Sebanyak 132 item atau buku ditemukan

TAFSIR AYAT-AYAT IQTISHADY

Mata kuliah tafsir ayat-ayat iqtishady merupakan salah satu mata kuliah yang wajib diambil oleh seluruh mahasiswa program studi ekonomi syariah Fakultas Keislaman Universitas Trunojoyo Madura. Mata kuliah ini berusaha membahas berbagai permasalahan ekonomi dalam pandangan al-Qur’an, dimana dalam mata kuliah ini hanya dibahas beberapa masalah pokok saja yang sering dibahas dan dipelajari dalam mata kuliah ilmu ekonomi. Hal tersebut disebabkan oleh terbatasnya alokasi waktu dan ruang dalam perkuliahan tersebut. Buku ajar ini dihadirkan untuk memudahkan para mahasiswa dalam mendapatkan pemahaman yang komprehensif atas mata kuliah tafsir ayat-ayat iqtishady, disamping itu juga dapat digunakan sebagai panduan bagi dosen dan mahasiswa dalam mengeksplorasi pesan-pesan Ilahiyah yang berkenaan dengan berbagai macam perilaku ekonomi umat manusia sebagaimana yang tersirat dan tersurat dalam ayat-ayat al-Qur’an.

Eksistensi keimanan dalam prilaku ekonomi Islam manusia menjadi titik krusial termasuk dalam konsumsi, produksi maupun ... Berdasarkan ajaran Al Qur'an dan Hadist dijelaskan bahwa yang dikonsumsi itu adalah barang atau jasa yang halal, ...

Hadits Shahih Tidak Harus Selalu Diamalkan

Daftar Isi A. Pendahuluan 1. Antara Hadits dan Al-Quran a. Hadits Belum Ditulis di Masa Kenabian b. Hadits Tidak Dapat Jaminan Penjagaan 2. Ilmu Kritik Hadits 3. Ilmu Memah

Daftar Isi A. Pendahuluan 1. Antara Hadits dan Al-Quran a. Hadits Belum Ditulis di Masa Kenabian b. Hadits Tidak Dapat Jaminan Penjagaan 2. Ilmu Kritik Hadits 3. Ilmu Memah

BIMBINGAN TAHSIN TILAWAH AL-QUR’AN

Buku ini adalah buku yang ditulis oleh Tim Pengajar Tahsin Ma’had Abu Ubaidah bin Al Jarrah yang merupakan hasil dari pengkajian, analisa dan perbandingan yang mendalam dari beberapa kitab tajwid, sehingga menghasilkan kitab yang mudah dan praktis untuk dipelajari, dengan demikian setiap orang yang ingin belajar melalui kitab ini, dan bersama guru yang mumpuni, akan dapat secara langsung mempelajarinya dan mendalami seni membaca Al-Qur’an dengan benar.

Buku ini adalah buku yang ditulis oleh Tim Pengajar Tahsin Ma’had Abu Ubaidah bin Al Jarrah yang merupakan hasil dari pengkajian, analisa dan perbandingan yang mendalam dari beberapa kitab tajwid, sehingga menghasilkan kitab yang mudah ...

Kehujjahan Hadits Ahad

Daftar Isi A. Pengantar B. Pengertian Hadits Ahad C. Fungsi Hadits Ahad 1. Pengertian Zhanny dan Qath’iy a.Secara Tsubutiyyah. b. Secara Dilalah 2. Hadits Ahad b

Hujjiah Khabar Al-Ahad fi Al-Aqaid wa Al-Ahkam – Abdullah bin Abdirrahman Asy-Syarif. Page | 23 Profil Penulis Nama lengkap penulis adalah Tajun muka | daftar isi Page 22 of 25 Referensi.

