Sebanyak 5605 item atau buku ditemukan

MANAJEMEN HUMAS SEKOLAH

Hubungan masyarakat atau yang lebih dikenal dengan sebutan humas memiliki peran yang penting dalam sebuah lembaga pendidikan atau sekolah. Keberadaannya menjadi trend dalam dunia manajemen di Indonesia, ditandai dengan dibentuknya divisi humas baik dalam perusahan profit maupun non-profit. Demikian juga dalam dunia pendidikan dikenal wakil kepala sekolah bidang humas. Keberadaannya sangat penting karena ia sebagai penghubung bagi sekolah dengan masyarakat dalam memperkenalkan sekolah seperti memperkenalkan program-program unggulan yang akan dicapai, mempromosikan sekolah kepada para pengguna (masyarakat), menunjukkan keberhasilan peserta didik kepada khalayak ramai khususnya pada orang tua peserta didik. Peranan humas sekolah di era revolusi industri 4.0 saat ini sudah menjadi bagian yang tidak dapat dipisahkan dari pengelolaan lembaga pendidikan (sekolah) yang bermutu. Munculnya sekolah-sekolah baru di sebuah lingkungan masyarakat tentunya menjadi tantangan baru dalam mempromosikannya baik di masyarakat sekitar maupun luar. Hal ini juga sekaligus menjadi ancaman bagi sekolah-sekolah lama yang berlokasi tidak jauh dari sekolah baru. Di sinilah humas sekolah dituntut berperan secara profesional bagaimana humas sekolah mampu dalam teknis maupun pengelolaan humas. Secara teknis, humas sekolah wajib memiliki seni kehumasan seperti menulis, mengambil gambar, mengedit, memberikan komentar, membuat event khusus, melakukan kontak telepon dengan media dan menangani produksi komunikasi. Selanjutnya pengelolaan humas sekolah berfokus pada kegiatan yang membantu sekolah dalam mengidentifikasi dan memecahkan masalah terkait kehumasan seperti bagaimana mempromosikan sekolah kepada masyarakat agar masyarakat percaya dan yakin menyekolahkan anaknya di sekolah tersebut. Disini tergambar bahwa manajer humas mempunyai peran sebagai konsultan, fasilitator komunikasi, dan fasilitator pemecah masalah. Sebagai konsultan, humas sekolah mengemban amanat yang begitu besar dalam menunjang keberlangsungan sekolah, menjaga kualitas sekolah, serta ikut mencarikan solusi atas berbagai masalah yang dihadapi sehingga mendapatkan citra positif dari masyarakat.

Hubungan masyarakat atau yang lebih dikenal dengan sebutan humas memiliki peran yang penting dalam sebuah lembaga pendidikan atau sekolah.

MANAJEMEN HUMAS PADA LEMBAGA PENDIDIKAN

Lembaga pendidikan memiliki peran yang sangat strategis sebagai bagian dari upaya mencapai tujuan pendidikan nasional, selanjutnya yang menjadi salah kunci sukses sebuah lembaga pendidikan berhasil menjalankan tugas dan perannya adalah terdapatnya kemampuan lembaga pendidikan dalam membina hubungan baik antara lembaga pendidikan dengan lingkungan atau masyarakatnya. Oleh karena itu, lembaga pendidikan yang tidak dapat memanfaatkan dan melibatkan bidang hubungan masyarakat dalam pengelolaan lembaga pendidikannya, akan tertinggal karena tidak mampu menyerap dan menyebarkan informasi yang strategis baik bagi institusi atapun bagi masyarakat lingkungannya (Public). Aktifitas Hubungan masyarakat pada lembaga pendidikan secara substasi dapat dimakani sebagai sarana komunikasi dua arah atau dikenal dengan istilah two way traffic communication antara lembaga pendidikan dengan masyarakatnya, sekaligus sebagai bentuk upaya yang dilakukan oleh lembaga pendidikan dalam rangka menjalin simbiosis dan sinergi demi tercapainya proses pendidikan dan pencapaian tujuan pendidikan yang lebih baik. Selain itu, hubungan masyarakat juga dapat dimaknai sebagai upaya untuk membangun hubungan baik dan kesepahaman (Mutual understanding) antara lembaga pendidikan dengan masyarakatnya (Public), salah satunya dilakukan melalui proses pelibatan masyarakat (Public) dalam proses penyelenggaraan pendidikan, seperti dalam bentuk keterbukaan informasi publik, penerimaan saran dan kritik dan hal lain yang berkaitan dengan proses penyampaian informasi positif dari lembaga pendidikan kepada masyarakat atau sebaliknya dari masyarakat terhadap lembaga pendidikan. Dengan demikian untuk menjembatani kepentingan kedua pihak tersebut diperlukan satu bidang khusus yang membidangi aktifitas hubungan masyarakat dikelola dengan baik, professional, efektif dan efisien demi tercapainya tujuan organisasi lembaga Pendidikan, dan yang paling strategis adalah terciptanya hubungan baik dan kesepahaman (Mutual understanding) antar stakeholders, yang terdiri dari pimpinan lembaga pendidikan, pendidik, tenaga kependidikan, peserta didik dan masyarakat sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.

