Pertanyaan yang akan selalu aktual dikemukakan seiring dengan bergulirnya era disrupsi dan era industri 4.0 adalah apa yang harus dilakukan lembaga pendidikan Islam untuk menghadapi era tersebut? Pun, seperti apa peran dan peluang lembaga pendidikan Islam menghadapi era industri 4.0? Era disrupsi merupakan era terjadinya perubahan-perubahan dalam tatanan kehidupan masyarakat yang dimulai dengan digunakannya perangkat-perangkat digital menggantikan cara-cara manual. Era industri 4.0 merupakan nama tren otomasi dan pertukaran data terkini dalam teknologi pabrik. Adanya revolusi ini ditandai dengan terjadinya perubahan secara besar-besaran di berbagai bidang melalui perpaduan teknologi, termasuk bidang pendidikan. Menghadapi situasi demikian, pendidikan Islam tentu harus merencanakan strategi tepat dalam pengelolaannya sehingga tidak mengalami ketertinggalan dan tidak ditinggalkan oleh masyarakat. Nah, untuk tujuan itulah, buku ini hadir agar dapat memberikan sumbangsih bagi strategi pengelolaan dan pemasaran lembaga pendidikan Islam menghadapi era industri 4.0. Selamat membaca! *** Sinopsis Pertanyaan yang akan selalu aktual dikemukakan seiring dengan bergulirnya era disrupsi dan era industri 4.0 adalah apa yang harus dilakukan lembaga pendidikan Islam untuk menghadapi era tersebut? Pun, seperti apa peran dan peluang lembaga pendidikan Islam menghadapi era industri 4.0? Menghadapi situasi demikian, pendidikan Islam tentu harus merencanakan strategi tepat dalam pengelolaannya sehingga tidak mengalami ketertinggalan dan tidak ditinggalkan oleh masyarakat. Nah, untuk tujuan itulah, buku ini hadir agar dapat memberikan sumbangsih bagi strategi pengelolaan dan pemasaran lembaga pendidikan Islam menghadapi era industri 4.0.
Pertanyaan yang akan selalu aktual dikemukakan seiring dengan bergulirnya era disrupsi dan era industri 4.0 adalah apa yang harus dilakukan lembaga pendidikan Islam untuk menghadapi era tersebut?
Latar belakang lahirnya filsafat islam adalah karena pada abad ke 16 umat Islam menjalankan ibadah hanya sebatas menggugurkan kewajiban. Tokoh-tokoh dalam filsafat Islam diantaranya: al-Kindi, al-Farabi, dan Ibn Bajjah. Pokok masalah yang dibahas dalam filsafat Islam adalah hubungan filsafat (akal) dan agama, tentang kejadian alam, dan tentang roh serta kelangsungan hidup.
Buku Filsafat Manajemen Pendidikan ini ditulis dengan maksud untuk menjadi salah satu buku rujukan dalam perkuliahan di beberapa perguruan tinggi, khususnya pada program doktoral bidang manajemen pendidikan, di mana penulis berkesempatan untuk ikut ambil bagian menjadi staf pengajar pada program tersebut. Filsafat merupakan induk ilmu pengetahuan yang akan ada sebelum dan setelah ilmu pengetahuan hadir dan bekerja. Kehadiran filsafat dan kehadiran ilmu pengetahuan merupakan pendekatan yang saling melengkapi untuk memberikan jawaban terhadap berbagai persoalan dalam kehidupan manusia. Ilmu pengetahuan dibangun di atas teori-teori yang berhasil mengungkapkan berbagai masalah dalam bidang kehidupan manusia. Untuk dapat mengungkapkan suatu teori, para ilmuan bekerja dalam suatu metode penelitian ilmiah yang disepakati dan dalam bidang keilmuan tersebut mengikuti suatu teori pembenaran (justification of theory) tertentu. Dengan bantuan filsafat, ilmu pengetahuan dapat semakin berkembang dan mengatasi berbagai keterbatasannya. Filsafat hadir, sebelum, mendahului, dan mengantarkan ilmu pengetahuan untuk menyingkap lebih luas terhadap jawaban dan solusi atas persoalan yang dihadapi manusia. Filsafat juga hadir setelah ilmu pengetahuan untuk menyingkap tabir misteri kehidupan manusia selanjutnya.
Buku Filsafat Manajemen Pendidikan ini ditulis dengan maksud untuk menjadi salah satu buku rujukan dalam perkuliahan di beberapa perguruan tinggi, khususnya pada program doktoral bidang manajemen pendidikan, di mana penulis berkesempatan ...
Buku dimensi manajemen pendidikan Islam ini mengkaji tiga pokok bahasan, yakni berkenaan dengan sejarah perkembangan manajemen lembaga pendidikan Islam, manajemen karier, dan manajemen konflik. Hadirnya buku ini setidaknya memberikan gambaran pentingnya mengetahui bagaimana sejarah perkembangan manajemen lembaga pendidikan Islam, kemudian berkenaan dengan karier tenaga pendidik dan tenaga kependidikan bagaimana dalam hal pengelolaan karier mereka sehingga pemimpin lembaga pendidikan memiliki rancangan yang jelas terkait jenjang karier mereka, dan yang terakhir berkenaan dengan konflik di suatu lembaga pendidikan, bagaimana bisa menyelesaikan sebuah konflik yang terjadi di sebuah lembaga pendidikan, karena tidak bisa dipungkiri adanya konflik itu bisa saja terjadi dan dialami oleh institusi pendidikan, sehingga dengan penguasaan manajemen konflik seorang pemimpin bisa membuat terobosan-terobasan penting untuk penyelesaian sebuah konflik. Semoga hadirnya buku ini bisa bermanfaat bagi kalangan akdemisi khususnya yang konsen mengkaji perihal manajemen pendidikan Islam.
Buku dimensi manajemen pendidikan Islam ini mengkaji tiga pokok bahasan, yakni berkenaan dengan sejarah perkembangan manajemen lembaga pendidikan Islam, manajemen karier, dan manajemen konflik.
Buku yang berjudul “Kepemimpinan Transformasional Dalam Manajemen Pendidikan Islam” merupakan buku ke 2 Penulis, yang mana merupakan hasil Reproduksi Penelitian. Dan tersusunya buku ini tentunya tidak terlepas dari dukungan semua pihak. Dukungan moral dan material dari berbagai pihak sangatlah membantu tersusunnya buku ini. Untuk itu, penulis ucapkan terima kasih kepada keluarga, sahabat, rekan-rekan, dan pihak-pihak lainnya yang membantu secara moril dan material bagi tersusunya buku ini.
Guru Bimbingan Dan Konseling Bimbingan dan konseling membantu Kepala sekolah dalam kegiatan kegiatan sebagai berikut: 1) Penyusunan program dan pelaksanaan ...