Sebanyak 281 item atau buku ditemukan

MATEMATIKA OTAK KANAN: Cara Meningkatkan Kemampuan

Ibarat kopi murni, matematika disukai oleh sedikit penggemarnya, tetapi dibenci oleh lebih banyak orang. Buku ini menyajikan cara yang berbeda dalam menikmati matematika. Matematika Otak Kanan (Moka) identik dengan gula, susu, dan creamer yang mampu mengubah cita rasa matematika menjadi lebih manis, asyik, funky and cool. Jadi, bagi para “Pecinta” dan “Pembenci” matematika (pelajar atau profesional), tidak ada salahnya kita mencoba mencicipi cita rasa baru dari menu special dapur Moka yang antara lain tentang: • Menghitung Bakal Ku Bagi (+ , x, -, :) kurang dari 2 detik. • Mencari FPB Dan KPK cara cepat menggunakan Jurus Aang. • Mencari Kuadrat dan Kubik cukup dibayangkan saja. • Mencari Akar Pangkat hanya 2 langkah cepat. • Meningkatkan kemampuan menguasai Matematika hingga 30 X lipat.

Jika adik-adik mengalami keluhan pusing tujuh keliling, mual disertai muntah,
apalagi yang keluar bukan lagi makanan tapi berupa angka-angka dan rumus-
rumus, itu adalah gejala umum “Moki Syndrome”, yaitu sebuah sindrom yang
sering dialami oleh orang yang “nggak ngeh” ketika sedang mempelajari ilmu
matematika otak kiri (Moki). Maka segeralah datang dan konsultasikan ke klinik
matematika otak kanan (Moka). Dengan pelayanan yang sepenuh hati, suasana
yang riang ...

Goals for the correlation of elementary science and mathematics

the report

This experience should help to establish the synergistic relationship between
science and mathematics, and also to reveal the relevance of these disciplines to
the real world and to nearly every human endeavor. SECTION ... Computers
provide teacher and student with an arsenal of techniques for exploration,
analysis, and computation nowhere else available. However ... There is evidently
strong motivation in executing one's own program, and a useful mechanical skill
is developed.

Penerapan Mind Mapping dalam Kurikulum Pembelajaran

"""Sudah menjadi rahasia umum, bahwa belajar merupakan aktivitas yang tidak menyenangkan bagi sebagian besar pelajar. Disadari atau tidak, di situlah letak paradoksnya, seorang pelajar yang tidak suka belajar. Lalu, di mana letak salahnya? Untuk itulah diperlukan revolusi belajar yang dapat membuat dunia pendidikan menjadi lebih berwarna, lebih bergairah, aplikatif, dan mudah. Dari berbagai konsep pembelajaran yang sudah ada, maka mind mapping bisa dikatakan sebagai sesuatu yang berbeda. Ia merupakan ide brilian warisan Aristoteles yang dilahirkan kembali oleh Tony Buzan di abad ini. Mind mapping adalah gabungan dua kata yang sederhana, namun kini sudah tidak sederhana lagi. Mind mapping memiliki kelenturan dalam penggunaannya, baik dalam dunia akedemisi maupun dunia kerja. Buku-buku tentang mind mapping sudah banyak beredar saat ini, tetapi yang bisa dijadikan jembatan antara konsep dasar mind mapping dengan konsep pendidikan modern yang terintegrasi dengan kurikulum pelajaran, masih sangat jarang. Dengan pendekatan kontekstual dan penyajian yang aplikatif, penulis mengajak semua pihak yang peduli dengan kemajuan pendidikan di negeri ini untuk bersama-sama membuka wawasan, berpikir terbuka serta mengeksplorasi konsep mind mapping agar dapat diterapkan dalam kurikulum pembelajaran."""

"""Sudah menjadi rahasia umum, bahwa belajar merupakan aktivitas yang tidak menyenangkan bagi sebagian besar pelajar.

From Procrastination to Production

7 Steps to Change Your Life Now!

Almost everyone procrastinates occasionally. Procrastination is delaying a project, task, or intended course of action, despite expecting to feel guilt or shame because of the delay.

Almost everyone procrastinates occasionally. Procrastination is delaying a project, task, or intended course of action, despite expecting to feel guilt or shame because of the delay.

Feeding India

Livelihoods, Entitlements and Capabilities

Food security is one of the twenty-first century’s key global challenges, and lessons learned from India have particular significance worldwide. Not only does India account for approximately one quarter of the world’s under-nourished persons, it also provides a worrying case of how rapid economic growth may not provide an assumed panacea to food security. This book takes on this challenge. It explains how India’s chronic food security problem is a function of a distinctive interaction of economic, political and environmental processes. It contends that under-nutrition and hunger are lagging components of human development in India precisely because the interfaces between these aspects of the food security problem have not been adequately understood in policy-making communities. Only through an integrative approach spanning the social and environmental sciences, are the fuller dimensions of this problem revealed. A well-rounded appreciation of the problem is required, informed by the FAO’s conception of food security as encompassing availability (production), access (distribution) and utilisation (nutritional content), as well as by Amartya Sen’s notions of entitlements and capabilities.

