Sebanyak 9 item atau buku ditemukan

Bimbingan dan Konseling di Sekolah

Bimbingan dan Konseling memang berperan penting dalam dunia pendidikan pada umumnya dan pembelajaran di sekolah pada khususnya. Peran Bimbingan dan Konseling menjadi penting karena membantu anak berkembang secara utuh dan seoptimal mungkin. Namun, walaupun hampir di setiap sekolah telah disediakan guru/petugas Bimbingan dan Konseling, tidak semua guru atau petugas tersebut mendapatkan peran dan fungsinya secara tepat. Bahkan, beberapa guru/petugas justru diberi tugas mengajar sebagai guru kelas, tugas menangani ekstrakurikuler tertentu, atau petugas administrasi. Mengapa ini dapat terjadi? Ada beberapa alasan, misalnya a) kepala sekolah tidak tahu dan tidak memahami tugas dan peran petugas/guru Bimbingan dan Konseling, b) guru dan karyawan lain tidak tahu dan memahami tugas dan peran petugas/guru Bimbingan dan Konseling, c) guru/petugas Bimbingan dan Konseling tidak tahu dan memahami tugas dan perannya di sekolah, d) belum diterimanya karakter pekerjaan layanan Bimbingan dan Konseling di sekolah. Karena ketidaktahuan dan ketidakpahaman inilah sering kali program layanan Bimbingan dan Konseling tidak dapat berjalan dengan lancar. Guru Bimbingan dan Konseling tidak dapat melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan tepat.

Buku ini memberikan tuntunan dan panduan praktis bagi siapa saja baik yang menjalankan tugas sebagai pembimbing atau konselor di sekolah, para pendidik, orang tua maupun para mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling, lebih-lebih jurusan psikologi yang ingin menjadi pembimbing dan konselor di sekolah. Harapannya tidak ada lagi petugas Bimbingan dan Konseling yang tidak dapat menjalankan peran dan fungsinya secara optimal di sekolah, apalagi malah menjadi guru kelas atau petugas kedisiplinan.

Semoga dengan membaca buku ini para pembaca, khususnya para petugas Bimbingan dan Konseling di sekolah, semakin jelas memahami tugas mulianya dalam pendampingan pribadi, sosial, belajar dan karier para peserta didik. Bagi orang tua juga penting karena dapat memahami dengan tepat tugas para petugas Bimbingan dan Konseling di sekolah tempat anaknya bersekolah. Orang tua dapat memperoleh informasi secara tepat dan kemudian memanfaatkan fasilitas yang ada dalam rangka pendampingan bersama sekolah akan proses pendidikan dan pembelajaran anak-anaknya. Bagi para mahasiswa jurusan Bimbingan dan Konseling, buku ini dapat memberikan gambaran praktis mengenai aplikasi yang mereka pelajari, dalam tugas mereka sebagai petugas Bimbingan dan Konseling di sekolah. Selamat membaca, memahami dan melaksanakan, semoga dapat menjadi teman, sahabat, pembimbing, dan konselor yang baik dan tepat bagi para peserta didik, harapan masa depan bangsa.

Ada beberapa alasan, misalnya a) kepala sekolah tidak tahu dan tidak memahami tugas dan peran petugas/guru Bimbingan dan Konseling, b) guru dan karyawan lain tidak tahu dan memahami tugas dan peran petugas/guru Bimbingan dan Konseling, c) ...

Pengantar Hukum Perburuhan

Pasca-Undang-Undang Cipta Kerja

Disahkannya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja pada bulan November 2020 membawa dampak signifikan kepada substansi dari Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan. Sedikitnya terdapat 31 (tiga puluh satu) pasal yang diubah bunyinya, 29 (dua puluh sembilan) pasal yang dihapus, dan 13 (tiga belas) pasal baru yang disisipkan. Buku ini membahas mengenai dasar-dasar Hukum Perburuhan, mulai dari definisi serta peristilahan, hubungan industrial, hubungan kerja dan perjanjian kerja, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) dan penyelesaian perselisihan hubungan industrial, yang semuanya telah disesuaikan dan diperbaruhi sesuai dengan substansi Undang-Undang Cipta Kerja dan Peraturan Pemerintah turunannya. Selain itu, pada bagian akhir buku dilengkapi pula dengan naskah Undang-Undang Ketenagakerjaan yang telah disesuaikan dengan perubahan dalam Undang-Undang Cipta Kerja dan putusan judicial review Mahkamah Konstitusi.

