Sebanyak 88 item atau buku ditemukan

Pelangi di cakrawala profesi akuntan

sebuah memoar

Autobiography of Hans Kartikahadi, a certified public accountant in Indonesia.

Autobiography of Hans Kartikahadi, a certified public accountant in Indonesia.

Hukum yang Bergerak

Tinjauan Antropologi Hukum

Hukum memiliki banyak wajah, dan berada dalam bentangan aktivitas masyarakat yang luas, dan merasuk dalam setiap sendi kehidupan. Oleh karenanya hukum harus dipelajari dengan menempatkannya pada konteks sosial, budaya, ekonomi, dan politik secara holistik. Banyak persoalan hukum dan kemasyarakatan yang sangat rumit dan tidak bisa dijawab secara normatif tekstual, oleh karenanya pendekatan ilmu sosial, khususnya antropologi sangat menolong untuk dapat menjelaskan tentang bagaimanakah hukum bekerja dan beroperasi dalam keseharian hidup masyarakat. Berbagai tulisan dalam buku ini memperlihatkan studi Antropologi Hukum Indonesia yang sedang berkembang memasuki ranah baru karena terjadinya pertemuan antara berbagai sistem hukum dalam ranah global. Para aktor telah menyumbangkan kepada terjadinya pergerakan hukum dari segala arah menuju ke segala arah. Imbas pergerakan hukum global juga dapat diamati dalam kajian pluralisme hukum Indonesia. Adanya wacana akses keadilan, hak asasi manusia, perempuan dan masyarakat adat, pemberantasan korupsi, sumberdaya alam dan lingkungan, menampakkan konstelasi pluralisme hukum global dalam konteks lokal. Buku ini mengajak pembaca, khususnya mereka yang memberi perhatian pada masalah hukum dan kemasyarakatan, baik kalangan akademisi, praktisi, maupun warga masyarakat luas, untuk memahami bagaimana pentingnya mempelajari hukum dengan menempatkannya dalam konteks kemasyarakatan dan kebudayaan di mana hukum itu berada.

Hukum memiliki banyak wajah, dan berada dalam bentangan aktivitas masyarakat yang luas, dan merasuk dalam setiap sendi kehidupan.

Analisis Du Pont System Untuk Menilai Kinerja Keuangan Pada PT. Indo Tambang Raya Megah Tbk

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Meningkatnya Pembiayaan Murabahah pada BPRS Haji Miskin Pandai Sikek

Bioetanol Ubi Kayu; Bahan Bakar Masa Depan

Tak adil rasanya menyebut ubi kayu sebagai komoditas “kelas bawah”. Namun, itulah kenyataan yang berkembang selama ini. Harga ubi kayu setiap tahunnya saat panen raya tergolong sangat rendah. Padahal ubi kayu dapat menghidupi berbagai industri hulu dan hilir, baik sebagai tanaman pangan maupun tanaman perdagangan. Permasalahan lingkungan saat ini, seperti ancaman pencemaran udara dan global warming, sehubungan dengan penggunaan BBM menuntut manusia lebih arif dalam menggunakan energi, selain juga karena suplai BBM yang kian menipis. Salah satu upaya tersebut adalam mensubstitusi bensin atau premium dengan bioetanol. Ubi kayu adalah tanaman penghasil bioetanol dengan produktivitas tinggi. Upaya menggeser ubi kayu menjadi bahan bakar nabati (BBN) diharapkan dapat mendongkrak harga ubi kayu sehingga kesejahteraan petani akan membaik pula. Buku ini menyajikan pembahasan menyeluruh tentang bioetanol sebagai BBN yang didukung oleh pertanian energi berbasis ubi kayu. Karenanya, buku ini layak menjadi sumber informasi mutakhir bagi para birokrat penentu kebijakan, peneliti, akademisi, pengusaha, ataupun masyarakat umum yang ingin mengembangkan bioetanol dan atau bercocok tanam ubi kayu. -AgroMedia-

TENTANG PENULIS Rama Prihandana Sosok CEO modern yang mempunyai
prinsip kerja "proses untuk terus melakukan inovasi'. Motto hidupnya adalah
inovasi atau mati. Tiada hari tanpa inovasi dan tanpa inovasi berarti bunuh diri.