Sebanyak 26 item atau buku ditemukan

Rapijali 2 Menjadi

Tersedia di Perpustakaan Utama Lantai 1

  • ISBN 13 : 9786022918288
  • Judul : Rapijali 2 Menjadi
  • Pengarang : Dee Lestari,  
  • Kategori : Fiksi Indonesia
  • Penerbit : Bentang Pustaka
  • Klasifikasi : 813
  • Call Number : 813 DEE r
  • Bahasa : Indonesia
  • Edisi : Cet 5 Juli 2023
  • Penaklikan : xii,479hlm.; 20 cm
  • Tahun : 2023
  • Halaman : 479
  • Ketersediaan :
    0001.22401968
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22401966
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22401965
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22401964
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22401963
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Rapijali 3 Kembali

Tersedia di Perpustakaan Utama Lantai 1

  • ISBN 13 : 9786022918660
  • Judul : Rapijali 3 Kembali
  • Pengarang : Dee Lestari,  
  • Kategori : FIKSI-INDONESIA
  • Penerbit : Bentang Pustaka
  • Klasifikasi : 813
  • Call Number : 813 DEE r
  • Bahasa : Indonesia
  • Edisi : cet 3 April 2022
  • Penaklikan : xiii, 748hlm.; 20 cm
  • Tahun : 2022
  • Halaman : 745
  • Ketersediaan :
    0001.22401957
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22401956
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22401955
    (PNJ-001-00176067) Dipinjam sampai 25-09-2025 pada Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22401954
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22401953
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Kambing dan Hujan

Miftahul Abrar tumbuh dalam tradisi Islam modern. Latar belakang itu tidak membuatnya ragu mencintai Nurul Fauzia yang merupakan anak seorang tokoh Islam tradisional. Namun, seagama tidak membuat hubungan mereka baik-baik saja. Perbedaan cara beribadah dan waktu hari raya serupa jembatas putus yang memisahkan keduanya, termasuk rencana pernikahan mereka. Hubungan Mif dan Fauzia menjelma tegangan antara hasrat dan norma agama. Ketika cinta harus diperjuangkan melintasi jarak kultural yang rasanya hampir mustahil mereka lalui, Mif dan Fauzia justru menemukan sekelumit rahasia yang selama ini dikubur oleh ribuan prasangka. Rahasia itu akhirnya membawa mereka pada dua pilihan: percaya akan kekuatan cinta atau menyerah pada perbedaan yang memisahkan mereka. [Mizan, Bentang Pustaka, Cinta, Budaya, Beda, Indonesia]

Miftahul Abrar tumbuh dalam tradisi Islam modern.

Marketing for Competitiveness

Asia adalah wilayah dengan jumlah penduduk paling padat, mencapai 60% populasi dunia. Kawasan ini telah menyediakan pasar yang sangat menguntungkan bagi banyak perusahaan, besar maupun kecil, dari semua jenis industri. Ekonomi internet di Asia Tenggara diperkirakan akan tumbuh 6,5 kali dari US31 miliar pada 2015 menjadi US197 miliar pada 2025. Dalam buku ini, Bapak Pemasaran Modern, Profesor Philip Kotler, berkolaborasi dengan dua ahli pemasaran dari Asia, Hermawan Kartajaya dari Indonesia dan Hooi Den Huan dari Singapura. Riset yang mereka lakukan menunjukkan bahwa pemasaran tidak lagi bekerja secara vertikal, tapi telah mencakup paradigma baru: horisontal. Penduduk Asia telah memiliki cara baru dalam memilih, membeli, dan menggunakan produk atau layanan. Selain menawarkan konsep-konsep dan kerangka kerja baru, Marketing for Competitiveness juga memberikan sejumlah besar contoh nyata dari berbagai perusahaan di Asia. Buku ini akan menggambarkan dengan detail teknik pemasaran perusahaan-perusahaan tersebut dalam upayanya memenangkan persaingan di pasar Asia. [Mizan, Bentang Pustaka, Ekonomi, Marketing, Pemasaran, Kotler, Indonesia]

Selain menawarkan konsep-konsep dan kerangka kerja baru, Marketing for Competitiveness juga memberikan sejumlah besar contoh nyata dari berbagai perusahaan di Asia.

Bush & Hitler

Algojo Paling Mematikan di Abad Modern

Personifikasi Hitler pada diri pemimpin yang tidak disukai Amerika selalu menarik untuk diperhatikan. Ketika pecah perang teluk, Saddam menjadi bulan-bulanan media yang menganggapnya Hitler versi timur tengah. Kemudian, cap Hitler pun sempat mampir pada Presidan Iran, Mahmoud Ahmadinejad, karena meragukan orisinalitas data tentang holocaust. Ironisnya, dalam konteks invasi terhadap Irak, cap buruk Hitler itu justru berbalik kepada Bush Jr. sendiri, yang sebagian besar dilakukan oleh orang Amerika melalui internet. Gelagat menyamakan Bush dan Hitler ini mungkin bukan sekadar main-main jika penulis memiliki data akurat tentang setiap transaksi bisnis kotor yang pernah dijalankan keluarga Bush semasa pecah perang dunia II. Inilah buku yang mengupas tuntas kelihaian keluarga Bush memperalat orang-orang di sekitarnya untuk kemudian maju menjadi pemimpin sebuang bangsa digdaya bernama Amerika. [Mizan, Bentang, Politik, Referensi, Indonesia]

Gelagat menyamakan Bush dan Hitler ini mungkin bukan sekadar main-main jika penulis memiliki data akurat tentang setiap transaksi bisnis kotor yang pernah dijalankan keluarga Bush semasa pecah perang dunia II. Inilah buku yang mengupas ...