Disahkannya Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja pada bulan November 2020 membawa dampak signifikan kepada substansi dari Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

Menumbuhkan Berpikir Kritis

Paradigma, Desain, dan Media Pembelajaran, hingga Manajemen Sarana

Tulisan yang tersaji di buku ini menunjukkan bahwa guru-guru SMA Kolese De Britto berusaha terus membarui diri agar semakin terampil menjawab kebutuhan pendampingan orang muda masa kini. Peran baru pendidik direfleksikan secara mendalam dalam konteks terbatas. Fungsi pendidik diperluas dengan perhatian akan tugas pendidik sebagai perancang pembelajaran, narasumber terbatas di tengah maraknya sumber informasi yang tersedia, pengelola ekosistem pemecahan masalah, fasilitator dan mentor, pendorong inovasi, model bekerja berjejaring, dan pribadi yang terus belajar.

Tulisan yang tersaji di buku ini menunjukkan bahwa guru-guru SMA Kolese De Britto berusaha terus membarui diri agar semakin terampil menjawab kebutuhan pendampingan orang muda masa kini.

Metodologi Penelitian Desain Komunikasi Visual – Edisi Revisi

Tugas Akhir menjadi karya akhir bagi mahasiswa Desain Komunikasi Visual untuk mencapai kesarjanaannya, selain membuat karya visual juga dituntut untuk menyusun laporan berbasis pada penelitian. Metodologi menjadi kata yang terkesan sulit, padahal jika dimengerti prinsip dan tahapannya akan menjadi mudah. Sesuai dengan tahapan pada design thinking, buku ini menunjang tahap define penentuan fenomena dan permasalahan, serta tahap research pengumpulan data dan analisis yang hasilnya akan digunakan pada tahap ideate. Berbeda dengan metode penelitian yang selalu berkutub kuantitatif atau kualitatif, desain sebagai problem solving memerlukan pandangan yang lebih luas. Penelitian desain komunikasi visual menggunakan tiga aspek untuk membahas karya visual, yaitu aspek karya itu sendiri, aspek pembuat karya atau desainer, dan aspek pemirsa atau target audience. Setiap aspek menggunakan istrumen penelitian yang berbeda, hasilnya digunakan untuk penarikan kesimpulan dan penentuan kriteria big idea untuk mendesain. Salah satu persyaratan lulus sarjana adalah mengunggah tulisan ilmiah dengan format jurnal dari laporan tugas akhir, yang persyaratannya hampir sama dengan penulisan skripsi. Untuk itu latihan penulisan laporan ilmiah sudah dapat dimulai dari mata kuliah Bahasa Indonesia, logika membentuk kata, kalimat, alinea. Dilanjutkan dengan cara mengumpulkan data dan menganalisis pada mata kuliah Metode Penelitian, kemudian melakukan penelitian serta mempresentasikan hasilnya pada mata kuliah Seminar, dan mengaplikasikan semua tahapan ini pada Tugas Akhir. Dilengkapi dengan panduan penulisan untuk jurnal, buku ini dapat memudahkan para mahasiswa dalam mencari data, menganalisis, menyusun laporan ilmiah, mempresentasikan dalam forum seminar, serta menulis artikel untuk publikasi ilmiah.

Teori-teori tersebut akan dipakai sebagai pijakan untuk merancang. Misalnya topik “Game Pembelajaran Matematika untuk Anak Usia 5 Tahun”, maka dicari teori tentang hal-hal yang berkaitan dengan pembuatan game, pembelajaran matematika, ...

