Sebanyak 13 item atau buku ditemukan

Psikologi Kominikasi Edisi Revisi

Belajar Cerdas: Belajar Berbasiskan Otak

Menawarkan paradigma baru belajar yang didasarkan pada cara bekerjanya otak, sehingga proses belajar dapat dijadikan secara menyenangkan dan efektif.[Mizan, Kaifa, Inspirasi, Motivasi, Indonesia]

Pembelajaran. Untuk memahami dasardari kaitan gerakanpikiran ini,kitaharus
kembali pada tahap paling awal dari perkembangan otak.Seorang bayi
mencapaikemajuan yangluar biasa dalam kekuatan dan koordinasiketika
sebelumnyaia ...

Psikologi Agama : Sebuah Pengantar

Bagaimana kita dapat memahami agama yang begitu kompleks? Agama tentu saja dapat dipelajari dari berbagai pendekatan-Anda boleh memilihnya. Tetapi, dibandingkan dengan pendekatan lain (terutama teologi), pendekatan psikologi adalah yang paling menarik dan manusiawi. Mengapa? Psikologi memperlakukan agama bukan sebagai fenomena langit yang serba sakral dan transenden-biarlah itu menjadi lahan teologi. Ia ingin membaca keberagaman sebagai fenomena yang sepenuhnya manusiawi. Ia menukik ke dalam proses-proses kejiwaan yang mempengaruhi prilaku kita dalam beragama, membuka "topeng-topeng" kita, dan menjawab pertanyaan "mengapa". Psikologi, karena itu, memandang agama sebagai perilaku manusiawi yang melibatkan siapa saja dan di mana saja. Dengan studi kepustakaan yang ekstensif dan analisis yang tajam atas berbagai fenomena keagamaan yang berkembang, buku ini mengawali senarai studi Psikologi Agama yang ditulis oleh Jalaluddin Rakhmat. Cendekiawan terkemuka ini mengajak pembaca memahami fenomena keberagaman itu dengan perspektif yang kaya, ilmiah, dan juga manusiawi. Di tangan sang ahli komunikasi, tema yang kompleks tetapi tak pernah kehilangan relevansi dan pesona ini, dapat dikemas dengan bahasa yang mudah dimengerti, segar, dan cerdas. [Mizan, Mizan Pustaka, Agama, Islam, Indonesia]

Dengan studi kepustakaan yang ekstensif dan analisis yang tajam atas berbagai fenomena keagamaan yang berkembang, buku ini mengawali senarai studi Psikologi Agama yang ditulis oleh Jalaluddin Rakhmat.

Islam, fundamentalisme and ideologi revolusi

Bagaimanapun Islam di Indonesia tidak perlu ragu, cemas dan takut untuk "
berbicara apa adanya", memperlihatkan visi humanisme, melontarkan wacana
yang terbuka, jujur dan tidak anti-kritik. 3 Azyumardi Azra, Islam Reformis,
Dinamika Intelektual dan Gerakan, Jakarta Raja Grasindo Persada, Agustus
1999. Lihat juga, Abd Ala, Menuju Islam Substansial, Kompas ,24 September
1999. Untuk uraian-uraian selanjutnya, lihat M Tahir Azhary, Negara Hukum:
Suatu Studi tentang ...

Islam dan pluralisme

akhlak Quran menyikapi perbedaan

Ibn Katsir menulis dalam tafsirnya: al-Dahak ibn Muzahim berkata, "(Ayat ini)
membatalkan perjanjian, kontrak, dan kesepakatan apa pun antara Nabi dan
orang kafir." Al-'Ufi berkata tentang ayat ini, "Menurut Ibn Abbas, tidak ada
persetujuan, ...

Dahulukan Akhlak Di Atas Fiqih

Sungguh sedih melihat umat Islam terpecah menjadi sekian golongan. Tak jarang pertikaian menjadi awal permusuhan. Terputuslah silaturahmi. Menyebarlah prasangka buruk dusta, bahkan fitnah yang sangat keji. Fanatisme golongan menjadi dalil segala keyakinan. Merebaklah kecenderungan untuk menganggap pendapat sendiri yang paling benar dan menafikan pendapat yang lain. Inilah wajah umat sekian abad sepeninggal Rasulullah Saw.: terkotak-kotak dalam bingkai kelompok yang sangat sempit. Mereka melupakan misi kenabian. Sejak awal lelaki agung Al-Mustafa diangkat menjadi utusan, berkali-kali beliau menegaskan: ?Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak yang mulia.? Misi Nabi Saw. adalah menegakkan akhlak yang mulia. Tetapi justru karena perbedaan pendapat?yang umumnya berasal dari tata cara syariat (fiqih)?umat sepeninggal Nabi Saw. justru tercerai-berai. Karena alasan fiqih, tak jarang akhlak ditinggalkan. Karena perbedaan tata cara ibadah, betapa sering terjadi perselisihan. Jalaluddin Rakhmat ingin kembali mengingatkan kita akan misi kenabian. Dalam bukunya ini, ia menelaah akar perselisihan, mengkaji berbagai persoalan, dan mengedepankan sebuah pemecahan bahwa di tengah perbedaan pendapat seperti apa pun, akhlak yang mulia tetap harus kita tegakkan. [Mizan, Pustaka, Agama, Religion, Indonesia]

Peristiwa ini disiarkan langsung oleh Al Jazirah ke seluruh dunia. Kedua mazhab
besar dalam Islam saling mengakuidan saling memuliakan seraya memutuskan
saling pengakuan ini dalamdeklarasi yang bersejarah. Inilah muktamar besar ...