Sebanyak 2073 item atau buku ditemukan

42 HADITS METODE DAKWAH NABI

Hadits dan Penjelasan

Bagaimana cara berdakwah adalah bentuk keteladanan yang harus ditapaki oleh seorang penyeru. Sebelum ia mengharap kebaikan lebih dari hasil seruannya. Maka, pertama kali ia harus memperbaiki bagaiama ia menyeru. Buku ini diharapkan sedikit memberi gambaran dan faidah kepada pembaca tentang etika Rasulullah dalam berdakwah. Pengambilan hadits-hadits, penulis batasi hanya hadits yang telah disepakati keshahihannya. Hal ini untuk berhati-hati dari berdusta mengatasnamakan Rasulullah ﷺ. Juga, memberikan ketenangan di hati pembaca bahwa apa yang mereka dapatkan adalah benar dari perkataan nabi yang mulia. Tidaklah buku ini kecuali hanya sedikit sekali menggambarkan keindahan pekerti beliau dalam berdakwah. Adanya kesalahan dalam pengambilan kesimpulan merupakan kekurangan penulis sebagai seorang pelajar. Jika dirasa ada kelebihan, maka hal tersebut milik Allah semata.

Bagaimana cara berdakwah adalah bentuk keteladanan yang harus ditapaki oleh seorang penyeru.

Kitab Hadits Pegangan

642 Hadits Sahih Pilihan Beserta Tafsir untuk Pedoman Hidup Muslim Sehari-hari

Untuk pembelian ebook google atau pemesanan versi cetak bisa menghubungi SMS/Whatsapp: +62811187416 atau di okbuku.com Dapatkan koleksi e-book kami yang lain di: studiquran.com/e-book ----------------------------------------------------------------------------------------------- Ada suatu ungkapan dalam Islam “Seseorang tidak mungkin mencintai Allah tanpa mencintai Rasul-Nya” dan tidak mungkin kita bisa mencintai Rasul-Nya tanpa mengenalnya. Buku Kitab Hadits Pegangan ini merupakan salah satu upaya kami untuk mengajak pembaca lebih mengenal apa yang diajarkan Nabi Muhammad saw kepada umatnya. Buku ini membahas: Bagaimana Wahyu Turun kepada Nabi Suci Muhammad S.a.w., Iman dan Islam, Ilmu, Bersuci, Masjid, Adzan dan Iqamat, Jamaah, Imam, Rukun Shalat, Ibadah Shalat, Shalat Jumat, Shalat Id, Shalat-Shalat Sunnah, Macam-Macam Shalat, Shalat Jenazah, Sedekah dan Zakat, Puasa, Haji dan Umrah, Jihad, Pernikahan, Perceraian, Jual Beli, Pembudidayaan Lahan, Berkaitan dengan Pelayanan, Hutang dan Jaminan, Hadiah, Wasiat dan Warisan, Makanan Dan Minuman, Berdandan, Etika, Negara. Ada 642 Hadits yang terdapat dalam buku ini dan sebanyak 470 hadits merupakan Hadits-hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari. ... the present edition, make it once again accessible to those readers who desire a conspertus of one of the basic compound of Islamic faith — C.E. Bosworth, Professor of Arabic Studies in the University of Manchester, 1977 … saya mengenal karya-karya penulis seperti Islamologi, Tafsir dan Terjemahan Qur’an Suci, dan lainnya yang sangat inspiratif. Saya dukung terbitnya Kitab Hadis Pegangan ke masyarakat — Prof. Dr. Tina Afiatin, Guru Besr Psikologi UGM, 2015

Buku Kitab Hadits Pegangan ini merupakan salah satu upaya kami untuk mengajak pembaca lebih mengenal apa yang diajarkan Nabi Muhammad saw kepada umatnya. Buku ini membahas: Bagaimana Wahyu Turun kepada Nabi Suci Muhammad S.a.w.