Lembaga pendidikan memiliki peran yang sangat strategis sebagai bagian dari upaya mencapai tujuan pendidikan nasional, selanjutnya yang menjadi salah kunci sukses sebuah lembaga pendidikan berhasil menjalankan tugas dan perannya adalah ...

Manajemen Hubungan Lembaga Pendidikan Islam dengan Masyarakat di Madrasah Tsanawiyah Unggulan

Hubungan madrasah tsanawiyah dengan masyarakat ini harus dikelola dengan baik supaya eksistensi madrasah tsanawiyah tersebut tetap terjaga. Hubungan lembaga pendidikan harus dilakukan dengan berpegang teguh pada pada prinsip dan pendekatan humas. Integrasi nilai-nilai Islam dan teori komunikasi yang sebagai grand theory humas. Karena Humas sebenarnya berawal dari komunikasi yang efektif di madrasah tsanawiyah dengan masyarakat sehingga berimplikasi pada hubungan yang baik antara madrasah tsanawiyah dengan masyarakat. Buku ini cocok dibaca akademisi dan praktisi pendidikan supaya memperoleh pemahaman tentang humas yang sebenarnya.

Hubungan madrasah tsanawiyah dengan masyarakat ini harus dikelola dengan baik supaya eksistensi madrasah tsanawiyah tersebut tetap terjaga.

Administrasi dan Manajemen Pendidikan Sekolah

Pendidikan dalam arti luas adalah segala tindakan atau pengalaman yang mempunyai pengaruh formatif terhadap pikiran, watak, atau kemampuan fisik individu (misalnya, kesadaran bayi dididik oleh lingkungannya melalui interaksinya dengan lingkungannya); dan dalam pengertian teknisnya pendidikan adalah proses di mana masyarakat dengan sengaja mentransmisikan akumulasi pengetahuan, nilai, dan keterampilannya dari satu generasi ke generasi lain melalui lembaga pendidikan. Guru di lembaga tersebut mengarahkan pendidikan siswa dan dapat memanfaatkan banyak mata pelajaran, termasuk membaca, menulis, matematika, sains, dan sejarah. Proses teknis ini kadang-kadang disebut sekolah ketika mengacu pada wajib belajar pemuda. Guru dalam profesi khusus seperti psikologi, hanya dapat mengajar mata pelajaran tertentu, biasanya sebagai profesor di lembaga pendidikan tinggi. Ada juga pengajaran di lapangan bagi mereka yang menginginkan keterampilan kejuruan tertentu, seperti yang dibutuhkan untuk menjadi pilot. Selain itu, ada berbagai kemungkinan pendidikan di tingkat informal, misalnya, di museum dan perpustakaan, dengan Internet, dan dalam pengalaman hidup.

Pendidikan dalam arti luas adalah segala tindakan atau pengalaman yang mempunyai pengaruh formatif terhadap pikiran, watak, atau kemampuan fisik individu (misalnya, kesadaran bayi dididik oleh lingkungannya melalui interaksinya dengan ...

