerendahan hati, inilah dari manusia tiada apa-
apanya. Hidup sebagai 'bujang benalu bagi inangnya' (Sugito Setiawan &
Supadmi) ...

Catatan Ringkas Stilistika

Buku ini merupakan sekuel dari buku yang terbit bersamaan, tapi berbeda pangsanya, yaitu Pengkajian Prosa Fiksi. Struktur pembentuk fiksi yang sengaja dipisahkan dari babonnya. Meskipun buku ini berdiri sendiri, dalam pengkajiannya tidak akan terlepas dari analisis struktur pada umumnya. Selain itu, ‘stilistika’ sebagai ilmu tidak hanya berpatokan pada jenis fiksi saja, melainkan lebih umum-kompleks, dengan prosedur-langkah kajian yang bisa jadi sama. Sudah pasti kajian stilistika tidak hanya terbatas pada wilayah fiksi saja, pun demikian pada ranah nonfiksi secara umum juga bisa.

Putra kedua dari pasangan guru ndeso, Sugito Setiawan – Supadmi. Pendidikan
dasar dan menengah ditamatkan di SDN 1 Margodadi, SMP Kartikatama, dan
SMAN 2 Metro, lulus 2001. Pada tahun yang sama melanjutkan studi S1 di Prodi
 ...

Pengkajian Prosa Fiksi

Buku ini ditulis untuk dijadikan sebagai bahan bacaan, pegangan, buku ajar bagi mahasiswa jurusan bahasa-sastra, guru bahasa dan sastra, dan atau pembaca lainnya yang berminat untuk dapat menambah pengetahuan dan wawas-an tentang hal-hal yang berkaitan dengan pengkajian prosa fiksi. Kehadiran buku ini dapat dianggap sebagai penambah khasanah keramaian teori apresiasi/kajian prosa fiksi. Hanya sayang, yang beredar sampai seberang nusa dan antara tidak banyak. Buku ini adalah sebuah usaha untuk membuat teori fiksi menjadi mudah dipahami dan menarik bagi sebanyak mungkin pembaca. Seperti yang coba diung-kapkan oleh buku ini, sebenarnya tidak ada ‘teori fiksi, dalam artian yang sebangun pada suatu teori teori tertentu atau kecenderungan yang muncul dari “tokoh, ahli, teori, paham tertentu” atau terapan pada fiksi apapun juga. Tidak satu pun dari bab per bab yang disebutkan dalam buku ini, mulai dari bagian pertama Bab I – III memuat pengantar, pendekatan, dan kajian fiksi; bagian kedua Bab IV – VIII berisi struktur intrinsik : tema, alur, tokoh, latar, sudut pandang, stilistika (untuk subbab ini dibahas pada buku yang berbeda); hingga bagian ketiga buku ini atau yang terakhir Bab IX berisi unsur ekstrinsik fiksi yang terbatas pada Nilai Pendidikan (religius, moral, budaya); yang benar-benar berurusan dengan tulisan ‘teori fiksi’ saja. Buku ini dicoba disusun dengan menggunakan bahasa yang lugas, pengertian dan sintesis dari teori-teori yang “terbaca dan terjangkau”, disertai contoh aplikatif dari beberapa karya yang barangkali fenomenal dan penting pada masanya. Kata yang tercetak dari teori untuk menjadi jenis bahasa ‘biasa’ yang selalu tersedia secara alamiah bagi semua orang, pun merupakan teori fiksi tertentu. Sepa-tutnya dipahami, teori apresiasi fiksi terbentuk lebih oleh impuls demokratis (bebas, manasuka-arbitrer) ketimbang elitis, sangkil. Pada titik ini, semoga ada dalam tingkat keterbacaan yang tidak membosankan bagi pembaca.

Putra kedua dari pasangan guru ndeso, Sugito Setiawan – Supadmi. Pendidikan
dasar dan menengah ditamatkan di SDN 1 Margodadi, SMP Kartikatama, dan
SMAN 2 Metro, lulus 2001. Pada tahun yang sama melanjutkan studi S1 di Prodi
 ...

Pelangi Bahasa Sastra dan Budaya Indonesia

Kumpulan Apresiasi dan Tanggapan

Buku ini berisi sekumpulan makalah dan artikel Yuana Agus Dirgantara mengenai banyak hal dalam bingkai pendidikan Bahasa, Sastra dan Budaya Indonesia. Selain apa yang ia sampaikan dalam makalah-makalah tersebut, hal lain yang patut diikuti adalah semangat untuk menulis dan berbagi gagasan. Makalah yang terangkai dalam buku antara lain : - Relevansi Permainan Tradisional dari Kacamata Popular Culture - Menyorot Teks dan Maksud dalam karya-karya Mural - Mengintip Etnografi dari Sudut Pandang Metode) - Problematika Pembelajaran Bahasa dan Sastra di Sekolah - Analisis Data dalam Penelitian Kelas - Menyoal Tentang Antonimi - Inovasi Pembelajaran Puisi Berbasis Cooperative Learning - Puisi Tradisional Jawa dalam Diktat Terbitan Siswa Sekar Kawedanan Hageng Punakawan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat : Sebuah Kajian Etika - Novel Ladang Perminus Karya Ramadhan K.H : Sebuah Kajian Strukturalisme - Kritik Sastra: Sebuah Pendekatan Psikologi Sastra

Jakarta: Gramedia. Poerwadarminta, W.J.S. 1939. Baoesastra Djawa. Batavia.
J. B. Wolters Uitgevers Maatschappij. NV. Saputra, Karsono, H. 2001. Puisi Jawa
Stuktur dan Estetika. Jakarta. Wedatama Widya Sastra. Sedyawati, Edi, dkk. 2001
.

Museum Penghancur Dokumen

Buku ini memenangkan Khatulistiwa Literary Award XIII pada November 2013. Kumpulan buku puisi Afrizal Malna ini terdiri dari 3 bagian. Puisi yang tertunda-tunda untuk diterbitkan. Afrizal sendiri merasa ragu untuk menerbitkannya. Ia menganggap banyak kekosongan di dalamnya, sesuatu yang berjatuhan, kehilangan pengikatnya. Tetapi akhirnya diterbitkan. Judul Museum Penghancur Dokumen, juga sebenarnya lebih sebagai reaksi terhadap puisi-puisinya sendiri.

Ia menganggap banyak kekosongan di dalamnya, sesuatu yang berjatuhan, kehilangan pengikatnya. Tetapi akhirnya diterbitkan. Judul Museum Penghancur Dokumen, juga sebenarnya lebih sebagai reaksi terhadap puisi-puisinya sendiri.