Kumpulan Hadits Bukhari Tentang Zakat

Seri Hukum Zakat

Buku digital ini berjudul "Kumpulan Hadits Bukhari Tentang Zakat: Seri Hukum Zakat", merupakan tulisan yang berisi "pengetahuan tentang zakat" yang dapat memberikan tambahan pencerahan bagi pembaca. Semangat untuk berbagi, terutama dalam literasi khazanah pengetahuan Agama Islam yang mendasari penerbit menghadirkan konten-konten di buku digital ini. Penerbit berdoa semoga konten yang diterbitkan ini bisa bermanfaat dan menjadi bahan pembelajaran bagi siapapun juga. Selamat membaca!

Buku digital ini berjudul "Kumpulan Hadits Bukhari Tentang Zakat: Seri Hukum Zakat", merupakan tulisan yang berisi "pengetahuan tentang zakat" yang dapat memberikan tambahan pencerahan bagi pembaca.

Ilmu Matan Hadis

Hadis tidak hanya penting sebagai sumber otoritas Islam kedua setelah Quran, tetapi juga mengandung pesan pesan yg harus difahami secara kontekstual. Kontekstualisasi pemaknaan hadis mengharuskan pemahaman luas mendalam tentang matan hadis. Matan hadis berpotensi berkonotasi temporal, lokal dan atau universal. Kapan sebuah hadis bermakna universal yang mengikat semanjang waktu dan tempat, kapan bersifat sementara dan tidak mengikat sepanjang masa, kapan bermakna lokal dan tidak mengikat untuk seluruh daerah membutuhkan kajian mendalam dan ektensif tentang teks dan konteks hadis untuk dapat merekonstruksinya sampai kepada sebuah kesimpulan. Buku ini bisa menjadi salah satu rujukan untuk kepentingan tersebut. (Prof. Dr. Phil. H. Kamaruddin Amin, M.A. Direktur Jenderal Direktorat Pendidikan Islam Kementerian Agama RI). Ilmu matan hadis adalah ilmu yang utama dalam kajian hadis. Cabang-cabang ilmunya digagas oleh para Nasir al-Sunnah, seperti Al-Syafi'i (w. 204 H.). Buku ini sangat membantu pecinta sunnah untuk lebih memahami hadis-hadis Nabi SAW. (Rifqi Muhammad Fatkhi, MA Ketua Prodi Ilmu Hadis UIN Jakarta)

era Di kontemporer, diskursus gharib al-hadits dipopulerkan dengan penemuan dan penerbitan manuskripmanuskrip penting selain ... tentang teori-teori yang digunakan untuk menjelaskan gharib al-hadits oleh seorang tokoh ahli bahasa hadis.

BIMBINGAN TAHSIN TILAWAH AL-QUR’AN

Buku ini adalah buku yang ditulis oleh Tim Pengajar Tahsin Ma’had Abu Ubaidah bin Al Jarrah yang merupakan hasil dari pengkajian, analisa dan perbandingan yang mendalam dari beberapa kitab tajwid, sehingga menghasilkan kitab yang mudah dan praktis untuk dipelajari, dengan demikian setiap orang yang ingin belajar melalui kitab ini, dan bersama guru yang mumpuni, akan dapat secara langsung mempelajarinya dan mendalami seni membaca Al-Qur’an dengan benar.

Buku ini adalah buku yang ditulis oleh Tim Pengajar Tahsin Ma’had Abu Ubaidah bin Al Jarrah yang merupakan hasil dari pengkajian, analisa dan perbandingan yang mendalam dari beberapa kitab tajwid, sehingga menghasilkan kitab yang mudah ...

