Sebanyak 1241 item atau buku ditemukan

MANAJEMEN PENELITIAN PENGEMBANGAN ( RESEARCH & DEVELOPMENT ) BAGI PENYUSUN TESIS DAN DISERTASI

Perkembangan ilmu dan teknologi dewasa ini mempunyai arti penting dalam dunia pendidikan. Masyarakat semakin sadar akan kelanjutan menempuh pendidikan jenjang yang lebih tinggi, terutama bagi dosen, guru maupun pegawai. Jenjang pendidikan yang ditempuh adalah Strata Satu (S1) ke jenjang Strata Dua (S2), Strata Dua (S2) ke jenjang Strata Tiga (S3). Faktual dilapangan masih ditemukan mahasiswa semester akhir pada jenjang Strata dua (S2) dan Strata tiga (S3) yang merasakan kegalauan dalam penyusunan tesis dan disertasi. Buku Manajemen Penelitian Pengembangan (Research & Development) merupakan solusi bagi mahasiswa yang sedang melakukan penelitian pengembangan (Research & Development). Buku ini secara garis besar berisi praperencanaan penelitian, perencanaan penelitian, pelaksanaan penelitian, dan penyusunan laporan penelitian, serta publikasi penelitian. Buku ini juga memberikan panduan, prosedur serta contoh bagi mahasiswa yang sedang menyusun tesis dan disertasi dari pengalaman penulis yang pernah lakukan.

Perkembangan ilmu dan teknologi dewasa ini mempunyai arti penting dalam dunia pendidikan.

Strategi Pengembangan Model Pembelajaran SIRSAINSDU

Buku ini menyajikan strategi pengembangan model pembelajaran Tafsir Sains Terpadu (SIRSAINSDU) dengan pendekatan penelitian pengembangan (Research & Development). Isi dari buku ini adalah mendiskripsikan latar belakang pengembangan model pembelajaran SIRSAINSDU, landasan teori, metode dan hasil penelitian, pembahasan serta kesimpulan. Buku ini juga memuat diskripsi strategi pengembangan model pembelajaran SIRSAINSDU sebagai berikut (1) hasil studi pendahuluan tentang kondisi nyata pembelajaran tafsir pada prodi Tadris IPA, (2) tingkat kebutuhan pembelajaran tafsir sains terpadu di Prodi Tadris IPA, (3) tahapan pembelajaran SIRSAINSDU: (a) tahap perencanaan, (b) tahap pelaksanaan: penyajian konsep isyarat ilmiah SIRSAINSDU, explore materi sirsainsdu, diskusi dan komunikasi materi sirsainsu serta, dampak instruksional, tahap: evaluasi dan (c) tahap: kemampuan SIRSAINSDU.

Buku ini juga memuat diskripsi strategi pengembangan model pembelajaran SIRSAINSDU sebagai berikut (1) hasil studi pendahuluan tentang kondisi nyata pembelajaran tafsir pada prodi Tadris IPA, (2) tingkat kebutuhan pembelajaran tafsir sains ...

PENGEMBANGAN KURIKULUM PAI TEORI DAN APLIKASINYA

Kata kurikulum sudah tidak asing lagi bagi para pendidik (teaching staff) dan tenaga kependidikan (non teaching staff), sebab mereka setiap hari telah bergelut dengan kegiatankegiatan kurikulum di sekolah. Meskipun demikian, tidak salah bila kata kurikulum belum diketahui secara definitif baik dari segi bahasa maupun dari segi istilah menurut para pakar pendidikan. Hal ini akan lebih menambah pengetahuan kita. Selain itu, kurikulum merupakan salah satu komponen utama terselenggaranya proses pembelajaran dan pendidikan di sekolah. Proses belajar mengajar yang efektif semestinya menumbuhkan daya kreasi, daya nalar, rasa keingintahuan (curiosity), dan eksperimentasi-eksperimentasi untuk menemukan kemungkinan-kemungkinan baru (meskipun hasilnya keliru), memberikan keterbukaan terhadap kemungkinan-kemungkinan baru, menumbuhkan demokrasi, dan memberikan toleransi pada kekeliruan-kekeliruan akibat kreativitas berpikir itu.

A. Hakikat Kurikulum PAI Banyak orang merancukan pengertian istilah ”pendidikan agama Islam” dan ”pendidikan Islam”. Kedua istilah ini dianggap sama, sehingga ketika seseorang berbicara tentang pendidikan Islam ternyata isinya terbatas ...

