Sebanyak 6 item atau buku ditemukan

Ilmu Alamiah Dasar, Ilmu Budaya Dasar, dan Ilmu Sosial Dasar

Mahasiswa sebagai insan yang memikul tanggung jawab bangsa dan negara di masa depan wajib memiliki bekal keilmuan dasar yang cukup. Sebelum “berperang” dengan kondisi riil di tengah masyarakat, mahasiswa perlu dipersenjatai dengan pengetahuan-pengetahuan dasar –ilmu alam, ilmu budaya, dan ilmu sosial. Ketiga rumpun keilmuan ini memuat berbagai kompetensi dasar yang sudah diatur dalam SK Menteri No. 232/U/2000. Keilmuan-keilmuan ini mengajak mahasiswa agar bisa memahami bahwa alam, manusia, dan kehidupan sosial ini merupakan satu kesatuan kosmik yang terpisahkan satu sama lain. Selain itu pendekatan yang dimuat dalam keilmuan ini bisa memperluas pandangan bahwa alam, kemanusiaan, sosial, dan budaya bisa dilihat dengan berbagai sudut pandang.

Mahasiswa sebagai insan yang memikul tanggung jawab bangsa dan negara di masa depan wajib memiliki bekal keilmuan dasar yang cukup.

Ragam Wajah Pembangunan Ekonomi

Perkembangan perekonomian di Indonesia senantiasa menjadi konten yang menarik sebagai bahan diskusi. Banyak kejutan yang terjadi di dalam dinamika pembangunan kita, apalagi posisi perekonomian dalam pembangunan sangat dinamis dan cenderung saling berkausal dengan bidang-bidang pembangunan yang lainnya. Indonesia dikaruniai beragam potensi sumber daya dalam yang melimpah, mulai dari sumber daya manusia (SDM), sumber daya alam (SDA), luas wilayah, keadaan muka bumi (topografi), hingga heterogenitas budaya dan kultural. Namun seluruh potensi tersebut belum digarap secara optimal sebagai mesin pembangunan. Posisi Indonesia sebagai negara open small economy dalam kancah perekonomian global juga sering kali membuat stabilitas di lingkup internal kita terombang-ambing dengan kondisi eksternal. Kecakapan dan keluwesan pemerintah sebagai stakeholder utama dalam struktur kebijakan publik sangat menarik dinanti karena hal tersebut sedikit banyak akan memengaruhi psikologis kalangan pengusaha dan masyarakat. Secara normatif, muara dari pembangunan ekonomi diharapkan mampu meningkatkan strata kesejahteraan, kebahagiaan, dan kualitas hidup masyarakat Indonesia secara progresif dan proporsional. Oleh karena itu, pihak-pihak yang terlibat perlu didorong keberdayaannya agar tercipta mekanisme pasar ekonomi yang sehat dan berkualitas. Buku ini disusun sebagai media pembelajaran (lesson learned) mengenai beberapa model kebijakan ekonomi di Indonesia, khususnya dalam rentang 5 (lima) tahun terakhir (2015-2019). Referensi mengenai model-model kebijakan dalam beberapa kondisi menjadi ihwal yang sangat penting karena perkembangan ekonomi senantiasa bersifat dinamis. Oleh karena itu, penulis menyajikan ulasan- ulasan ringkas dalam perspektif akademis dan empiris mengenai proyeksi, proses, dan/atau hasil dari setiap kebijakan yang disandingkan dengan beberapa referensi kebijakan serupa yang sudah pernah diterapkan oleh pihak yang bersangkutan, ataupun pihak lainnya yang relevan sebagai media komparasi

Perkembangan perekonomian di Indonesia senantiasa menjadi konten yang menarik sebagai bahan diskusi.

Ushul Fiqh

Dari Nalar Kreatif Menuju Nalar Progresif

Secara etimologis, ushul fikih berarti pondasi fikih. Itu berarti, fikih dibangun di atas pondasi yang kokoh. Pondasi itu dinamakan metodologi. Karena itu, ushul fiqh sering juga disebut sebagai metodologi hukum Islam, yaitu ilmu yang membahas tentang sejumlah metode penemuan dan penetapan hukum Islam. Baik metode (ushul fiqh) maupun fikih (sebagai hasil dari penerapan metode), keduanya adalah upaya kreatif maksimal ulama ushul (ushûliyyûn) dan fikih (fuqahâ). Buku ini membahas sejumlah metode-metode kreatif ulama ushul (ushûliyyûn) dan fikih (fuqahâ) dalam menggali, mengeluarkan, menemukan dan menetapkan hukum. Buku ini menyuguhkan kesegaran bagi pemikiran hukum Islam yang kontekstual dan sesuai semangat zaman. Pada bab awal, pembahasan buku ini terlebih dahulu menyentuh makna, sejarah, objek kajian dan berbagai aliran ushul fikih. Memasuki bab selanjutnya, sumber penetapan hukum baik Sunni dan Syiah hingga dalil-dalil penetapan hukumnya dikuliti. Pertengahan isi buku ini kemudian juga mengetengahkan diskusi-diskusi terkait ijtihad hingga kaidah Ushûliyyah dan Fiqhhiyyah. Selain itu, dibahas pula berbagai metode penemuan hukum Islam dan metode istinbâth hukum di Indonesia. Sebelum akhirnya Penulis menutupnya dengan mengajukan pembahasan soal teori-teori usul fikih progresif.