Syarah Kumpulan Hadits Shahih Tentang Wanita

Buku ini khusus untuk para wanita yang di dalamnya membahas tentang perkara agama meliputi, akidah, syariat, adab, dan akhlak, lebih kurang seperti daftar isi dari kumpulan Hadits-Hadits Shahih saja, seperti berikut: Macam-macam amalan yang bukan karena Allah Macam-macam hijrah Mengagungkan kedudukan shalat Anjuran bagi wanita untuk shalat dirumah Larangan mengangkat pandangan ke langit ketika shalat Hakikat Puasa Adab Puasa Meratapi mayit DLL

Buku ini khusus untuk para wanita yang di dalamnya membahas tentang perkara agama meliputi, akidah, syariat, adab, dan akhlak, lebih kurang seperti daftar isi dari kumpulan Hadits-Hadits Shahih saja, seperti berikut: Macam-macam amalan yang ...

42 Hadits Shalat Tahajud dan Qiyamullail

Tahajud di waktu malam adalah saat-saat seseorang merasakan adanya kedamaian, ketenangan dan menambah keseimbangan jiwa. Sebaliknya hidup dengan segala aturannya yang telah tercipta di alam semesta ini juga sering tidak mengenal rasa kasihan kepada seseorang. Bahkan terkadang membuatnya menderita dengan perubahan-perubahannya. Hal itu ibarat angin kencang yang sedang meniup dahan-dahan yang kurus kering. Yang bisa menghadapi hidup ini dengan tenang hanya orang-orang yang merasa tenang kepada Allah. Mereka itulah yang selalu mengingat Allah, yang tekun bermunajat dengan-Nya dalam kesunyian malam, yang memohon surga-Nya, yang mengharap rahmat-Nya, yang takut akan siksa-Nya, dan yang selalu memohon perlindungan dari neraka-Nya. Sesungguhnya pertolongan-pertolongan Rabb, petunjuk-petunjuk Ilahi, dan ilham-ilham yang besar menjadi sempuma berkat keutamaan qiyamullail. Berapa sering orang yang aIim mengalami kesulitan dalam memecahkan suatu masalah, namun setelah ia bermunajat dengan Allah Tuhannya di tengah malam, Dia berkenan membukakan kesulitannya. ltulah sebabnya Rasulullah Shaliallahu Alaihi wa Saliam menganggap qiyamullail sebagai bentuk ibadah yang sangat utama dalam sabdanya,“Seutama-utama shalat seteiah shalat fardhu iaiah shalat pada tengah malam.” (Diriwayatkan Muslim)

Diriwayatkan oleh Muhammad bin Nasher dalam kitab Ahkam Al-Witri dari Ibnu Umar, bahwasanya seorang dusun bertanya kepada Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam .... Kalau begitu mungkin orang yang bertanya kepada beliau tidak hanya satu.

Pendekatan Sosiologis-Historis Dalam Fiqh Al-Hadits

Kontribusi Asbab al-Wurud dalam Pemahaman Hadis secara Kontekstual

Hadis adalah sumber ajaran Islam yang menduduki posisi kedua setelah al-Quran. Posisi hadits menjadi sangat signifikan ketika ia berfungsi sebagai penjelas (bayan) al-Quran, bahkan menetapkan hukum-hukum yang tidak diatur dalam al-Quran. Dalam memahami sebuah hadits, tidak cukup hanya lewat teksnya, tetapi lebih dari itu, dibutuhkan perangkat-perangkat lain yang dapat membantu terhadap pemahaman sebuah hadits. Salah satunya adalah yang dikenal dalam ilmu hadits dengan asbab al-wurud. Lewat tinjauan asbab al-wurud ini, dapat diketahui latar belakang sosiologis-historis lahirnya sebuah hadits, faktor-faktor yang mendorongnya disamping orang-orang yang secara spesifik menjadi sebab lahirnya sebuah hadits. Tinjauan terhadap asbab al-wurud dalam pemahaman hadis (fiqh al-hadis) dilakukan agar generalisasi yang mewarnai pemahaman hadis dapat dihindari. Sebab memahami hadis tanpa membedakan struktur dan karakteristiknya akan terjebak pada pemahaman yang bukan merupakan pesan dari hadis itu sendiri. Asbab al-wurud berfungsi sebagai media dalam mengaktualisasikan pesan hadis terhadap realita yang berkembang pada setiap waktu dan tempat. Karena itu, memahami asbab al-wurud tidak hanya berhenti pada penetapan sebab atau latar belakang hadis, tapi harus dilanjutkan dengan menariknya kepada realita kekinian untuk kemudian menyimpulkan suatu pemahaman baru terhadap hadis dalam bingkai kontekstualisasi. Buku ini secara sistematis membahas teori asbab al-wurud dan aplikasinya dalam pemahaman hadis Nabi Saw sekaligus menawarkan model kontekstualisasi hadis yang diharapkan dapat memperkaya khazanah dalam studi hadis. Selamat membaca... Penulis

