Sebanyak 53 item atau buku ditemukan

Khilafah : Peran Manusia di Bumi

Tersedia pada rak koleksi lantai 1

Syariah : Ekonomi Bisnis dan Bunga Bank

Tersedia pada rak koleksi lantai 1

Wawasan Al-Quran tentang Dzikir dan Doa (Edisi Baru)

Zikir sebagai salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah sesungguhnya mengandung Doa adalah Zikir. Ketika seseorang berdoa dengan Tulus, dia mengingat dan menyeru Allah, tanpa itu dia tidak dianggap sedang berdosa. Sebaiknya, ketika seseorang berzikir, dia akan merasa sangat kecil di hadapan-Nya dan tentu saja membutuhkan bantuan-Nya. Ketika itu, walaupun tidak terucapkan dengan kata-kata, sesungguhnya dia sangat mengharapkan pertolongan Allah dalam bentuk petunjuk maupun bimbingan-Nya. Buku ini hendak menjelaskan tentang ketergantungan manusia kepada sesuatu yang bersifat adil-manusia, dalam hal ini Allah. Zikir dan Doa, disamping menjadi media yang menghubungkan manusia dengan Allah, juga menjadi bentuk pengakuan manusia akan keberadaan dirinya yang dependent (memiliki ketergantungan)

“Dan sungguh telah Kami mudahkan al-Qur'an untuk menjadi dzikr, maka adakah orang yang mau berzikir (yakni mengingat dan mengambil pelajaran dari kandungannya)?” (QS. al-Qamar [54]: 17, 22, 32, dan 40). Ayat QS. al-Ahzâb [33]: 34 di ...

Wawasan Al-Quran

Tafsir Tematik atas Pelbagai Persoalan Umat

Interpretation of the Koran; collected articles.

Al-Quran menggunakan kata ini untuk makna tersebut, di samping—secara majazi—di- artikannya dengan “hubungan seks”. Kata ini dalam berbagai bentuknya ditemukan sebanyak 23 kali. Secara bahasa pada mulanya kata nikah digunakan dalam arti ...

Wasathiyyah, Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama

Persoalan wasathiyyah (moderasi) bukan sekadar urusan atau kepentingan orang per orang, melainkan juga urusan dan kepentingan setiap kelompok, masyarakat, dan negara. Lebih-lebih dewasa ini ketika aneka ide telah masuk ke rumah kita tanpa izin dan aneka kelompok—ekstrem atau lawannya—telah menampakkan wajahnya disertai dengan dalih-dalih agama yang penafsirannya sangat jauh dari hakikat Islam. Memang semua pihak mengakui pentingnya moderasi, tetapi apa makna, tujuan, dan bagaimana menerapkan serta mewujudkannya tidak jarang kabur bagi sementara kita. Moderasi atau wasathiyyah bukanlah sikap yang bersifat tidak jelas atau tidak tegas terhadap sesuatu bagaikan sikap netral yang pasif, bukan juga pertengahan matematis. Bukan juga sebagaimana dikesankan oleh kata “wasath”, yakni “pertengahan” yang mengantar pada dugaan bahwa wasathiyyah tidak menganjurkan manusia berusaha mencapai puncak sesuatu yang baik dan positif—seperti ibadah, ilmu, kekayaan, dan sebagainya. Akibat kekaburan makna wasathiyyah (moderasi) maka yang ekstrem maupunyang menggampangkan sama-sama menilai diri mereka telah menerapkan moderasi, padahal kedua sikap itu jauh dari pertengahan yang menjadi salah satu indikator moderasi. Wasathiyyah/moderasi sangat luas maknanya. Ia memerlukan pemahaman dan pengetahuan yang mendalam tentang syariat Islam dan kondisi objektif yang dihadapi sekaligus cara dan kadar menerapkannya. Melalui buku ini, Anda akan mendapatkan penjelasan wasathiyyah dari penulis yang kompeten dan otoritatif.

... metode pemahaman yang tidak dapat diterapkan dalam memahami Al-Quran dan Sunnah—misalnya menerapkan tanpa seleksi metode hermeneutika dalam memahami AlQuran, termasuk menerapkan anjuran untuk meragukan kitab suci umat Islam itu.

Wawasan Al-Quran

Tafsir Tematik atas Pelbagai Persoalan Umat

Interpretation of the Koran; collected articles.

Interpretation of the Koran; collected articles.

Hidangan Ilahi, ayat-ayat Tahlil

Walaupun Abduh menolak hadist tentang disihirnya Nabi saw . , namun dengan hati - hati ulama ini menekankan bahwa yang menolak riwayat itu tidak otomatis dapat dikatakan menolak pengaruh sihir terhadap orang lain , walaupun , " Orang ...

HIDANGAN ILAHI DALAM AYAT-AYAT TAHLIL

Tahlil adalah kumpulan bacaan yang terdiri dari ayat-ayat al-Qur’an dan do’a-do’a Rasulullah saw. Dinamakan Tahlil karena inti pesan dan kalimat yang paling sering dibaca dalam kumpulan bacaan tersebut adalah La ilaha illa allah. Sebagai umat islam biasnya membacakan kumpulan doa yang terangkum dalam tahlil ini untuk mengantar kepergian orang yang meninggal.

Penggalan ayat ini, tidaklah bertentangan dengan sekian banyak ayat dan hadits yang memerintahkan manusia untuk saling menolong, seperti firman-Nya: “Tolong menolonglah kamu dalam kebajikan dan ketakwaan” (QS. al-Mâ'idah [5]: 2) atau ...

CEPAT & MUDAH BELAJAR MEMBACA ALQURAN DENGAN BENAR

PENULIS: AHMAD JUAENI ABDURAHMAN BN & SHIHABUDDIN SY UKURAN: 15.5 X 23.5;204FC ISBN: 978 979 7479 60 8 Tahap awal untuk memahami Alquran adalah mampu membacanya dengan baik dan benar. Sayangnya, saat ini banyak yang menganggap bahwa belajar membaca Alquran cukup sampai sekadar bisa dan lancar. Buktinya, sangat sedikit umat Islam yang bisa membaca Alquran dengan benar, tepat, dan akurat sesuai dengan kaidah ilmu yang benar. Buku ini hadir dengan metode baru. Anda akan semakin mudah membaca Alquran secara benar sesuai hukum tajwid. Metode dalam buku ini pun telah dipraktikkan sebagian masyarakat di berbagai tempat dan terbukti memudahkan membaca Alquran dengan benar.

PENULIS: AHMAD JUAENI ABDURAHMAN BN & SHIHABUDDIN SY UKURAN: 15.5 X 23.5;204FC ISBN: 978 979 7479 60 8 Tahap awal untuk memahami Alquran adalah mampu membacanya dengan baik dan benar.