Model Penulisan Kitab Hadits

Judul : Model Penulisan Kitab Hadits Penulis : Hanif Luthfi, Lc., MA Terbit : Tue, 7 January 2020 Halaman : 21 hlm. Kategori : Hadits Views: 15.282 views Share: | 549 Kitab-kitabᅠ indukᅠ Haditsᅠ adalahᅠ kitab-kitabᅠ yangᅠ disusunᅠ oleh mukharrij Hadits dengan sanad yang bersambung pada generasi-generasiᅠ di atasnyaᅠ sampai kepadaᅠ nabi ?. Tanpaᅠ mengutipᅠ dari kitab lain dan ditulis sebelum abad kelima hijriah. Apa saja model penulisan kitab-kitab hadits yang ada? 9 Model Penulisan Kitab Hadits Al-Muwattha' Al-Musnad Al-Juz'u As-Shahih As-Sunan Al-Mustadrak Al-Mustakhraj Al-Majmu'ah As-Syarh

... hadits setelah abad ke-3 adalah penulisan hadits dalam satu bab saja, juga adanya inovasi dalam penataan bab dalam kitab. Misalnya munculnya penulisan hadits hanya dalam bab targhib wa attarhib dan hanya dalam hadits ahkam.

‘ULUMUL HADITS Jilid (1)

Mempelajari ilmu agama adalah salah satu kewajiban asasi dan kebutuhan dasar (dlaruriyyah) bagi setiap muslim dan muslimat di setiap zaman dan waktu, karena barang siapa mengenal agamanya, maka sesungguhnya ia akan mengenal Rabbnya. Dalam perspektif maqashid shariah, adalah usaha yang sangat penting dalam menjaga dan melestarikan kemurnian dan kesucian nilai-nilai agama, menjaga kemurnian akal dalam berpikir dengan benar, dan memperoleh ilmu dari sumber yang shahih, melindungi jiwa dari hal-hal yang akan membawa kemudaratan kepada tubuh badan, menjaga kesucian nasab dan marwah diri agar selalu jauh dari hal-hal yang dilarang dalam agama, begitu juga menjaga keberkahan dalam memperoleh harta dan menggunakanya dengan cara yang baik, jauh dari segala transaksi yang diharamkan dalam pandangan agama. Semua nilai tersebut diterapkan di dalam kehidupan semata-mata mengharapkan keridhaan dari Allah Subhaanahu wa Ta’aala.

Saat ini ia mengajar di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh, mengampu mata kuliah 'Ulumul Hadits, Ulumul Qur'an, Hadits Ahkam Mu'amalah, Tafsir Ahkam Mu'malah, Fiqh Mu'amalah, ...

Pendekatan Sosiologis-Historis Dalam Fiqh Al-Hadits

Kontribusi Asbab al-Wurud dalam Pemahaman Hadis secara Kontekstual

Hadis adalah sumber ajaran Islam yang menduduki posisi kedua setelah al-Quran. Posisi hadits menjadi sangat signifikan ketika ia berfungsi sebagai penjelas (bayan) al-Quran, bahkan menetapkan hukum-hukum yang tidak diatur dalam al-Quran. Dalam memahami sebuah hadits, tidak cukup hanya lewat teksnya, tetapi lebih dari itu, dibutuhkan perangkat-perangkat lain yang dapat membantu terhadap pemahaman sebuah hadits. Salah satunya adalah yang dikenal dalam ilmu hadits dengan asbab al-wurud. Lewat tinjauan asbab al-wurud ini, dapat diketahui latar belakang sosiologis-historis lahirnya sebuah hadits, faktor-faktor yang mendorongnya disamping orang-orang yang secara spesifik menjadi sebab lahirnya sebuah hadits. Tinjauan terhadap asbab al-wurud dalam pemahaman hadis (fiqh al-hadis) dilakukan agar generalisasi yang mewarnai pemahaman hadis dapat dihindari. Sebab memahami hadis tanpa membedakan struktur dan karakteristiknya akan terjebak pada pemahaman yang bukan merupakan pesan dari hadis itu sendiri. Asbab al-wurud berfungsi sebagai media dalam mengaktualisasikan pesan hadis terhadap realita yang berkembang pada setiap waktu dan tempat. Karena itu, memahami asbab al-wurud tidak hanya berhenti pada penetapan sebab atau latar belakang hadis, tapi harus dilanjutkan dengan menariknya kepada realita kekinian untuk kemudian menyimpulkan suatu pemahaman baru terhadap hadis dalam bingkai kontekstualisasi. Buku ini secara sistematis membahas teori asbab al-wurud dan aplikasinya dalam pemahaman hadis Nabi Saw sekaligus menawarkan model kontekstualisasi hadis yang diharapkan dapat memperkaya khazanah dalam studi hadis. Selamat membaca... Penulis

... sebagaimana yang diatur dan diubah dari Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002, bahwa: Kutipan Pasal 113 (1) Setiap Orang yang dengan tanpa hak melakukan pelanggaran hak ekonomi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) huruf i untuk ...

