Sebanyak 135 item atau buku ditemukan

Pengaruh Film Animasi Omar dan Hana Terhadap Nilai Moral Anak Usia 5-6 Tahun DI RA IT Tahfizh Al Quds Dharmasraya

Tersedia di Perpustakaan utama ruang karya ilmiah lantai 2

Pelaksanaan Pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) di KPN Syariah Al-Ikhlas Menurut Perspektif Fiqh Muamalah

The Data Journalism Handbook

How Journalists Can Use Data to Improve the News

When you combine the sheer scale and range of digital information now available with a journalist’s "nose for news" and her ability to tell a compelling story, a new world of possibility opens up. With The Data Journalism Handbook, you’ll explore the potential, limits, and applied uses of this new and fascinating field. This valuable handbook has attracted scores of contributors since the European Journalism Centre and the Open Knowledge Foundation launched the project at MozFest 2011. Through a collection of tips and techniques from leading journalists, professors, software developers, and data analysts, you’ll learn how data can be either the source of data journalism or a tool with which the story is told—or both. Examine the use of data journalism at the BBC, the Chicago Tribune, the Guardian, and other news organizations Explore in-depth case studies on elections, riots, school performance, and corruption Learn how to find data from the Web, through freedom of information laws, and by "crowd sourcing" Extract information from raw data with tips for working with numbers and statistics and using data visualization Deliver data through infographics, news apps, open data platforms, and download links

With The Data Journalism Handbook, you’ll explore the potential, limits, and applied uses of this new and fascinating field.

PERBANDINGAN HUKUM KELUARGA Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, China, Saudi Arabia, Iran, Irak, Sudan, Mesir, Lebanon, Turki, Amerika dan Australia

Memahami sistem hukum sebagai suatu kesatuan yang utuh, meliputi institusi, prosedur, aturan hukum, di mana antara unsur atau sub sistem yang satu memiliki hubungan dengan sub sistem yang lain. Hukum sebagai suatu sistem memiliki kompleksitas dan multiperspektif. Namun, perbedaan sistem hukum pada hakikatnya hukum selalu bermuara pada terwujudnya keadilan, keteraturan maupun ketertiban dalam masyarakat. Perbandingan hukum merupakan suatu metode perbandingan sistem-sistem hukum yang bertujuan menperoleh hasil perbandingan data sistem hukum dari dua atau lebih sistem hukum yang dibandingkan. Konteks perbandingan ini adalah perbandingan hukum keluarga yaitu mengatur hubungan hukum yang bersumber pada pertalian kekeluargaan. Hukum keluarga mempunyai bidang-bidang yaitu perkawinan, kekuasaan orang tua, perwalian dan pengampuan. Berbicara perbandingan hukum keluarga terutama di dunia di antaranya Indonesia, Malaysia, Brunei Darussalam, Singapura, China, Saudi Arabia, Iran, Irak, Sudan, Mesir, Lebanon, Turki, Amerika dan Australia. Tentunya selalu menarik untuk diperbincangkan sebagai suatu bahan kajian, referensi dan pertimbangan dalam rangka menghadirkan hukum yang progresif dan komprehensif sesuai yang dibutuhkan masyarakat. Hal tersebut dikarenakan keberadaan hukum keluarga sebagai hukum yang hidup dan mengakar serta selalu berkembang seiring perkembangan zaman. Semoga kajian perbandingan hukum keluarga yang dituangkan dalam buku ini menjadi sumbangsih keilmuan untuk umat dan bangsa tercinta serta sentiasa mendapat ridha Allah SWT.

... hukum keluarga di dunia Muslim ( Ahmad Bunyan Wahib ) tata negara bangsa . Tuntutan ini telah memaksa negara - negara Muslim untuk memodifikasi aturan hukum materiil dan melengkapi prosedur administrasi peradilan negara modern dengan ...

BERPIKIR KRITIS & PBL

(Problem Based Learning)

Belajar merupakan kegiatan fisik dengan hasil yang dicapai berupa perubahan-perubahan dalam fisik. Pendapat lain juga mengatakan bahwa belajar merupakan kegiatan rohaniah atau psychis. Sasaran yang dicapainya adalah perubahan-perubahan jiwa. Sementara pendapat tradisional belajar adalah menambah dan mengumpulkan sejumlah pengetahuan (Asril, 2012). Ahli pendidikan modern merumuskan bahwa belajar merupakan suatu bentuk pertumbuhan atau perubahan dalam diri seseorang yang dinyatakan dalam cara-cara bertingkah laku yang baru berkat pengalaman dan latihan. Ernest R Hilgard (Asril, 2012) memberikan batasan pengertian belajar, Ia menyatakan bahwa Learning is a process by an activity originates or changed through training procedurs (whether is the laboratory or in the natural environment) as a distinguished from changes by factor not attribut able to training.

Belajar merupakan kegiatan fisik dengan hasil yang dicapai berupa perubahan-perubahan dalam fisik.

Upaya Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Akreditasi Melalui Standar Proses di SDN 11 Tanjung Barulak