Pengembangan Kecerdasan Majemuk dalam Pendidikan Anak Usia Dini: Khasanah Islam dan Neurosains

Buku Pengembangan Kecerdasan Majemuk dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD): Khasanah Islam dan Neurosains ini membahas temuan Howard Gardner bahwa setiap manusia memiliki setidaknya sembilan jenis kecerdasan, yakni linguistik, matematis-logis, visual-spasial, kinestetik, musikal, interpersonal, intrapersonal, naturalistik, dan kecerdasan eksistensial atau spiritual. Setiap jenis kecerdasan dibahas dalam satu bab. Kecerdasan majemuk itu sendiri merupakan kajian neurosains bidang psikologis yang dapat dimanfaatkan dalam konteks pendidikan, termasuk pendidikan anak usia dini. Jadi, tanpa membahasnya dalam perspektif neurosains, kecerdasan majemuk secara otomatis menjadi kajian neurosains. Pembahasan setiap jenis kecerdasan diperkaya dengan khasanah Islam, sehingga tidak hanya kecerdasan eksistensial atau kecerdasan spiritual yang senapas dengan Islam, melainkan seluruh jenis kecerdasan. Sekadar contoh, kecerdasan linguistik dalam pandangan Islam merupakan kecerdasan Nabi Sulaiman AS, yang dalam Al-Qur’an disebutkan mampu berkomunikasi dengan binatang, bahkan semut, jin, dan malaikat, di samping sesama manusia. Oleh karena itu, guru dan orang tua tidak boleh berpandangan bahwa anak hanya perlu dikembangkan salah satu jenis kecerdasannya yang menonjol sebab jika hanya satu jenis kecerdasan yang dikembangkan, maka anak tersebut akan menjadi kuper keilmuan. Akan tetapi, orang tua dan/atau guru juga tidak boleh terlalu ambisius untuk mengembangkan seluruh kecerdasan majemuk pada setiap anak didik dengan sama baiknya. Ambisi ini mungkin ada baiknya karena hendak menjadikan anak multitalenta, tetapi risikonya justru semua jenis kecerdasan akan gagal dikembangkan.

Buku Pengembangan Kecerdasan Majemuk dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD): Khasanah Islam dan Neurosains ini membahas temuan Howard Gardner bahwa setiap manusia memiliki setidaknya sembilan jenis kecerdasan, yakni linguistik, matematis ...

Manajemen Pengembangan Kurikulum Pendidikan Islam

Teori dan Praktik

Kurikulum adalah jantungnya pendidikan yang sangat berpengaruh terhadap pengembangan kompetensi murid, baik kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan. Dengan kurikulum, lembaga pendidikan Islam dapat memberikan pengalaman belajar bagi murid agar siap menghadapi tantangan pada zamannya, sehingga kurikulum perlu susun dan dikembangkan sesuai kebutuhan murid dan seiring dengan perkembangan sains dan teknologi. Selama ini, banyak lembaga pendidikan Islam yang hanya fokus pada kurikulum ilmu-ilmu keislaman (tradisional) dan kurang mengapresiasi ilmu-ilmu sains-humaniora, sehingga berdampak pada berkurangnya minat masyarakat. Oleh karena itu, manajemen pengembangan kurikulum penting dilakukan oleh lembaga-lembaga pendidikan Islam untuk mengintegrasikan ilmu-ilmu agama dan sains-humaniora agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman dan ditinggal (tidak diminati) oleh masyarakat (generasi) Milineal. Dalam buku ini, ada tiga bab yang dibahas, yaitu (1) pendahuluan yang mengkaji tentang kebijakan otonomi daerah, perkembangan kebijakan kurikulum, tipologi pendidikan Islam, perkembangan lembaga pendidikan Islam, dan urgensi manajemen pendidikan Islam, (2) teori pengembangan kurikulum yang mengkaji tentang konsep kurikulum, teori pengembangan kurikulum, prinsip-prinsip pengembangan kurikulum, pendekatan pengembangan kurikulum, model pengembangan kurikulum, ideologi kurikulum pendidikan Islam, dan (3) praktik pengembangan kurikulum pendidikan Islam di pesantren, madrasah, dan sekolah Islam. Selamat membaca!

Oleh karena itu, manajemen pengembangan kurikulum penting dilakukan oleh lembaga-lembaga pendidikan Islam untuk mengintegrasikan ilmu-ilmu agama dan sains-humaniora agar tidak tertinggal oleh perkembangan zaman dan ditinggal (tidak ...