Logo Konseling Berbasis Website

SINOPSIS Logo konseling berbasis website didasarkan pada keseimbangan nilai-nilai diri dan nilai-nilai kemanusiaan dalam rangka memperbaiki harga diri spiritual rendah. Buku ini menyikapi keterbatasan mobilitas fisik, psikis, dan seksual yang menjadi penghambat terjadinya sesi tatap muka dan melahirkan ide konseling jarak jauh. Stigma budaya terhadap perasaan dihakimi, rentan bagi klien yang menjadi korban pemerkosaan dan pelecehan seksual sehingga mereka memilih melakukan konseling tanpa tatap muka. Keutamaan buku ini adalah menjadi gagasan baru yang menjembatani keterbatasan waktu dan tempat, sebagai media penghubung untuk keterbukaan pribadi setiap individu mendapatkan layanan konseling. Media tersebut membuat pribadi setiap individu menjadi lebih nyaman dan terjaga kerahasiaannya (privacy) untuk sharing dibandingkan tatap muka. Dengan itu, pribadi setiap individu lebih mudah untuk berkomunikasi menggunakan gadget mereka. Logo konseling website adalah perencanaan pelaksanaan program intervensi logo konseling untuk memperbaiki harga diri spiritual rendah. Harga diri spiritual rendah manusia berakar pada ketidakmampuan spiritualnya. Dengan itu, harga diri spiritual rendah merupakan ketidakmampuan pribadi setiap individu secara spiritualnya dalam menyikapi kondisi fisik, psikis, dan seksualnya. Pembahasan harga diri spiritual rendah menghasilkan kesenjangan antara faktor penyebab dan akibat yang ditimbulkan. Logo konseling website mengkaji kesenjangan tersebut, menyediakan strategi layanan bagi individu yang mengalami harga diri spiritual rendah. Strategi layanan logo konseling berbasis website bertujuan mengidentifikasi kekuatan dan kelemahannya, mengembangkan keyakinan inti seimbang, mengembangkan asumsi berpikir positif, mengembangkan harapan yang realistis, mengembangkan evaluasi diri seimbang, mengembangkan kepercayaan diri, dan menemukan makna hidupnya. Strategi layanan tersebut menghasilkan tujuh teknik dan pendekatan dengan sasaran pencapaian: harga diri spiritual yang sehat serta penemuan makna dan tujuan hidup. Pemanfaatan teknologi website dalam logo konseling dimaksudkan untuk memperoleh informasi potensial secara psikologis, yang berpengaruh pada konselor dan klien dalam konseling secara global. Logo konseling menggunakan pendekatan teknologi web tidak hanya untuk adaptasi teknologi, tetapi disertai penguatan teori konseling, dalam hal ini logo konseling yang terbagi dalam tujuh sesi. Dalam setiap sesi, juga tersedia musik dan video yang membantu klien untuk dapat melakukan proses konseling dengan lebih nyaman dan terbuka. Hal ini memungkinkan terjadi pembelajaran dan evaluasi dari rekaman-rekaman proses konseling yang dilakukan.

Manusia religius adalah tipe manusia yang menjunjung tinggi nilai-nilai subjektif tanpa rasionalisasi yang meyakini bahwa di balik keterpurukan dan penderitaan serta semua aspek tragis, tersedia makna hidup.

Konseling Masalah Masyarakat

Konseling merupakan suatu upaya untuk memanusiakan sesama manusia. Dalam upaya memanusiakan itulah terkandung makna pemberdayaan yang menjadi tujuan utama proses pendampingan dan konseling. Dengan itu, konseling adalah suatu proses pertolongan yang membuat orang diberdayakan untuk hidup yang menghidupkan dan memanusiakan sesama manusia. Itu berarti konseling tidak sekadar membawa orang ke luar dari keterpurukan dan penderitaan hidup, tetapi mengembangkan potensi-potensi yang dimiliki untuk memberdayakan dirinya dan orang lain, bahkan masyarakat. Asumsi dasar yang mendasari masyarakat memimpin konseling bertolak pada berbagai bentuk pertolongan. Konseling masyarakat adalah bentuk pertolongan secara komprehensif, yang didasarkan pada kompetensi multikultural dan berorientasi keadilan sosial masyarakat. Perilaku manusia dipengaruhi oleh lingkungan, maka konselor masyarakat menggunakan strategi yang memfasilitasi perkembangan yang sehat dari individu dan masyarakat. Konseling masyarakat berorientasi pada keadilan sosial yang didasarkan asumsi, konselor masyarakat menggunakan sudut pandang yang luas untuk melihat individu dalam konteks lingkungan yang sehat, adil dan merata masyarakatnya. Keadilan sosial melibatkan akses dan partisipasi masyarakat, atas dasar ras/etnis, jenis kelamin, usia, cacat fisik atau mental, pendidikan, orientasi seksual, sosial ekonomi dan status sosial, atau karakteristik lain dari latar belakang atau kelompok anggota masyarakat. Keadilan sosial didasarkan pada keyakinan bahwa semua orang memiliki hak untuk diperlakukan setara, dukungan untuk hak asasi manusia dan sumber daya masyarakat.

menemukan makna dan tujuan hidup, jika dia berada dalam tahap eksistensi yang religius. Sejalan dengan pemikiran tersebut, Viktor Frankl menyoroti manusia dari aspek spiritual, yang menyatakan keinginan untuk bermakna dalam mencapai ...

