Sebanyak 184 item atau buku ditemukan

Partai, Pemilu, dan Parlemen Era Reformasi

Hampir tidak ada upaya serius para pemimpin partai politik era reformasi dewasa ini untuk membenahi diri. Para politisi partai justru makin melestarikan problematik struktural partai-partai dan “menikmati” situasi tidak sehat tersebut demi kelangsungan kekuasaan pribadi dan atau kelompok mereka sendiri. Kecenderungan serupa tampak pula dalam konteks sistem kepartaian, sehingga tidak jelas arah dan formatnya, apakah koheren dengan pilihan terhadap sistem pemerintahan, sistem perwakilan, dan sistem pemilu. Sementara itu pemilu-pemilu yang semakin bebas, demokratis, dan bahkan semakin langsung, cenderung menghasilkan sebagian wakil rakyat yang korup dan tidak bertanggung jawab. Buku ini tidak hanya membedah problematik partai politik, sistem kepartaian, pemilu, dan format keparlemenan serta kualitas kinerja legislatif yang dihasilkan oleh pemilu-pemilu era reformasi, melainkan juga merumuskan “peta jalan” perubahan politik yang perlu dilakukan ke depan agar sistem demokrasi pasca-Orde Baru benar-benar berorientasi pada kepentingan rakyat dan kolektifitas bangsa kita.

yang adil, makmur, sejahtera lahir batin, dan demokratis dalam wadah Negara
Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila di bawah rida Allah
Subhanahu Wataala”11. Dalam pada itu, visi partai ini, seperti dikemukakan di
dalam Khitah dan Program Perjuangan PPP, adalah “Terwujudnya masyarakat
yang bertaqwa kepada Allah SWT dan negara Indonesia yang adil, makmur,
sejahtera, bermoral, demokratis, tegaknya supremasi hukum, penghormatan
terhadap ...

Reformasi peradilan agama di Indonesia

On the need for legal reform within Islamic courts in Indonesia.

Bahkan sudah ada hakim Pengadilan Agama yang memutuskan pembagian 1:1
dengan berbagai pertimbangan hukum, bahkan ada Hakim Tinggi pada
Pengadilan Tinggi Agama Makassar memutuskan terbalik, yaitu 2 bagian anak
perempuan dan 1 bagian bagi anak laki-laki (2:1) ... Sementara, Kompilasi
Hukum Islam (KHI) yang menjadi hukum terapan Peradilan Agama juga
menegaskan pada pasal 176 bahwa bahagian ahli waris anak laki-laki dan anak
perempuan adalah 2:1.

Sejarah perkembangan selawat talam sebagai kesenian Islam yang berasal dari sastra Arab dan peranannya sebagai media dakwah dan konunikasi [i.e. komunikasi] pembangunan di Kotamadya Padang

laporan penelitian

Study on selawat talam, its history of development and use as way of spreading Islam and communication in Padang, West Sumatra, Indonesia.

Study on selawat talam, its history of development and use as way of spreading Islam and communication in Padang, West Sumatra, Indonesia.