Sebanyak 227 item atau buku ditemukan

Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) Guna Mengurangi Risiko Kecelakaan Kerja pada PT. PLN (Persero) ULP Duri

Tersedia pada ruang karya ilmiah lantai 2

KESEPIAN LANSIA DI PANTI SOSIAL TRESNA WERDHA KASIH SAYANG IBU BATUSANGKAR

Koleksi Tersedia Di lantai 2

Penanganan Nasabah Gagal Bayar Pada Akad Murabahah Ditinjau Dari Fatwa DSN MUI Di Baitut Tamwil Muhammadiyah Cabang Lubuk Buaya

Tersedia pada ruang karya ilmiah lantai 2

Pelaksanaan analisis 5c dalam penyaluran dana pembiayaan murabahah pada BMT Amanah Ummat Taram Payakumbuh

Tersedia pada ruang karya ilmiah lantai 2

Pengaruh Harga Cabai Merah dan Pendapatan Terhadap Perilaku Konsumen (Studi Perspektif Konsumen di Kecamatan Lintau Buo Utara)

Tersedia pada ruang karya ilmiah lantai 2

Hukum Tata Negara

Sejarah,Teori dan Dinamika Ketatanegaraan di Indonesia

Tersedia pada rak koleksi lantai 1

Rumah Sehat dalam Al-Qur'an (Wawasan Arsitektur Berbasis Qur'ani)

Papan atau rumah adalah tempat tujuan akhir dari manusia. Rumah menjadi tempat berlindung dari cuaca dan kondisi lingkungan sekitar, menyatukan sebuah keluarga, meningkatkan tumbuh kembang kehidupan setiap manusia, dan menjadi bagian dari gaya hidup manusia. Sedangkan kesehatan adalah faktor utama sebagai parameter penilaian kelayakan sebuah hunian, sebelum faktor bentuk dan gaya arsitektur dari sebuah rumah. Penilaian terhadap rumah sebagai tujuan akhir manusia ini tentunya sangat dipengaruhi oleh kesehatan. Ini disebabkan rumah sehat tentunya akan mendukung tujuan akhir tersebut. Di dalam rumah sehat terdapat penghuni yang sehat. Rumah yang sehat akan meningkatkan kualitas fisik maupun psikologis penghuninya. Beberapa ayat di Al-Qur'an memberikan beberapa gambaran bagaimana rumah sebagai tempat tinggal menjadi layak dihuni, yakni dengan memperhatikan kebutuhan fisiologis dan kebutuhan psikologis. Al-Qur’an mempunyai kriteria tersendiri bagaimana rumah dapat dikatakan sehat bukan sebaliknya menjadi sumber penyakit. Diharapkan di dalam rumah yang sehat terdapat penghuni yang sehat pula. Berangkat dari fungsi rumah sebagai tempat tinggal manusia inilah konsep rumah sehat terbentuk. Konsep rumah sehat dalam Al-Qur’an merupakan suatu ide ataupun rancangan rumah sebagai tempat tinggal yang baik dan sehat bagi manusia yang termaktub dalam kitab suci Al-Qur’an, yang setiap petunjuknya dalam Al-Qur’an akan dikumpulkan menjadi satu hingga menjadi serangkaian konsep tentang rumah sehat dalam Al-Qur’an yakni dengan sistem kajian tafsir tematik. Di zaman yang modern ini, banyak masyarakat yang menganggap rumah masa kini lebih sehat daripada rumah tradisional tempo dulu, karena terlihat lebih kokoh, rapi, dan bersih. Padahal kita tetap perlu mewaspadai racun yang ditimbulkan oleh bahan-bahan di dalam rumah. Hal-hal yang bersifat buatan atau artifisial, seperti pendingin udara, bahan bangunan sintesis, misalnya asbes, plastik, serta bahan-bahan kimia yang digunakan untuk cat, karpet dan lainnya sering menimbulkan racun atau toksin yang berbahaya bagi kesehatan manusia. Di sinilah Al-Qur’an hadir dan mengingatkan kembali arti sebuah rumah sebagai tempat tinggal manusia untuk berlindung seharusnya memberikan keselamatan (kesehatan) bukan malah sebaliknya menjadi sumber kuman, bakteri, virus dan racun.