Pondasi itu dinamakan metodologi. Karena itu, ushul fiqh sering juga disebut sebagai metodologi hukum Islam, yaitu ilmu yang membahas tentang sejumlah metode penemuan dan penetapan hukum Islam.

Dasar Dasar Manajemen

  • ISBN 13 : 9786026874694
  • Judul : Dasar Dasar Manajemen
  • Pengarang : Abd Rohman, M.Ap,  
  • Kategori : Manajemen
  • Penerbit : Inteligensia Media (Kelompok Penerbit Intrans Publishing)
  • Klasifikasi : 658
  • Call Number : 658 ABD d
  • Bahasa : Indonesia
  • Edisi : Cet ke-1
  • Penaklikan : v .; 191 hlm .; 26 cm
  • Tahun : 2017
  • Halaman : 190
  • Ketersediaan :
    0001.22103217
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22103216
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22103215
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22103214
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22103213
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22103212
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22103211
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar
    0001.22103210
    Tersedia di Perpustakaan Utama UIN Mahmud Yunus Batusangkar

15 Warna Psikologi untuk Moloku Kie Raha

Dalam tatanan sosial yang luar biasa kompleks ini, terpendam pula ragam potensi masalah yang tak kunjung usai. Jika tak disaring, dapat mempengaruhi sikap individu ke arah destruktif, membuatnya menjadi sesuatu yang tidak terkontrol, menyelewengkan nilai dan norma masyarakat, hingga menyebabkan ketidakstabilan sosial. Imbasnya dapat mempengaruhi kesehatan psikologi seseorang, membuatnya berbeda secara watak dan kepribadian dengan mayoritas individu secara umum. Itu mengapa, kajian dan pendekatan psikologi amat signifikan dan bermakna besar dalam dunia modern berjuta masalah ini. Buku di tangan Pembaca sekarang merupakan sebuah usaha untuk mengisi peran itu. Karya yang diinisiasi Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Maluku Utara ini adalah bunga rampai berisi 15 judul tulisan dengan berbagai isu dan permasalahan sosial yang begitu dekat dengan hidup kita. Tema-temanya menyangkut bullying, masa transisi remaja, gender, kekerasan dalam pacaran, self awareness, candu internet, perilaku berjudi, dan beberapa lain. Pun, lewat beberapa bagian tulisannya, buku ini juga mengangkat kekhasan budaya daerah Maluku Utara yang unik, dinamis, dan penting untuk diketahui khalayak luas.

Implementasi Paradigma Pedagogi Reflektif dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan competence, conscience, dan compassion mahasiswa.

Demokrasi dan Sistem Pemerintahan

Konstitusionalitas dan Implikasi Presidential Threshold terhadap Sistem Pemerintahan Presidensial Berdasarkan UUD NRI Tahun 1945

Buku ini menjelaskan bahwa hadirnya ketentuan presidential threshold sebagai ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden, mampu memperkuat sistem pemerintahan presidensial di Indonesia. Namun, ibarat dua sisi mata uang, ketentuan presidential threshold juga menuai persoalan konstitusional dalam praktik penyelenggaraan ketatanegaraan di negara Indonesia. Menurut Penulis, salah satu imbas dari diterapkannya presidential threshold disinyalir akan berdampak pada munculnya transaksional dalam pemilu, karena partai harus mencari teman koalisi untuk bisa mengusung calon presiden dan calon wakil presiden. Selain itu, sistem tersebut juga menutup kemungkinan pencalonan presiden atau wakil presiden secara perorangan atau independen. Selanjutnya, Penulis juga membandingkan sistem pemerintahan presidensial suatu negara tertentu dengan sistem pemerintahan yang diterapkan di Indonesia berdasarkan konstitusi yang sedang berlaku. Dalam penerapannya, Penulis memberikan kajian yang membandingkan antara sistem pemerintahan presidensial di Indonesia dan di Amerika Serikat. Pesan yang ingin disampaikan dalam buku ini ialah, Penerapan ketentuan Presidensial threshold dapat melanggengkan kekuasaan Presiden, setidaknya sampai pada periode masa jabatan terakhir karena kekuasaannya di back up oleh gabungan kekuatan partai politik yang berkoalisi. Akan tetapi, penerapan ketentuan Presidensial Threshold akan berimplikasi pada melemahnya sistem pemerintahan presidensial karena heavy executive kekuasaan Presiden tidak semata-mata dibangun oleh diri Presiden, tetapi karena adanya relasi dan akomodasi dengan kekuatan partai politik koalisi di DPR Sebagai sebuah hasil kajian, penulis berusaha untuk mengemukakan konsep-konsep penting dalam kajian demokrasi dan sistem pemerintahan. Kekayaan buku ini juga terletak pada hasil eksplorasi penulis dalam memaparkan hasil analisisnya. Meski buku ini ditulis dengan latar belakang ilmu politik dan hukum, karya tulis ini bisa juga dipergunakan oleh mereka yang memiliki minat di bidang ilmu-ilmu sosial dan humaniora.

Akan tetapi, penerapan ketentuan Presidensial Threshold akan berimplikasi pada melemahnya sistem pemerintahan presidensial karena heavy executive kekuasaan Presiden tidak semata-mata dibangun oleh diri Presiden, tetapi karena adanya relasi ...