PENGANTAR ILMU USHUL AL FIQH

Dewasa ini, mata pelajaran/kuliah fikih dan ushul al fiqh merupakan salah satu mata pelajaran yang sangat dibutuhkan oleh para pelajar maupun mahasiswa. Dengan mempelajari dua hal tersebut secara tidak langsung para pelajar dengan mudah bisa dan mampu memahami beberapa kejadian atau bahkan kesenjangan yang kerap kali terjadi ditengah masyarakat Indonesia. Mulai perbedaan madzhab atau kelompok, perbedaan agama, perbedaan ulama dan yang sangat populer adalah perbedaan pendapat; yang semua ini akan berakhir dengan pertikaian dan permusuhan apabila tidak memahami benar-benar fikih dan ushul al fiqh. Dan sesuatu yang harus disyukuri adalah mata pelajaran/kuliah ushul al fiqh saat ini menjadi salah satu mata kuliah wajib untuk Perguruan Tinggi Islam (PTAIS) dari berbagai fakultas maupun program studi, walupun ada perbedaan dalam SKS yang mereka tempuh. Artinya setiap mahasiswa dibawah naungan PTAIS wajib mempelajari ushul al fiqh walaupun dengan kadar yang berbeda. Bahkan untuk tingkat Tsanawiyah (Mts) dan Aliyah (MA), mata pelajaran ushul al fiqh sudah diharuskan meskipun dengan bentuk yang sederhana sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan para siswa. Dalam buku ini penulis banyak mengambil rujukan dari literatur timur tengah sehingga gaya penulisan-pun mengikuti penulisan kitab-kitab tersebut. Penulis mengawali buku ini dengan pengenalan ushul al fiqh, sejarah dan tujuan mempelajarinya. Dilajutkan dengan pembahasan sumber hukum; baik yang disepakati maupun yang tidak disepakati oleh para ulama, kemudian tentang hukum syara’ dan unsur-unsur yang ada didalmnya, Dan melanjutkannya dengan beberapa kaidah ushuliyah seperti al amru, al nahyu dan lain sebagainya serta menutupnya dengan ijtihad dan taqlid.

kepada istinbath al ahkam (kesimpulan hukum) syar'i secara amaliyah dengan dalil-dalil secara terperinci 4. ... mujtahid dalam mengistinbath-kan hukum dengan berdasar atau berpedoman kepada dalil-dalil syar'i dari Al Qur'an dan hadits.

Ilmu Tafsir : Sebuah Pengantar

Judul : Ilmu Tafsir : Sebuah Pengantar Penulis : Ahmad Sarwat, Lc., MA Terbit : Sat, 1 February 2020 Halaman : 104 hlm. Kategori : Ilmu Al-Quran & Tafsir Views: 56.809 views Share: | 502

Metode ini mencoba untuk membandingkan ayatayat Al-Qur'an antara yang satu dengan yang lain atau membandingkan beberapa pembandinga, seperti dengan sesama ayat-ayat Al-Qur'an juga, atau dengan hadits-hadis nabawi, ...

Risalah Ushul Fiqh

Secara epistemologis, ushul fiqh lahir sebagai ilmu dengan bantuan ilmu bahasa Arab, ilmu Tafsir, ilmu Hadits, dan ilmu Logika atau Manthiq. Dengan perangkat ilmu-ilmu tersebut kemudian ushul fiqh mempunyai perspektif tersendiri tentang Al-Qur'an. Pemikiran ushul fiqh tentang Al-Qur'an setidak-tidaknya mencakup hakikat Al-Qur'an, kedudukan Al-Qur'an dalam syariat, prinsip-prinsip syariat dalam Al-Qur'an, tujuan syariat dalam tinjaun Al-Qur'an, metode dan gaya bahasa Al-Qur'an dalam pensyariatan, cakupan hukum dalam Al-Qur'an, dan ayat-ayat yang dinilai sebagai ayat-ayat hukum.

Secara epistemologis, ushul fiqh lahir sebagai ilmu dengan bantuan ilmu bahasa Arab, ilmu Tafsir, ilmu Hadits, dan ilmu Logika atau Manthiq.