Manajemen Pendidikan Islam

Buku ini di kemukakan bahwa derasnya arus informasi teknologi dan komunikasi membawa perubahan yang signifikan terhadap dunia pendidikan khususnya lembaga pendidikan Islam. Implikasi negatif dari perubahan menuntut lembaga pendidikan untuk lebih responsif dalam menyikapinya, mengingat perubahan menjadi karakteristik utama dunia pendidikan termasuk lembaga pendidikan Islam. Buku ini di susun oleh sejumlah akademisi dan praktisi sesuai dengan kompetensi masing-masing. Buku ini terdiri dari 16 bab yaitu: konsep dasar manajemen pendidikan Islam, kerangka konseptual manajemen pendidikan Islam, fungsi manajemen lembaga pendidikan Islam, manajemen pendidikan madrasah, manajemen kurikulum pendidikan Islam, manajemen bimbingan dan konseling dalam pendidikan Islam, manajemen pengelolaan kelas, peran masyarakat dalam manajemen pendidikan Islam, manajemen peningkatan mutu lembaga pendidikan Islam, konsep kepemimpinan dalam manajemen pendidikan Islam, manajemen pengembangan pesantren berbasis riset integrasi-interkoneksi, manajemen sarana dan prasarana pendidikan, supervisi pendidikan Islam, model komunikasi pendidikan Islam, manajemen strategis pendidikan Islam, pengawasan sekolah dan madrasah. Mengingat mata kuliah Manajemen Pendidikan Islam ada di berbagai perguruan tinggi khususnya fakultas keguruan dan ilmu pendidikan

Mengingat mata kuliah Manajemen Pendidikan Islam ada di berbagai perguruan tinggi khususnya fakultas keguruan dan ilmu pendidikan

Community Empowerment

Teori dan Praktik Pemberdayaan Komunitas

Pemberdayaan merupakan entry point bagi munculnya kemandirian suatu komunitas. Sementara salah satu paradigma pembangunan bertautan dengan orientasi menuju pemberdayaan komunitas. Jadi, sudah menjadi suatu keniscayaan jika pembangunan hendaknya mampu mewujudkan masyarakat yang sejahtera berkeadilan sekaligus berdaya. Untuk itu, seringkali dibutuhkan peran fasilitator dan/atau pendamping, baik dari kalangan akademisi, pemerintah, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), maupun dari lembaga-organisasi lokal yang ada, dalam berbagai program pemberdayaan. Studi kasus yang ditinjau dalam buku ini adalah pemberdayaan komunitas pesisir. Dengan keunikan kawasan pesisir dan struktur sosiokultur masyarakatnya, maka keberhasilan pemberdayaan ditentukan oleh beberapa faktor, yaitu kepemimpinan, sinkronisasi kebijakan antarsektor dan wilayah, ketersediaan sumber daya manusia yang berkualitas, eksistensi institusi lokal dan kader-kader pemberdayaan untuk kontinuitas program, serta koordinasi dan komitmen dari stakeholders yang terlibat, termasuk partisipasi dari masyarakat sebagai penerima manfaat. Selain itu, pendekatan nilai-nilai kearifan lokal dalam suatu komunitas akan mempermudah perubahan mindset dan pola perilaku yang diharapkan dalam suatu (program) pemberdayaan. Memang, terkesan klise jika melihat sekilas tentang diskursus pemberdayaan. Apalagi pemberdayaan pada komunitas pesisir salah satunya, karena cukup banyak buku yang membahas dan menyoalnya. Tapi, klise tidaknya sebuah penilaian atau persepsi sangat tergantung dari bagaimana sebuah diskursus dikupas, dianalisis, dan diolah dari fakta-fakta terbaru di lapangan. Adanya fakta-fakta baru di lapangan inilah saya kira yang menjadi salah satu kekuatan dari buku ini.

Pemberdayaan merupakan entry point bagi munculnya kemandirian suatu komunitas.