Parameter dan Indikator Penilaian Rumah Sehat | 25 |34 BAB III KONSEP RUMAH SEHAT DALAM AL-QUR'AN | 37 | 37 A. ... Kelebihan dan Kekurangan Metode Tafsir Tematik atau Maudhu'i | 42 B. Konsep Rumah Sehat Dalam Perspektif Al-Quran 43 1.

Modul Akuntansi Manajemen

Sistematika modul ini dengan judul Modul Akuntansi manajemen terdiri atas 14 bab yang dijelaskan secara rinci dalam pembahasan mengenai: 1. Pendahuluan: peran, sejarah, dan arah akuntansi manajemen 2. Konsep akuntansi manajemen dasar (Basic Management accounting Concept) 3. Biaya produk aktivitas (Activity Product costing) 4. Manajemen berbasis aktifitas (Activity based Management) 5. Penganggaran untuk perencanaan dan pengendalian (Budgeting For Planning and Control) 6. Standar biaya : alat control manajemen (Standard Costing : A managerial Control Tool) 7. Pelaporan segmen (Segment Reporting) 8. Evaluasi pusat investasi dan Harga transfer (Investment Center Evaluation and Transfer Pricing) 9. Analisis biaya – volume – laba pengendalian manajerial (Cost-Volume-Profit Analysis: a managerial Control) 10. Alat pengambilan keputusan taktis (Tool Tactical Decision Making) 11. Kualitas biaya : pengukuran produktivitas, pelaporan dan control (Quality Costs and Productivity : Measurement, reporting and control) 12. Biaya pengelolan lingkungan hidup (Environmental Cost Management) 13. Akuntansi ramping dengan biaya, target dan Balanced Scorecard ( Lean accounting, Target Costing, and The Balanced Scorecard) 14. Ukuran perusahaan dengan menggunakan balanced scorecard (The Balanced Scorecard)

Sistematika modul ini dengan judul Modul Akuntansi manajemen terdiri atas 14 bab yang dijelaskan secara rinci dalam pembahasan mengenai: 1.

INOVASI PEMBELAJARAN DAN TEKNOLOGI BANTU (TEKNOLOGI ASISTIF) MANUAL BOOK PRAKTIK JURNALISTIK UNTUK MAHASISWA BERKEBUTUHAN KHUSUS DAN KHALAYAK

Menulis ialah keterampilan berbahasa aktif produktif, yang enting dan harus dikuasai oleh setiap mahasiswa. Pada jenjang pendidikan sarjana, khususnya pada Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, mata kuliah Praktik Jurnalistik menjadi mata kuliah pilihan yang ditempuh oleh mahasiswa. Hal ini menunjukkan bahwa keterampilan menulis jurnalistik sebagai suatu keterampilan yang harus dikuasai, tidak hanya secara teoretis tetapi juga praktik untuk menunjang profesi keguruan, khususnya guru Bahasa Indonesia. Manual Book Praktik Jurnalistik ini diterbitkan untuk menjawab kebutuhan mahasiswa calon guru, baik mahasiswa berkebutuhan khusus maupun mahasiswa pada umumnya, para guru Bahasa Indonesia sebagai bekal, dan rujukan dalam meninjau teori keterampilan menulis serta penerapannya dalam pembelajaran Bahasa Indonesia yang sesuai dengan dinamisnya perubahan kurikulum 2013 dan era Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Manual Book Praktik Jurnalistik ini dihadirkan untuk membantu dan mendukung kegiatan belajar mahasiswa disabilitas/berkebutuhan khusus dengan hambatan lamban belajar (slow leaner), interaksi sosial, berkepribadian tertutup, kesulitan konsentrasi, dan menulis. Materi pada buku ini dirancang untuk memberi penguatan dan motivasi bahwa siapa pun bisa menulis, bahkan mereka yang memiliki hambatan khusus sekalipun.

Contohnya, Berapa penghasilan driver ojek online dalam sebulan? Lead menuding, Karakter khas teras ini pada kata “Anda”, yang dimunculkan pada paragraf pertama atau di tempat lain. Contoh teras jenis ini: Bila harus memilih antara diet ...