Ketika Kaki Harus Melangkah Jauh
Freddy Hidup adalah pilihan. Alih-alih belajar di universitas luar negeri, kali ini beasiswaku adalah beasiswa kehidupan, dalam bentuk bekerja sebagai volunteer. Lili “Jangan kaget, inilah pusat kotanya” kata Freddy, sambil tersenyum melihat kebingunganku ketika dia mengajakku keliling kota. Tidak ada department stores yang tinggi, tidak ada pusat perbelanjaan yang super lengkap seperti halnya pusat belanja yang menjamur di Indonesia. Glory Di rumah baru ini, tidak ada kipas angin, apalagi AC. Badan basah seperti cucian diperas dan rasanya ingin mandi lagi namun susah untuk mandi karena air mati sejak pukul tujuh malam tadi. Sebaik apa pun kita merencanakan hidup, jalan nasib selalu bisa membawa kita ke arah yang berbeda. Tiga orang berbeda disatukan oleh panggilan jiwa yang sama, menjadi sukarelawan untuk negara dunia ketiga. Makanan dan air bukan lagi barang mudah yang bisa mereka dapatkan. Cuaca seperti berkonspirasi berusaha melambatkan gerak mereka. Namun, dalam 365 hari mereka belajar tentang rasa syukur, arti sahabat, dan juga menghargai hidup. Novel tentang perjalanan hidup ini dipersembahkan oleh RakBuku
Lili “Jangan kaget, inilah pusat kotanya” kata Freddy, sambil tersenyum melihat kebingunganku ketika dia mengajakku keliling kota.