Sebanyak 11 item atau buku ditemukan

Drunken Mama

"Tapi Bu, kalau ayah nikah lagi, pasti bukan nafsu" saya bilang begitu sambil makan kuaci (satu persatu). Itu komentar saya untuk mereka yang bilang poligami janganlah didasari oleh karena desakan nafsu. "Kalau Ayah memang karena apa?" "Ayah Cuma mau tahu aja, anak ayah seperti apa kalau sama perempuan lain?" "Heh!? Eksperimen?" (Mukjizat Poligami) [Mizan, DAR! Mizan, Cerita, Humor, Indonesia]

"Tapi Bu, kalau ayah nikah lagi, pasti bukan nafsu" saya bilang begitu sambil makan kuaci (satu persatu).

Dilan 2

Dia adalah Dilanku Tahun 1991

"Jika aku berkata bahwa aku mencintainya, maka itu adalah sebuah pernyataan yang sudah cukup lengkap." -Milea "Senakal-nakalnya anak geng motor, Lia, mereka shalat pada waktu ujian praktek Agama." -Dilan @Viny_JKT48 "Aku suka Dilan-nya Kak Pidi Baiq. Baru beli, tapi sudah aku baca dua kali lho~ Buku yang menyenangkan, jadi ingin kenal Dilan XD." @renindydevris "Kukira cinta hanya sebatas kenal, bilang, dan jadi. Tetapi ternyata cinta itu bisa dibuat jadi seni yang amat menarik." @yusuf_imam29 "Terima kasih, Dilan. Dirimu telah mengajarkanku tentang banyak hal. Terutama tentang mengistimewakan wanita." @IanisJanuar "Selama hampir 27 tahun hidup, baru pertama kali baca novel sampe tamat. Thank You, Dilan." @rudijatjahja "Hatur nuhun Surayah Pidi Baiq, sudah merawat selera tawa yang dibalut kisah bahagia dua sejoli Dilan dan Milea." @alirohman21 "Bukan hanya novel tentang cinta remaja biasa, tapi juga cara mengungkapkan rasa sayang di luar kebiasaan." @saljuapi "The greatest love story the world has ever known." @Tedy_Pensil "Jika buku ini kumpulan rumus Fisika yang akan diujikan maka banyak pelajar yang membakarnya dan mengonsumsi abunya." [Mizan, DAR, Dilan, Milea, Bandung, Remaja, SMA, Indonesia]

Thank You, Dilan." @rudijatjahja "Hatur nuhun Surayah Pidi Baiq, sudah merawat selera tawa yang dibalut kisah bahagia dua sejoli Dilan dan Milea." @alirohman21 "Bukan hanya novel tentang cinta remaja biasa, tapi juga cara mengungkapkan rasa ...

Drunken Marmut

?Pokoknya besok harus dibuang?.ÿ ?Iya?.ÿ ?Tidak ada alasan!?.ÿ ?Marmut kan gak tahu kalau itu taman? kata saya membela diri. ?Pemiliknya kan tahu? kata dia.ÿ ?Allah memang maha tahu?.ÿ Saya langsung suka pada momen dialog yang membahas ketuhanan seperti ini. ?Allah apa?? dia tanya.ÿ ?Sang Maha Pemilik??.ÿ ?Apa? Bukan Allah!? katanya.ÿ ?Yang beli marmutnya?. ÿ?Oh?.ÿ ?Yang beli marmutnya kan tahu?. ?Seseorang yang sederhana, baik, dan pengertian. Tapi kadang-kadang orangnya rada aneh tapi unik. Kalau mau ngasih sesuatu suka lupa. Ngasih poster atau kaset sampai sekarang belum juga ngasih.? ? Heru Khaerudin, Office Boy ? P Project ?Si Bang Pidi orangnya per (fair/Red.). Gak mudah tersinggung, bisa mengambil hati orang, mudah banyak kalir (karir/Red.). Sama orang kecil disamakan. Saya salut dengan kepribadiannya. (Subhanallah/Red.).? -- Ibu Marna, Pemilik Kios Rokok ?Bos Pidi seniman. Kalo ngomong ngaco karena seniman. Gak ngerti!? ? Dayat, Bodyguard Penulis ?Paling sukanya asin cumi sama sambal. Kalau sedang di rumah suka nyuruh anak-anak shalat. Waktu masih pacaran ke rumah bawanya bala-bala sama kerupuk, deh.? ? Amih Nina, Ibu Mertua ?Kenapa jadi pada ngomentarin penulisnya, bukan bukunya.? ? Rosi, Istri Penulis [Mizan, DAR! Mizan, Cerita, Humor, Indonesia]

Tapi kadang-kadang orangnya rada aneh tapi unik. Kalau mau ngasih sesuatu suka lupa. Ngasih poster atau kaset sampai sekarang belum juga ngasih.? ? Heru Khaerudin, Office Boy ? P Project ?Si Bang Pidi orangnya per (fair/Red.).

Drunken Monster

Kumpulan Kisah Tidak Teladan: Catatan Harian

Di daerah Jalan Ganesha, saya inget SBY. Aduh, kenapa inget SBY? Ini pasti gara-gara dulu, waktu Pemilu Presiden. Waktu itu saya mencoblos dia. Mencoblos SBY. Tapi, asli bukan bersumber dari hati nurani saya. Itu lebih karena memenuhi suruhan anak saya, yang saya bawa ikut ke dalam bilik suara. Itu disuruh Timur yang waktu itu berumur 5 tahun. Tetapi janganlah ini kita bahas banyak-banyak. ("Jalan ke Mana-Mana") "Ini Buku Berbahaya." -Prof. Dr. Bambang Sugiharto Buku ini adalah perayaan ide, karnaval anarki wacana. Semacam jaz yang improvisasi kecerdasannya begitu nakal dan semena-mena. Tidak disarankan bagi para intelektual yang arif dan bijaksana. -Prof. Dr. Bambang Sugiharto, Guru Besar Filsafat di Unpar dan ITB Pidi Baiq menyebut tulisan-tulisannya sebagia Catatan Harian atau Cacatan Harian. Saya memuatnya di suplemen “Khazanah” di Pikiran Rakyati dan menyebutnya cerita pendek. Beberapa teman protes, katanya Catatan Pidi Baiq seperti bermain kasti dengan pemukul sofball. Terserah! Dunia sudah berubah, Bung. Mungkin kita memang harus mengganti nama permainannya. -Rahim Asyik, Redaktur Khazanah [DAR! Mizan, Cerita, Catatan Harian, Indonesia]

Seri Humor DRUnken wonSteR Penulis: H. Pidi Baiq Penyunting naskah: Doel
Wahab llustrator: H. Pidi Baiq Penyunting ilustrasi: Dodi Rosadi dan tumes
Desain sampul: H. Pidi Baiq Desain isi: Doel Wahab Pengarah desain: anfevi
Hak cipta ...

Drunken Molen

Saya bangun siang. Tapi itu masih mending, masih jam sembilan, karena biasanya saya bangun jam dua belas siang. Saya memang pemalas, tapi untuk apa saya rajin kalau saya merasa diri sudah pandai. Samalah itu seperti halnya kamu, tidak perlu hemat lagi, karena kamu sudah kaya, sudah mendapatkan pangkalnya .... ("Sales Badminton") "Buku ini jangan dibaca." - Jaya Suprana, Pakar Kelirumologi "Sensasi kegilaan yang sama dengan memacu motor dalam gelap malam tanpa lampu penerangan. Selalu ada kejutan yang tak terduga." - Haji Tegep, Bikers Brotherhood MC "Buku ini sangat aneh. Walaupun saya belum membacanya." - Candil, Vokalis SEURIEUS [Mizan, DAR! Mizan, Cerita, Humor, Indonesia]

Saya bangun siang.

At-Twitter

Google Menjawab Semuanya, Pidi Baiq Menjawab Semaunya

Mantokecolok: "Om, kapan saatnya orang menyadari keterbatasannya?" Pidi Baiq: "Ketika dia menyadari dirinya adalah manusia" (TWIT IV. KEBERPIKIRAN) Raden Wachyu: "Yah, gimana nech, biar cepet lulus kuliah" Pidi Baiq: "Ambil D1" (TWIT IX. KEBERSEKOLAHAN) Aku tadinya mau nanya, Pak Ustadz, kalau kata Bapak kehidupan ini palsu, kenapa sih uangnya harus asli? Kenapa? (TWIT XII. KEBERTUHANAN) fajarfvckran: "Surayah, biasanya kalo abis taraweh suka ngapain?" Pidi Baiq: "Suka pulang ke rumah" (TWIT XIV. KEBERPUASAAN) poilon_UP: "Bang, pernah tidur sama binatang? :D" Pidi Baiq: "Pernah, sama nyamuk" (TWIT XV. KEBRANJINGAN)

" Pidi Baiq: "Suka pulang ke rumah" (TWIT XIV. KEBERPUASAAN) poilon_UP: "Bang, pernah tidur sama binatang? :D" Pidi Baiq: "Pernah, sama nyamuk" (TWIT XV. KEBRANJINGAN)

Milea

Suara dari Dilan

"Dilan memberi penggambaran lain dari sebuah penaklukan cinta & bagaimana indahnya cinta sederhana anak zaman dahulu." @refaniris "Cuma satu yang kuinginkan, aku ingin cowok seperti Dilan." @_SLovaFC "Dilan brengsek! Dia selalu tahu caranya menjadi pusat perhatian, bahkan ketika jadi buku, setiap serinya selalu ditunggu." @Tedy_Pensil "Membaca Dilan itu seperti jatuh cinta lagi, lagi, dan lagi. Ah, indah, deh. Rasanya gak akan pernah bosan membacanya." @agungwyd "Bukan cuma sekadar novel, tapi bisa menjadikan yang malas baca jadi mau baca." @cobra_iqq "Kisah cintanya gak lebay. Dilan tahu bagaimana memperlakukan wanita. Novelnya keren, bahasanya gak bertele-tele." @AH_DILAN "Terima kasih Dilan telah menginspirasiku lewat ceritamu bersama Milea. Terima kasih Surayah, novelmu seru." @EnciSrifiyani "Dari Dilan kita belajar mengistimewakan wanita, romantis yang gak kuno, bahkan menjadi ayah & bunda yang hebat :)" @ginaalna "Kurasa Dilan satu-satunya novel yang aku harap ceritanya terus berlanjut, dan tidak ingin ada akhir." @TriaFitriaN41 [Mizan, Pastel Books, Dilan, Milea, Romance, Remaja, Bandung, 1990, 1991, Novel, Best Seller, Indonesia]

Terima kasih Surayah, novelmu seru." @EnciSrifiyani "Dari Dilan kita belajar mengistimewakan wanita, romantis yang gak kuno, bahkan menjadi ayah & bunda yang hebat :)" @ginaalna "Kurasa Dilan satu-satunya novel yang aku harap ceritanya ...