99 untuk Tuhanku

Tuhanku Kususun 99-ku agar sampai pada 0 dan kulahirkan kembali 1-ku sampai 99-ku yang baru. Tuhanku Kususun 99 napasku untuk meniru-Mu mendekati watak-Mu dan menjadi hati-Mu. Ini "hanya" suatu sembahyang, tak lebih dan tak kurang. Sepenuh-penuhnya kutumpahkan kepada Allah Swt., langsung kepada-Nya maupun melewati engkau dan semua saudara kiita. Suatu sembahyang sederhana; usaha untuk merebut diriku sendiri dari tengah cengkeraman kehidupan, kebudayaan, peradaban, politik, ekonomi, persaingan kalah-menang serta berbagai macam kecenderungan yang kulihat makin kurang memberikan dan mengarahkan dirinya kepada Allah. [Mizan, Bentang Pustaka, Emha, Cak Nun, Islam, Indonesia]

... tetapi, Kekasih, tak cukup besar juga aku untuk memaksa-Mu, agamaku
agamaku, teruskan permainan-Mu . ... tolonglah bantu kami dalam melahirkan
setiap surat keputusan, polesi, kebijaksanaan, sistem, teori, maupun setiap < 75
> ...