Sebanyak 246 item atau buku ditemukan

MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENERAPKAN PROGRAM KETARUNAAN DI SMA NEGERI 1 SUNGAI RUMBAI DHARMASRAYA

Tersedia pada ruang karya ilmiah lantai 2

Mendeskripsikan Kepribadian Melalui Teknik Non-Proyektif

Menjelajahi kepribadian tak ubahnya seperti menelusuri hutan rimba yang pekat dan tersembunyi. Serba tak diketahui namun menggugah keinginan untuk selalu menguak misterinya. Kepribadian tidak mudah untuk dipahami, termasuk oleh diri sendiri. Psikologi hadir sebagai sarana untuk membantu mengungkapkan pernik-pernik kepribadian seseorang. Melalui tes kepribadian diharapkan muncul informasi mengenai kecen- derungan perilaku seseorang, berdasar pola yang dimiliki. Setiap orang, termasuk pembelajar di perguruan tinggi, memiliki kecenderungan arah perilaku yang dimanifestasikan melalui tes kepribadian. Teknik non proyektif merupakan salah satu cara yang dapat membantu mengungkap profil kepribadian seseorang atau sekelompok orang, dengan prosedur tertentu. Buku ini menguraikan tentang profil kepribadian sekelompok pembelajar di perguruan tinggi, dengan memanfaatkan alat tes Edwards Personal Preference Schedule, Perception And Preference Inventory, dan Myers-Briggs Type Indicator. Hasil kajian ketiga alat tes tersebut menunjukkan, pengukuran kepribadian memang dapat dilakukan dengan menggunakan teknik non proyektif seperti EPPS, PAPI dan MBTI.

Menjelajahi kepribadian tak ubahnya seperti menelusuri hutan rimba yang pekat dan tersembunyi.

SOSIOLOGI KELUARGA

Sosiologi keluarga merupakan salah satu cabang ilmu sosiologi yang penting dipelajari oleh mahasiswa pada Program Studi Sosiologi, Pendidikan Sosiologi, dan Program Studi Ilmu-Ilmu Sosial. Pada Program Studi Sosiologi dan Pendidikan Sosiologi, Sosiologi Keluarga merupakan salah satu Mata Kuliah Khusus (MKK) Program Studi yang wajib diajarkan untuk memberikan pembekalan pengetahuan, sikap, dan keterampilan mengenai institusi keluarga dalam perspektif sosiologi. Institusi keluarga memiliki pengaruh yang signifikan bagi seseorang dan merupakan media sosialisasi pendidikan yang pertama, selain sekolah dan masyarakat. Penanaman nilai, norma, interaksi, dan lainnya pertama kali di peroleh dari institusi keluarga. Sebagai cabang ilmu sosiologi, sosiologi keluarga mengkaji tentang realitas sosiologis dari interaksi, pola, bentuk, dan perubahan-perubahan dalam institusi keluarga. Selain itu, juga mengkaji pengaruh perubahan atau pergeseran masyarakat terhadap institusi keluarga dan pengaruh sistem dalam institusi keluarga terhadap masyarakat secara umum. Terkait hal ini, buku ini menyajikan 9 bahasan yang meliputi: (1) Pengenalan Sosiologi Keluarga; (2) Teori-Teori dalam Sosiologi Keluarga; (3) Keluarga sebagai Institusi Sosial; (4) Pembentukan dan Pembubaran Keluarga; (5) Pembentukan Garis Kekerabatan dalam Keluarga; (6) Sosialisasi, Hubungan dan Jaringan dalam Keluarga; (7) Stratifikasi Keluarga dalam Kehidupan Sosial; (8) Tantangan Keluarga di Era Post-Industrialisasi; dan (9). Demokratisasi dalam Keluarga Post-Industrialisasi

Sosiologi keluarga merupakan salah satu cabang ilmu sosiologi yang penting dipelajari oleh mahasiswa pada Program Studi Sosiologi, Pendidikan Sosiologi, dan Program Studi Ilmu-Ilmu Sosial.

Manajemen Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini

Dilengkapi dengan Manajemen Perpustakaan dan Ekstrakurikuler

Pendidikan Anak Usia Dini merupakan pendidikan yang paling fundamental. Dimana menyiapkan anak usia 0-6 tahun agar siap memasuki pendidikan selajutnya. Dalam hal ini pengembangan manajemen pendidikan anak usia dini sangat diperlukan. Untuk perencanakan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan dalam sebuah lembaga PAUD. Hal tersebut tidak terlepas dari perhatian seluruh komponen yang terlibat di dalamnya. Proses pendidikan anak usia dini memerlukan pengelolaan yang efektif dan efisien serta perlu didukung oleh kepemimpinan pendidikan yang baik. Buku ini hadir untuk menjawab dan memenuhi kebutuhan tersebut. Dengan buku ini diharapkan seluruh komponen yang terlibat pada pendidikan anak usia dini lebih memahami betapa pentingnya manajemen untuk pengembangan pendidikan anak usia dini. Dalam buku ini terdiri dari 11 bab yang membahas tentang Manajemen Pendidikan Anak Usia Dini, Manajemen Pendirian PAUD, Manajemen Kurikulum PAUD (dokumen I), Manajemen Kurikulum PAUD (dokumen II), Manajemen Sumber Daya Manusia, Manajemen Sarana Prasarana, Manajemen Ekstrakurikuler I, Manajemen Ekstrakurikuler II, Manajemen Pembiayaan PAUD, Manajemen Pemasaran PAUD, Manajemen Perpustakaan PAUD.

Pendidikan Anak Usia Dini merupakan pendidikan yang paling fundamental. Dimana menyiapkan anak usia 0-6 tahun agar siap memasuki pendidikan selajutnya. Dalam hal ini pengembangan manajemen pendidikan anak usia dini sangat diperlukan.

PENGARUH BIMBINGAN KELOMPOK METODE MUHASABAH TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA KELAS X IPS 2 SMAN 1 KECAMATAN KAPUR IX KABUPATEN 50 KOTA

Tersedia pada ruang karya ilmiah lantai 2

Reading Champs

Teaching Reading Made Easy

Reading is a fundamental skill children learn, but many struggle to read proficiently. The author is a reading specialist who shares her insights and provides a commonsense approach to teaching this basic skill.

Reading is a fundamental skill children learn, but many struggle to read proficiently. The author is a reading specialist who shares her insights and provides a commonsense approach to teaching this basic skill.

PERILAKU AGRESIF ANAK USIA 4-6 TAHUN DI DUSUN SELINGKUNG DESA BUKIK GADANG KECAMATAN TALAWI KOTA SAWAHLUNTO

Tersedia pada ruang karya ilmiah lantai 2