Filsafat Manajemen Pendidikan

Buku Filsafat Manajemen Pendidikan ini ditulis dengan maksud untuk menjadi salah satu buku rujukan dalam perkuliahan di beberapa perguruan tinggi, khususnya pada program doktoral bidang manajemen pendidikan, di mana penulis berkesempatan untuk ikut ambil bagian menjadi staf pengajar pada program tersebut. Filsafat merupakan induk ilmu pengetahuan yang akan ada sebelum dan setelah ilmu pengetahuan hadir dan bekerja. Kehadiran filsafat dan kehadiran ilmu pengetahuan merupakan pendekatan yang saling melengkapi untuk memberikan jawaban terhadap berbagai persoalan dalam kehidupan manusia. Ilmu pengetahuan dibangun di atas teori-teori yang berhasil mengungkapkan berbagai masalah dalam bidang kehidupan manusia. Untuk dapat mengungkapkan suatu teori, para ilmuan bekerja dalam suatu metode penelitian ilmiah yang disepakati dan dalam bidang keilmuan tersebut mengikuti suatu teori pembenaran (justification of theory) tertentu. Dengan bantuan filsafat, ilmu pengetahuan dapat semakin berkembang dan mengatasi berbagai keterbatasannya. Filsafat hadir, sebelum, mendahului, dan mengantarkan ilmu pengetahuan untuk menyingkap lebih luas terhadap jawaban dan solusi atas persoalan yang dihadapi manusia. Filsafat juga hadir setelah ilmu pengetahuan untuk menyingkap tabir misteri kehidupan manusia selanjutnya.

Buku Filsafat Manajemen Pendidikan ini ditulis dengan maksud untuk menjadi salah satu buku rujukan dalam perkuliahan di beberapa perguruan tinggi, khususnya pada program doktoral bidang manajemen pendidikan, di mana penulis berkesempatan ...

Psikologi Anak

Buku Psikologi Anak disusun dengan menggunakan kajian teori psikologi disertai hal-hal praktis yang bisa dilakukan oleh guru, orang tua atau orang yang menaruh perhatian besar terhadap dunia anak-anak, dalam memahami tingkah laku anak-anak berikut berbagai sisi perkembangan dan permasalahan yang meliputinya. Dalam pemaparannya, penulis membahas buah pikirannya melalui tujuh bab, meliputi konsep psikologi, perkembangan anak, kepribadian anak, kreativitas anak, hakikat belajar anak, kesulitan belajar anak, dan penyesuaian diri anak. Buku ini diharapkan mampu membantu para guru, orang tua, dan masyarakat umum untuk bertindak bijak dalam memilih cara membimbing dan mendidik anak ke arah yang lebih baik sesuai dengan kepribadian masing-masing anak.

Buku Psikologi Anak disusun dengan menggunakan kajian teori psikologi disertai hal-hal praktis yang bisa dilakukan oleh guru, orang tua atau orang yang menaruh perhatian besar terhadap dunia anak-anak, dalam memahami tingkah laku anak-anak ...

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

Merajut Kebinekaan dalam Menghadapi Tantangan Revolusi Industri

Pancasila merupakan sebuah dasar negara Indonesia yang telah menjadi kesepakatan sejak adanya negara ini dan telah diimplementasikan bahkan sebelum berdirinya Indonesia. Pendidikan Pancasila sebenarnya telah diajarkan sejak dini hingga perguruan tinggi. Saat ini agar generasi muda dapat mengembangkan diri dan mewujudkan cita-cita sesuai dengan kaidah Pancasila yang sudah ada. Selain itu, Pancasila dapat diwujudkan melalui nilai-nilai dan jiwa kompeten sesuai dengan bidang studi masing-masing. Kehadiran buku ini diharapkan dapat memperkuat penghayatan dan pelaksanaan generasi muda terhadap nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Penyusunan buku ini dilakukan untuk memberikan wawasan dan memperkuat jiwa Pancasila bagi setiap mahasiswa agar dapat mewujudkan setiap cita-cita berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945. Di samping itu, melalui buku ini mahasiswa diharapkan mudah untuk mempelajari dan memahami tentang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan. Buku ini telah diurutkan secara sistematis agar dapat mudah dipelajari dan dipahami oleh setiap mahasiswa dan pembaca. Melalui buku ini juga diharapkan setiap mahasiswa dapat menjelaskan, memahami, dan mengaplikasikan Pancasila dan Kewarganegaraan dalam setiap harinya hingga pada akhirnya dapat memajukan Indonesia.

Di samping itu, melalui buku ini mahasiswa diharapkan mudah untuk mempelajari dan memahami tentang Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan.