Sebanyak 2099 item atau buku ditemukan

Masyarakat sipil dan demokrasi

dialektika negara dan LSM ditinjau dari perspektif politik hukum

Role of non-government organizations in political development in Indonesia.

MD, Amandemen Konstitusi Menuju Reformasi Tata Negara- Uli Press,
Yogyakarta, tahun 1999. , Demokrasi dan Konstitusi Di Indonesia, Liberty,
Yogyakarta, Tahun 1993 , Perkembangan Politik Hukum : Studi Tentang
Pengaruh Konfigurasi Politik Terhadap Produk Hukum Di Indonesia, Yogyakarta,
Tahun 1993 Maurice Duverger, Teori dan Praktek Tata Negara, Pustaka rakyat,
Jakarta, tahun 1961 Muhammad Tahir Azhary, Negara Hukum (suatu studi
tentang Prinsip-prinsipnya ...

Yakjuj & Makjuj: 5 Gelombang Pembawa Bencana

"Bergembiralah kamu kerana sesungguhnya seorang lelaki daripada kamu adalah sama dengan 1000 orang daripada Yakjuj dan Makjuj" Hadis direkodkan oleh Bukhari. Buku Yakjuj & Makjuj: Bencana Di Sebalik Gunung (2009) mendedahkan bangsa misteri yang disebutkan di dalam al-Quran, Yakjuj & Makjuj. Isu-isu misteri kian terungkap dengan penemuan bangsa Scythia yang mirip dengan karakter Yakjuj & Makjuj dan Pergunungan Kaukasus sebagai lokasi 'tembok' Yakjuj & Makjuj. Bukti-bukti sejarah kian menunjukkan kebenaran ini. Namun, bangsa Scythia hanyalah satu daripada bangsa Yakjuj dan Makjuj. Buku Yakjuj & Makjuj: Lima Gelombang Pembawa Bencana ini mendedahkan lima bangsa Yakjuj & Makjuj yang terkenal dengan serangan kejam dalam sejarah * Menghurai keturunan Yakjuj & Makjuj bermula daripada keturunan Nabi Nuh * Sifat yang ada pada Yakjuj & Makjuj terdapat dalam keturunannya sekarang * Apabila tiba masa yang dijanjikan, lima bangsa ini akan kembali menguasai bumi.

... yang pertama kali akan merampas kerajaan umatku adalah banu Qanthura, “
Berkata al-Albani dalam al-Jami as-Shagir no.105, maudu (palsu).” Demikian
juga dalam salasilah al-Ahadis ad-Daifah wa al-Maudu'ah no. 1747, dia
menyebut bahawa bahagian pertama hadis tidak maudu disebabkan memiliki
syahid penguat. Menurutku, hadis ini tetap dalam lingkungan hadis yang lemah.
- Ibnu Kathir (2005), AlBidayah Wan Nihayah, hlm. 305-306 Muhammad Husain
Haekal (2007), ...

Berlabuh di Sidratul Muntaha

Hampir semua aspek penting dalam biografi Nabi Muhammad sebenarnya adalah hari besar Islam. Sejak maulidnya (kelahiran), bi'tsah-nya (diangkat sebagai Rasul oleh Allah), pertama kali turunnya Al-Qur'an (nuzul Qur'an), hijrahnya (migrasi ke Madinah), peristiwa Badar, Fathu Makkah, wafatnya Rasulullah, dan sebagainya. Namun yang paling fenomenal di antara semua hari besar tersebut adalah peristiwa Isra Mikraj Nabi Muhammad, di mana Rasulullah menempuh perjalanan fisik dan spiritualnya menuju Sidratulmuntaha, untuk bertemu langsung dengan Allah, disertai dengan berbagai penglihatan dan pengalaman atas berbagai dimensi alam setelah kematian manusia hingga kediamannya di akhirat, dan bagi yang beriman berujung dengan kondisi ma'iyyah (kebersamaan) dengan Allah. Pada peristiwa itulah Rasulullah menerima perintah pelaksanaan shalat dengan segala bentuk sistematisasi bacaan dan gerakannya, di samping tentu saja, diberikan gambaran nyata tentang keadaan makhluk setelah kematiannya. Tentu saja dalam periwayatan peristiwa tersebut, terdapat riwayat yang sahih, dan juga banyak yang kurang dan tidak sahih, yang harus dikritisi, baik terhadap periwayatan berbagai hadis, maupun penulisan dalam berbagai buku sejarah. Selain itu tentunya kajian atas aspek kesejarahan dan makna penting Masjidilharam dan Masjidilaksa juga perlu diuraikan. Pada aspek kajian tersebut, yang paling krusial adalah menjawab pertanyaanpertanyaan: Apakah peristiwa Isra Mikraj benar-benar terjadi? Apa saja bukti-bukti konkretnya? Apa makna penting peristiwa tersebut bagi umat manusia, khususnya untuk kaum muslimin? Dan mengapa Nabi Muhammad saw., harus diisramikrajkan? Buku ini memberikan jawaban-jawaban tentang setiap pertanyaan di atas, dengan bahasa yang lugas serta mudah dipahami, sehingga dapat memberikan pemahaman hakiki bagi setiap umat muslim.

Husain Haekal menyatakan, “Saya kira, kalau dalam hal ini orang bertanya
kepada mereka yang berpendapat tentang Isra dengan roh itu, tentu mereka
tidak akan merasa heran sesudah ternyata ilmu masa kita sekarang ini dapat
mengetahui mungkinnya hyponotisma menceritakan hal-hal yang terjadi di
tempat-tempat yang jauh. Apalagi dengan roh yang dapat menghimpun
kehidupan rohani dalam seluruh alam ini. Dengan tenaga yang diberikan Tuhan
kepadanya ia dapat ...

Sufi Modern: Mewujudkan Kebahagiaan, Menghilangkan

"Puncak kebahagiaan semakin hilang dari memori kolektif manusia modern yang cenderung tertuju pada materialisme dan hedonisme. Gaya hidup tersebut telah membawa mereka ke arah kebahagiaan semu. Akibatnya, muncul kekecewaan kolektif manusia disebabkan tidak tercapainya kebahagiaan yang diharapkan. Semuanya itu, melahirkan berbagai macam penyakit psikis dan rasa keterasingan, sehingga jiwa mereka terasa kosong dan sakit. Agama yang hadir membawa rasa sakinah (ketenangan) bagi kehidupan dunia, dan rasa sa'adah (kebahagiaan) di akhirat, menjadi kurang mendapatkan tempat yang semestinya. Untuk itulah, sangat diperlukan ?tuntunan? bagi umat Islam, khususnya di Indonesia, agar kehadiran agama dapat menjadi tujuan ideal. Diharapkan dengan ber-Islam secara benar, aneka macam penyakit? keterasingan manusia dapat teratasi. Inilah tujuan utama buku ini, yang mencoba memaparkan berbagai cara dan praktik ber- Islam secara spiritual, termasuk praktik keagamaan yang baik bagi masyarakat urban dan perkotaan."

Inilah salah satu pesan mendalam dari adanya Piagam Madinah yang terkenal
itu (Tentang naskah autentik, isi dan pembahasan dokumen politik nabi ini lihat
dalam Muhammad Husain Haekal, Sejarah Hidup Muhammad (terj. Ali Audah).
Jakarta: Pustaka Litera Antarnusa, cetakan ketiga belas, 1992, hlm. 199-206).
Lalu bagaimana tentang sikap yang seharusnya dari masyarakat terhadap
pemimpin? Rasulullah mengajarkan bahwa masyarakat muslim harus bersikap
taat kepada ...