Buku ini terdiri dari 10 bab yang memuat beragam pokok bahasan tentang kewirausahaan.setiap bab dari buku ini menyediakan daftar petanyaan dan latihan sebagai bahan penguasaan materi yang telah diajarkannya. Berikut juga juga disampaikan beberapa tugas, akan tetapi tidak semua bab menyediakan tugas. Untuk menambah performa publikasi buku sebagai bahan ajar di lingkungan Pendidikan tinggi vokasi, selayaknya tugas-tugas diberikan pada setiap babnya.
Buku ini terdiri dari 10 bab yang memuat beragam pokok bahasan tentang kewirausahaan.setiap bab dari buku ini menyediakan daftar petanyaan dan latihan sebagai bahan penguasaan materi yang telah diajarkannya.
Buku ini menyajikan pandangan praktis dan teoritis terhadap kewirausahaan sosial yang dapat menjadi pijakan untuk memahami gambaran dan pemikiran umum kewirausahaan sosial. Isi buku menunjukan bahwa upaya mengatasi masalah sosial dapat dilakukan dengan sederhana yang imajinatif dan inovatif.pembelajaran kewirausahaan dapat dilakukan dengan berbagai pendekatan, dan salah satu yang diusulkan adalah pendekatan experiential learning. Melalui pendekatan tersebut, mahasiswa diarahkan menjadi inovatif dan implementatif untuk mengambil peran dalam menyelesaikan permasalahan sosial melalui konsep bisnis sosial.
Buku ini menyajikan pandangan praktis dan teoritis terhadap kewirausahaan sosial yang dapat menjadi pijakan untuk memahami gambaran dan pemikiran umum kewirausahaan sosial.
Buku ini merupakan wujud dari kepedulian penulis untuk meningkatkan kualitas pendidikan khususnya kualitas pembelajaran di abad 21 atau dikenal dengan era smart society 5.0 saat ini. Pembelajaran yang berkualitas memerlukan perencanaan, penciptaan kondisi pembelajaran, dan media pembelajaran yang tepat dan matang, sehingga pembelajaranlebih bermakna dan mencapai tujuan. “kita dapat menceritakan sesuatu kepada peserta didik dengan cepat. Namun peserta didik akan melupakan apa yang kita ceritakan itu dengan lebih cepat”. Mengajarkan bukan persoalan menceritakan! Akan tetapi mengajarkan itu harus memberikan pengalaman baru kepada peserta didik untuk mudah dipahami. Sehingga materi yang sulit diajarkan oleh pendidik dan sulit dipahami oleh peserta didik akan menjadi mudah dengan menggunakan media pembelajaran sebagai jembatan untuk berpikir peserta didik. Penulisan buku ini dilakukan secara kolaborasi yang ditulis selama 16 hari sejak tanggal 10 sampai 25 Januari 2021. Sebagai perwujudan tri dharma perguruan tinggi, beberapa dosen dari berbagai institusi perguruan tinggi melakukan penulisan ini sebagai referensi dalam mengajar, membantu para dosen khususnya pendidik dalam memperbaiki kualitas pengajarannya, penggunaan media sesuai fungsi dan manfaatnya, serta memberikan wacana baru terkait perkembangan media pembelajaran di perguruan tinggi.
Sebagai perwujudan tri dharma perguruan tinggi, beberapa dosen dari berbagai institusi perguruan tinggi melakukan penulisan ini sebagai referensi dalam mengajar, membantu para dosen khususnya pendidik dalam memperbaiki kualitas ...
Pengembangan Kepribadian Berbasis Pendidikan Karakter
Bahasa menjadi sentral dalam kehidupan manusia. Pembelajaran bahasa Indonesia di perguruan tinggi tidak sekedar menekankan pada keterampilan berbahasa Indonesia ragam ilmiah, tetapi juga pembinaan kepribadian mahasiswa yang memiliki karakter unggul. Untuk itu, pengembang pendidikan karakter dalam pembelajaran bahasa Indonesia dilakukan melalui empat keterampilan bahasa, yaitu menyimak, berbicara, membaca, dan menulis ilmiah.