This book takes on this challenge. It explains how India’s chronic food security problem is a function of a distinctive interaction of economic, political and environmental processes.

The Arabic Role in Medieval Literary History

A Forgotten Heritage

Arabic culture was a central and shaping phenomenon in medieval Europe, yet its influence on medieval literature has been ignored or marginalized for the last two centuries. In this ground-breaking book, now returned to print with a new afterword by the author, María Rosa Menocal argues that major modifications of the medieval canon and its literary history are necessary. Menocal reviews the Arabic cultural presence in a variety of key settings, including the courts of William of Aquitaine and Frederick II, the universities in London, Paris, and Bologna, and Cluny under Peter the Venerable, and she examines how our perception of specific texts including the courtly love lyric and the works of Dante and Boccaccio would be altered by an acknowledgment of the Arabic cultural component.

In this ground-breaking book, now returned to print with a new afterword by the author, María Rosa Menocal argues that major modifications of the medieval canon and its literary history are necessary.

Metode Fenomenologi Aplikasi pada Entrepreneurship

Prof. Dr. Conny R Semiawan – Guru Besar Pada Universitas Negeri Jakarta Buku Metode Fenomenologi Aplikasi Pada Entrepreneurship merupakan sumbangan berharga dari para penulis untuk para peneliti yang berkecimpung dalam dunia penelitian ilmu-ilmu sosial dan kemanusiaan. Sebagai metode alternatif, metode Fenomenologi merupakan bagian dari metode kualitatif. Metode ini memiliki kekhususan tersendiri dalam memahami gejala, situasi, dan perilaku manusia atau kelompok manusia. Manusia selalu memberi arti pada tindakan, sikap dan perilakunya. Setiap tindakan dan perbuatan manusia selalu mengandung arti tertentu berdasarkan pemahaman yang diberikannya atas realitas yang dihadapinya. Untuk mengerti dan memahami inti terdalam dari sikap dan tindakannya, peneliti harus terlibat langsung dalam diskusi dan wawancara dengan subyek penelitian. Peneliti harus masuk dalam alam pikiran partisipan sambil menaruh dalam tanda kurung (bracketing) semua praduga dan asumsi peneliti tentang topik yang diteliti. Ungkapan partisipan yang diungkapkannya dalam wawancara menjadi data utama dalam analisa nanti. Hasilnya berupa inti sari pemahaman dan pengertian partisipan yang diungkapkan dengan bahasa atau ungkapan biasa. Ungkapan biasa ini kemudian dibahasakan oleh peneliti dalam bahasa ilmiah yang dipahami dalam konteks ilmu yang dipelajari. Dalam kaitannya dengan Entrepreneurship, peneliti akan membahasakan hakikat atau inti terdalam pengalaman entrepreneurs dalam bahasa dan ungkapan yang biasanya dipahami dalam bidang studi Entrepreneurship. Buku ini sangat bermanfaat bagi para peneliti yang ingin memperdalam metode penelitian Fenomenologi khususnya dalam aplikasi pada Entrepreneurship. Saya sangat mengapresiasi para penulis yang berhasil menyelesaikan buku ini. Buku penelitian seperti ini masih sangat langka tersedia dalam bahasa Indonesia. Selamat membaca dan menikmatinya. Prof. Dr. Ir. Rudy Tarumingkeng – Direktur Pascasarjana UKRIDA Jakarta Usaha untuk mengembangkan Entrepreneurship di Indonesia menjadi salah satu program penting pemerintah dalam pembangunan sosial ekonomi. Perguruan Tinggi berperan mencari terobosan baru untuk memahami dan memecahkan persoalan yang dihadapi oleh para entrepreneur melalui penelitian-penelitian akademiknya. Buku Metode Fenomenologi Aplikasi Pada Entrepreneurship ini adalah suatu kontribusi kreatif pada penulis membantu para peneliti yang hendak memahami secara mendalam tentang hakekat entrepreneurship, sebagaimana dialami oleh para pelakunya. Buku ini akan sangat membantu peneliti dan peminat entrepreneurship. Usman Syihab, PhD – Universitas Islam Negeri, Syarif Hidayatullah, Jakarta Kajian Fenomenologi bersifat lintas ilmu. Buku ini memberikan pencerahan kepada para peneliti, khususnya dalam bidang entrepreneurship, sekaligus menyodorkan suatu alternatif pemanfaatan pendekatan Fenomenologis. Walaupun ia lebih pada bidang entrepreneurship, tetapi kajian filosofis dan aplikasikanya dapat diterapkan pada ilmu-ilmu lain. Pendekatan Fenomenologis berlaku untuk semua fenomena sejauh ia disadari, dialami, dan dijadikan objek perhatian. Buku ini sangat bermanfaat bagi siapa saja yang berminat dalam penelitian.

Buku Metode Fenomenologi Aplikasi Pada Entrepreneurship ini adalah suatu kontribusi kreatif pada penulis membantu para peneliti yang hendak memahami secara mendalam tentang hakekat entrepreneurship, sebagaimana dialami oleh para pelakunya.