Buku Ajar Akuntansi Biaya 2 ini disusun sebagai buku panduan komprehensif yang menjelajahi kompleksitas dan mendalamnya tentang ilmu akuntansi. Buku ini adalah panduan esensial bagi dosen dan pendidik dalam mengajarkan materi akuntansi biaya kepada mahasiswa. Buku ini menyajikan konsep-konsep kunci dengan jelas dan sistematis, mulai dari pengertian harga pokok variabel hingga analisis biaya diferensial. Dengan penekanan pada pemahaman konsep dan aplikasi praktisnya, buku ini membantu mahasiswa memahami perencanaan, pengendalian biaya, serta pengambilan keputusan yang berkaitan dengan biaya. Setiap materi didukung dengan penjelasan yang mendalam, memudahkan mahasiswa dalam menguasai materi. Selain itu, buku ini juga membahas teknik-teknik penganggaran, perhitungan biaya standar, dan analisis biaya-volume-laba untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang akuntansi biaya. Dengan pendekatan yang praktis dan aplikatif, "Buku Ajar Akuntansi Biaya 2" ini menjadi sumber belajar yang tak ternilai bagi mahasiswa yang ingin memahami konsep-konsep dasar dalam akuntansi biaya dan penerapannya dalam konteks bisnis.
Buku ini diterbitkan atas permintaan dari berbagai pihak yang berminat mempelajari hubungan sekolah dengan masyarakat. Buku ini merupakan hasil penelitian dan kajian-kajian reflektif dari pengembangan materi kuliah hubungan sekolah dengan masyarakat. Pengemasan materi-materi pada buku ini merupakan materi yang dipandang sesuai dengan kondisi saat ini dalam pembahasan yang lebih luas. Kaitan dengan hubungan sekolah dan masyarakat, humas dalam sebuah lembaga pendidikan berperan untuk memasarkan dan membangun image yang baik, agar masyarakat mampu percaya pada lembaga pendidikan tersebut. Selain itu humas dalam lembaga pendidikan juga berperan untuk membina dan mengelola hubungan yang baik dengan publik internal seperti antarkaryawan, karena hubungan yang baik dalam publik internal sangat dibutuhkan untuk membangun dan menjaga lembaga pendidikan itu sendiri. Selain dengan publik internal, humas dalam lembaga pendidikan juga berperan untuk membina dan menjaga hubungan yang baik dengan publik eksternal yaitu dengan masyarakat. Untuk mendapatkan kepercayaan dari masyarakat, humas harus mampu menjaga hubungan baik tersebut. Humas juga harus mampu mendengar keinginan dan opini masyarakat.
Tata Pemerintahan Yang Baik ( Good Governance ) Di Negara Kesatuan Republik Indonesia mencakup penjaminan dana pihak ketiga , pinjaman antar bank , surat berharga yang diterbitkan bank , obligasi yang diterbitkan bank , setoran jaminan ...