KEBIJAKAN SOSIAL & PERMASALAHAN SOSIAL PADA PEREMPUAN DAN ANAK

Buku Kebijakan Sosial dan Permasalahan Sosial pada Perempuan dan Anak. Buku ini merupakan sebuah upaya dari civitas akademika FISIP Universitas Brawijaya dalam mendorong berkembangnya kebijakan sosial-kebijakan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat. Buku ini tidak bisa selesai tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak yang sangat membantu dalam penyelesaian ini. Terima kasih kami sampaikan kepada seluruh pihak yang telah membantu kami dalam merealisasikan penerbitan buku ini. Kami mengucapkan rasa terima kasih kepada berbagai pihak seperti Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Bapak Harry Hikmat, yang telah berkenan untuk memberikan kata pengantar pada buku ini. Demikian juga kami sampaikan kepada Direktur IRE Yogyakarta, Bapak Sunaji Zamroni yang telah berkenan memberikan epolog pada buku ini. Tulisan-tulisan dari Bapak Harry Hikmat dan Bapak Sunaji Zamroni sungguh menjadi penyempurna bagi isi buku yang kami publikasikan. Ucapan terima kasih juga kami berikan kepada MNC Publishing yang telah menjadikan buku Kebijakan Sosial dan Permasalahan Sosial pada Perempuan dan Anak ini sebagai buku yang terpilih untuk diterbitkan. Tidak lupa kami sampaikan rasa bangga dan kagum kepada seluruh tim penulis dan peneliti di Pusat Pengkajian Kebijakan Sosial FISIP UB yang bersemangat dalam menyempurnakan tulisan untuk menjadi bagian ini.

Buku Kebijakan Sosial dan Permasalahan Sosial pada Perempuan dan Anak.

PENGAMBILAN KEPUTUSAN

Pengambilan keputusan merupakan suatu proses yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia. Setiap harian, kita dihadapkan pada berbagai pilihan yang memerlukan pertimbangan dan evaluasi. Oleh karena itu, kemampuan untuk mengambil keputusan yang tepat dan efektif menjadi sangat penting dalam mencapai tujuan dan meraih kesuksesan.

Pengambilan keputusan merupakan suatu proses yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia.

BIMBINGAN KELOMPOK Berbasis Nilai Budaya Segulaha

Buku ini disusun sebagai pedoman dalam penerapan model layanan bimbingan kelompok berbasis nilai budaya segulaha. Buku ini disusun dengan harapan agar guru Bimbingan konseling/Konselor sekolah dapat menerapkan model layanan yang bervariasi yang dapat mengaktifkan dan melibatkan peserta didik. Model ini disusun berdasarkan permasalahan dan kebutuhan yang esensial dan perlu diselesaikan melalui layanan bimbingan kelompok berbasis nilai budaya segulaha pada Masyarakat Ternate dam rangka mengembangkan dan meningkatkan karakter peserta didik.

Buku ini disusun sebagai pedoman dalam penerapan model layanan bimbingan kelompok berbasis nilai budaya segulaha.

Layanan Bimbingan Kelompok dan Peningkatan Motivasi Belajar

www.mikromediateknologi.com - Motivasi merupakan suatu energi. Keberadaannya mampu mendorong seseorang melakukan aktivitas untuk mencapai tujuan. Motivasi mampu mendorong peserta didik belajar dengan sungguh-sungguh. Tidak adanya motivasi belajar akan mengakibatkan peserta didik tidak semangat dalam belajar, dan kurang optimalnya pencapaian hasil belajar. Buku ini menyajikan layanan bimbingan kelompok. Salah satu pendekatan untuk mengatasi masalah motivasi pada peserta didik. Upaya pemberian bantuan kepada peserta didik melalui kelompok untuk mendapatkan informasi, baik tentang pendidikan, karier, pribadi, dan sosial. Tujuannya agar peserta didik dapat menyusun rencana, membuat keputusan yang tepat, serta memperbaiki dan mengembangkan pemahaman terhadap diri sendiri, orang lain, dan lingkungan.

www.mikromediateknologi.com - Motivasi merupakan suatu energi.