Buku ini disusun dengan tujuan untuk memberikan dan menambah ilmu serta pemahaman secara komprehensif mengenai Biaya Produksi. Buku ini membahas mengenai Biaya Produksi secara terperinci yang terdiri dari Biaya Bahan Baku, Biaya Tenaga Kerja serta Overhead Pabrik. Pada edisi Revisi ini menampilkan studi kasus yang berkaitan dengan biaya produksi.Buku ini umum dapat digunakan sebagai panduan dan referensi mengajar matakuliah Akuntansi Biaya. Proses penulisan buku ini dapat diselesaikan karena adanya kerjasama diantara tim penulis. Buku ini mungkin masih terdapat kekurangan dan kelemahan. Penulis sungguh mengharapkan kritik dan saran agar menjadi masukan untuk penulisan buku berikutnya. Penulis ucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu serta mendukung penyelesaian buku ini. Terutama kepada pihak yang telah membantu dan menginisiasi terbitnya buku ini. Semoga buku ini memberikan banyak manfaat bagi para pembacanya serta dunia akademik.
Pada edisi Revisi ini menampilkan studi kasus yang berkaitan dengan biaya produksi.Buku ini umum dapat digunakan sebagai panduan dan referensi mengajar matakuliah Akuntansi Biaya.
Riset operasi pertama kali diperkenalkan di Inggris setelah studi operasi militer selama Perang Dunia II. Pada tahun 1939, GA Robert dan EC William adalah orang pertama yang mengembangkan radar, instrumen baru untuk peringatan dini serangan udara. Pada awal perang, para pemimpin militer Inggris mengumpulkan sekelompok ahli sipil dari berbagai disiplin ilmu dan mengoordinasikan mereka ke dalam kelompok yang bertugas menemukan cara efektif untuk menggunakan alat yang baru ditemukan tersebut. Pada tahun 1942, Angkatan Udara AS membentuk Divisi Analisis Operasional, diikuti oleh Angkatan Laut membentuk Kelompok Riset Operasional pada tahun 1942. Kelompok ahli Inggris ini dan selanjutnya menjadi dasar kegiatan penelitian dalam operasi militer.
Riset operasi pertama kali diperkenalkan di Inggris setelah studi operasi militer selama Perang Dunia II. Pada tahun 1939, GA Robert dan EC William adalah orang pertama yang mengembangkan radar, instrumen baru untuk peringatan dini serangan ...
Metode analisis data kualitatif menggunakan triangulasi sebagai metode pengumpulan data, analisis data secara mendalam, dan pelaporan hasil. Ini digunakan untuk mengajar siswa tentang prinsipprinsip penelitian terbuka. Penelitian kualitatif lebih menekankan kekhususan daripada generalisasi. Dalam penelitian kualitatif, pengumpulan data tidak tunduk pada kontrol teoritis melainkan dipengaruhi oleh fakta-fakta yang kemudian disajikan dalam penelitian lapangan. Karena itu, analisis data mendalam dilakukan. Berdasarkan fakta-fakta yang disajikan dan kemudian dipertimbangkan, sebuah teori atau hipotesis dapat dikembangkan. Akibatnya, dalam penelitian kualitatif, Anda menganalisis data untuk membuat hipotesis, tetapi dalam penelitian kuantitatif, Anda menganalisis data untuk menantang hipotesis.
Seorang anak tidak langsung bisa bicara saat baru lahir. Tidak ada juga manusia yang langsung bisa mengendarai mobil tanpa terlebih dahulu belajar. Proses belajar membantu manusia menguasai pengetahuan dan keterampilan. Penguasaan pengetahuan dan keterampilan juga perlu dilakukan secara bertahap. Tahapan tersebut disesuaikan dengan tingkat Perkembangan peserta belajar. Oleh sebab itu mengetahui dengan baik karakteristik perkembangan peserta didik sangat penting. Pengetahuan tersebut dapat membantu para fasilitator proses belajar untuk merancang dan menerapkan cara-cara yang tepat untuk mendukung tercapainya keberhasilan hasil belajar yang maksimal. Buku ini ditulis melalui kolaborasi para pendidik di Indonesia dengan pendekatan teoritis dan praktis. Tujuannya untuk menyajikan inovasi dalam proses pendampingan belajar. Pembahasan dimulai dengan ulasan umum mengenai perkembangan peserta didik baik secara fisik, psikis, maupun sosial. Berdasarkan fondasi teori perkembangan peserta didik, pembahasan dilanjutkan dengan cara-cara mengembangkan pembelajaran untuk peserta didik anak, remaja, dan dewasa. Semua topik dan tulisan yang disatukan dalam buku ini menekankan pada pentingnya proses pembelajaran berkelanjutan dan sepanjang hayat. Pembahasan dalam buku ini juga menunjukkan pergeseran paradigma pendampingan pembelajaran yang progresif. Peserta belajar tidak lagi dijadikan sebagai objek. Peserta belajar dapat dilibatkan secara aktif untuk belajar dan mencari cara terbaik untuk belajar secara berkelanjutan sesuai dengan minat dan keterampilan yang dibutuhkannya. Inilah yang menjadi esensi dari proses belajar dan pendampingan belajar di masa-masa penuh tantangan.
... pendidikan dan psikologi perkembangan. Psikologi perkembangan lebih banyak membahas mengenai bagaimana perubahan yang sifatnya kualitatif pada pematangan organ ... psikologi 26 | Perkembangan Peserta Didik (Tinjauan Teori dan Praktis)