Dalam rangka membekali mahasiswa tetap bangga akan bahasa nasionalnya, buku Bahasa Indonesia Terapanini berupaya menghimpun dan menyadur berbagai literatur yang terkait, yang dapat dipakai sebagai sumber. Pengajaran Bahasa Indonesia Terapan sebagai Mata Kuliah Berkepribadian di Perguruan Tinggi dapat diwujudnyatakan dalam keterampilan berbahasa. Upaya mengundang minat mahasiswa terhadap mata kuliah ini, dalam setiap topik akan diberikan latihan-latihan (bukan pekerjaan rumah), kegiatan berdua, kegiatan kelompok hingga kemampuan diri baik dalam komunikasi lisan maupun tulisan untuk dapat menyusun karangan ilmiah yang baik dan benar. Materi yang ada dalam buku ini telah disesuaikan dengan kurikulum perguruan tinggi Silabus maupun SAP, namun pembahasan dan penjabarannya dimodifikasi sesuai program studi/jurusan. Buku sederhana ini kiranya dapat membantu pembelajaran Bahasa Indonesia di perguruan tinggi agar mendukung kecakapan mahasiswa dalam menulis karangan ilmiah
Cambridge Skills for Fluency is a learner-centred range of materials designed specifically to develop students' fluency and confidence in listening, speaking, reading and writing. The books are at four levels from pre-intermediate through to advanced and are suitable for use as supplementary texts or as core texts on skills development courses. Each book in the Cambridge Skills for Fluency series: promotes fluency by presenting a wide variety of both old and new topics in creative and imaginative ways * genuinely engages students' interest and encourages them to share personal reactions and opinions fluently * focuses on a particular skill but the other skills are integrated in a way that reflects real life use of language * contains twenty units designed to take about an hour of class time, a detailed contents map and brief teaching notes.
The books are at four levels from pre-intermediate through to advanced and are suitable for use as supplementary texts or as core texts on skills development courses.
Buku ini ditulis dengan tujuan untuk menjadi referensi atau panduan bagi peserta didik bidang Psikologi pada umumnya dan khususnya untuk sumber referensi/bacaan studi osikologi perkembangan anak dalam rangka memahami tumbuh kembang anak. Pembahasan dalam buku ini cukup sistematis dan lengkap, dimulai dari sejarah psikologi perkembangan, teori, konsep dan definisi, penjelasan masa pre-natal hingga masa anak akhir, dan sebagainya. Buku persembahan penerbit PrenadaMediaGroup
Penulis juga seorang psikolog, trainer, peneliti, tentor, konsultan pendidikan di Bimbingan Belajar Matematika Yayasan Djalaluddin Mulbar (YDM) di Makassar, ...
Praktik Bimbingan dan Konseling Pribadi-Sosial merupakan mata kuliah wajib bagi seluruh mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling dan merupakan prasyarat bagi pemrograman mata kuliah PPL BK Mikro. Mata kuliah Praktik Bimbingan dan Konseling Pribadi-Sosial merupakan kegiatan pemberian pengalaman latihan terstruktur kepada mahasiswa tentang cara memberikan layanan Bimbingan dan Konseling bidang Pribadi-Sosial kepada konseli. Kegiatan praktikum dilakukan di ruang laboratorium program studi Bimbingan dan Konseling. Praktik Bimbingan dan Konseling Pribadi-Sosial sebagai kegiatan praktik mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling dimulai dengan memberikan latihan terstruktur kepada mahasiswa dalam mengembangkan keterampilan menyusun instrumen need assessment. Hasil analisis data dari instrumen need assessment yang telah diperoleh dari responden digunakan sebagai dasar latihan terstruktur penyusunan Program Semester Layanan Bimbingan dan Konseling. Selanjutnya mahasiswa melakukan latihan terstruktur menyusun rencana pelaksanaan layanan bimbingan dan konseling (RPL BK) untuk layanan bimbingan dan konseling bidang pribadi dan sosial. Berdasarkan RPL BK yang telah disusun akan digunakan sebagai dasar melaksanakan layanan bimbingan dan konseling dengan menerapkan berbagai jenis layanan yang ada, misalnya layanan bimbingan klasikal, bimbingan kelompok, konseling kelompok, konseling individu dan sebagainya
Praktik Bimbingan dan Konseling Pribadi-Sosial merupakan mata kuliah wajib bagi seluruh mahasiswa program studi Bimbingan dan Konseling dan merupakan prasyarat bagi pemrograman mata kuliah PPL BK Mikro.