Bisnis ala Nabi

Teladan Rasulullah Saw. dalam Berbisnis

Sejak belia, Nabi Muhammad Saw. telah menunjukkan bakat bisnisnya. Tak aneh jika kemudian pada saat menjadi pemimpin ummah,Rasulullah Saw. tercatat sebagai pengambil kebijakan ekonomi yang strategis melalui Piagam Madinah. Di sini, Rasulullah menunjukkan kelasnya sebagai pemimpin dengan membuat Piagam Madinah yang berisikan aspek-aspek ekonomi secara egalitarian. Lewat buku ini, penulis menunjukkan bahwa ekonomi syariah bukan sekadar label, melainkan mengalir dalam setiap tetes air kehidupan untuk mewujudkan dunia yang damai sekaligus sejahtera. Buku ini memperlihatkan cara Rasulullah Saw. mewujudkan ekonomi syariah tersebut. [Mizan, Bentang, Pustaka, Religion, Agama, Bisnis, Ekonomi, Indonesia]

Sejak belia, Nabi Muhammad Saw. telah menunjukkan bakat bisnisnya.

Pemantik Cahaya

Nyala satu lilin mungkin tidak akan sanggup menerangi seluruh dunia. Nyalanya mudah dipadamkan oleh hembusan kencang angin. Namun, nyala satu lilin dapat menjadi harapan bahwa kegelapan itu tidak abadi. Orang-orang pilihan Kick Andy di buku ini ibarat lilin-lilin yang memberikan cahaya untuk lingkungan sekitarnya. Mereka terbukti berhasil melawan pandangan pesimistis masyarakat di sekitar mereka. Simak kisah dokter Lie Augustinus Dharma, si dokter "gila" penggagas berdirinya Rumah Sakit Apung (RSA) yang memberi pelayanan kesehatan gratis ke pelosok-pelosok daerah. Sementara itu, bagi Fitri Nugrahaningrum dunianya yang gelap tidak memupus semangatnya. Steven Johnson Syndrome yang menyebabkan matanya buta, tidak menyurutkan cita-citanya membangun sekolah untuk anak-anak jalanan. Kisah mereka hanyalah sebagian pengalaman untuk menginspirasi kita dan menjadi pemantik semangat untuk berbagi. Hambatan seharusnya menjadi tantangan untuk berbuat lebih. Percayala, terang akan datang di saat yang tidak terduga. [Mizan, Bentang Pustaka, Andy, Inspirasi, Harapan, Indonesia]

Salah satunya mengenai kecepatan kapal yang berkisar antara 6–7 knot.
Kecepatan itu jika dikonversi dalam kilometer kurang lebih sekitar 11–13
kilometer per jam. Kecepatan tersebut tentu cukup lambat dan akan memakan
waktu lama jika ...

Tuhan Pasti Ahli Matematika

Matematika itu susah! Matematika itu membosankan! Matematika itu tidak dipakai dalam kehidupan sehari-hari! Benarkah? Anggapan umum yang negatif mengenai matematika itu bisa jadi terpatri dalam ingatan karena pengalaman buruk kita saat masih sekolah. Sudah susah-susah mengerjakan rumus matematika, kita juga tidak tahu kegunaannya nanti di masa depan. Padahal, setiap sudut di alam semesta ini memiliki hitungan matematikanya sendiri. Hadi Susanto—putra daerah Lumajang yang kini menjadi Dosen Matematika di Universitas ternama di Inggris—membuka mata kita tentang serunya matematika dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari menghitung punahnya suatu bahasa, rumus meletakkan laptop ketika meja kerja penuh, zat alir pada rokok, hingga strategi memenangkan perang dengan hitungan matematis! "Buku ini merupakan sumbangan besar Hadi Susanto menggambarkan keluasan jelajah matematika dalam tema-tema yang tak pernah terpikirkan pembaca umum sebelumnya. Mencerahkan." —Akmal Nasery Basral, sastrawan “Jika buku ini saya baca dulu saat saya masih di pesantren, mungkin, bisa jadi, saya lebih cinta matematika dibandingkan Alfiyyah Ibnu Malik.” —Habiburrahman El Shirazy, sastrawan [Mizan, Bentang Pustaka, Matematika, Pandangan, Islam, Indonesia]

"Buku ini merupakan sumbangan besar Hadi Susanto menggambarkan keluasan jelajah matematika dalam tema-tema yang tak pernah terpikirkan pembaca umum sebelumnya.