... sebagaimana yang diatur dan diubah dari Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002, bahwa: Kutipan Pasal 113 (1) Setiap Orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak ekonomi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf i untuk ...

ANTOLOGI HADITS TARBAWI

Pesan-Pesan Nabi s.a.w tentang Pendidikan

Buku Antologi Hadis Tarbawi yang hadir di hadapan pembaca ini berisi tentang jawaban-jawaban kritis hasil pengendapan pemikiran atas apa yang tengah menjadi kegelisahan para pemerhati pendidikan yang saban hari merasa nilai-nilai adiluhung pendidikan itu terus terkikis. Kehadiran buku Antologi Hadis Tarbawi ini merupakan bentuk syukur, apresiasi dan dukungan terhadap para penulis yang seluruhnya adalah Mahasiswa saya di Program Studi Pendidikan Agama Islam UIN Raden Intan Lampung. Buku yang merupakan kumpulan tulisan tematik hasil belajar mata kuliah Hadis Tarbawi selama satu semester ini disusun dengan mempertimbangkan masukan rekan kuliah, hasil diseminasi, komentar dosen dan beberapa catatan revisi sebagai bahan penyempurnaan pembahasan buku ini. Buku ini menjadi semacam tafsir terhadap penggalian dan penjelmaan spirit dasar atau nilai-nilai yang tertuang dalam perkataan, perilaku dan penetapan yang semuanya disandarkan kepada Nabi Muhammad saw, khususnya berterkait paut dengan pesan-pesan pendidikan di dalam al-Hadis. Yaitu, nilai-nilai keislaman yang akan terus diuji dalam aktualitas yang terus bergejolak, nilai-nilai yang akan senantiasa dipertahankan dari tindakan yang merusak, serta nilai-nilai yang dianggap sebagai jaminan atas pengetahuan yang menyelamatkan. Buku ini berisi lima BAB pembahasan terkait isu-isu terkini seputar pendidikan dan hubungan sosial. BAB pertama membahas tentang Konsistensi Pendidikan Islam yang berisi tentang nilai-nilai dasar (core values) pendidikan yang tidak berubah digerus zaman seperti konsepsi tujuan pendidikan. BAB dua membahas tentang konstruksi teoretis mengenai adab dan pendidikan karakter bagi peserta didik, mulai dari adab peserta didik terhadap guru, adab terhadap sesama peserta didik maupun jalinan kasih terhadap lingkungan. BAB ketiga berisi tentang pendidikan Islam menjawab tantangan masa depan. Pembahasan ini berisi pertanyaan-pertanyaan seputar kebijakan, sistem dan lembaga pendidikan Islam yang seperti apa yang dianggap ideal menjawab masa depan. BAB keempat berkaitan dengan prinsip-prinsip moderasi keislaman dalam pendidikan dan bagaimana Islam memandang pentingnya ilmu pengetahuan. Terakhir, di buku ini dibahas tentang Islam dan kenyataan sosial masyarakat Indonesia seperti multikulturalisme, pluralisme dan feminisme.

Apabila ditarik pada konteks kehidupan social-politik, setiap individu mempunyai hak yang takterpisahkan dari kebebasan dalam berbagai bentuk mulai dari kebebasan beragama, budaya, ekonomi, maupun politik. Dari ayat-ayat tersebut ...